h-35

kalau nggak dipikir hari berasa cepet banget.. tapi kalau udah ngitung alias countdown berasa gimana gituuu.. hehe.. bener-bener perubahan status yang sangat-sangat perlu banyak persiapan. Nggak cuma persiapan untuk hari H. tapi untuk kehidupan selanjutnya. Alhamdulillah, tahun ini diberi Allah kesempatan kembali masuk di bangku kuliah lagi. Otomatis saya harus siap dengan berbagai konsekuensi yang ada. Membagi waktu lebih tepatnya. Hanya kepadaNya lah memohon petunjuk dan kemudahan. Berharap seantiasa dalam bimbinganNya.

Satu adalah masalah hari yang begitu cepet berjalan. Yang kedua yang ingin ku sampaikan adalah rasa rindu. Masyaa Allah.. perasaan apa ini. Jujur takut sebenernya dengan perasaan ini. Takut Allah tidak ridho.. Rasa rindu ini muncul ketika ingin rasanya menghubungi dia untuk membahas apa yang sedang atau perlu disiapkan. Tapi di sisi lain, saya malu untuk memulainya. hehe.. Sampe diketawain sama temen dekat saya. Besok juga jadi suami, ngehubungi aja ditahan. Huuuaa… jujur saya takut Allah tidak ridho. Orangtua aja deh yang ngehubungi..

okee baiklah.. sekian dulu curhatan menghitung harinya. Semoga hari ke depan banyak progressnya. aamiin aamiin..

H-40

Oouu.. ouwww… Aplikasi My Day di hape menunjukkan 40 hari lagi.. Nggak kerasa, harinya tinggal bulan depan. Oh God.. is it real? Hahaha..

Langsung aja kita review apa yang udah dan yang belum..

  1. Tempat akad
    fix diadain di rumah hari Sabtu, 27 September 2014 pukul 20.00. Dan sebelumnya ada prosesi serah-serahan dulu. 🙂
  2. Tempat walimatul ‘ursy
    fix di Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga.. Semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam urusan pergedungan ini. 🙂
  3. Urusan KUA
    Dari akhir bulan Juli alhamdulillah udah masukin berkas-berkas ke KUA, tinggal nunggu dipanggil untuk pengecekan berkas bersama bapak, mr. H dan bapaknya mr. H. Oiya ditambah jadwal penyuluhan sebelum nikah dari BP4.. Penyuluhannya mendekati hari H aja deh.. hehe.. Ups… satu yang belum beres syaratnya.. Saya belum suntik TT.. haduuh… deg-degan ni mau disuntik.. 😦
    Oiya, ada peraturan baru. Waktu nyerahin syarat-syarat di KUA itu pegawainya ada yang ngasih tau kalau ada peraturan baru yang sudah ditandatangani Pak SBY yang isinya kalau mau nikah di luar jam kerja atau di luar KUA bayarnya 600ribu. Nah kalau nikah di KUA cukup bayar 30ribu. Aduh mak.. denger 600ribu sayanya kaget. Gak bawa uang cash sebanyak itu. Langsung deh sms bapak dan ibuku. Dan jawabannya “yaudah, kata temen juga segitu”.  Tapi karena penasaran juga saya baca peraturannya yang tergeletak di meja pendaftaran. Saya lupa ditandatangani bulan apa, sebelum Juli lah pokoknya. Tapi di kotaku baru diberlakukan mulai 10 Juli 2014.
  4. Dekorasi
    Singsing Dekorasi, udah booking langsung ke yang punya.. Temanya merah marun emas. Tapi belum bilang lagi sih pelaminannya mau model gebyok pada umumnya atau yang sekarang lagi ngetren warna putih. 🙂
  5. Rias dan Busana Nikah
    Gugy Salon, salonnya bulekku.. Beberapa bulan lalu udah nyobain baju yang insyaAllah bakal dipake buat walimahnya, Warna merah marun euy.. Tapi perlu nyoba lagi. Urusan gimana model jilbabnya juga belum fix. Walaupun udah ada pakemnya mau yang nutupin dada dan gak terlalu berpunuk unta. Si mr . H kemaren juga udah nyoba bajunya sambil ditemani mas dan mbak iparnya. 🙂 Kalau baju akadnya alhamdulillah bajuku dan bajunya mr. H udah jadi. Tapi punyaku perlu dipermak. Lengan tangannya kerasa agak kepanjangan dikit.
  6. Catering
    Ini juga udah dipasrahin ke bulekku.. Alhamdulillah udah DP..
  7. Dokumentasi
    Udah booking di fotografi tempat sepupu kerja. 🙂
  8. MC Walimatul ‘ursy
    Alhamdulillah udah booking Pak Angger Sukisno (dapet rekomendasi dari bulek) 🙂
  9. Hiburan
    Musik akustik, Tito and friends, ini yang nyari bulekku. Masih pada mahasiswa dan salah satunya masih sodaraan sama bulek. Makasih ya bulek udah banyak bantu.. 🙂 Buat lagu-lagunya saya udah bikin list apa aja lagu yang ku pengen. Dan yang main alhamdulillah acc. 🙂 Ini nih beberapa listnya..
    – Ayat-ayat Cinta – Rosa

    – Ketika Cinta Bertasbih – Melly Goeslaw

    – Hebat – Tangga

    – Galih dan Ratna – Chrisye

    – Nantikanku di Batas Waktu – Edcoustic

    – Muhasabah Cinta – Edcoustic

    – Perahu Kertas – Maudy Ayunda

    – Tak Sebebas Merpati – Kahitna

    – Marry your daughter – Brian McKnight

    – Janji Suci – Yovie n Nuno

    – Barakallah – Maher Zain

    – Jodoh Dunia Akhirat – Abay Motivasinger

    – Sempurna – Andra & The Backbone

    – Menikahimu – Kahitna

    – Aku Ingin Mencintai-Mu – Edcoustic

    – Marry you – Bruno Mars

    – Cinta Sejati – Bunga Citra Lestari

    – Karena Cinta – Delon

    – Untukmu Imamku – Oki Setiana Dewi

    – A Thousand Years – Christina Perri

  10. Souvenir
    Pesen ke tempat sodara, 1000 pcs mangkuk bentuk setengah bola dan dibungkus kain tile warna marun. Udah pesen, alhamdulillah udah lunas, dan ngasih label souvenirnya. Tinggal tunggu barangnya dikirim. 🙂
  11. Undangan
    Pesen ke Kolom Cetak, miliknya sodara juga. Cari yang deket biar urusan gampang gak usah pergi jauh-jauh. hehe.. Minggu kemarin udah naik cetak. 800pcs undangan dengan tema warna merah marun, putih dan sedikit ada pinknya. Kok gak ada emasnya? Akhirnya nggak jadi.. emasnya buat nama aja. 😀 Tinggal nunggu undangan finish. Aku sih minta semoga akhir Agustus ini udah jadi. September udah riweuh juga ni. Kuliahnya udah masuk. Kudu nyicil-nyicil. 🙂
  12. Label Undangan
    Udah ngetik-ngetik tapi belum selesai. 🙂
  13. Seragam
    Seragam untuk keluarga waktu akad (centang) *sudah beberapa didistribusikan
    Seragam among tamu di gedung (centang) *sudah didistribusikan
    Seragam panitia (centang) *sudah disitribusikan
    Seragam penjaga parkir (centang) *sudah beberapa didistribusikan
  14. Mahar
    Sesuai kesepakatan dengan orangtua, mahar manut sama pihak laki-laki aja deh.. 🙂

Jadi, kalau dipiki-pikir h-40 ini kira-kira udah 75% lah.. jujur dag dig dug menanti hari itu. Yakin ni bentar lagi udah gak lajang lagi? hehe,,,

Doaku… Ya Allah semoga Engkau selalu membersamai kami, meridhoi niat kami dan memberikan kemudahan serta kelancaran dalam mempersiapkan acara ini. aamiin.. aamiin… aamiin Ya Rabb..

Repost: Betapa indahnya menjadi bunga di taman hatimu

“Betapa indahnya menjadi bunga ditaman hatimu…”

Akhi…, Aku memilihmu karena agama yang ada pada dirimu.

Aku memilihmu karena aku tahu bahwa engkau akan senantiasa menjagaku dan anak-anakku kelak dari api Neraka.

Kau ajarkan aku untuk taat dan bertakwa kepada Allah ’Azza wa Jalla

Sungguh, Betapa engkau telah membawaku teringat dan bergetar saat engkau menasehatiku sambil membawakan firman Allah Ta’ala :

Hingga cita-citaku dan keinginanku tuk menjadi BUNGA DITAMAN HATIMU sebagaimana Khadijah Radhiyallaahu’anha menemani Rasulullaah Shallallahu’alaihi wa Sallam ,,sepanjang hidupnya dapat aku amalkan perlahan-lahan dengan bimbinganmu.

Akhi…, Betapa aku akan sangat taat kepadamu dengan segala ketaatan dan ketakwaanmu kepada Allah Ta’ala

dan ketaatanmu kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam.

Hingga andaikata Allah Ta’ala tidak melarangku untuk bersujud kepada selain_Nya,

maka engkaulah tempatku untuk bersujud memohon Surga…

Temanilah diriku sampai matiku nanti, dampingi aku dalam melaksanakan amanah rumah tanggaku.

Sesungguhnya, sebagai kepala keluarga engkau akan ditanya dihadapan Allah Azza wa Jalla tentang pertanggungjawabanmu atas dirikusebagai istrimu.

Juga anak2 dan rumah tangga sebagai beban di pundakmu.

Sungguh begitu indah memilikimu dalam mitsaqan gholizha ini kelak…

Maka bagaimana aku tidak akan memperhatikanmu, sementara engkau adalah surga dan nerakaku,

Kerananya… ”Jadilah SURGA Di Taman Hatiku & Jadilah Pendampingku Dalam SURGA-Nya…

Semoga Allah Ta’ala segera mempertemukan kita dan senantiasa mempermudah urusan kita dalam mitsaqan-ghalizha (perjanjian yang sangat berat) kelak.. SEMOGA BERMANFAAT

 

sumber: Sebelum Engkau Halal Bagiku

Untukmu calon imamku

Ada sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Mbak Meyda Sefira yang sangat nyantol ditelinga saya.. Lagunya daleeemmm euy… Begini liriknya…

kau yang tertulis dilauhul mahfuz
kau adalah rahasia terbesarku
kehadiranmu menyempurnakan hidupku

kau yang kusebut di dalam doaku
kau yang menjadi imam dihidupku
kehadiranmu menyempurnakan  imanku

ku menunggu dalam sabarku
kuikhlaskan semua harapanku

bersamamu dimasa depanku
membangun cinta
membangun surga
menggapai ridhoNya

dan aku menanti menjadi bibidari untukmu sampai bertemu pada suatu masa calon imamku 

Untukmu..

2 bulan, 1 minggu, 5 hari

 

Dear calon suamiku…

Kita saling mengenal melalui taaruf..

Engkau menyerahkan beberapa lembar biodata..

Dan aku membacanya..

 

Butuh waktu beberapa hari untukku menerima proses ini..

Karna inilah kali pertamanya ada seseorang yang benar-benar serius..

Aku pun salut kepadamu dengan berani datang ke rumah menemui orangtuaku..

Itu menandakan engkau memang serius..

 

Walaupun sebenarnya kita sudah kenal sejak 9 tahun lalu.

Tapi kita tak banyak tau..

Aku tak banyak tau tentangmu..

 

Sejak kelulusan 5 tahun silam..

Kita sangatlah jarang saling berkontak..

Engkau dengan duniamu dan akupun dengan duniaku..

Bertemu pun bisa dihitung dengan jari..

 

Sekalipun kita tak banyak tau..

Aku yakin melalui visi misimu..

Engkau adalah laki-laki yang baik

untuk anak-anakku kelak..

Engkau bisa menjadi imamku..

 

Sampai detik ini terkadang aku masih tidak menyangka

aku dan engkau dipertemukan lagi dalam situasi seperti ini..

Seseorang yang jauh dari bayanganku

tiba-tiba datang dengan biodatanya..

 

Sempat memang dulu aku mengagumi perubahanmu

yang menjadi laki-laki yang lebih islami..

Tapi, hanyalah sebuah kekaguman saja..

Sebagai bentukku bahagia dengan kehijrahan seseorang..

Dimana diri ini juga sedang berproses berhijrah..

 

Membula kembali suratku untuk calon imamku setahun silam..

Aku menginginkan seseorang yang bisa menjadi imam dan paham dengan agama..

Allah sungguh Maha Baik..

Dia mengirimkan laki-laki itu dengan waktu yang ku rasa sungguh cepat..

 

Maha Besar Engkau dengan segala kejutan terbaikMu..

Insyaa Allah kurang lebih 2 bulan lagi

hari dimana dia dan ayahku berhadapan saling berjabat tangan

disaksikan keluarga dan tentunya dari pihak kantor urusan agama..

 

Jujur, aku takut berandai-andai..

Meskipun hari itu tinggal sebentar lagi..

Aku baru yakin dia jodohku ketika para saksi mengucapkan kata “saahhh”

 

Ya Allah..

jagalah proses ini..

 

aia shafiyya, 18 Ramadhan 1435 H

H-77

Malam kian larut…

Hanya terdengar suara jangkrik bersautan..

Ku hidupkan handphone dan ku lihat aplikasi countdown..

Ooh… ternyata 77 hari lagi..

Hari begitu cepat berganti..

Itu tandanya kurang dari 3 bulan lagi hari itu datang..

Semakin ke sini, membuat pikiran bagaikan sepeda motor yang berseliweran di jalan raya..

Ini belum fix, yang itu juga belum fix..

Astaghfirullah.. idealisku pun jadi kumat..

Sayanya pengen teratur, tapi mengkomunikasikannya yang tidak mudah..

Jadi semacam isi pikiran dengan mulut lagi ndak sejalan..

Lebih cepat isi pikirannya..

Astaghfirullah… Ya Rabb.. berilah petunjukMu..

Tetaplah rangkul aku dengan kekuatanMu..

 

Aku sering mendengar menjelang pernikahan emang cukup mudah seseorang jadi riweuh sendiri..

Takut ini gak perfect lah.. takut kelupaan sesuatulah..

So, bikin list lah salah satu solusi sebagai pegangan..

 

Aku dan dia melalui proses ini dengan taaruf..

Dalam hati aku tidak ingin menodai proses ini..

Secara logika, terkadang aku ingin menanyakan sesuatu tentang hal yang akan segera ku siapkan..

Cukup mengganggu memang kalau idealis sedang muncul di permukaan.. 🙂

Alhasil sedikit menunda apa yang ada di to do list..

Toh pikirku masih ada waktu..

 

Bulan ini setidaknya to do list bisa tembus target minimal 20 % lah..

Bismillah Ya Rabb…

Hanya Engkaulah tempatku memohon..

Wedding Preparation #1

Oh.. ternyata sudah lama nggak update blog ini.. hehe.. Nggak kerasa aja waktunya tinggal 80 hari lagi… Hiyaaa…. mulai deh kelabakan.. mulai banyak mikir ini itu.. mulai nggak slow… Alhasil jadi psikosomatis.. -_- Si ibu pun udah sering nanyain gimana konsep undangan, gimana tamu undangannya, udah dihitung belum.. aduhh bu udah ngelist bu tapi belum selesai.. kalau undangan entar dulu deh.. kayaknya kecepetan deh kalao bikinnya sekarang. Sloow lah bu.. Oke persiapan nikah yang sudah kami laksanakan adalah menemui perias yang tak lain dan tak bukan adalah bulek sendiri. Udah sedikit diskusi tentang konsep, walaupun masih kasar sih.  Urusan catering juga udah dipasrahin sama bulek. Kemarin awalnya untuk baju akad dan walimah pengennya sewa aja. Duitnya bisa dialihin buat kehidupan selanjutnya. Tapi banyak dikompori. “Ini sekali seumur hidup loh, bikin aja buat kenang-kenangan”. Dan akhirnya akupun setuju untuk bikin baju akadnya aja dengan catatanaku maunya pake model gamis. Hahaha…. Alhamdulillah bulan Mei kami sudah jahitin baju akadnya juga baju walimahan punya ibuku dan ibunya mr. H. 🙂

Setelah blogwalking apa aja sih yang harus dipersiapkan menjelang menikah. Saya mulai bikin to do list.. Ini yang sudah saya list..

 

  • Tentukan konsep (tema, warna)

Tema           : Islami

Warna         : Merah marun, emas

Mahar         : ini sih belum dibahas. hehe.. Yang pasti aku ingin ada al-quran terjemahannya. 🙂

 

  • Belanja seragam

Done! sudah beli kain kebaya untuk among tamu keluarga dan VIP.. tinggal didistribusikan..

 

  • Baju akad

Awalnya aku sih pengen mirip foto ini, kelihatan anggun,, juga bervolume.. biar menutupi badanku yang kurus.. hiks hiks.. tapi akhirnya pilihan jatuh pada baju dari majalahnya bulekku. Besok aja share fotonya. Bajunya belum jadi. hehe..

Image

Untuk konsep hijabnya gini nih.. tetep ngusung tema syari..

Image    Image

  • Baju walimah
    Sesuai tema.. Aku pilih kebaya warna merah marun campur emas.. 🙂
  1. Bikin undangan

Awalnya konsepnya pengen kayak contoh ini

Image

Sumber: http://www.hendrikdesign.com/2013/07/contoh-undangan-pernikahan-pink-hcgd-11.html

Tapi undangannya mau menyesuaikan warna tema.. ada merah marunnya.. campur emas.. elegan kali ya.. Secara aku nya pengen ada gambarnya. xixixi… Kalau di webnya budget undangan ini @ Rp 3750. Selang beberapa bulan keputusanpun berubah.. Setelah searching undangan nikah nemu deh yang sesuai tema dan sesuai kantong..  Ini dia.. tinggal eksekusi ke percetakan..

IMG_7834

(dari undanganpernikahankita)

 

  • Cari cincin nikah

Hasil hunting di mbah google nemu cincin ini.. Emm.. pada intinya saya suka yang sedikit mlintir2. Hehe…

cincin-nikah-eksklusive

  • Cari seserahan

Seserahan yang minta pihak cewek kan? Aku mau minta apa ya? Hehe.. standar seserahan..

  1. Perlengkapan ibadah (mukena, sajadah)
  2. Perlengkapan mandi
    handuk
    sabun cair
    shampoo
    pasta gigi
    sikat gigi
    facial wash NV
    body lotion wardah
    rexona
  3. Underware set + baju tidur
  4. Perlengkapan make up
    Berhubung saya sering bermake up simpel.. Paling yang dibutuhin cuma lipstick wardah, eye liner, foundation wardah, toner NV, krim pagi, malam NV, parfum, dan bedak. Itu pun aku seringnya pake bedak cussons.. nah loo… hehe..
  5. Pakaian
    gamiskhimar + bros
  6. Makanan dan buah-buahan
  7. Buku (sakinah bersamamu-asma nadia & ……………)

 

  • Cari souvenir
    Done! sudah pesen ke tempat sodara.. Sebuah mangkuk kecil dengan pertimbangan biar long lasting.. 🙂
  • Pesen catering
    Ini bagian ibuku.. dan si ibu udah pasrahin ke bulek.. 🙂
  • Bikin susunan panitia
    Udah bikin draftnya,tapi belum banyak keisi posisi-posisinya.. nunggu si ibu dan si bapak.. Yang penting aku dah bikin draft. hehe.. Lumayan nyicil.. 🙂
  • Bikin list udangan
    On process nyicil..
  • Buku tamu
    Nah ini sebenernya rencananya mau bikin sendiri, kayak scrapbook gitu.. Lagi ngerancang… Semoga aja ada waktu dan bisa segera action.. Kan lebih berkesan kalau ada yang handmade.. hehe..Apa lagi ya? hehe…

    oke,, 27 September 2014.. is the big day.. Keep calm..  pesiapkan printilan-printilan sambil nyiapain mental menjadi seorang istri.. Mohon doanya ya.. 🙂

Jawaban dari lamaran

Setelah dia datang membawa keluarganya ke rumah, keluargaku gantian mengagendakan waktu untuk bersilaturhami ke rumahnya dengan tujuan menjawab lamaran. Dan akhirnya disepakati hari Kamis, 24 April 2014. Namun mendekati hari itu, kami mendapat kabar duka. Tepat tanggal itu pagi-pagi aku mendapat pesan bahwa neneknya meninggal. Inalillahi wainaillaihi rajiun.. Pertama pikiranku lebih baik diundur saja silaturhaminya. Pasti keadaannya di sana dengan rame banyak tamu. Tapi ternyata dia memberitahu bapak kalau rencana silaturahmi tetap sesuai rencana.

Sebenarnya ingin sekali bertakziah, secara dulu ketika kedua kakek nenekku meninggal dia menyempatkan datang. Namun apa daya dengan tanggungjawab anak-anak aku pun hanya menyampaikan salam lewat pesan.

Malam bakda isya bapak, ibu, dan pakdhe ku berangkat menuju rumahnya. Wah apa yang bakal diobrolin ya? Di rumah banyak pertanyaan berseliweran, hehe.. Akhirnya ku setel deh murotalnya. Biar gak riweuh sendiri. hehe..

Tik tok tik tok.. Sekitar jam 9 malam ku dengar mobil masuk ke halaman rumah.. Yey..bapak ibu pulang. Tapi aku tetapberada di kamar, nunggu mereka selesai bersih-bersih dulu aja baru deh tanya-tanya. hehe.. Beberapa menit kemudian aku keluar kamar dan diceritain ibu tadi ngobrolin apa aja. Ternyata tanggalnya belum ditentukan. Oh ku kira.. Tapi bulan sudah ditentukan. Bismillah September. Semoga segala urusan dimudahkan. Aamiin.. 🙂

Dia melamarku :)

Hari Minggu, 13 April 2014 dia datang ke rumahku membawa orangtua dan kerabatnya untuk mengkhitbah. Perasaan yang begitu campur aduk. Antara senang, gugup dan mencoba untuk sloww aja. Sejak pagi aku mencoba tetap slow.. Namun menjelang malam perasaan dag dig dug tak bisa ditutupi. Apalagi aku tak diperbolehkan duduk dalam forum. Bapak menyuruhku di dalam saja. Alhasil nyuri-nyuri denger deh pembicaraan yang ada di ruang tamu. hehe.. Semua udah ku pasrahkan pada orangtuaku. Sebelumnya aku sudah memberitahu jawaban atas lamaran ini. 🙂

Sekitar pukul 20.30 dia sampai di rumah. Fiuuh… tenang rasanya..

Acara langsung dibuka dan dipimpin oleh Pakdhe ku dari ibu selaku MC. Selama acara berlangsung tak henti-hentinya aku berdzikir padaNya. Dalam keadaan seperti ini aku tak ingin meninggalkan Allah. Terlalu sombong ketika Allah tak disertakan dalam setiap langkah.

Bapak menunjuk kakaknya untuk menjadi juru bicara. Dan beberapa menit berlalu secara samar-samar aku mendengar “..jawaban tidak di tolak dan juga belum diterima. Jawaban nanti akan diberikan ketika bersilaturahmi ke rumah (dia) …. “. Deg!! mendadak hening dalam pikiranku. Aku belum diberitahu tentang ini. Tapi karena semua sudah diserahin ke orangtua dan keluarga ya ngikut aja. Toh ini pasti pilihan yang terbaik.

Kurang lebih acara berlangsung selama 1 jam. Kok cepet ya? heehhee… Ku pikir lamaran itu bakal ngobrol-ngobrol lama. Ya inginku sih bisa saling mengenal kedua keluarga. Karna kami kan taaruf, belum lah banyak mengenal sesama keluarga.

Setelah proses lamaran ke pihak perempuan, next keluargaku silaturahmi ke rumah dia. Semoga dipermudah dan senantiasa mendapat ridho dariNya. aamiin..

Proses Taaruf

Tanggal 14 Januari 2014 adalah pertama kali dia menemui orangtuaku. Beberapa kali kami kontak dengan tetap sepengetahuan orangtua. Tepat tanggal 27 Januari dia pagi-pagi mengirimkan sebuah pesan ke nomerku. Yang isinya bagaimana kalau sekitar bulan April ada lamaran resmi biar aku ada status sedang dilamar begitupun dia. Masyaa Allah.. kaget… Emmm… sebenernya beberapa hari sebelumnya temanku menyampaikan nasihat dari murobinya dulu. Pada intinya menanyakan status. Eh ndak taunya disaat kegundahan itu dianya menawarkan untuk lamaran resmi.

Hah? April? 3 bulan lagi? bener nih? kok rasanya waktu begitu cepat ya? Ya Rabb… sungguh besar kuasaMu. Di saat diri ini memutuskan berhijrah, sekali gagal taaruf eh gantinya bikin spechless.. cepet banget.. Maka nikmat Tuhan mana yang kau dustakan..