Kak, masihkah kau baca blog ini..??

.Rindu.

Ya Allah cerahkanlah harinya,

Perlihatkan cahaya mentari yang menghangatkannya,

dan

Jauhkanlah ‘hujan’ darinya

Karena hati saya juga jadi mendung kalau disana ‘hujan’

~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~.~

Amiin allahumma amiin

Makasiyy kakak… ^_^

 

 

Cinta itu penting untuk sebuah pernikahan

Tapi niat yang akan melanggengkannya

Karena hati manusia mudah berubah-ubah

Tapi kalau niatnya ibadah, mudah-mudahan kesananya bisa langgeng

*nasehat ustad dalam pernikahan seorang sahabatku

Dulu hanya ada Aku

Sungguh Aku tidak mengenal Kamu

Sampai suatu ketika Aku melihat Kamu berbeda dengan lainnya yang kulihat

Aku – Kamu

 

Perlahan… Aku – Kamu melebur menjadi Kita

Kalau Kita…

Gimana Kita…

Kapan kita…

Kita akan…

Kita harus…

Dan semua tentang Kita…

 

Tapi perlahan juga Kita mulai terkikis

Tak mampukah Kita bertahan…???

Haruskah Kita kembali menjadi Aku dan Kamu…???

Takkan terwujudkah angan-angan Kita…???

 

Sungguh aku masih rindu Kita…

Mewujudkan semua angan…

Bersama, Aku – Kamu, Kita

Sungguh aku sangat rindu Kita…

 

wow…begitu indahnya merasakan lagi jatuh hati. Yap aku jatuh hati padamu. Kamu cerahkan hariku. Tapi sayang dalam hatimu masih ada dia dan itu bukan aku. Inikah yang disebut Salah Jatuh Hati???

Hai Blogku! Sorry ya aku setahun ini udah ngabain kamu.. Tak maksud hatiku, tapi apa daya, lebih concern menata diri,,hihi..

2009 udah lewat blog… Kini aku melangkah dengan langkah yang baru di 2010. Semoga di langkah ini terasa lebih ringan ketimbang di 2009 dan aku akan lebih sering mewarnaimu dengan tulisanku… 🙂

Ya Allah Yang Maha Pengasih…
Terima kasih telah Kau pertemukanku dengannya
Terima kasih untuk rasa tulus yang Kau semikan di hati
Terima kasih untuk saat-saat indah yang telah terlewati

Ya Rabb…
Jika Memang bukan aku yang Kau takdirkan untuk menjadi tulang rusuknya…
Janganlah Kau biarkan hati ini terbelenggu hanya untuknya
Janganlah Kau biarkan hati ini merindukan kehadirannya
Janganlah Kau biarkan hati ini berlabuh padanya
Kikiskanlah pesona dirinya yang ada padaku…
Penuhi hatiku hanya dengan kecintaanku padaMu…
Jadikanlah aku hambaMu yang selalu ikhlas menjalankan ketentuanMu…

Ya Rab…
Namun jika memang Kau takdirkan aku sebagai pendamping hidupnya…
Getarkanlah hatinya untuk dapat merasakan apa yang kurasakan…
Dan satukan hati kami…
Karena hanya Engkau penggerak hati kami yang murni…
Teguhkanlah hatinya untuk menyakini keikhlasan hati ini…
Jadikanlah aku pendamping yang sabar, mampu memahami, dan menerima apa adanya…
Jadikanlah aku awak yang setia pada nahkoda yang selalu berjuang di jalanMu…
Tegarkan kami dalam mengarungi pahit manis hidup…

Ya Allah Yang Maha Pengasih…
Dengarkanlah pinta dan do’aku…
Lepaskanlah aku dari segala keraguan yang membelenggu..
Lindungi aku dari segala fitnah yang merajuk…

Ya Allah Ya Rabb…
Aku tahu Engkau mengetahui kebimbangan hati ini…
Berikanlah aku keikhlasan atas segala ketentuanMu…
Ringankanlah hati dan langkah ini untuk melangkah…
Hapuskanlah luka dan keraguan yang menghampiri jiwa…
Karena hanya Engkau Yang Mengetahui apa yang terbaik bagi setiap hambaMu…

Ya Allah…
Janganlah Kau biarkan hambaMu hidup sendiri…
Melainkan Engkau beri seorang pendamping dan keturunan yang baik…

Ya Allah…
Jadikan aku hambaMu yang mampu memelihara hati ini hingga tiba saatnya… 🙂

Hm…pengalaman baru..ngoding pake PHP-CI. Walaupun sebenarnya saya sudah pernah menggunakan PHP, tapi saya belom pernah menggunakan Framework untuk PHP samasekali..Akhirnya dapet juga project PHP yang pakai framework.

CI atau CodeIgniter adalah salah satu framework bagi siapa yang ingin membangun websites menggunakan PHP. Tujuan dari CI ini adalah memangkas waktu develop yang diperlukan programmer karena kita bisa meminimalisasi jumlah code yang dibutuhkan. CI merupakan framework berbasis Model-View-Controller. MVC adalah software yang memisahkan antara logic dari presentation-nya.

Pertama : Buat Controller dengan nama blog.php

<?php
class Blog extends Controller
{
function Kecamatan()
{
parent::Controller();

$this->load->model(‘blogmodel’, ‘model’);
}

function index()
{
$data = $this->model->get_last_ten_entries();
$this->load->view(‘blog’,$data);
}
}
?>
Kemudian simpan file di application/controllers/folder_kita

Kedua : Membuat Model dan simpan dengan nama blogmodel di application/models/folder_kita.

class Blogmodel extends Model {

var $title   = ”;
var $content = ”;
var $date    = ”;

function Blogmodel()
{
// Call the Model constructor
parent::Model();
}

function get_last_ten_entries()
{
$query = $this->db->get(‘entries’, 10);
return $query->result();
}

function insert_entry()
{
$this->title   = $_POST[‘title’]; // please read the below note
$this->content = $_POST[‘content’];
$this->date    = time();

$this->db->insert(‘entries’, $this);
}

function update_entry()
{
$this->title   = $_POST[‘title’];
$this->content = $_POST[‘content’];
$this->date    = time();

$this->db->update(‘entries’, $this, array(‘id’ => $_POST[‘id’]));
}
}

Ketiga : Buat File View nya. Simpan dengan nama blog.php
<html>
<head>
<title>My Blog</title>
</head>
<body>
<h1><? echo $data; ?></h1>
</body>
</html>

Kemudian panggil dari browser dengan misalnya : example.com/index.php/blog/

Maka akan berjalanlah PHP-CI nya 🙂

Jika Aku Menjadi…. Hmm..nama suatu judul reality show di salah satu stasiun tv swsta yang dulu tidak menarik buat saya. Tapi entah kenapa, suatu kali secara tidak sengaja saya pengen melihatnya. Dan tanpa saya sadari, air mata menetes ke pipi melihat adegan-adegan yang ada.

Dari tayangan ini aku bisa belajar lebih lagi tentang menghargai hidup dan mensyukuri apa yang telah Allah berikan. Dulu saya terkadang berpikir kenapa saya tidak bisa seperti beberapa teman saya yang bisa membeli majalah setiap minggunya -yang mana kalo dilihat harga majalah itu sama dengan jumlah uang saku saya selama seminggu; membeli pernak-pernik yang lucu tanpa memperhitungkan harganya dan lain sebagainya. Kedua orang tua saya selalu mengajarkan kepada ketiga anaknya untuk selalu berhemat dan hanya membeli sesuatu yang memang diperlukan saja.

Tapi seiring waktu, jujur ajaran itu mulai melemah pada diri saya. Yaitu sejak saya tidak tinggal lagi dengan orang tua dan saya bisa bekerja dan menghasilkan uang sendiri. Seperti ‘balas dendam’ masa lalu, saya sekarang bisa dikatakan sedikit boros (saya katakan sedikit karena terkadang saya masih bisa menahan diri 😀 ). Dan orang tua saya pun mengijinkan asal tidak melebihi batas, atau hanya agar saya tidak penasaran lagi terhadap sesuatu yang belom saya rasakan. Namun tetap saja, terkadang saya tidak bisa mengontrol keuangan saya. Tanpa terasa, hanya dalam waktu 1 jam di dalam supermarket, saya bisa menghabiskan sekitar 300 ribu. Ya Allah…

Namun di tayangan Jika Aku Menjadi… ini saya bisa melihat bahwa masih banyak orang-orang yang perekonomiannya jauh dari saya. Tapi mereka tetap tersenyum, bersyukur, dan terus berusaha untuk mencukupi kebutuhannya dan keluarga.  Seperti seri yang sore hari ini saya lihat. Seorang bapak tua, yang mungkin seumuran ayah saya, yang bekerja sebagai ojek sepeda di daerah Jakarta Kota. Bapak tua yang seharusnya mungkin sudah di rumah dan menikmati masa tuanya dengan tenang, tetap harus bekerja demi tetap ngepulnya dapur dan mencukupi biaya anggota keluarganya.

Si bapak harus mengayuh sepeda tua mengantarkan orang yang minta diantarkan kesana-kemari, tanpa peduli teriknya matahari. Dan jerih payahya seharian itu hanya menghasilkan 28 ribu saja. Hah, jumlah uang yang mungkin bisa saja saya habiskan hanya dalam waktu sekejap. 😦 Namun tidak dengan sang bapak, peser demi peser uang dari hasil kerja beliau kumpulkan untuk bisa dibawa pulang dan diberikan kepada keluarganya. Uang itu hanya berkurang dikarenakan sang bapak harus membeli makan. Bahkan untuk tidurpun, bapak hanya tidur di emperan gedung tua dan beralaskan kardus. Subhanallah..betapa gigihnya sang bapak berjuang demi keluarganya tanpa mau mengeluh.

Ya Rabb… Limpahkanlah rizkiMu kepada kami…Sempurnakanlah atas kami nikmat pemberianMu, sehat dariMu, dan keterjagaan rahasia olehMu di dunia dan akhirat… Amiin Ya Rabbal Alamiin… 🙂

Design a site like this with WordPress.com
Get started