Posted in Bunda Sayang, Ibu Profesional, IIP

Zona 8, Jurnal 3 Ceritaku setelah menjalankan rangkaian kegiatan bersama keluarga

Ceritaku setelah menjalankan rangkaian kegiatan bersama keluarga, yaitu berenang didepan rumah dan membuat bakpao bersama.

Perasaan masing-masing anggota keluarga setelah menjalankan aktivitas bersama, yaitu:

  1. Ayah : Senang dan bahagia
  2. Bunda : Happy banget
  3. Kakak : Senang dan seru banget
  4. Mas : Senang banget
  5. Abang : senang
  6. Aa : senang
  7. Adek : senang

Kami saling mengapresiasi peran yang dilakukan oleh masing-masing anggota keluarga dengan cara:

  1. Ayah: Memberikan apresiasi pujian atas perilaku positif dan usaha yg anak kita lakukan, memeluk anak-anak.
  2. Bunda: Memberikan pujian ketika mereka saling membantu dan mau bekerjasama.
  3. Kakak: aku bisa mengajarkan adek-adekku setelah sebelumnya diajarin oleh Bunda.
  4. Sisanya simak video yuks.

Hal baik yang kami peroleh setelah berkegiatan bersama adalah

  1. Ayah : Memperkuat hubungan atau bonding antara orang tua dan anak , mendorong perilaku positif.
  2. Sisanya simak video lagi aja yaaaa hehehe..

Rencana kegiatan bersama keluarga berikutnya ada yang minta tracking, camping, naik kereta, jalan-jalan ke taman, ke alun-alun, ke Ragunan, ke Bogor, ke pantai, berenang, bahkan ke hotel hehehe.. Mudah-mudahan ada rezeki untuk bisa berpetualang melakukan berbagai kegiatan bersama ya A-teams..

Video evaluasi kegiatan keluarga, lihat dilink ini aja

https://drive.google.com/file/d/1C032EYKDVu1ciy6eBryIrpCMZ55sFmjp/view?usp=drivesdk

Video kegiatan keluarga kami 👇👇

Kegiatan Berenang di Rumah
Membuat Bakpao Bersama

Alhamdulillah selesai juga laporan Zona 8 di Bunsay Batch 9 ini. Walaupun ketar ketir karena membutuhkan konsistensi disaat kerjaan banyak, tapi Alhamdulillah seru banget untuk dijalankan bareng keluarga.

Posted in Bunda Sayang, Ibu Profesional, IIP

Zona 8, Jurnal 2 Ceritaku setelah menjalankan satu ide kegiatan bersama keluarga

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu, 9 November 2024, di antara jam 07.00 s.d. 19.30 WIB ketika kami berada dirumah. Ide/ aktivitas yang kami sepakati di hari minggu lalu ternyata berjalan TIDAK SESUAI RENCANA, tapiii masih dijalur yang sama! Lah maksudnya apa? Hehehe..  minggu lalu, karena satu dan lain hal, kami memutuskan untuk memasukkan 2 kegiatan akan disesuaikan pelaksanaannya.

  1. Berenang bersama. Awalnya kami berencana pergi ke lokasi terdekat dengan biaya yang termurah.  Pertimbangan lain, Bunda baru sampai setelah perjalanan dinas 3 hari untuk ujian, dalam kondisi badan yang kurang sehat karena kelelahan. Akhirnya diputuskan untuk, Yak! Kami berenang didepan rumah pakai portable swimming pool yang kicik tapi lumayan cukup dipakai untuk 5 anak hehehe.. hal ini disampaikan oleh anak-anak sendiri ketika akhirnya Bunda bilang ga sanggup jalan keluar rumah karena lelah.
  2. Membuat Soft Cookies dan Es Buah bersama. Awalnya memang begitu, tapi ternyata Kakak udah keburu kepengen duluan dan membuatnya pada jumat sore. Alhasil kalau mau bikin lagi, koq mager. Akhirnya untuk sesi ini, Ayah memberikan ide, “Bund, bikin Bakpao aja yuk!”. Hmmm.. padahal bundanya belum pernah bikin bakpao wakakaka.. setelah cek ke aplikasi Cookpad, barulah Bunda sadar, hei, bahannya sebagian besar ada dirumah. Okeeh, cuss bikin dan beli maizena aja yang ga ada dirumah 😁

Yang sudah baik dari pelaksanaan kegiatan bersama keluarga ini adalah

  • Setiap anggota keluarga memiliki peran masing-masing. Semua berbagi tugas. Ayah, Mas dan Adek yang membeli bahan untuk membuat Bakpao. Abang dan Aa yang sibuk memindahkan sepeda, menyapu halaman, memasang tikar dan membuka swimming pool portable didepan rumah. Kakak yang sibuk sendiri, eh akhirnya sibuk bantuin pas sesi menyaring air dari PDAM yg ternyata agak kotor setelah menggantikan Mas yang juga sudah melakukan itu sebelumnya. Bunda yaaaaa YKWIM (You Know What I Mean) lah yak, segala sesuatunya dikerjakan Bunda 😂
  • Setiap anggota happy dan mau bekerjasama dengan baik.
  • Kami tidak perlu memilih kedua kegiatan yang sudah dilist dan menjadi pilihan diatas, tetapi akhirnya kami melaksanakan kedua kegiatan sekaligus secara bergantian. WOW!
  • Bunda yang tepar, bisa istirahat sejenak di saat anak-anak main air didepan dan mulai bekerja lagi ketika harus mulai membuat adonan Bakpao.
  • Ketika batal berenang ke kolam renang, anak-anak bisa melatih diri untuk bersabar karena tidak semua keinginannya bisa dipenuhi.
  • Ketika berenang dirumah aja, mereka bisa sekaligus melatih motorik kasar walaupun terbatas.
  • Ketika membuat Bakpao, anak-anak melatih motorik halus dalam me-rounding adonan bakpao.
  • Stok cemilan untuk 3 hari insya allah aman terkendali. bisa dibawa juga untuk sesi snacktime anak-anak disekolah juga.
  • Yang dilakukan dari pagi sampe malam ini amat sangat seruuu sekali dan jadi mood booster buat semua orang.

Yang bisa diperbaiki ketika melaksanakan kegiatan bersama keluarga kali ini adalah

  • Bunda harus mengingat konsep dan praktik breathing box seperti yang dipelajari pada zona 1 🤣 duh, Bunda ngomel mulu pas melihat kondisi rumah berantakan, tapi anak-anak pengennya segera nyebur kolam terus 😂 alhasil kan nada agak naik dan berulang-ulang ngomel biar rapih dan baru ditinggal main air sama mereka.
  • Persiapan jangan dadakan. Untuk swimming pool portable yang digunakan ternyata banyak bagian yg patah dan sobek. Jadi bocor dimana-mana. Alhamdulillah masih ada double tape walaupun akhirnya kehabisan dan harus beli lagi. Ya maklum, itu kolam renang udah lama ga dipakai dan tersimpan didalam lemari dengan antengnya hehehe..
  • Sounding berulang-ulang untuk kewajiban semua anggota keluarga harus terlibat aktif. Di awal kegiatan, untuk kakak dan mas sempat menolak ikut serta. Tapi pada akhirnya mau ikut bergabung juga.

Dokumentasi untuk sesi berenang 🥰

Dokumentasi membuat Bakpao 🥰

Begitu deh cerita pelaksaan kegiatan kami kali ini. Seru bangeeeeet walaupun amat sangat melelahkan.

Posted in Uncategorized

Zona 8, Jurnal 1 Ceritaku menghadirkan aktivitas ngobrol bersama keluarga

Nama: Mirma Yudha
Ceritaku menghadirkan aktivitas ngobrol bersama keluarga

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu, 3 November 2024, di antara jam 06.00 s.d. 09.00 WIB ketika kami berjalan-jalan keluar rumah.


Ide/ aktivitas yang kami sepakati untuk dilakukan bersama akan disesuaikan kegiatannya karena satu dan lain hal, sehingga kami memutuskan untuk memasukkan 2 hal yang akan kami sesuaikan pelaksanaannya.

  1. Berenang bersama. Kami masih mencoba untuk mencari lokasi terdekat dan biaya yang termurah, karena bulan ini banyak pengeluaran yang harus diurus, jadi kami berusaha lebih selektif walaupun anak-anak menginginkannya. Selain itu ada pertimbangan lain, yaitu kondisi Bunda baru sampai setelah dinas dan ujian. Selama kondisi Bunda aman, lokasi yang diinginkan ok dan biaya terjangkau, renang menjadi alternatif pertama kami.
  2. Membuat Soft Cookies dan Es Buah bersama. Untuk sesi ini, sebagian besar bahan sudah dimiliki, tinggal kami menyesuaikan pembelian bahan yang belum ready. Eksekusi bisa dilakukan di hari sabtu dan lokasi dirumah memudahkan Bunda untuk bisa beristirahat.

Pembagian peran yang kami munculkan dari ide berkegiatan bersama keluarga untuk berenang adalah..

Ayah: transportasi
Kakak: menyiapkan makanan
Mas: menyiapkan perlengkapan, papan, kacamata, baju renang, baju ganti
Abang: menyiapkan minum
Aa: menyiapkan perlengkapan, papan, kacamata, baju renang, baju ganti
Adek: doa, makan, main
Bunda: overall

Pembagian peran yang kami munculkan dari ide berkegiatan bersama keluarga untuk membuat soft cookies dan es buah adalah..

Ayah: belanja bahan, cuci peralatan, membuat es buah
Kakak: belanja bahan, cuci peralatan,  membuat es buah
Mas: pecahin telur, ngadon
Abang: bantu buat kue
Aa: bantu buat kue
Adek: bantu buat kue
Bunda: overall


Tantangan yang dialami saat menghadirkan aktivitas ngobrol bareng keluarga adalah

1. Ngobrol ditaman. Lokasi nyaman, sejuk. Tapi ketika ngobrol, semut rangrang tiba-tiba berjatuhan. Sehingga Kakak dan Bunda badannya merah-merah digigit semut.

2. Ngobrol diwarung makan. Karena lapar, kami memutuskan untuk makan di tukang bubur ayam dan ketoprak. Sesi awal, waaaah.. panas sekali, sampai rasanya sulit untuk duduk. Akhirnya kami berinisiatif untuk bergeser sampai menemukan tempat yg nyaman. Alhamdulillah disini hasil ngobrol selesai, walaupun tetap ada 2 opsi didalamnya.

Begitu deh cerita persiapan kami untuk kegiatan minggu depan. Mudah-mudahan lancar dan sehat2 semuanya. Amiin..

Posted in Ibu Profesional

Zona 7 Day 13 Cinta Bumi

Bismillah, Mari kita berceritaaaa..

Hari ini tiga belas masuk ke zona 7 dengan tema cinta bumi. Banyak drama hari ini! Phuh! Sabar, Bund!

Untuk hari ke-13 ini, back to normal, karena banyak kerjaan, udah terlalu lelah, jadi dipakai yang paling memungkinkan untuk praktik.

Sesi kali ini, bunda mengajak anak-anak untuk:

  • Pilah sampah lagi ya untuk sesi kali ini. Ya ini mah sebenarnya juga tiap hari dilakukan, sama kya bawa tumbler, bawa kotak makan sendiri ke sekolah. Tapi balik lagi, seperti biasanya, mendokumentasikan sesuatu itu ga mudah, kak! Hahahah.. apalagi klo dikerjainnya malam doank setelah pulang kerja hehehe..
  • sampai saat ini, tempat sampah terpilah kami belum diberesin. Masih plek ketiplek untuk segala jenis sampah plastik. masih berantakan. Ini untuk sampah organik yang sudah dipisahkan dari plastik dan kertas
  • Selain itu juga Abang memilah sampah plastik untuk masuk ke tempat sampah plastik terpilah
  • Malam ini Abang juga membaca buku Confidence In Science (CIS) terkait lingkungan, dengan judul “Mengapa Bumi Semakin Panas?”. Yang dibahas adalah mengenai pemanasan global dan perubahan iklim.
  • Dibuku ini ada pembahasan terkait efek rumah kaca, yaitu proses di mana gas-gas seperti karbon dioksida, metana, dan gas-gas lainnya memerangkap panas di atmosfer. Gas-gas ini berperan seperti selimut yang menyelimuti Bumi, mencegah panas yang dipantulkan oleh permukaan Bumi keluar ke angkasa, sehingga menyebabkan peningkatan suhu.
  • Sumber utama emisi gas rumah kaca adalah aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil (minyak, batu bara, dan gas alam) untuk energi, transportasi, dan industri. kendaraan bermotor, pabrik, dan penggunaan listrik dari sumber tidak terbarukan berkontribusi terhadap pemanasan global ini.
  • Selain itu ada dampak nyata dari pemanasan global, seperti pencairan es di kutub, naiknya permukaan air laut, cuaca ekstrem (badai, kekeringan, dan banjir), serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Seru banget deh. Semua disampaikan melalui cerita menarik.

Ok, sesi kali ini, selesai sudaaaaah. Anak kicik udah nangis aja minta sama Bunda. Buruan upload dan submit laporaaaaan 🤣

Posted in Ibu Profesional

Zona 7 Day 12 Cinta Bumi

Bismillah, Mari kita berceritaaaa..

Hari ini dua belas masuk ke zona 7 dengan tema cinta bumi. Banyak drama hari ini! Phuh! Sabar, Bund!

Untuk hari ke-12 ini, back to normal, karena banyak drama, jadi dipakai yang paling memungkinkan untuk praktik.

Sesi kali ini, bunda mengajak anak-anak untuk:

  • Pilah sampah lagi. Ya ini mah sebenarnya juga tiap hari dilakukan, sama kya bawa tumbler, kotak makan sendiri ke sekolah. Tapi balik lagi, mendokumentasikan sesuatu itu ga mudah, kak! Hahahah.. curcolan emak2 rempong!
  • Tempat sampah terpilah kami belum diberesin. Masih plek ketiplek untuk segala jenis sampah plastik.
  • Malam ini Abang juga membaca komik terkait lingkungan. Yang dibas adalah doal ekosistem mahluk hidup. Yaaa, ga spesifik langsung terkait bumi, tapi dari ekosistem itu juga anak-anak bisa belajar memahami, bahwa jika sebuah ekosisten sudah rusak, maka rusaknya seluruh lingkungan.
  • Oq bisa begitu, Bun? Ya karena memang jika sebuah ekosistem.yang dimulai dari hal terkecil dilingkungan rusak, akan merusak sampai ke versi terbesar.
  • Contoh yang mungkin bisa mudah dipahami anak-anak adalah kalau sampai habitat serangga rusak dan serangga ga bisa lagi hidup disekitar tanaman, maka untuk sekedar proses “perkawinan/penyerbukan” akan terhambat. Jika terhambat, maka kemungkinan tanaman yang menghasilkan buah juga menjadi sulit. Ketika buah sulit, maka harga akan meningkat. Ketika harga meningkat maka bisa jadi akan banyak orang yang kesulitan membeli. Jika kesulitan membeli, maka nutrisi yang diterima manusia akan berkurang. Efeknya manusia jadi sering sakit-sakitan. Dst. Euaaaah banyak banget yang ditulis hehehe..

Ok, sesi kali ini, selesai sudaaaaah. Udah menjelang jam Cinderella, Bun! Buruan upload dan submit laporaaaaan 🤣