Rabu, 28 Mei 2008

Blog CEO dari indonesia

dari http://www.iimrusyamsi.com/category/teknologi/


Para CEO perusahaan terkemuka di Indonesia mulai menulis blog, walaupun sebagian terlambat namun patut diajungin jempol kepada mereka yang mau berbagi di dunia internet. Ada yang sharing tentang personal dan keluarganya, sharing ilmu dan pengetahuannya, ada juga untuk tujuan marketing, dan ada yang sedang marak berkampanye menuju satu tujuannya.


Penasaran dengan blog mereka, klik saja disini :



  1. Tri Haryo, Presiden Direktur PT Rekayasa Industri

  2. Erick Thohir, Konglomerat Group Mahaka, raksasa bisnis media

  3. Betty Alisjahbana, Presiden Direktur IBM Indonesia

  4. Tony Chen, Presiden Direktur Microsoft Indonesia

  5. Elisa Lumbantoruan, Presiden Direktur HP Indonesia, kini Direktur Strategy dan IT Garuda Indonesia

  6. Nukman Lutfie, Presiden Direktur Virtual Consulting

  7. Irfan Setiaputra, Presiden Direktur CISCO Indonesia

  8. Hermawan Kartajaya, Presiden Direktur MarkPlus

  9. Anindya Bakrie, Presiden Direktur Bakrie Telkom dan ANTV


Siapa lagi yah? Ada yang bisa nambahin?


Kalau yang ini pasti tidak asing lagi tentunya, milikRoni Yuzirman, CEO ManetVision.


Tapi jangan lupa juga blognya Presiden SBY, CEO-nya RI patut juga untuk kita kunjungi.


Semoga bermanfaat.




Alat untuk memperpanjang jangkauan kabel USB

October 20th, 2007 by Otakku




Tahukah anda bahwa alat USB anda (printer, scanner dan lainnya) hanya bisa dapat ditempatkan maksimum 5 meter dari komputer?

Tapi dengan menggunakan USB-400FO USB Extender, alat untuk memperpanjang jangkauan kabel USB, anda bisa memperpanjang jangkauan kabel sampai 500 meter dengan menggunakan kabel fiber optic.



Cara kerjanya adalah dengan menyambungkan USB400FO sender unit ke komputer melalui koneksi USB dan USB400FOR Receiver unit ke alat USB anda. Dan kedua unit tersebut (sender dan receiver) dihubungkan melalui kabel fiber optic.






Alat ini mempunyai HUB untuk 4 alat USB dan dapat dikembangkan dengan cara menggunakan USB Hub biasa.

Alat yang pasti cukup berguna tapi sangat mahal yaitu sekitar Rp. 16.000.000

Cara Kerja USB

Universal Serial Bus (USB): Sebuah bus I/O (input/output) yang dapat mentransfer data hingga 12 megabit per detik.

Selamat tinggal port paralel dan serial yang lamban, kini jamannya Universal Serial Bus (USB). Lebih cepat, lebih kuat dan dan lebih fleksibel serta benar-benar berazaskan Plug and Play bukan lagi Plug and Pray. Bahkan USB versi 2.0 yang baru saja dikeluarkan mampu memberikan tingkat kinerja dan kecepatan yang sebanding dengan bus kecepatan-tinggi semacam IEEE 1394. Beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang USB:

o Lebih cepat dibanding port paralel atau serial dengan kecepatan transfer hingga 12 mbps
o Dapat mengkoneksikan hingga 127 periferal
o Diterima secara luas
o Tidak cocok untuk periferal dengan bandwith tinggi
o Membutuhkan Windows 98 ke atas untuk kompatibilitas secara penuh

Transfer data pada USB dikirim dalam bentuk paket, sementara port paralel dan serial mentransfernya dalam bentuk bit individual. Sebagai contoh, bila Anda ingin menyimpan sebuah file pada sebuah drive Zip USB, pertama-tama PC akan memotong-motong file tersebut menjadi potongan-potongan sebesar 64-byte--setiap potongan menyertakan informasi pengalamatan dan data itu sendiri--dan kemudian mengirimkan potongan tersebut ke port USB.

Kecepatan transfer USB melampaui kecepatan transfer port paralel dan serial karena telah menyempurnakan proses transfer tersebut: Kabel USB mengurangi derau dan distorsi selama data dikirim, sehingga data dapat diterima dengan sedikit kesalahan.


Lebih Cepat dan Lebih Mudah

Selain lebih cepat dibanding koneksi port serial dan paralel, USB juga memungkinkan Anda menyambungkan perangkat dalam sebuah rantai koneksi yang panjang melalui beberapa buah hub. Spesifikasi USB mengijinkan dua jenis perangkat: Sebagai hub dan fungsi. Hub memungkinkan Anda dapat mengkoneksikan banyak peranti pada bus; fungsi, atau periferal, adalah melakukan apa yang diperintah PC. Hub dapat disertakan pada peranti--sebagai bagian dari monitor, misalnya--atau dapat berupa produk stand-alone. Sebagai contoh, jika Anda memiliki sebuah komputer yang hanya memiliki satu port USB, Anda dapat mengkoneksikannya dengan sebuah hub empat-port dan menghubungkannya ke hub USB empat-port lain pada rantai koneksi, sehingga Anda dapat mengkoneksikan 7 buah peranti ke PC Anda. Semakin banyak perangkat yang Anda sambungkan, semakin kecil daya yang diberikan pada tiap perangkat. Bila Anda ingin menyambungkan banyak peranti pada PC Anda, sebaiknya Anda menggunakan hub USB untuk meyakinkan bahwa peranti Anda mendapat cukup tenaga untuk bekerja.

Untuk memudahkan memasang dan mengganti periferal, USB memiliki fitur hot plungging dan Plug and Play. Dengan hot plugging Anda tidak perlu merestart komputer saat memasang dan mencabut peranti USB. Saat sebuah periferal disambungkan ke PC, ia akan mengirimkan sebuah sinyal ke PC yang mengatakan bahwa ia sudah tersambungkan ke bus. Setelah PC merespon, peranti tersebut kemudian mengirimkan informasi seberapa banyak bandwith yang ia butuhkan. Versi USB yang banyak beredar saat ini, USB 1.1, mengijinkan dua jenis periferal: yang berkecepatan rendah dan yang berkecepatan sedang.

Perangkat berkecepatan rendah, seperti keyboard dan mouse, diberikan bandwith yang secukupnya (sekitar 1,5 mbps), sementara peranti berkecepatan sedang, seperti printer dan scanner, diberi bandwith terbesar hingga 12 mbps. Setelah mengalokasikan bandwith, PC kemudian memberikan sebuah nomor identifikasi unik. Saat peranti tersebut dicabut, PC kemudian mengkonfigurasi ulang bus USB. Kompatibilitas Plug and Play USB berarti Anda dapat mencolokkan sebuah perangkat ke PC dan hanya dibutuhkan sedikit campur tangan Anda untuk urusan selanjutnya. Windows 98 menyertakan driver USB untuk peranti semacam keyboard, mouse, dan harddisk eksternal. tetapi peranti lain perlu menginstalasikan driver mereka ke Windows. Windows 2000 juga menyediakan dukungan USB, tetapi bila Anda menggunakan Windows 95 dan NT 4.0, maka jawabannya adalah "Anda belum beruntung!" alias Anda harus mengupgrade sistem operasi Anda.


Mendapatkan Perangkat USB

USB ada dimana-mana. Produsen CPU seperti Intel telah menyertakan sebuah pengontrol host USB pada chipsetnya. Sistem operasi yang lebih baru juga mendukung bus USB--Windows 98, Linux (kernel terbaru), dan Mac OS. Dell, Compaq, NEC, dan produsen PC lainnya telah lama menyertakan port USB sebagai perangkat standar sistem mereka. PC yang belum memiliki port USB dapat menambahkannya pada sistemnya menggunakan kartu PCI (untuk sistem desktop) atau kartu CardBus (untuk notebook). Produsen periferal membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengadopsi USB. Tetapi jumlah peranti yang menggunakan USB sebagai sarana pengkoneksiannya semakin meningkat.

Microsoft, Mitsumi, dan Logitech telah menawarkan peranti dengan koneksi USB seperti keyboard, mouse, modem, dan lainnya. Produk-produk yang dulunya datang hanya dengan port paralel semata, seperti printer dan scanner, saat ini juga telah menyediakan koneksi USB, baik secara opsional atau digabungkan.

Sebagian besar peranti eksternal saat ini menggunakan USB sebagai konektor ke PC, termasuk drive CD-Rewriteable dari Sony, Yamaha, atau Creative. Termasuk juga drive Zip dari Iomega dan Superdisk dari Imation; dan floppy-drive dari vendor seperti VST Technologies.


Sumber : www.infokomputer.com / Rabu, 28 Pebruari 2001

Selasa, 20 Mei 2008

saLAm uNTuk SEMua....

Ini Foto Waktu Masih muda..
... Aku bikin Blog ini sebetulnya awalnya hanya untuk pelengkap saja
Mosok dijaman yang serba modern
internet di mana-mana,..
kok masih ada yang gak kenal Blog..
contohnya KAyak saya ini...
maka dengan belajar sedikit - demi sedikit
dari temen-temenku semua,.. aku mulai NgE-BLoGG

Yo... Moga aja ada manfaatnya..
kalo gak buat diri sendiri...
yo buat temen-temen ,
pengunjung,
ato anak cucuk lah!...


aku diajarin ya!
nek ada yang kurang bener, mbok aku diwarahi/diajari
kasih komentar aja
kalo gak tau carane kasih komentar,
yo klik aja kotak yang ada tulisannya komentar, lalu ikuti rambu-rambu.......

wah kok kayak lalu lintas aja ya!
ada rambu-rambunya..


mEi 2008