Feeds:
Posts
Comments

s4020528

Hari Sabtu, 25 April 2009 adalah hari yang bersejarah bagi Rifka Annisa. Hari itu telah lahir satu lagi anggota keluarga besar Rifka Annisa. Yaitu dibuka dan beroperasioanlnya Rifka Women’s Clinic. Rifka Women’s Clinic (RWC) adalah salah satu unit usaha yang bersifat profit yang didirikan oleh Rifka Annisa. Rifka Annisa sendiri dikenal sebagai sebuah lembaga yang sejak tahun 1992 telah memiliki komitmen pada persoalan kekerasan terhadap perempuan.
Pendirian RWC ini dilatarbelakangi oleh keinginan Rifka Annisa untuk bisa mandiri secara finansial dan tidak selamanya memiliki ketergantungan kepada lembaga donor, terutama donor internasional. Diharapkan dengan didirikan dan beroperasionalnya RWC sustainability(keberlangsungan) program dan organisasi Rifka Annisa tetap bisa terjaga.
Dijalankan melalui PT Rifka Annisa Mandiri, RWC dikelola secara profesional dengan manajemen yang terpisah dari Rifka Annisa. RWC juga dijalankan oleh tenaga-tenaga trampil yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.

Apa Motto RWC? Continue Reading »

, 21 April 2009 | 18:03 WIB
KOMPAS.com –

PT Unilever Indonesia, Tbk., perusahaan consumer goods terkemuka, bekerja sama dengan mitra strategisnya Guardian, dan tujuh LSM yang tergabung dalam program Peduli Perempuan, meluncurkan program pemberdayaan perempuan yang disebut “Kartini in Me – Berbagi untuk Perempuan, Investasi Masa Depan”. Program ini mengajak seluruh perempuan Indonesia menjadi Kartini bagi perempuan-perempuan lainnya, sehingga lahir perempuan Indonesia yang lebih berdaya dengan kepercayaan diri (self-esteem) dan kepemimpinan (leadership) yang kuat. Continue Reading »

Garace Sale for Kids

BELAJAR WIRAUSAHA SEJAK KECIL? KENAPA TIDAK..

s4029291

Pengen melihat polah tingkah anak kita saat belajar berjualan?Pengen melihat reaksi mereka ketika mendapatkan uang dari menjual boneka atau mainan mereka? Pengen lihat juga bagaimana mereka menyisihkan sebagian hasil jualannya untuk kegiatan sosial? Semua bisa kita dapatkan saat kita dan anak-anak yang lucu-lucu ini mengadakan kegiatan pasar tiban atau dalam bahasa kerennya garace sale for kids.
Beberapa waktu lalu kami berkesempatan mengadakan kegiatan untuk mengisi waktu liburan anak di kompleks perumahan kami. Selain diadakan lomba-lomba, serta pentas seni, juga diadakan kegiatan garace sale.
Kegiatan ini hanya diikuti oleh anak-anak dari PG/TK hingga SD. Sejak seminggu sebelum kegiatan berlangsung anak-anak di kompleks kami sudah sibuk untuk mengumpulkan barang-barang milik mereka yang sudah tidak terpakai atau yang mereka miliki lebih dari satu tetapi masih dalam kondisi yang baik. Memang salah satu syarat kegiatan garace sale ini barang dagangan yang dijual tidak boleh baru, tetapi barang milik mereka atau yang masih mereka pakai atau simpan.
Selain itu barang yang dijual juga tidak boleh harganya diatas 5000 rupiah. Menarik bukan? Nah hampir semua anak-anak di kompleks kami mengikuti kegiatan ini. Ada yang mulai mengumpulkan boneka-bonekanya, sepatu, sandal, mainan, mobil-mobilan, majalah atau komik-komik, tas, dan lain sebagainya. Continue Reading »

Dari es Kopyor sampai Beras Organik

s4020627

Belajar berwirausaha, itulah salah satu program yang dilakukan di Komunitas Hijau. Untuk melatih mental dan feeling entrepreneur para anggotanya, Komunitas Hijau sering mengikuti kegiatan pameran, atau minimal ikutan jualan pada event-event yang ada di Yogyakarta.
Salah satunya saat sebuah majelis pengajian besar mengadakan kegiatan nasionalnya di JEC. Dalam kesempatan itu sobat-sobat KoHi tidak menyia-siakan moment tersebut untuk berjualan. Sobat KoHi yang mahir buat es kopyor sudah ubyek sehari sebelumnya mempersiapkan menu es kopyor. Yang punya dagangan madu juga dicoba pajang. Beras organic sabun ramah lingkungan dan berbagai produk lainnya dipajang dan ditawarkan kepada para pengunjung.
Praktek jualan inilah yang sangat penting bagi sobat KoHi. Selain untuk mengasah mental juga mengembangkan kemampuan berkomunikasi. Diantara lalu lalang pengunjung sobat-sobat KoHi tidak henti-hentinya menyapa, menawarkan dagangan, dan mengajak mampir para pengunjung untuk singgah, sambil berharap membeli dagangan.
Alhamdulillah es kopryok, es teh laku ludes. Begitu juga sabun ramah lingkungan, dan besar organik juga laku terjual.
Menyenangkan, asyik itulah yang didapatkan sobat KoHi, tentunya selain uang sudah pasti didapatkan.
Semoga pengalaman sobat KoHi ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi serta mau praktek berwirausaha.

Salam KoHi
rh

s4020633

Donasi Laptop dari Microsoft Indonesia

donasi untuk ngo

Program Peduli Perempuan terus bergulir dan makin menambah SAHABAT dalam program kemitraannya. Salah satunya adalah PT Microsoft Indonesia. Bersama NGO lainnya di Indonesia, 8 NGO yang tergabung dalam Peduli Perempuan mendapatkan pelatihan mengenai IT oleh Microsoft Indonesia. Pelatihan ini meliputi pengenalan system/software dari Microsoft dan praktek untuk aplikasi bagi mendukung kelancaran program-program di NGO. Alhamdulillah pelatihan berjalan lancar dan interaktif.

Pada sesi akhir pelatihan singkat ini ditutup dengan dibagikannya donasi laptop oleh PT Microsoft Indonesia kepada semua NGO. Donasi laptop ini merupakan salah satu program dari Microsoft yang didedekasikan untuk memberikan kontribusi dan support bagi NGO di Indonesia agar makin optimal dalam melaksanakan program-programnya. Dan direncanakan ke depan akan dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan berikutnya.

salam SAHABAT
RH

s40203231

Pedagang Pasarpun Ingin Pintar

aku ingin pintar

Ada yang menarik siang tadi, saat ceramah wirausaha saya lakukan. Biasanya sesi-sesi ceramah atau dialog wirausaha dilakukan di ruang kelas, hotel, atau lokasi indoor lainnya. Hari ini saya lakukan di tengah pasar. Hari ini adalah salah satu sesi dari ceramah wirausaha berseri kerjasama antara Klinik Konsultasi Bisnis DIY dengan Dinas Pengelolaan Pasar Yogyakarta. Dilakukan secara lesehan di lorong atau jalan antar los, menjadikan ceramah kali ini menjadi berbeda dan memiliki sensasi tersendiri. Tema ceramah wirausaha yang saya bawakan hari itu mengenai pentingnya berkelompok atau berorganisasi bagi pedagang pasar, khususnya di pasar Pathuk Yogyakarta.

Pada kesempatan itu saya lebih banyak memotivasi para pedagang yang sebagian besar terdiri dari ibu-ibu untuk berani dan mau berkelompok. Melalui kelompok akan banyak manfaat yang didapatkan. Terutama menghadapi tantangan paar tradisional saat ini dan ke depan. Makin maraknya pasar-pasar modern tentunya membawa pengaruh yang nyata bagi pasar tradisional, dan itu sudah dirasakan oleh para pedagang di pasar Pathuk dan pasar tradisional lainnya di wilayah Yogyakarta. Harga yang bersaing, tempat yang bersih, nyaman dan sejuk, pelayanan yang ramah akan sangat mudah kita jumpai di pasar-pasar modern, tetapi mungkin akan menjadi kendala dan tantangan bagi pasar tradisional. Continue Reading »

Berjejaring melalui UKM Centre Peduli Perempuan

merangkai harapan

Salah satu wujud kegiatan pemberdayan yang dilakukan dalam program Peduli Perempuan adalah dirintisnya UKM Centre Peduli Perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan dan kemandirian perempuan terutama di bidang ekonomi, terutama ekonomi mikro/kecil.
Komitmen Peduli Perempuan dalam bidang ekonomi melalui UKM Centre PP diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti :
a. Pelatihan Kewirausahaan
b. Pelatihan Ketrampilan
c. Fasilitasi Pasar
d. Membangun jejaring
e. Konsultasi dan Pendampingan Usaha
Salah satu kegiatan UKM Centre PP dalam Fasilitasi Pasar adalah membuka akses dan peluang pasar bagi produk-produk perempuan atau kelompok perempuan. Dan dalam lunching program Peduli Perempuan secara nasional yang direncanakan paa tanggal 21 April 2009 nanti, UKM Centre PP mendapatkan order dari sebuah perusahaan besar di Indonesia (yang menjadi mitra utama penyelenggaran kegiatan Lunching PP) untuk membuat souvenir bagi tamu undangan. Souvenir tersebut berupa pin cantik berbentuk bunga yang terbuat dari kain tenun lurik khas Yogyakarta. Continue Reading »

Hai, ketemu lagi nih.
Saat ini saya di kantor sedang merintis sebuah program dengan nama SAHABAT : PEDULI DAN BERBAGI. Program ini adalah program yang didedikasikan untuk para survivor (perempuan korban kekerasan). Bentuk program ini adalah program penggalangan sumber daya dari individu, masyarakat, corporate (perusahaan) atau juga kelompok lainnya untuk mendukung program-program bagi pemberdayaan perempuan korban kekerasan. Rekan rekan yang tertarik bisa menjadi SAHABAT, dengan cara mendonasikan sejumlah dananya selama 1 tahun. Selain itu kami juga menerima bantuan berupa barang-barang atau bahkan juga kerelawanan seperti menerima SAHABAT yang memiliki ketrampilan dan keahlian yang bisa si share kepada para survivor. saat ini kami sedang membuat sebuah program pelatihan ketrampilan kuliner untuk para survivor. jadi siapapun yang mau terlibat, silakan bersama kami mewujudkannya.
Atau yang tertarik dan mau mensupport untuk kegiatan-kegiatan lain yang bertujuan untuk pemberdayaan bagi para survivor bisa juga terlibat lho.
Yuk mari bersama-sma peduli dan berbagi untuk menciptakan dunia yang indah tanpa kekerasan

salam perubahan
rh

NEBENG DOT COM

Hai, ketemu lagi ya.
nih saya lagi di jakarta dan banyak cerita lho.
Salah satunya seperti tadi pagi saat mau berangkat ke lokasi acara saya mengalami sensasi dan pengalaman yang takkan terlupa. Lagian maklum hal tersebut belum pernah saya temui di jogja.
Saya berangkat dengan teman yang tinggal diluar jakarta. Biasanya kami naik bis patas untuk menuju jakarta, namun kali ini berbeda. Saya masuk dalam pengalaman “Nebeng.Com”. Continue Reading »

Hai ketemu lagi nih, yuk kita lanjutkan diskusi kita.
Rumus kedua yang bisa kita lakukan adalah menerapkan rumus perhitungan.
– Penambahan
Maksudnya adalah upaya kita melihat sesuatu yang kurang dari usaha yang kita lakukan dan berusaha untuk bisa merubahnya. Apakah dibutuhkan penambahan pada bahan baku, bahan penunjang, penambahan pada sistem manajemen, marketing, dan lainnya. Misalkan jika kita jualan pecel/lotek/karedok, masih adakah yang bisa kita tambahkan. Apakah menambahkan bahan bakunya seperti sayuran yang ”tidak biasa” tapi menyehatkan. Atau menambahkan bahan pendukungnya/bumbunya semisal menambahkan rempah-rempah yang jarang dilakukan penjual lainnya. Mungkin bisa nemambahkan ”bonus” seperti kerupuk, potongan gorengan, dan lainnya. Bisa juga seperti yang dilakukan seorang penjual daging dan ikan di sebuah pasar tradisional. Saat ada pembeli dia tidak hanya melayani sesuai permintaan atau pesanan konsumennya tetapi dia juga menambahkan es batu pada daging atau ikannya agar tetap segar sampai rumah/tujuan pembeli/pemesannya. Mudah dan sederhana bukan? Continue Reading »

Design a site like this with WordPress.com
Get started