h1

DUA SISI HATI

November 19, 2008

Disaat aku merasa harus terus berdiri menanti sesuatu yang mungkin aku tak pernah tau sebelah hatiku berbisik kebodohan macam apa itu. Ketika hatinya seolah membatu dan tak akan pernah mencair sebelah hatiku kembali berbisik aku terlalu lemah jika tak bisa merubah masa lalu padahal masih diberi masa depan. Kadang tak kuat membayangkan seberapa besar yang di harapkannya padahal telah ku usahakan sekuat kumampu tapi sebelah hatiku berbisik dengan lirih kenapa harus mengeluh jika sebenarnya kau menikmati caranya melumpuhkanmu. Pernah kudengar pepatah mengatakan cinta butuh pengorbanan tapi sebelah hatiku berkata jika memang butuh pengorbanan berarti cinta itu menyakitkan padahal cinta itu ada untuk memberi kebahagiaan. Setelah bahagianya menjadi impianmu, setelah sedihnya menjadi deritamu mengapa harus kecewa jika waktu hanya merubah aku tanpa merubah hatinya. Mungkin seperti mimpi tapi ini terlalu indah untukku tapi aku tak tau apa yang akan terjadi saat aku terjaga nanti. Menjadi pemimpi mungkin bukan impianku tapi jika harus memimpikannya setiap hari ku yakin bisa menghidupkan hariku. Jika seorang jenius bisa berargumen bahwa imajinasi jauh lebih berharga dari ilmu pasti kenapa aku harus menghapus dia dari pikiranku. Yang pasti hingga detik ini aku mempercayai dia sebagai bagian dari tulang rusukku yang telah hilang dan harus kudapatkan kembali, bagaimana nanti biar tetap menjadi misteri. Namun jika suatu saat aku merasa cukup kuharap seluruh kasihku sudah kuberikan padanya hingga mungkin aku harus tersenyum dan berkata aku bangga bisa melakukannya sejauh ini. Karena mungkin dia terlalu tinggi untuk kuraih terlalu jauh untuk ku dekap atau terlalu dalam untuk disentuh.

h1

Sore…………

November 7, 2008

Disore ini Aku masi saja bergelut dengan notebook yang dipinjamkan perusahaan tempat Aku bekerja. Walaupun tidak jelas apa yang dikerjakan tapi pikiran ini tetap tak tenang seperti menanti sesuatu yang tak kunjung datang. Detik terus berlalu tanpa berfikir lama aku segera beranjak dari tempat dudukku lalu bergerak berkemas dan segera pulang mungkin karena aku merindukannya ato aku terlalu menghawatirkanya………….

oh kasurku temani aku lagi malam ini bawa aku ke mimpi indahku bersama bantal dan guling kesayanganku…….

h1

Untukmu

November 7, 2008

Untukmu

Disaat kau merasa ragu akan keteguhan cinta yang kusugukan padamu.Selalu ku tanyakan alasan seperti apa yang dapat merubah inginku tuk hidup bersamamu. Mungkin bukan kebahagiaan yang ku janjikan tapi ketabahan yang kutawarkan. Ketabahan dalam kesukaran, ketabahan dalam kebahagiaan karena tidak ada jaminan aku dapat memberi bahagia tapi pasti aku selalu berusaha. Jika kau mengatakan beratnya hidupmu sebagai alasan untuk aku melupakanmu maka pasti Allah SWT akan murka jika setelah aku mengetahuinya kemudian aku hanya diam lalu pergi meninggalkanmu. Mungkin tidak mudah merubahnya tapi butuh usaha dan doa untuk itu semua karena tangisan hanya akan meringankan beban didalam hati tapi tidak merubah apapun dikehidupan nyata. Tolong doakan aku bisa menjadi sandaran yang cukup kuat bagi harimu. Andai saja aku tau kemana roda kehidupan berputar aku mengimpikan roda itu berhenti disaat aku mampu memberi kebahagiaan untukmu. Aku sendiri tak tau seberapa kuat aku dan seberapa banyak perbekalan yang telah kusiapkan untuk dapat memujudkan asaku. Percayalah sayang hari ini aku menemukanmu dalam bentuk dan keadaan yang mewajibkan aku untuk terus mencintaimu. Hingga terkadang detikku terhenti saat menikmati senyummu karena aku takut kehilangan itu. Walau kadang selalu kau sadarkan betapa bayak arah yang lebih mudah untuk kupilih tapi hatiku menujuk ke arahmu yang mungkin terlihat jauh serta berliku tapi aku melihat banyak sekali pesona ditiap persimpangan hidupmu dan aku yakin pasti menikmati hal itu. Karena Ku yakin hatiku tak pernah salah jika akhirnya sakit yang kurasa, aku percaya itu jalan yang terbaik untukku.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai