Sebenernya ini adalah postingan yang udah gue buat dari awal tahun 2011. Tepat tanggal 1 Januari 2011. Hari dimana gue telah menyelesaikan skripsi gue. Saking semuanya in a rush and chaotic, jadi yang gue rasakan saat itu cuma ngawang – ngawang lega. Rasanya guateeeel banget jari mau nulis tulisan tentang tema ini, tapi takut kualat *seriously*. Oke, tulisan ini berisi kurang lebih seputar kelak-kelok menjalani skripsi yang gue hadapi selama berkuliah di Fakultas K*d*kt*r*n Universitas S*b*l*s M*r*t tercintah!
Here’s some ground rules untuk skripsi, yang kalo menurut gue harus ditanamkan di setiap individu skripsiwan dan skripsiwati :
(makan teman) baik secara konotasi maupun denotasi ya. Dari dulu yang namanya mau daftar skripsi pastiiii deh sikat sikut sana sini. Mata udah kaya dipakein kacamata kuda. Terlalu mikirin diri sendiri. Mikirin diri sendiri lebih dulu wajar kok :), tapi jangan berlebihan.. hehehe. Kalian tuh masuk dan diospek bareng-bareng kok! Digoblok – goblokin bareng juga meskipun nanti pada saat kedepannya kalian mungkin bergerak sendiri-sendiri :). Kalo ada yang beralasan “untuk masuk fk aja kita udah sikut-sikutan”, well, menurut gue, itu orang narrow-minded dan cari-cari alesan aja. Kibasin aja rambut lo and walk away gracefully! Tetaplah bersikap anggun dan menawan meskipun rasanya udah mau meledak saja. Keep your head in low temperature, ay?
- RULE #2 = Koordinator tingkat, do your job!
Jadi jika terjadi gonjang ganjing seputar masalah per-skripsian, disinilah mestinya seorang koti dapat “mengendalikan” teman sepertingkatannya. Disini koti harus bisa ambil sikap dan menentukan langkah-langkah apa saja yang mesti dilakukan demi kelancaran skripsi angkatan. Kalo bisa, hal yang dilakukan oleh koti ini bersifat promotif, dan preventif *berasa kedokteran keluarga :P*. Maksudnya itu, mensosialisasikan mengenai skripsi sejelas-jelasnya (ini bisa juga meminta bagian skripsi untuk menjelaskan langsung ke angkatan) dan membuat semacam, hmm, apa ya namanya? kaya perjanjian gitu lah.. biar kalian tuh bareng bareng dan gak ada yang namanya saling dulu-duluan. Hey! baru gini aja udah srabat srobot! gimana nanti kalo udah jadi dokter! bisa diarak keliling kampung lo!
Tapi ternyata, kalau misalnya ternyata srabat srobot bak beli sembako itu telah terjadi, berarti yang kalian lakukan adalah tindakan kuratif dan rehabilitatif. Ini dia yang susah! terutama rehabilitatifnya. Bakal ada cibiran sana dan sini bagi si penyerobot dan cibiran ini bakal mengendap cukup lama di hati para pengendap. Jadi kalo bisa promotif dan preventifnya dulu lah yang dikedepankan demi kebahagiaan kalian semua.
- RULE #3 = Buka mata, hati, dan telinga 🙂
Maksudnya disini adalah, cari sebanyak-banyaknya informasi mengenai skripsi! Baik-baik sama kakak tingkat (hehehe) buat nanya nanya masalah skripsi seperti cari bagian yang enak, sampe gosip-gosip mengenai pembimbing atau penguji yang ringan tangan dalam menconteng angka baik di lembar penilaian 😛 dan kalo dapet informasi, jangan disimpen untuk diri sendiri aau kalangan tertentu.. Spread the news to entire world! Ya gak juga sih.. lebay.. yah pokonya jangan bergerak dibawah tanah lah.. emangnya lo beaver!
- RULE #4 Cari partner dan J-A-N-G-AN cepat putus asa, apalagi MALEEEEESSSSSSS!!
Nah, kalo punya soulmate, bestfriend, atau sekedar teman senasip dan sepenanggungan, tidak ada salahnya menjadikan dia sebagai partner skripsi lo. Nah disini lo dan partner lo sendiri harus saling bahu membahu dan menampar satu sama lain jikalau ada yang terjangkit penyakit endemis di zaman skripsi, yaitu MALES! (yah buat sebagian orang, memang ada yang telah terjangkit penyakit malas, namun seringkali gejalanya nampak tidak jelas).
- RULE #5 : DOA, DOA, & DOA
Sebagai manusia yang masih menyadari dan meyakini akan kebesaran Tuhan, maka yang satu ini wajiiib hukumnya!
Okay, masuk ke step-by-step sukses skripsi! 🙂 nantinya akan ada lanjutan ground rules skripsi.. ENJOY, colleagues..
PERTAMA : CARI BAGIAN!
Pilih pre klinik (yang laboratoriumnya ada di kampus, macam : fisiologi, biologi, fisika, kimia, anatomi, dkk) atau klinik (yang laboratoriumnya ada di RSDM, macam : saraf, bedah, anak, obsgyn! :), tht, dkk)? Mari kita lihat sisi plus dan minusnya dari masing masing
PRE KLINIK
The Goods :
- Bagi yang gak punya kendaraan atau gak ada barengan skripsi, gue saranin untuk ngambil pre klinik karena biasanya dosen dosen pre klinik bisa ditemui di kampus.. dan nanti ke depannya untuk konsul, ngejar tandatangan, ujian, maupun revisi bisa dilakukan di kampus (meskipun ada juga ceritanya konsul atau ngejar tandatangan sampe ke rumah si dosen 😛 )
- Bagi yang pengen mengerjakan penelitian eksperimental, nah ambillah pre klinik. Yang mau memodifikasi mencit jadi mencit millenium atau mencit mutan, mencit draculla, mencit bertelor. bisa.. bisa.. bisaa.. Eits, mau ambil observasional tapi di pre klinik? bisa juga! enak kan?! bisa eksperimental, bisa juga observasional 🙂
The (not so) inconveinent things :
- Biasanya, ini biasanya lho.. dari pengalaman ya.. dosen pre klinik itu karena gak sesibuk dosen klinik, mereka jadi lebih detail memerhatikan skripsi. Jadi, kalo kalian kurang begitu sreg dengan kejaran dosen (sebenernya ini demi kebaikan kalian dan memuaskan keinginan dosen sih 😛 ) mendingan pikirkan lagi.
- Money talks. Much. Uang yang dikeluarkan untuk penelitian (terutama eksperimental) itu lumayan merogoh kocek mahasiswa-kin seperti saya. Jadi kalo kekeuh pengen, ya joinan lah sama temen yang penelitiannya nyerempet nyerempet cuma beda variabel bebasnya mungkin.
KLINIK
The Goods :
- Kalo pengennya bikin penelitian Observasional aja, disinilaaah surganya! Moreover, dosen – dosen klinik tidak menganjurkan kita untuk mengambil penelitian yang terlalu mendetail (pas jaman gue yaaa :P). I mean, tidak terlalu molekuler. Bahkan bisa nyerempet nyerempet ke Public Health 🙂
- Ini agak sesat sih, dan tidak bermaksud meremehkan.. tapi biasanya karena dosen – dosen klinik itu super sibuuuuk, most likely mereka tidak segan – segan memberikan nilai yang ciamik pada mahasiswanya, apalagi kalo kamu rajin buat konsul sampe dosennya empet banget liat muka kamu 😛
- Jadi kenal sama orang – orang di RS, terutama di SMF yang kamu pilih buat skripsi. Lumayan banget nanti buat jaman koas udah kenal sama orang – orang di sekretariat SMF tersebut hahaha.
The (not so) inconveinent things :
- Dosennya sibuuuk bangeeet!!!! Udah bikin janji konsul, eh tiba – tiba dosennya ada OP mendadak. Mau ngejar tandatangan, eh dokternya lagi ikut PIT dan baru balik minggu depan. Atau dikejar deadline skripsi harus rampung dalam waktu 1 minggu karena penguji mau kuliah lagi ke Belanda selama satu tahun?! atau ada lagi pas mau ujian eeeeh dokternya ada SC mendadak?! oh nooo! oh yes! that happened!
- Bolak – balik kampus — RS? yeah that one happens too. Terutama kalo kamu milih dosennya gak klinik murni, maksudnya ada dosen pre klinik juga dilibatkan disini. Bagi kamu yang gak punya transport ini agak memusingkan dan pasti gak enak juga kan nebeng atau minta anterin terus? hehehe
- Eits! gak cuma kampus — RS aja! kadang kita juga mesti ke praktikannya. Yang baru bisa konsul diatas jam 9 malam. Bahkan bisa sampai jam 11 malam. Atau ke rumahnya? ya bisa jadi.. tapi kadang – kadang dosennya baik lho, kita dikasih cemilan atau cake cake unyuuu. True story!
KNOW WHAT YOU’RE GONNA DO WITH YOUR THESIS
ini penting lhoo.. Kuasai mulai dari teori, metodologi penelitian dan statistika, serta hasil penelitian kamu ini. Untuk metodologi, jangan sungkan sungkan untuk minta pendapat sang dosen kalo emang kamu dibebasin. Dan jangan cuma memahami metodologi penelitian kamu aja.. Bisa mengerti kenapa kamu lebih memilih penelitian prospektif dibandingkan hanya cross sectional aja bisa menjadi suatu nilai plus dimata dosen 🙂 dan nanti bisa berguna banget kalo kamu punya kerja sambilan translate jurnal #promosi #eh #lah #OOT #lanjut
I REALLY WANNA GET TO KNOW YOU, TUTOR(S)
Kenali watak dosen kamu! Beliau ini detil ke arah mana.. KEJAR! dalami hal tersebut. Jangan pernah kosongan dan iseng – iseng aja konsul sama dosen. Kamu udah bela – belain bolos kuliah dan beliau udah sempet – sempetin ketemu kamu sebelum beliau masuk IBS, jadi semalem sebelumnya baca – baca dan tandai mana aja yang hendak kamu tunjukkan atau tanyakan ke beliau daripada nanti malah gak efektif and you lose your “precious time”. Beliau bisa ditemui dimana? bisa nanya jadwal beliau ke siapa? penting nih! terutama buat yang ngambil skripsi klinik 😛
MEET IN PERSON AND CALL ARE THE PRIORITIES
Always put the SMS part to the last option to communicate with the Tutor(s). Kecuali kalau dosen tersebut yang mengatakan lebih baik kamu sms atau email beliau saja. Untuk hal yang seperti ini ada baiknya kamu juga bertanya kepada senior – senior dengan dosen yang sama.
ON TIME
Mutasi genetik pada mayoritas masyarakat Indonesia ini nampaknya juga melanda di kalangan medis. Datang tepat waktu pada saat bertemu dengan sang Dosen itu wajib hukumnya! (pada saat – saat yang lain juga sih). Apalagi kalo dosen kamu hobinya dateng lebih awal, kalo bisa kamu harus lebih awal! dari sini dosen kamu juga bisa menilai seberapa seriusnya kamu dalam hal perskripsian ini 🙂
DRESS PROPERLY
Berpakaianlah yang sopan dan rapih. Mau dosen kamu pre klinik atau klinik. Jangan pake kaos atau jeans. Kecuali kamu accidentally bertemu beliau di public places 😛 Rambut jangan awut – awutan tak terurus. Pake sepatu! jangan diinjek belakanganya. Gak banget! Kalo abis panas – panasan naik motor, lap dulu keringetnya. Plus point if you’re smell good. Gak usah pake perfume satu botol. If you think you’re smell bad, do something to cover it. Jangan makan permen karet. Gak sopan. Makan permen biasa aja gapapa asal pinter nutupinnya 😛 sekalian bikin nafas lebih wangi. hahaha *kenapa jadi seperti tips berkencan yaaa?* Sama satu lagi yang gak kalah pentingnya! I dunno why, maybe it’s just me.. but whenever i wear batik, everything just wonderful! easier! and just smoothly flow like silk. hahaha. So guys, you might want to try my hypothesis!
SPELL CHECK AND FORMATTING
Meskipun kamu ngantuk – ngantuknya ngetik skripsi jam 2 pagi, tidak berarti kamu harus jadi Ms. Typo 2013 kan? terutama bagi orang orang anankastik seperti gue, hal ini menjadi sangat annoying dilihat. hahaha. so, dibaca – baca lagi hasil ketikan skripsinya ya. Jangan lupa format penulisan skripsi juga diperhatikan biar gak jadi bahan tertawaan di masa depan kelak.
RESERVE THE HALL IN ADVANCE
Satu minggu sebelumnya lah setidaknya. Tanya ke sekretariat lab tersebut, kapan ruangan yang akan kita gunakan untuk ujian skripsi itu kosong. Perhatikan juga hari dimana bagian tersebut mengadakan temu ilmiah, atau konfrensi, atau CC atau apalah itu namanya. Untuk jamnya, nanti kamu bisa kroscek lagi sama para pembimbing dan penguji, yang penting ruangannya bisa dipake buat ujian! horeee!
KOORDINASIKAN JADWAL PARA PEMBIMBING DAN PENGUJI
Tanyakan pada mereka apakah mereka menyanggupi untuk menghadiri ujian skripsi atau proposal skripsi kamu pada tanggal dan jam tersebut (buat amannya sih bikin antara jam 9 pagi atau 10 pagi lah). Yang wajib bisa hadir disini kan Pembimbing 1 dan Penguji 1, jadi mereka wajib bisa menyanggupi, kalau tidak, kamu bisa tanya tanggal berapa saja mereka menyanggupi. Barulah tarik KPK atau FPB nya. Untuk Pembimbing 2 dan Penguji 2, meskipun mereka tidak Fardhu ain untuk datang pada saat kamu ujian, tapi usahakan mereka bisa datang juga. Siapa tahu mereka berubah menjadi Guardian Angels pada saat kamu ujian.
Kalo ada perubahan tanggal ujian, langsung kabarin sekretariat lab buat ganti hari peminjaman ruangan
SESAJEN! *uhuk!*
Dari mulut turun ke perut dan menjalar ke jari – jari tangan yang kemudian akan bergerak untuk meluksirkan sebuah nilai di lembar penilaian! Memberikan suguhan yang decent pada saat Ujian itu sunnah hukumnya. Gak berarti mereka (para pembimbing dan penguji) hanya memberikan penilaian berdasarkan seberapa “wah” sesajen kamu. Gak ada salahnya tho kamu memberikan hidangan yang decent untuk para pembimbing dan penguji? Kamu bisa menanyakan hal ini ke senior kamu, ke sekretaris bagian atau sekretaris pribadi sang dosen, atau tanyakan langsung ke dosennya secara halus ya 🙂
IR nya sih dikasih sekotak roti (pada umumnya, namun ada juga yang meminta ayam kampung satu ekor dengan bobot kurang lebih 2 kilo yang dibakar dengan 7 macam rempah rempah dari daratan maluku utara dengan suhu 160 derajat celcius selama 20 menit? ada.) yang decent ya bakery nya.. Jangan dikasih roti k*c*l ah buat dosennya. Mesakke tenan. Terus untuk minumnya, lebih baik pilih 2 jenis minuman, salah satunya air putih. Yang satu lagi bisa jus atau minuman apapun yang sekiranya cukup menghibur. Untuk sedotan, (penting ini!) lebih baik kamu beli sedotan yang terbungkus! jangan yang buruk rupa ah. Udah tau dosennya dokter dan aware akan kesehatan serta kebersihan, jadi daripada mereka protes gara – gara sedotan menjijikkan, lebih baik kamu beli seplastik sedotan yang dibungkus kertas itu lho, memang harganya bisa 4-5x lipat dari sedotan biasa, dan kamu juga paling banyak butuh 6 buah, kan bisa patungan dengan teman – teman yang lain. Huehehe
Oh iya! jangan lupa sedia kantong plastik! Just in case kalo si dosen mau membawa pulang sesajen kamu. 🙂
Untuk yang sesajennya nasi kotakan, biasanya sang dosen udah request atau kamu bisa tanya ke sekretariat bagian tersebut dimana biasanya memesan nasi kotak.
Buat kamu yang super muales atau sibuk atau gak ada transport atau apalah alasannya, biasanya ada temen – temen kamu yang menawarkan jasa pesan pesan sesajen pada saat ujian! 😀 jadi gak perlu pusing pusing mikirin sesajen, cukup bilang apa request kamu, nanti mereka yang urus semuanya, termasuk mengantarkan pesanan langsung ke tempat ujian. hahaha. enak bener ye.
Jangan lupa snack buat para supporter ujian kamu 🙂 mereka udah sempet sempetin dateng lhooo buat ujian kamu 😀
GREAT PRESENTATION
Bikin presentasi ujian proposal atau ujian skripsi kamu yang menarik! tapi jangan terlalu heboh dan banyak animasi yang tidak penting. Smartart dari Microsoft Power Point itu sangat berguna untuk menjadikan slide kamu lebih menarik dan tidak seperti slide koran.
Apa gunanya slide udah keren keren tapi kamu tidak menguasai presentasi kamu? Nah disinilah gunanya kamu mengerjakan skripsi kamu sendiri. Mulai dari bab I sampai bab VI. Statistiknya juga lebih baik kamu kerjakan sendiri dengan dibantu oleh orang yang menguasai statistika. 🙂 Memang lebih menguras otak, tapi nanti berguna lho kedepannya, terutama buat kamu yang suka translate jurnal #promosi #teteup #lanjut.
Seringkali kita baru merampungkan slide h-1, yeah i confess (.__. )7 Kalau kamu juga seperti itu, aturlah kecepatan berbicara kamu. Jangan terlalu cepat dan mengatakan kata – kata yang sebenarnya tidak perlu. Ngelirik – lirik slide boleh bangeeet! tapi jangan ngeliat ke screen terus! Pembimbing dan penguji kamu itu bukan berada di screen yang berada di belakang kamu lho. Deg-degan? Pasti! hahaha. Gak usah khawatir. Pegang pointer termasuk salah satu coping mechanism saat kamu nervous presentasi. Tapi jangan sampai tremor ganas ya.
Buang air dulu sebelum kamu maju ujian. Jangan lupa minum yang cukup sebelum kamu maju presentasi, soalnya kamu akan banyak bicara dan gak lucu kan kalo tenggorokan kamu kering dan bikin konsentrasi buyarrrr.
Jangan lupa pakai kostum kebangsaan ujian. Kemeja putih dan bawahan hitam. Untuk yang cewek cewek, terutama yang berambut panjang maupun sedang, tidak disarankan untuk menggerai indah rambutnya. Lebih baik dikuncir atau dijepit rapih. 🙂
Hal lain yang perlu diperhatikan juga seperti laptop, LCD projector, pointer (ini mubah), dan electric plugs alias colokan listrik. Pastikan laptop kamu dalam kondisi prima! (bebas dari kelemotan, virus, dan full charged) serta compatible dengan LCD projector. Colokan listrik dengan kabel yang panjang juga berguna banget kalo misalnya electric source di ruangan kamu ujian jauh dari tempat laptop dan other electronic devices kamu berada 🙂
Hmm.. apa lagi ya??
DOA!
Yes indeed. Hal ini bisa jadi penolong di saat kamu terseok – seok dalam pergulatan skripsi. 🙂
Ada lagi?
Oh iya, nanti setelah kamu selesai ujian dan revisi nya, kalau bisa sih segera menyelesaikan penjilidan skripsi kamu. Di belakang kampus banyak tuh tempat jilid skripsi dengan harga yang bersaing. Tinggal pilih aja mana yang kamu mau. Bapak – bapak di bagian skripsi (pak N***i) juga menyediakan jasa penjilidan skripsi. Siapkan otot – otot kamu, karena kamu akan jadi kuli panggul setumpuk skripsi kamu! 😛
Pinter – pinter mendekatkan diri dengan orang – orang bagian skripsi di perpus. Mereka bisa jadi sangat membantu kamu kalau kamu tau dimana selah selahnya mendekatkan diri sama mereka. Pinter – pinter baca mood dan perhatikan bahasa kamu saat berbicara dengan mereka. Mereka gak suka kalo kamu memburui mereka. Cukup di follow up sehari sekali lah maksimal. Lama – lama mereka empet juga kali liat muka kamu. hahaha
Satu hal lagi jangan lupa saling info menginfokan ke temen kamu kalau melihat dosen yang memang tandatangannya diperlukan di skripsi kamu. Stay alert sama gadget. Dan jangan lupa nerusin jarkom ya. Dosen tersebut juga biasanya sudah faham dengan hobi para mahasiswanya yang hobi minta tandatangan rombongan kok 😛
Satu lagi, hidup kamu itu gak cuma skripsi aja. Go get some fun! Kalo kamu yang suka olahraga, yah bisa pelariannya ke olahraga. Kamu yang hobina organisasi yah kenapa nggak? asal bisa pinter pinter atur jadwal biar gak keduanya terbengkalai. Yang hobinya makan? yah gapapa. Asal masih ada aja nafsu makannya. hahaha. Kalo makan melulu nanti jeansnya gak cukup lagi boss. Belanja? boleeeh.. asal pinter – pinter manage uang! hahaha. malu ah udah gede tapi kantong bolong terus #curhat #eaaaaak #lanjut
Udah kayanya segitu aja. Skripsi itu memang terkadang menyita hidup, tapi kalau dijalani dengan santai tapi pasti, nanti juga rampung kok. Tapi jangan terlalu santai nanti malah gak kelar kelar selak semaput di jalan. Kalau kamu bisa hidup sekian belas tahun di dunia, masak ngerjain skripsi aja gak bisa? apalagi kamu – kamu yang mengerjakan skripsi kan pasti orang – orang yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan pastinya orang yang well-educated. Dan yang mengerjakan skripsi itu tidak kamu saja. Szuper buanyaaak! kalo orang lain aja bisa, kenapa kamu tidak? oke?
Kalo kata orang jawa, pokoke kowe kudu semangaaat!!! Ganbatte! Veel geluk! Mazel Tov!
SKRIPSIII~ PASTI BERLALUUUU~
Ciao dan VULCAN SALUTE,
Madean
NB : tulisan ini tidak dibuat dengan maksud ingin menyesatkan dan menyinggung pihak manapun. Jadi maaf ya kalo ada salah salah kata 🙂