Terrakorp vs VLSI
Pertandingan kali ini dimulai sedikit telat. Seperti biasa,masalah keterlambatan pemain. Tim tuan rumah,Terrakorp, datang dengan separoh kekuatan mereka. Hanya enam pemain yang diturunkan, termasuk sang top scorer, yaitu Eko. Sedangkan tim tamu, VLSI, datang dengan jumlah pemain yang lebih baik dibandingkan tim tuan rumah. Hanya minus 4 pemain. Dan dua pemain yang tidak datang adalah pemain inti. Mereka adalah Aji, striker maut dengan tendangan geledek yang selalu menggetarkan jala lawan, dan Putra, defender tangguh yang mampu membuat para penyerang lawan tidak berkutik bila berhadapan dengannya. Dengan kehilangan kedua pemain bintangnya, VLSI bakal tampak kesulitan menghadapi Terakorp, mengingat pada pertandingan pertama, VLSI menyerah oleh golden gol Eko. Pertandingan dipimpin oleh wasit yang sudah tidak asing lagi bagi kita, yaitu Kang Iwa.
1st Half
Kick off. Iqbal melakukan tendangan dari titik tengah. Bola mengenai badan pemain Terakorp dan mental ke daerah pertahanan mereka sendiri. VLSI yang mengandalkan duet Bahtiar-Iqbal langsung melakukan tekanan. Pada menit 4, Bahtiar menggiring bola melalui sisi kanan dengan dibayang-bayangi pemain lawan. Setelah melihat celah dia langsung saja menendang bola ke arah tiang dekat dan Goooool. Tampaknya kiper lawan tidak siap menerima tendangan yang tiba-tiba. Satu menit kemudian, Bahtiar berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan untu kedua kalinya setelah menerima umpan dari Wahyu yang didorong untuk bermain di tengah. Lagi-lagi, pada menit 9, Bahtiar berhasil mengoyak jala lawan. Eko melakukan tendangan dari titik tengah dan berhasil menembus pagar VLSI dan bola mengarah ke gawang dan kiper VLSI tidak mampu menahan laju bola dan bola masuk ke gawang. Kedudukan 3-1.Kembali di menit 16, setelah menerima umpan manis, dariJun, Bahtiar melakukan tembakan dan kiper lawan tidak mampu menepis dan bola masuk ke gawang. Pada menit 18, Bahtiar memberi umpan ke Opik dan langsung shooting ke arah gawang dan Goooll. Bahtiar kembali mencetak gol pada menit 33 setelah Terakorp mencetak gol kedua mereka melalui kaki Eko. Sungguh tidak diduga, VLSI bermain dengan sangat efisien dan berhasil menyarangkan banyak gol melalui serangan balik. Sebaliknya, Terakorp tampak sulit mengembangkan permainan sehingga mereka hanya mampu mencetak dua gol.
2nd Half
Continue reading →