I’m only a girl
Posted on: April 28, 2009
I’m not different to others…
can be happy, hurt, sad or even cry
want to love and to be loved
want to make special and wanna be a special
have a dream and wanna be dreamed
I’m just a girl with all my less…
I know we have spent many times together
You often talked and told everything to me
maybe I have put my sympaty on you
sometimes I wanna you are here
Â
However
I have no right to cut your dreams
Life is to beautiful to be hurting
Because it’s amazing grace of Father
It’s a great for me can be your partner
I believe in Papawhen the time is right for me
I’ll find my dreamthere is none can’t take my part
Friends..
Thank you for your times and sharing
It’s all make me learn more
Don’t give up guys…
we still have many things to face and fight
Wake up, run and find your dreams
We’ll meet on the peak of the mountain
I’m very sorry for mistakes
I’ve madecause I’m only a girlwith all my less
cheers,
~bee~
Very special Day
Posted on: May 1, 2008
Hari ini very special day for me … ketemu ama sodariq yang udah 2tahun lebih sama-sama merantau ke jakarta .. baru bisa ngobrol dan sharing bareng hari ini. She still the same … “imoet n kekeh” 🙂
Ujian Tengah Semester baru saja berlalu buat aku sedikit lega. Walaupun besok minggu tetep harus masuk praktikum … kudu tetep semangat.
Tak banyak yang bisa kutulis .. namun dari yang singkat ini, aku dapat mengerti bee-heart …
Thank u Lord … Kau akhiri hari ini dengan amat sempurna
cukuplah bagiku bila tahu bahwa Kau sangat mengasihi aku
Tzor Ola Mim, tema firman Tuhan yang disampaikan oleh Om Gilbert pada ibadah raya ketiga di Balai Sarbini, 14 Jan 2007. Firman Tuhan diambil dari Yesaya 26 : 1 – 12Â
Tzor Ola Mim adalah salah satu sebutan bagi Allah yang berarti Gunung Batu yang Kuat. Dia adalah tempat yang teduh dan sandaran bagi kita yang lelah dihimpit oleh segala permasalahan didunia ini.
Dunia mengatakan, tahun ini tidak diawali oleh kebaikan ataupun kedamaian, namun sebaliknya kisah yang sangat menggegerkan, hilangnya Adam Air dan tenggelamnya KM Senopati memmbuat kita semakin was-was terhadap keselamatan kita sendiri.
Badai kehidupan mulai menampakkan riak ombaknya…banyak orang mencari tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. bagaimana mengamankan diri dari sikon yang semakin tidak menentu ini.
Puji Tuhan, kita punya Allah yang menjadi Gunung Batu bagi hidup kita. Yang sanggup menjadi sandaran dan tempat teduh dari deru dan debu dunia ini.
Karena Allah Gunung batu kita maka :
- kita dapat tenang menghadapi hidup
- hidup kita tetap tertuju pada Tuhan sebab Dialah gunung batu
- kita memiliki hikmat dari Tuhan
lalu sekarang, bagaimana kita bisa mengenal “Gunung Batu” itu ?
- Jika kita mau selalu bersyukur kepada Tuhan (Yesaya 26 : 1) ==> dalam Yesaya 26 : 1 dikatakan bahwa Allah telah memasang tembok dan benteng bagi kita dalam hidup. Itu artinya dunia boleh bergolak, namun kita — umat pilihan Allah tidak akan pernah goyah karena Dialah benteng dan tembok bagi kita. Sepatutnyalah kita bersyukur atas kasih karuniaNya di sepanjang hidup kita.
- Jika kita punya hati yang teguh (Yesaya 26 : 3) ==> Kalau Allah adalah Gunung Batu kita, maka hati kita harus tetap tertuju kepada Dia. jangan tolerir terhadap dosa sekecil apapun. Biarlah hati kita mau diberesin oleh Bapa dan karyaNya boleh dinyatakan dalam hidup kita.
- Jika kita mau jalan di jalan yang lurus (Yesaya 26 : 7) ==> Manusia selalu ada maunya. jalan yang lurus terkadang tidak cukup bagi kita, rasanya membosankan harus berjalan datar-datar saja. terkadang kita cenderung memilih jalan berliku. Namun kita harus ingat saudara, bahwa jalan berliku terdapat banyak bahaya. jadi tetep ikutin jalannya Tuhan.
- Â Jika saya mau terus belajar (Yesaya 26 : 1o) ==> Terkadang hidup benar itu memang tidak gampang, tidak mudah dan banyak tantangan. namun hal itu tidak berarti kita dapat melanggarnya. Sebab firman Tuhan hukumnya mutlak. Dalam hidup kita harus lebih banyak belajar dan belajar lagi. Mohon petunjuk dari Tuhan.
Firman Tuhan singkat ini begitu berkesan buat aku. Terutama beberapa hari ini, aku kena shock bathin karena gak bisa ikut UAS PPKn hari jumat lalu lantaran KRL yang telat 😦 mengenai alasannya kyknya cukup aku ndiri ma Bapa yang tau …. 😉
Dari peristiwa itu aku belajar bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup adalah yang terbaik. Jadi tetep bersyukur ma Tuhan…Thank you Lord 🙂
Adiq sayang …
Posted on: January 6, 2007
07 Januari 2006 … pukul 00 : 00 WIB
Sejenak kemudian … aku lupa akan hal itu. Dengan asyiknya meneruskan chatting, dan menangani beberapa gangguan customers. Hingga skt jam 4am ak tewas di meja depan kompi monitoring. Hehehe …
Pukul 6.30 am, ak membuka mata … loh, Adik q ultah yah hari ini ? Kembali aku mengautur posisi duduk dan berusaha mengembalikan separuh nyawaku yg hilang. HP didepanq tak kusentuh … trus ngapain yah … tlp ? sms ? …eh, malah nyasar buka blogger segala …
beberapa menit kemudian, baru ak sms adikq tersayang … tp kok aneh ya … tidak ada report delivered ke HPnya. Ato dia udah ke gereja ? akhire ak tlp HPnya ibu … sip, diangkat ma kakakq tercinta. “Wew, opo d?” suara medoknya memanggilku. “kasihkan dik Gama mas…dia kan ulang tahun :)” sesaat kmudian suara lebih rendah namun wibawa yang kudengar, “iya mbak…”
“Selamat ulang tahun … Tuhan memberkati yah…” celotehku dengan gembira. Nampaknya ia berusaha untuk menunjukkan kegembiraannya padaku wlo agak tertahan … suaranya gmetar, kayak abis nangis atau tenggorokannya sakit … “knp smean?” tanyaku.
“Aku sakit …gejala typus. padahal besok ujian praktikum. Gak bisa nyusul, kudu ngulang tahun depan.” DEG! “Trus skr gmn keadaane? maem bubur? udah minum obat? skr smean tidur ini?” berondongku dgn berbagai pertanyaan. “iya…ibu disini skr. nemenin aku … wes mendingan seh. cuman masih kudu tiduran. tp aku kudu ujian mbak besok…doain ya mbak…” nadanya memelas ketika menyebut “ujian” …Aku tau dia sosok yang tegar banget, jauh lebih tegar daripada kakaknya ini … lebih berani mengambil resiko dan sikap konsekuennya terhadap sesuatu tidak perlu diragukan lagi…”Iya dik … smean pasti sembuh…istirahat dulu aja skr. jgn dipaksain belajar dulu yah…” kataku. “iyah…makasih…” jawabannya terkesan sangat tidak rela.
Kuhela nafas agak panjang saat menutup gagang telepon. “Bapa, trima kasih buat anugerah dan kesetiaanMu menuntun langkah adikq hingga Kau genapi usianya menjadi 18th hingga hari ini. aku percaya Engkau sangat sayang sama adik karena itu Kaupun akan berikan yang terbaik buat dia dan studinya. Saat ini dia sedang sakit Bapa. Padahal mulai besok ia harus menempuh ujian vital bagi studinya… Biarlah Engkau ambil alih dan adik boleh ikut ujian bila Kau berkenan. Tp sesungguhnya aku tau, tidak ada sesuatu yg kebtulan didunia ini. Janji selalu sempurna dan indah pada waktuMu. Trimakasih Bapaku…”
Pi@N0
Posted on: October 29, 2006
Kisah ini terjadi di Rusia. Seorang ayah yang memiliki putra yang berusia kurang lebih 5 tahun, memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang terkenal.
Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut datang seorang pianis yang sangat terkenal. Karena ketenarannya, dalam waktu singkat tiket konser telah terjual habis. Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan, untuk dirinya dan anaknya.Pada hari pertunjukan, satu jam sebelum konser dimulai, kursi telah terisi penuh. Sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Seperti layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak betah duduk diam terlalu lama, tanpa sepengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.
Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan pianis tersebut.
Didorong oleh rasa ingin tahu, tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yang sederhana, twinkle-twinkle little star.
Operator lampu sorot, yang terkejut mendengar adanya suara piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa aba-aba terlebih dahulu, dan ia langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung. Seluruh penonton terkejut melihat yang berada di panggung bukan sang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis pun terkejut, dan bergegas naik ke atas panggung. Melihat anak tersebut, sang pianis tidak menjadi marah, ia tersenyum dan berkata, “Teruslah bermain” dan sang anak yang mendapat ijin, meneruskan permainannya.
Sang pianis lalu duduk di samping anak itu dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu. Ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yang sangat indah. Bahkan mereka seakan menyatu dalam permainan piano tersebut.
Ketika mereka berdua selesai, seluruh penonton menyambut dengan meriah, karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung. Sang anak jadi besar kepala, pikirnya, “Gila, baru belajar piano sebulan saja sudah hebat!” Ia lupa bahwa yang disoraki oleh penonton adalah sang pianis yang duduk di sebelahnya, mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna.
Kadang kita bangga akan segala rencana hebat yang kita buat, perbuatan-perbuatan besar yang telah berhasil kita lakukan. Tapi kita lupa bahwa semua itu terjadi karena Tuhan ada di samping kita. Kita adalah anak kecil tadi, tanpa ada Tuhan di samping kita, semua yang kita lakukan akan sia-sia. Tapi bila Tuhan ada di samping kita, sesederhana apapun hal yang kita lakukan hal itu akan menjadi hebat dan baik, bukan saja buat diri kita sendiri tapi juga baik bagi orang di sekitar kita. Semoga kita tidak pernah lupa bahwa ada Tuhan di samping kita.
Why it’s very special? Because some of us have come from Malang to do their PKL in Jakarta. They are VEDC students. Some of them are Ibnu with white tshirt, Gilang, Pi’i and so on. However, Ninis couldn’t come because she had another program.
Look at the picture !!! How nice we are :)… Indun, Novi and me at the left side…then Ibnu, Iwan, Seno and Ragil at the right…and others who couldn’t capture by camera directly…
At the end of party, we had “arisan…” wow…who will be lucky tonight?? Yulia DC and Radix..they won… 🙂
After that we went to MONAS to watch dancing water. why it’s called dancing? because the water can dance in a music row…unfortunately, it’s over when we arrived. However we didn’t dissapointed… the important thing is TOGETHERNESS….
Thank u for nice saturday night … happy to have u all …
***special 4 koe-mels n R’gil —> thank 4 the camera to make documentation 🙂
Fly over the sky
Posted on: October 10, 2006
I’m only little weak bird
didn’t ever know what’s going on sorround
didn’t know how could I survive
I’m only believe to my parents
to their love and kindness
previously…
I couldn’t enjoy my adolescent
I had to go and fly to learn things
separate from my family
am I become alone in this world ?
before…
I felt very lonely
walk, fly and face all storm by myself
however I’m loose, my wings was broken
Storm is greater than me
Till…
He found me at the valley side
bring me back to His home
took me care and recovered my wings
teach me to walk on the stormy life
Now…
I can fly over on the blue sky
Even when it become darker
I can spread my wings convinced
Go upper and upper till reach above
to see how beautiful life is
One thing which is important
There are many other’s birds like me
and you too
why don’t try to fly above?
let’s go on together
we’ll waiting for you
power of a mercy
Posted on: October 9, 2006
“THANK A LOT FOR ALL”
cheers,
~bee~
PUK number???
Posted on: October 4, 2006
Once…twice…three times I can’t guess what a the password and “YOUR PIN IS BLOCKED!!!” error message board in my screen is comming up. It ask the PUK number… in my remaining there is no PUK number my start pack when I bought this SIM Card. I confused for a while…how can I back the condition ?
Fortunately, one of my friend told me to call the Call Canter to get PUK number. I got nervous for a moment because it is the first time to do it. However after some called, I could’nt find anybody respond my called.
Praise GOD, at 00.30 am Customer Service answer my phone and give some direction to me to get the PUK number. And yes 🙂 I get it….
Now I can use my number again…thanks 4 all 🙂
