RT: @nadiacharisma: RT: @MotivatorSuper: Masa lalu bisa membuatmu takut atau trauma, namun bukan berarti kamu harus merasakan ketakutanmu itu dimasa depan

Wasting time with creativity :D

Hoaaaaammmmhhh… So lazy to do my grammar tasks… too much to be finished. 😦 I would rather play here, write down all of my mind.

Actually, this time is very annoying. I can’t chat with another on the facebook, while the others itself enjoy with their world on this internet. how about my twitter?? oh,, it can’t be used now. The application was error. 😦

While my tasks have been waiting me to be done, I try to enjoy with my blogging here. Yaaa…I know I seem like not responsible for my job as student of universty, but pleasee…. I can’t get more inspirations to make a sentence, a sentence, more and more sentences…. 😦 I lost my idea..

well well well…
I have to keep my spirit, eumm.. I need a tools to make the spirit come back here.. what’s the tool? where is the tool? I don’t know…

hmmm… blogging.
for me isn’t only for playing and wasting time, but here we can explore our creativity. Like this, yaa this writing is one of the creativity, and actually… I can get idea to make a clause in sentences of this writing, right… now… for a few minutes, let mw check this writing, whether it has more sentence which can be ideas or not…

check it out… ^_^

Time Quality that Have to Be Done

Time Quality that Have to Be Done

Welcome Back, Sakurasaki… :)

Welcome Back, Sakurasaki... :)

After a long time, I do not come to this site, I will back here to accompany you, the readers, by my own disorder writing.. 😀

Timun Emas (retelling)

Long time ago, there ware a farmer and his wife lived in a jungle. they want a child. Everyday they went to scared tree and prayed. A giant heard the prayed. He gave a cucumber seed to the farmer and said, “I will give a baby girl, but you have to give your chilf to me when the child is seventeen years old. the farmer agreed.

The cucumber seed was planted by the farmers. it was grow and finally it had a gold cucumber. The farmer bring it to his home.
well, he cut the gold cucumber carefully. Wooww, there was a baby girl in that cucumber. The farmer and his wife was very happy. They named the baby girl, Timun Emas.

One day, the giant come to the farmer’s house to take Timun Emas. The farmer said that Timun Emas was playing in the garden and his wife would call her.

Meanwhile, his wife gave four things in a bag to Timun Emas and force Timun Emas to run as fast as she could. She said, “Threw one of four things in a bag to the giant when the giant was close! and run quickly!”

Timun emas ran quickly. The giant saw her and he almost caught her. Timun emas took one thing in a bag, a handel of salt, threw to the giant. Sudenly, the ground between Timun emas and the giant turned into a wide sea. The giant have to swim to catch Timun emas. it’s chance to Timun emas ran. But in a short time, the giant was so closed with her. Timun emas took a thing in her bag. a handle of chilies, threw to the giant. In a flash, there grew the thorny dense bush around the giant. The giant screamed with a pain. But in a short time, he can got free and almost caught Timun emas again. Timun emas took a handle of cucumber seeds and threw to the giant. the ground around him turned into very wide field of cucumber. The giant felt thirsty and hungry. he ate, ate and ate until he asleep. Timun emas ran as fas as she could. but the giant woke up and run after her. Timun emas take the last thing in her bag. A handle of shrimp paste, threw to the giant. suddenly, the ground where the giant ran, suddenly turned into a sea of mud. He was trapped there. He screamed and sank there. Timun emas ran quickly and went home. The farmer and his wife were very happy. No more fear, the giant was died.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

untukmu, bangsaku…

Tujuan pendidikan nasional
(*antara kaum akademisi dan kaum pekerja muda)

“Saya tidak seperti kamu, Kaum akademisi.

Yang menggendong tas berisi buku-buku tebal,

Yang hilir mudik rumah-sekolah atau rumah-kampus dengan menghabiskan ongkos dari orang tua.

Saya bukan kaum intelektual.

Yang mampu berbicara mengeluarkan pendapat

Mengeluarkan setumpuk ilmu dari gunungan ilmu di kepala mereka.

Saya bukan kaum terdidik.

Yang mampu membela diri, mampu membela nusa bangsa dan tanah air.

Yang setiap hari bergaul dengan modernisasi dan globalisasi.

Saya bukan siswa ataupun mahasiswa

Yang setiap hari dicekoki ilmu dan pengetahuan

hingga ia… hingga ia mampu bicara dan berdiri tegak di zaman yang semakin mengguncang ini.”

Muak aku mendengar dan selalu mendengar ungkapan ini.

Tak sadarkah mereka, siapa mereka?

Tak sadarkah mereka akan status yang jauh baik dari sekedar aku,

seseorang yang tercatat sebagai siswa/mahasiswa, calon akademisi, calon kaum intelek.

tak sadarkah mereka atas apa yang mereka dapatkan, yang tak sekedar pengetahuan?

tak sadarkah mereka ketika mereka bekerja diluar sana,

apakah itu tanpa ilmu dan perhitungan?

tanpa didikan dan tujuan?

tanpa teknologi sebagai unsur globalisasi?

Apakah dengan alasan itu, lantas mereka acuh?

lantas mereka serahkan semuanya pada kaum terdidik di sebuah lembaga formal?

coba perhatikan!

Undang-Undang No. 20, Tahun 2003. Pasal 3 menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

pertanyaannya, “wahai seluruh bangsa indonesia, apakah tujuan pendidikan nasional itu akan tercapai hanya bagi seorang akademisi saja? apakah anda tidak merasakan dampak dari pekerjaan ataupun didikan informal yang anda daatkan setiap harinya?”

kalau begitu, bisakah anda menyimpulkan, “dimana posisi anda yang sebenarnya di negara ini? jika bukan bangsa yang terdidik?”

Oleh,
Riris K Dewi, mahasiswi S1 bahasa Inggris, Unsil

TENSES

TENSES…
owawawaww… banyak yang bilang ini suuss… tidak mudah, katanya. benarkah?
sebenarnya tidak ada yang sulit di sunia ini jika kita mau berikhtiar. betul tidak? hehe
Oke deh kawan, mari kita pelajari bersama ^_*

Segala sesuatu yang terjadi, diungkapkan dalam sebuah kalimat harus sesuai dengan waktu terjadinya. itu sudah menjadi suatu kepastian. Nah, pada dasarnya tenses merupakan bentuk-bentuk waktu dalam bahasa inggris yang digunakan untuk menyatakan kapan suatu kejadian itu terjadi. itu tidak cukup dengan mengatakan, kemarin, hari ini, besok, 2 jam yang lalu atau dengan mengatakan time signal lainnya saja, melainkan harus juga memakai pola kalimat dan ketentuan-ketentuan lain yang sesuai dengan masing2 tenses (bentuk waktu itu sendiri).

Dengan menggunakan tenses, maka suatu kalimat dapat menggambarkan kapan peristiwa itu terjadi walaupun tidak tercantum dengan jelas time signalnya.

Function of Tenses
1. menunjukan apakah suatu peristiwa itu terjadi pada waktu sekarang, lampau, atau masa yang akan datang.
2. menunjukan apakah suatu peristiwa itu dalam keadaan sempurna (complete) atau tidak sempurna (uncomplete)
e.g : I have written a book (Sudah)
I am writting a book (belum selesai)
3. Menunjukan apakah suatu peristiwa itu mengalami kemajuan (progress) atau tidak mengalami kenajuan (disprogress).
e.g : I was writting a book when you came (progress)
I was not writting a book when you came (disprogress)

The kinds of Tenses

1. Berdasarkan WAKTU kejadian
a. Present tense (yang sedang terjadi)
b. Past tense (yang telah terjadi)
c. Future tense (yang akan datang)
d. Past future tense (waktu yang akan terjadi di masa lampau)

2. berdasakan SIFAT kejadian
a. Simple Tense (kejadian yang tidak sedang terjadi)
b. Continuous (kejadian yang sedang ada dalam proses)
c. Perfect Tense (kejadian yang sudah selesai)
d. Perfect Continuous (Kejadian yang sudah dimulai namun masih berlangsung pada
waktu tertentu)

It’s oke…. untuk pembahasan kali ini cukup berta’aruf dulu sama tenses… untuk pejelasan masing-masing tenses, terus tongkrongin Blog aku ajja yaa. insyaallah akan di post secara berkelanjutan. hihii… ^_^

Salam sukses 🙂

_Riris Kharisma Dewi_

** English Grammar Book
* Metode Nyeleneh-Tenses

kerudung kecil 2

Ayooo ceritanya kita terusiinnn!

………………

Aku memang memakai kerudung kecil itu terpaksa. Ya, karena aku mulai malu. malu karena cerita yang terceritakan. tapi entah, setiap kali aku melihat orang yang berkerudung lebar, sepertinya angguunn sekali. 🙂

aku mulai ingin menetapkan tekad. aku tak akan memperbolehkan kesia-siaan itu datang lagi. STOP!! aku ingin membuat kerudung kecil ini sebagai penjagaku. karena paradigma orang lain saat itu yang aku tangkap ialah “Ngapain pake kerudung, tapi kelakuan kasar, kelakuan ga karuan, kelakuan kayak cewe ga tau aturan!” it’s ok! aku TIDAK SEPERTI ITU!!! huh

Sampai pada si teman aku itu mengajakku pada sebuah training motivasi. WOW! disana tempatnya anggota Rohis. lha aku?? sama teman2 rohis seSMA ajja aku malu. pake kerudung kecil (pendek) membuat aku semakin kontras dengan mereka. pas masuk ruangan, Subhanallah…. :’) aku ingin menangis saat itu juga (beneran loh, cengeng ya? ckckck) AKU MALU………

Ok! Ok Ok!!! aku hanya bisa sebatas ini. Ok! aku harus pakai kerudung yang setidaknya lebih besar dari ini. aduuhhh…. atuda kerudungnya gini niii

upss… ko modelnya anak kecil yaa?? ckckck…. gpp deh.. >.<

hmm…. aku mulai malu jika kerudungku masih ngga nutupin dada. 🙂 tapiii mau bagaimana lagi. aku cuma punya yang itu. 😦 baju-baju aku pun banyaknya yang pendek. Astagfirullah…. maka dari itu aku mulai mengasingkan diri di rumah (ngga mau keluar rumah).

saat itu pun aku sempat berdoa agar Allah memberikan ku seseorang, upps… beberapa orang agar aku semakin malu. dan aku meminta pada-Nya agar beberapa orang itu menjadi teman dan pencerah dalam masa perubahanku 🙂 it was be… dan akuu sangat bersyukur…

sekarang, ya inilah aku. aku yang seperti aku sekarang. entah seorang cewek atau akhwat… yang pasti aku tak sesholehah aisyah dan istri2 rasulullah, tapi aku punya keinginan menuju titik itu… ingiiinnnn >.< ("usahanya? bukan cuma ingin ajja dong, neng! gimana sih!" gini niihhh pasti ledekan diriku ini.. ckckck)

………………………

Aduuhhh… ko bahasa nya jadi gini yooo, beda sama yang pertama deh perasaan… aduuhh… afwaann yaa… 😦

Let's change our self to be better, ups… the best deh sekalian .. amiinnn

salam metamorfosis… 🙂

_Nadia_

Nasibku bagaimana yooo???

Hmmmm….. pasti hasilnya jelek. iya lah…. orang saya salah persepsi ngisi soal. 😦

it’s oke lah. semua sudah terjadi. airmata ngga akan membuat semuanya menjadi berubah. ini mungkin takdir. pelajaran untukku. agar aku tidak menjadi sombong. Agar aku tidak terlalu membanggakan kemampuan. aku harus mulai tau diri. karena adakalanya manusia salah, lupa atau mungkin sedang futur.

…. tapi aku harus menemukan hikmah. kenapa ini bisa terjadi?

=( entah apa pula yang akan terjadi saat hasilnya diumumkan nanti. 🙂 aku pasti akan mendengar gelak tawa dari setiap sudut ruangan kelas. aku akan menemukan tatapan dalam dari semua isi ruang kelas. temasuk bangku-bangku itu mungkin. ia akan menatapaku lekat kemudian menertawakanku. tak apa… 🙂 silahkan menertawakanku, jangan khawatir, jika suatu saat kalian gagal, aku tidak akan menertawakanmu saja, tapi akan ku adukan pula kesalahanmu pada pihak berwajib… hahaha. becanda deehh… 😀

yaaahhh…. beginilah hidup. aku akan bersemangat, kemudian aku akan futur. entah karena kecewa, menyesal, sakit hati, iri, atauuu…penyakit hati lainnya. tapi untuk apa pula, tidak akan ada kontribusi positifnya pada masalahku . hmhmhmmmm….. 🙂 mencoba tetap tersenyum sajalah…

tapii… satu yang akan aku perjuangkan. DOA!

Karena Allah maha segalanya, Allah maha besar. masalah yang bagiku cukup membuat aku menciut (saking besar rasanya tu masalah . hehe) tapi bagi Dia, itu hanya sesuatu yang kecil. apapun bisa Ia lakukan. dan aku yakin, Allah menggariskan itu agar aku mampu bercermin dari kesalahan. dan aku pun yakin, jika Allah mau, ia akan dengan mudah membuat sesuatu yang mungkin dilakukan-Nya untuk mengubah semua. 🙂
maka aku akan selalu berdoa, agar ia memberikan keajaiban untukku sebagai tanda kebesarannya…

Allah… Allah… Allah…

🙂 lagi-lagi misskecil ini hanya bisa bersembunyi dibalik nama-Nya. karena memang aku ini tidak ada apa-apanya…

hmmm…. ya sudah, curhatnya udah cukup yaa… mudaj-mudahan ini sang penulis bisa membawa hikmah dari apa yang ia tulis… bisa membawa pelajaran dari apa yang telah terjadi. …. ups, tentunyaa… kalian juga dong. ^^

salam sabar salam syukur…
Misskecil 🙂

Hasil midtestkuuu gimana yoo??? ckckck 😀

Design a site like this with WordPress.com
Get started