Memiliki kamar mandi atau dapur yang estetik tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap pemilik rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, kilau pada perlengkapan sanitasi bisa memudar jika tidak dirawat dengan benar. Salah satu elemen yang paling sering digunakan dan rentan terlihat kusam adalah kran. Padahal, memahami cara merawat berbagai jenis kran air merupakan kunci utama agar area wastafel Anda selalu terlihat bersih, mewah, dan higienis.
Seringkali, masalah seperti noda air (water spot), tumpukan kapur, hingga karat muncul bukan karena kualitas produk yang buruk, melainkan karena kesalahan dalam perawatan harian. Agar investasi Anda pada perlengkapan sanitasi berkualitas tetap terjaga, berikut adalah beberapa tips ampuh yang bisa Anda terapkan.
1. Bersihkan Secara Rutin dengan Sabun Lembut
Banyak orang beranggapan bahwa cairan pembersih kimia yang keras adalah solusi terbaik untuk mengkilapkan kran. Faktanya, hal ini justru bisa merusak lapisan finish pada kran, terutama yang berwarna gold atau matte black. Apapun jenis kran air yang Anda gunakan, cara terbaik membersihkannya adalah dengan menggunakan campuran air hangat dan sabun cuci piring yang lembut. Usap perlahan menggunakan kain microfiber atau spons halus, lalu bilas hingga bersih.
2. Hindari Spons Kasar atau Sikat Kawat
Saat melihat noda membandel, hindari godaan untuk menggosoknya dengan sikat kawat atau spons pencuci piring yang kasar. Gesekan dari alat yang abrasif akan meninggalkan goresan permanen pada permukaan kran. Goresan ini tidak hanya merusak estetika, tetapi juga menjadi tempat menumpuknya kotoran dan bakteri di kemudian hari. Selalu gunakan kain lap yang lembut untuk menjaga permukaan tetap mulus.
3. Keringkan Setelah Digunakan
Musuh utama dari kilau kran adalah sisa tetesan air yang mengering dan meninggalkan bercak putih atau noda kapur. Kebiasaan sederhana seperti mengelap kran dengan kain kering setelah selesai digunakan dapat membuat perbedaan besar. Langkah ini sangat efektif untuk menjaga tampilan jenis kran air dengan finish krom agar tetap berkilau seperti cermin setiap saat.
4. Perhatikan Bagian Aerator
Pernahkah aliran air di wastafel Anda terasa mengecil atau menyemprot tidak beraturan? Biasanya ini disebabkan oleh tumpukan mineral atau kotoran pada aerator (saringan di ujung kran). Jangan lupa untuk melepas dan membersihkan aerator secara berkala. Membersihkan bagian internal ini sama pentingnya dengan membersihkan bagian luar untuk memastikan fungsi kran tetap optimal.
5. Jangan Abaikan Kebocoran Kecil
Perawatan bukan hanya soal tampilan fisik, tetapi juga fungsi mekanisnya. Jika Anda menemukan tetesan air meski tuas sudah ditutup rapat, segera lakukan perbaikan. Kebocoran kecil yang dibiarkan bisa merusak komponen internal kran dan menyebabkan karat di sekitar area dudukan kran. Produk berkualitas tinggi dari Kohler umumnya memiliki daya tahan cartridge yang luar biasa, namun pemeriksaan berkala tetap disarankan.
Kesimpulan
Merawat perlengkapan sanitasi sebenarnya tidak memerlukan usaha yang berat, kuncinya hanyalah konsistensi. Dengan perawatan yang tepat, kran di rumah Anda akan tetap menjadi centerpiece yang memukau selama bertahun-tahun.
Jika Anda sedang merencanakan renovasi atau penggantian unit baru, pastikan untuk memilih produk wastafel dan berbagai jenis keran air berkualitas dari Kohler untuk melengkapi sanitasi rumah Anda baik dapur ataupun kamar mandi di rumah Anda. Kualitas material Kohler menjadikannya lebih tahan lama dan mudah dirawat.






