i’m strugling here alone facing the entire world. Betapa kejamnya tetangga yang menganggap aku tak bermoral karena pacaran begitu lama dan tak kunjung menikah. Betapa kejamnya orangtua karena lebih percaya tetangga daripada aku. Betapa kejamnya saudara karena menganggap enteng pernikahan manusia seperti perjodohan sapi jantan dan betina. Betapa kejamnya rasa putus asa karena sanggup menyeret seseorang pada pernikahan yang berujung perceraian. Betapa kejamnya semua hal bagi si lajang. Betapa kejamnya dunia pada….ku…

…so much the worst for him, I will have to speak of the joys of my sex, no, no, not the joys of my mind, virtue of feminine sensitivity, the joys of my woman’s belly, my woman’s vagina, my woman’s breasts, sumptuous joys of which you have no idea at all.
I will have to speak of them since it is only from them that a new woman speech will be born.
We will have to divulge what you have so relentlessly put solitary confinement, for that is what all our other repressions build themselves upon.

Anne Leclerc (1974)

one of ma friend told me that PMS can drive you anywhere beyond ur imagination. I, initially, don’t believe that (more to laugh at it actually). Though, it happen to me then, now! What a karma!!! Recent days r ma bad days, the worst, when anything feel so unpredictable, unsolvable (never heard the word but it sounds cool, he2), and unbelievably hard. It even cross ma mind one time that i may live in cul-de-sac…dead-end… So.. i even think that one of the way out is by conducting suicide, wkkkk, STUPID!

Kadang aq sk bingung, sebetulnya apa siy tujuan ada ujian di sekolah?
Klo aq liat dan perhatikan ada 2 tujuan menyelenggarakan ujian di sekolah, which are…
1. Mengevaluasi kemampuan siswa
2. Mengevaluasi kinerja guru

SAYANGNYA, boleh percaya boleh tidak, ada lho oknum guru yang melacurkan harga diri atas nama perut…
Ada lho oknum pengajar yang tidak mengacuhkan aturan dan tujuan ujian sebenarny…
Ada lho bapak atau ibu yang dapat dengan gamblang membeberkan nilai ujian jam 10 padahal ujiannya sendiri baru selesai jam 11…
Ada lho “pahlawan tanpa tanda jasa” yang sistem penilaiannya tergantung keikutsertaan murid tertentu dalam les yang diselenggarakannya….
Ada lho “sang suhu” yang mengotak-atik nilai secara tidak halal asal “harga diri” dan “martabat” nya sebagai “guru yang bertanggungjawab dan berhasil mendidik anak didiknya” tetap terjaga…
Ada lho “si pendidik” yang menilai murid sesuai keinginan orangtua (murid maksudnya…)

Hmmmm, SAYANG YAH!!!!!!

Kasian ye judulnya….salah klo kamu nyangka guru jadi pelacur karena gaji yang kurang bwt kbutuhan hidup sehari-hari…salah juga klo nyangka aq yg jd pelacur (naudzubillah)…salah jg klo km sangka judul di atas denotatif..salah…trs yg bnr ap?

yg bnr… one of ma friend, who is a teacher indeed, suddenly became a whore last couple of week when her pride as a teacher being neglected… when she stands alone fighting for the truth as “the institution”, “the parent”, and “the student” raped her and threw her “clothes” away…threw her clothes of dignity, respect, and hospitality of a teacher.

Ksian y? Hal ini sebetulnya ga perlu terjadi klo unsur sbuah sekolah hanya “purely education” tdk diracuni dgn hal2 lain, misalnya ekonomi, ooops….

Hal ini jg g mesti tjd klo idealisme seorang guru trjaga dan dipahami dgn baik oleh smua pihak…

It shouldn’t happen also if everyone realize the wisdom of “knowledge is power” instead of “money is power”…

PATHETIC huh…. Jd nasib aq&guru2 lainnya gmn skrg?

Design a site like this with WordPress.com
Get started