Beberapa tahun lalu saya mau bahas tentang ekstrovert dan introvert tapi tidak jadi. Alasannya karena dengan ponsel dan kuota data atau pulsa orang sudah bisa tahu definisi dan segala tentangnya, minimal tidak salah paham tapi ternyata sampai saat ini, tahun 2025 masih ada dan banyak yang tidak tahu bahkan salah paham. Celakanya lagi pelakunya memiliki banyak pengikut sehingga info sesat tersebut jadi makin menyesatkan.

Orang-orang bila ditanya kamu intovert atau ekstrovert, kebanyakan akan mengaku/ merasa sebagai ekstrovert. Alasannya karena stereotip yang beredar bahwa ekstrovert itu gaul, berfikir terbuka intinya positif dan keren. Sementara introvert dianggap kebalikannya yaitu sulit bergaul, fikirannya sempit, intinya negatif. Padahal bukan begitu dan tidak seperti itu.
Baca lebih lanjut


