Senyum Beku Membiru

Kupandangi kembali foto kusam itu. Senyum mungil dari wajah Raka saat berusia 5 tahun sungguh menggemaskan. Hanya senyum itulah yang dapat kuingat untuk pertama dan terakhir kalinya….Wajah Raka tampak begitu gembira saat berhasil memenangkan lomba mewarnai di TK-nya…..dan waktu berlalu dengan cepat. Tidak ada lagi memori tentang senyum kecil anakku satu-satunya….

15 tahun yang lalu, saat kami menanti kepulangan suamiku dari tugas luar kota di bandara kecil kotaku, kami menikmati es cendol segar yang dijajakan di pintu masuk sebuah cafe di gerbang bandara kotaku. Warna hijau cendol yang berenang dalam warna sirop pink yang menggoda di etalase cafe saat teriknya siang hari kotaku, sungguh tak dapat kutolak lagi…

” Raka, kita jajan es cendol dulu ya, sambil menunggu pesawat papa mendarat..”

” Asikkk….mau, Ma….ade Raka siropnya yang banyak ya….berdua segelas dengan mama…”

” Ya, sayangku…”

Kami habiskan waktu menunggu jadwal pesawat mendarat dengan segelas es cendol segar…

” Enak, Ma….segar…..harusnya Mama sering-sering jajan berdua sama ade Raka….Mama ga boleh kerja lagi,ya..”

Aku hanya dapat tersenyum  saja…” Ya, sayang…., ayo cepat dihabiskan cendolnya, sudah waktunya pesawat yang papa tumpangi akan mendarat…”

Namun, rupanya itu percakapan terakhirku dengan Raka, buah hatiku…..Sejak perusahaan tempat suamiku bekerja mengalami kebangkrutan, perampingan terjadi di semua bagian, termasuk tempat suamiku bekerja.

” Ma, untuk sementara Papa diistirahatkan….sabar,ya,Ma…Papa akan coba rintis usaha sendiri dengan kawan-kawan…”. katanya saat itu setibanya di rumah setelah menghabiskan 4 jam penerbangan.

Ooooooooooohhhh, rasanya saat itu duniaku akan runtuh…lantas bagaimana dengan diriku, bila aku tidak bisa mengenakan busana dari desainer terkenal saat mengantar anakku sekolah…apa kata tetangga, bila tiba-tiba aku harus menjual mobil mewah kesayanganku….lantas bagaimana dengan komentar para pegawaiku yang bila mereka tahu bahwa suamiku tak sanggup lagi membiayai gaya hidupku………..ooooohhhhh, tidak….tidak akan kubiarkan harga diriku jatuh dimata orang-orang kantorku…aku harus temukan cara…aku harus jadi orang yang paling dihormati di perusahaan milik ayahku ini..harus…dan aku akan raih itu dengan caraku….

Babak baru dalam kehidupanku dimulai di sini…

 

======================= ============ bersambung =====================================

 

SET ALAT JAHIT MANUAL

HARGA Rp 50.000,- diluar ongkir. Buatan tangan, bahan katun dan felt. Sudah dilengkapi jarum pentul, jarum jahit, pita ukur, 2 buah benang sulam dan benang jahit.

Hubungi: BUDI 022-92904090  YM hommadese@yahoo.co.id

KHUSUS WILAYAH BANDUNG DAPAT DIANTAR LANGSUNG.

Handmade TotteBag

Jual aneka TotteBag buatan anyaman tangan. Bahan benang Nylon. Hubungi BUDI (022-92904090)/ YM: hommadese@yahoo.co.id untul informasi harga dan model lain. Kami menjual juga bahan baku untuk dirakit sendiri kumplit 1 set (@ Rp250.000) untuk 1 buah model tas.

 

 

 

 

KHUSUS WILAYAH BANDUNG DAPAT DIANTAR LANGSUNG.

SPORTWEAR/ JAKET SENAM AEROBIK CASUAL

Kami menyediakan aneka baju senam aerobik wanita dan jaket.

Untuk info harga dan pemesanan hubungi: Budi ( 022-92904090)YM : hommadese@yahoo.co.id

jaket oranye LycraTersedia warna lain seperti hitam, coklat, biru dan abu-abu. Bahan terbuat dari Lycra- katun Spandex.

Untuk busana sportwear lainnya, beberapa contoh di bawah ini:

rompitersedia juga dengan bahan jala seperti berikut:

jala          Tersedia baju senam untuk aerobik. Info pilihan warna dan harga       dapat mengubungi BUDI : 022-92904090 (phone/ sms) YM: hommadese@yahoo.co.id.

Kami berikan potongan harga untuk pesan dalam jumlah kodian/ reseller. Harga diluar ongkir (JNE TIKI/ Pos).

Khusus untuk wilayah Bandung kami berikan pelayan antar ke tempat.

Terimakasih dan mari berolahraga agar tubuh dan jiwa sehat.

Resep Jentik Keju

Saat libur seperti ini, salah satu kegiatan menarik yang dapat dilakukan bersama buah hati kita adalah membuat kue. Dan kue kering yang mudah untuk dikerjakan diantaranya adalah “Jentik Keju”. Berikut resepnya:

a. 3 butir telur

b. 100 gr keju tua ( bisa diganti dengan jenis keju yang lain sesuai selera)

c. 250 gr tepung sagu

d. minyak goreng 1 ltr

Cara membuat adalah:

1. Parut keju, siapkan dalam wadah.

2. Kocok telur sampai mengembang kemudian masukkan keju parut yang telah disiapkan tadi

3. Kemudian masukkan sedikit demi sedikit tepung sagu ke dalam adonan sampai tercampur dengan baik.

4. Siapkan wajan dan isi dengan minyak goreng sampai setengah tinggi wajan.

5. Cubit adonan yang sudah siap, dilinting kemudian masukkan dalam wajan berisi minyak dingin tersebut. Isi wajan dengan lintingan adonan sampai penuh.

6. Kemudian panaskan wajan dengan api sedang-kecil, tunggu sampai  mengambang, kemudian aduk sampai seluruh adonan sampai berwarna kekuningan.

7. Angkat dan tiriskan. Siap disajikan dan disimpan dalam toples.

Resep tersebut kira-kira menghasilkan 500gr kue kering Jentik Keju. Mudah bukan ? Selamat mencoba dan selamat beraktivitas bersama keluarga.

 

Busana Muslim Layak Jadi Duta

Disalin dari http://www.female.kompas.com, sumbangan tulisan oleh : Wardah Fazriyati | wawa | Senin, 8 Agustus 2011 | 13:27 WIB

KOMPAS.com – Indonesia tercatat sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Atas dasar inilah, Indonesia dinilai berpotensi menjadi kiblat busana muslim dunia. Berbagai kegiatan pun dilakukan untuk menonjolkan potensi dan talenta bidang fashion dan industri busana muslim. Tujuannya, menjadikan busana muslim Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri sekaligus duta bangsa.

“Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Namun saya yakin pada 2020 nanti, Indonesia bisa menjadi kiblat busana muslim dunia,” jelas Eka Shanty, Chairman Indonesia Islamic Fashion Consortium (IIFC) kepada sejumlah media di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bukan hanya Ramadhan
Busana muslim semestinya mendapat ruang di berbagai pusat perbelanjaan, bukan hanya banyak tersedia dan marak saat Ramadhan, kata Eka. Dengan begitu, busana muslim punya tempat di negeri dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Menurut Eka, berbagai kegiatan yang mengangkat fashion busana muslim semakin marak sejak 2008 silam. Apalagi didukung desainer busana muslim di Indonesia yang berpontensi dan bertalenta.

Kreativitas dan rancangan busana muslim di Indonesia juga lebih kaya. Selera busana muslim Indonesia lebih bisa diterima berbagai kalangan. Desainer muda khusus busana muslim, Dian Pelangi, mengakui busana muslim di Indonesia lebih netral.

“Namun sayang, busana muslim belum menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Busana muslim belum mendapatkan dukungan penuh, terutama dalam menguatkan industrinya. Padahal, busana muslim Indonesia tak kalah. Pasarnya juga melimpah. Bukan hanya di Indonesia, namun juga dunia. Negara Timur Tengah lebih sadar fashion, dan mereka membutuhkan fashion busana muslim. Mesir juga mulai sadar fashion, namun selera mereka belum terbangun. Sementara Indonesia, rancangan busana muslimnya semakin beragam, dan lebih netral,” jelas Dian di Bandung beberapa waktu lalu.

Potensi besar
Eka berpendapat, busana muslim perlu dikembangkan karena punya peluang besar. Mengembangkan busana muslim tak bisa lagi secara parsial, namun perlu didorong dalam format yang lebih berdampak global.

“Bisnis fashion busana muslim bukan hanya akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, namun juga bisa memenuhi kebutuhan global. Seluruh negara anggota OKI merupakan potensi pasar yang besar. Saat ini, busana muslim dari Indonesia hanya diekspor untuk memenuhi 11 dari 57 negara anggota OKI,” jelas Eka.

Industri busana muslim selama ini masih berjalan sendiri-sendiri. Karenanya perlu cara yang lebih tepat untuk menampung semua kebutuhan, permintaan, dan menguatkan perancang busana muslim di Indonesia agar lebih solid lagi, kata Eka.

Potensi besar dari busana muslim juga bisa dilihat dari rancangan dan para perancangnya. “Perancang busana muslim Indonesia punya kelebihan. Mereka adalah juga pengguna busana muslim. Para perancang adalah muslim taat yang merancang busana muslim. Karenanya, rancangan busana muslim dari Indonesia tak asal-asalan, memenuhi kaidah karena memang dibuat oleh perancang yang memahami pakem,” tuturnya.

Mempromosikan Indonesia
Menurut Eka, busana muslim sudah waktunya mendapat perhatian lebih dari banyak pihak. Perlu ada kerjasama, mulai pemerintah, desainer, UKM, pusat perbelanjaan, pihak swasta, untuk mengangkat industri busana muslim Indonesia agar mendunia.

“Busana muslim di Indonesia mampu menjadi duta besar untuk mempromosikan semua produk Indonesia. Busana muslim buatan Indonesia perlu mendapatkan perhatian lebih. Jangan hanya jago kandang. Busana muslim merupakan cara mudah mempromosikan Indonesia,” jelas Eka yang menyebutkan 12 kementerian sudah menyatakan dukungannya untuk terlibat dalam IIFC guna memajukan busana muslim Indonesia.

“HAMAN” DAN BANGUNAN MESIR KUNO dari situs HARUN YAHYA (www.harunyahya.com)

Al Qur’an mengisahkan kehidupan Nabi Musa AS dengan sangat jelas. Tatkala memaparkan perselisihan dengan Fir’aun dan urusannya dengan Bani Israil, Al Qur’an menyingkap berlimpah keterangan tentang Mesir kuno. Pentingnya banyak babak bersejarah ini hanya baru-baru ini menjadi perhatian para pakar dunia. Ketika seseorang memperhatikan babak-babak bersejarah ini dengan pertimbangan, seketika akan menjadi jelas bahwa Al Qur’an, dan sumber pengetahuan yang dikandungnya, telah diwahyukan oleh Allah Yang Mahatahu dikarenakan Al Qur’an bersesuaian langsung dengan seluruh penemuan besar di bidang ilmu pengetahuan, sejarah dan kepurbakalaan di masa kini.

Satu contoh pengetahuan ini dapat ditemukan dalam paparan Al Qur’an tentang Haman: seorang pelaku yang namanya disebut di dalam Al Qur’an, bersama dengan Fir’aun. Ia disebut di enam tempat berbeda dalam Al Qur’an, di mana Al Qur’an memberitahu kita bahwa ia adalah salah satu dari sekutu terdekat Fir’aun.

Anehnya, nama “Haman” tidak pernah disebutkan dalam bagian-bagian Taurat yang berkaitan dengan kehidupan Nabi Musa AS. Tetapi, penyebutan Haman dapat ditemukan di bab-bab terakhir Perjanjian Lama sebagai pembantu raja Babilonia yang melakukan banyak kekejaman terhadap Bani Israil kira-kira 1.100 tahun setelah Nabi Musa AS. Al Qur’an, yang jauh lebih bersesuaian dengan penemuan-penemuan kepurbakalaan masa kini, benar-benar memuat kata “Haman” yang merujuk pada masa hidup Nabi Musa AS.

Tuduhan-tuduhan yang dilontarkan terhadap Kitab Suci Islam oleh sejumlah kalangan di luar Muslim terbantahkan tatkala naskah hiroglif dipecahkan, sekitar 200 tahun silam, dan nama “Haman” ditemukan di naskah-naskah kuno itu. Hingga abad ke-18, tulisan dan prasasti Mesir kuno tidak dapat dipahami. Bahasa Mesir kuno tersusun atas lambang-lambang dan bukan kata-kata, yakni berupa hiroglifik. Gambar-gambar ini, yang memaparkan kisah dan membukukan catatan peristiwa-peristiwa penting sebagaimana kegunaan kata di zaman modern, biasanya diukir pada batu dan banyak contoh masih terawetkan berabad-abad. Dengan tersebarnya agama Nasrani dan pengaruh budaya lainnya di abad ke-2 dan ke-3, Mesir meninggalkan kepercayaan kunonya beserta tulisan hiroglif yang berkaitan erat dengan tatanan kepercayaan yang kini telah mati itu. Contoh terakhir penggunaan tulisan hiroglif yang diketahui adalah sebuah prasasti dari tahun 394. Bahasa gambar dan lambang telah terlupakan, menyisakan tak seorang pun yang dapat membaca dan memahaminya. Sudah tentu hal ini menjadikan pengkajian sejarah dan kepurbakalaan nyaris mustahil. Keadaan ini tidak berubah hingga sekitar 2 abad silam.

Pada tahun 1799, kegembiraan besar terjadi di kalangan sejarawan dan pakar lainnya, rahasia hiroglif Mesir kuno terpecahkan melalui penemuan sebuah prasasti yang disebut “Batu Rosetta.” Penemuan mengejutkan ini berasal dari tahun 196 SM. Nilai penting prasasti ini adalah ditulisnya prasasti tersebut dalam tiga bentuk tulisan: hiroglif, demotik (bentuk sederhana tulisan tangan bersambung Mesir kuno) dan Yunani. Dengan bantuan naskah Yunani, tulisan Mesir kuno diterjemahkan. Penerjemahan prasasti ini diselesaikan oleh orang Prancis bernama Jean-Françoise Champollion. Dengan demikian, sebuah bahasa yang telah terlupakan dan aneka peristiwa yang dikisahkannya terungkap. Dengan cara ini, banyak pengetahuan tentang peradaban, agama dan kehidupan masyarakat Mesir kuno menjadi tersedia bagi umat manusia dan hal ini membuka jalan kepada pengetahuan yang lebih banyak tentang babak penting dalam sejarah umat manusia ini.

Melalui penerjemahan hiroglif, sebuah pengetahuan penting tersingkap: nama “Haman” benar-benar disebut dalam prasasti-prasasti Mesir. Nama ini tercantum pada sebuah tugu di Museum Hof di Wina. Tulisan yang sama ini juga menyebutkan hubungan dekat antara Haman dan Fir’aun. 1

Dalam kamus People in the New Kingdom , yang disusun berdasarkan keseluruhan kumpulan prasasti tersebut, Haman disebut sebagai “pemimpin para pekerja batu pahat”. 2

Temuan ini mengungkap kebenaran sangat penting: Berbeda dengan pernyataan keliru para penentang Al Qur’an, Haman adalah seseorang yang hidup di Mesir pada zaman Nabi Musa AS. Ia dekat dengan Fir’aun dan terlibat dalam pekerjaan membuat bangunan, persis sebagaimana dipaparkan dalam Al Qur’an.

Dan berkata Fir’aun: “Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta”. (QS. Al Qashas, 28:38)

Ayat dalam Al Qur’an tersebut yang mengisahkan peristiwa di mana Fir’aun meminta Haman mendirikan menara bersesuaian sempurna dengan penemuan purbakala ini. Melalui penemuan luar biasa ini, sanggahan-sanggahan tak beralasan dari para penentang Al Qur’an terbukti keliru dan tidak bernilai intelektual.

Secara menakjubkan, Al Qur’an menyampaikan kepada kita pengetahuan sejarah yang tak mungkin dimiliki atau diketahui di masa Nabi Muhammad SAW. Hiroglif tidak mampu dipecahkan hingga akhir tahun 1700-an sehingga pengetahuan tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya di masa itu dari sumber-sumber Mesir. Ketika nama “Haman” ditemukan dalam prasasti-prasasti kuno tersebut, ini menjadi bukti lagi bagi kebenaran mutlak Firman Allah.


1. Walter Wreszinski, Aegyptische Inschriften aus dem K.K. Hof Museum in Wien, 1906, J. C. Hinrichs’ sche Buchhandlung
2. Hermann Ranke, Die Ägyptischen Personennamen, Verzeichnis der Namen, Verlag Von J. J. Augustin in Glückstadt, Band I, 1935, Band II, 1952

WORKSHOP / SHORT COURSE BULAN RAMADHAN

Selama bulan Ramadhan, kami mengadakan workshop/ short-course rajut, sulam pita, menghias toples, aksesoris dll.

Datang yah ke kampus Stisi Telkom, di jl. SukarnoHatta no. 581. Worshop ini diadakan setiap hari mulai pk.13.30 – 15.30.

Jangan lupa ajak teman-teman, adik, kakak, saudara juga ibu. Lebaran tahun ini akan lebih bermakna bila segala sesuatunya dikerjakan sendiri. Untuk info dan pendaftaran silakan hubungi (022) 7306211, 7306228 atau 72553775 ( Wike)

Rame-rame berkarya lewat WordPress

Hai, teman-teman. Sambil menunggu waktunya berbuka, yuk kita ekspresikan cerita kita hari ini lewat sebuah tulisan. Bisa tentang cerita apa saja, teman, saudara, anak, rekan kerja, tetangga, siapa pun.
Nah, kali ini saya coba untuk bagikan cerita menarik di pagi hari yang saya alami hari ini.
Seperti biasa, saya dan anak pertamaku yang baru masuk SD berangkat pk. 06.20 dari rumah. Kami harus berjalan selama 5 menit untuk dapat tiba tepat waktu di terminal angkutan kota. Namun entah mengapa pagi ini ada yang berbeda. Selain karena cuaca yang berawan dan mendung, suara kendaraan bermotor yang biasanya berseliweran di pagi hari juga tidak terdengar….Ada apa ini?…Belum sempat habis rasa heranku, setibanya di terminal ternyata kendaraan angkutan umum yang biasa kami tumpangi tidak beroperasi. Seluruh armada digantikan dengan delman……alamak….lagi,lagi ada apa ini?….Bisa-bisa kami terlambat sampai di tujuan….oooohhhh,tidaaaaakkkkkk…….Wajahku yang risau sama sekali berbeda dengan ekspresi wajah anakku…..Dia tersenyum-senyum membayangkan bahwa dirinya akan bersekolah dengan menaiki delman. Pasti ini merupakan pengalaman menarik dan luar biasa yang dapat diceritakan pada teman-teman sekelasnya….Akhirnya aku dan anakku mendekati salah satu delman yang sedang di parkir di sisi jalan…namun ketika kakiku hendak melangkah menaiki delman, tiba-tiba kuda delman tersebut mendadak meronta melonjak-lonjak kesana kemari….badanku yang tidak seimbang jatuh dan sempat kehilangan pandangan. Namun saat aku membuka kembali mataku ternyata aku masih di atas tempat tidur….sementara seruan untuk sahur mulai berkumandang dari speaker mesjid lingkungan RW kami…..hanya mimpi!

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.