“Bagaimana mungkin tidak bosan, kalau tidak bisa bermain games online kesukaanku?” (hlm. 2)
Continue reading “REVIEW Detektif Permainan Nusantara”REVIEW Cermin Jiwa Perempuan
Mengapa perempuan harus ada di urutan kedua terhadap hal-hal yang seharusnya bisa diprotes? Mengapa perempuan tidak boleh mengajukan keberatan? Bukankah pada dasarnya dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan, diciptakan Tuhan setara dan sejajar sebagai manusia? (hlm. 183)
Continue reading “REVIEW Cermin Jiwa Perempuan”REVIEW Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
REVIEW Hal yang Tak Kau Bawa Pergi Saat Meninggalkanku
Apa yang dimulai dengan baik-baik, hendaknya diakhiri juga dengan baik-baik. (hlm. 25)
Continue reading “REVIEW Hal yang Tak Kau Bawa Pergi Saat Meninggalkanku”REVIEW Mata Magma
Jangan biarkan perasaan negatif menguasai hatimu. Itu tidak baik, bisa mengundang aura buruk. (hlm. 22)
Continue reading “REVIEW Mata Magma”REVIEW Backstreet
“Membenci seseorang itu melelahkan, menguras energi.” (hlm. 134)
Continue reading “REVIEW Backstreet”REVIEW Perempuan Kuat Itu Ibuku
“Lupakan omongan orang. Kita adalah kita!” (hlm. 17)
Continue reading “REVIEW Perempuan Kuat Itu Ibuku”REVIEW Cahaya Menjadi Jutawan
Ibu adalah orang paling baik hati sedunia, meski kadang suka marah juga. (hlm. 32)
Continue reading “REVIEW Cahaya Menjadi Jutawan”REVIEW Jejak Hati

“Ini bukan seperti drama Korea. Ini kehidupan nyata, kitalah pemeran utamanya dan kitalah yang menentukan hidup kita. Ngapain juga lo kayak gini. Ngabisin waktu dengan mengurung diri di kamar, menyesali diri, dan nangis sampai mata lo sembab. Memang kalo lakuin semua ini bakalan selesai masalahnya, gitu?” (hlm. 40)
Continue reading “REVIEW Jejak Hati”REVIEW Oh My Ghost!
Lo harus belajar untuk lebih membuka diri. Jangan menjauh dari orang-orang. (hlm. 229)
Continue reading “REVIEW Oh My Ghost!”







