Dikutip dari PC Magazine. Entah ditulisnya kapan tapi sepertinya belum terlalu lama.
OS yang di test pada perang OS ini meliputi 4 OS terbesar di dunia saat ini Windows XP, Windows Vista, MAc OS, dan Ubuntu 7.10 Gutsy. Ada beberapa aspek yg menjadi penilaian dari masalah harga, networking, security dll yang mencapai 8 item.
Saya tidak akan membahas windows ataupun mac karena saya lebih menyukai bagaimana kinerja Ubuntu bila dibandingkan dengan dua dedengkot OS tersebut.
The Result
Hasilnya, Ubuntu bisa saya katakan kalah bila dibandingkan dengan OS lainnya. Dari 8 kategori penilaian Ubuntu hanya memenangkan 2 aspek, yang benar-benar menjadi kelebihan Ubuntu bila dibandingkan dengan OS lainnya, yaitu masalah harga dan keamanan (dimenangkan bersama dengan Mac). Selebihnya Mac mendapatkan 4 kategori dan Windows XP 3 kategori.
Kekalahan Ubuntu terlihat jelas pada aspek interface, drivers, dan networking. Entah penilaian pada interface apakah menggunakan setingan interface default ataukan editan, rasanya jika sudah di edit Ubuntu tidak akan kalah masalah interface. Untuk drivers harus diakui memang inilah salah satu kelemahan Ubuntu. Yang menarik di sini adalah komentar PCMag pada kategori Interface untuk Ubuntu. Check this!
“The Ubuntu core, however, is a text-based OS—something Windows spent years getting away from. And unfortunately, you still have to use terminal input to install software or configure settings far too often, even more often than you had to use DOS command lines in Windows 3.1. Until Ubuntu can do away with the terminal for all but the most geeky uses (as the Unix-based Mac OS does), it will never become an OS for the masses”
Mungkin dalam jawa-nya gini. Ubuntu masih berbasis teks, sesuatu yang windows coba hilangkan dalam waktu tahunan. Sayangnya user Ubuntu kerap kali harus berhadapan dengan terminal jika ingin menginstall atau mengedit sesuatu, bahkan lebih dari dos command lines pada windows 3.1. Sampai ubuntu meninggalkan terminal untuk user umum kecuali untuk para pengguna maniak, Ubuntu tidak akan pernah menjadi OS massal.
Haha, menakutkan ya tapi klo dipikir-pikir iya juga kan.
– – –
Btw, Kenetralan PCMag tidak perlu ditanyakan!