INFORMASI PENJUALAN

SKINGADGET adalah produk skin untuk Gadget yang terbuat dari bahan PREMIUM QUALITY Vinyl.
Sehingga PREMIUM QUALITY Vinyl yang kami gunakan dapat tahan terhadap panas hingga 70* dan dingin hingga -40* . PREMIUM QUALITY Vinyl ini dapat di gunakan dan di lepaskan dengan mudah tanpa meninggalkan bekas

SKINGADGET KAMI bersifat 4R:
Tahan terhadap goresan (Resistant of Scratch).
Tahan terhadap tumpahan/Cipraan (Resistant of Splash).
Tahan terhadap keringat (Resistant of Sweat).
Tahan terhadap listrik statis (Resistant of Static).

SKINGADGET mudah dipasang pada Gadget apa saja
Fungsi SKINGADGET:
Menambah estetika atau keindahan pada gadget
Melindungi gadget terhadap kerusakan fisik seperti goresan, tumpahan, cipratan, debu atau keringat.
Membuat gadget lebih mudah dikenali karena bersifat personal. Merupakan media untuk mengekspresikan diri lewat warna, motif, dan corak. 

Kelebihan SKINGADGET dari produk lain:
Tekstur yang mulus memberikan kenyamanan pada pemakai gadget kerena menghindari gesekan langsung pada gadget.
Memberikan 4R. (Resistant of Scratch)
Pemasangan yang sangat mudah.
Tahan Lama.
Tidak meninggalkan bekas atau tidak merusak Gadget Anda

Keterangan:
Setelah pembayaran, barang akan diproduksi. Produksi max 7 hari kerja. Setelah itu barang akan dikirim melalui tiki atau jne. 
Semua order, pembayaran harus 100% di muka secara BANK TRANSFER (jika lokasi jauh).
Saat pemesanan, mohon mencantumi nama, jenis, generasi gadget dan nama design dengan benar dan lengkap.

Jika order minimal 10 barang harga dipotong 20%.
WOOOWWW!!! lumayan kaan..
contoh 35rb x 10rb = 350rb. karna diskon 20% jadi bayarnya hanya 280rb dipotong 70rb. 
Harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
 
Informasi Pemesanan :
Imam : 085719593848
BB : 323975A4
Informasi Rek, Bank :
Bank BRI, a/n Imam Rosadi rek : 457001018331539
Bank BSM, a/n Imam Rosadi rek : 1120055111

Blogku

untuk pembelajran, blog ini merupakan blog pertamaku.

kemudian disusul oleh blog imamrosadi7.blogspot.com untuk mengembangkan pengetahuanku.

blog ini tidak serta merta aktif setiap hari, berhubung w mahasiswa ukuran uang dan kesibukan seperti buat beli pulsa dan bayakny tugas yang menumpukklah yang membuaty w g update. trus kadang gda inspirasi… hahaha

butuh tonjokan semangat nih untuk mengembangkan ini semua.. SEMANGATTT!! jadilah pribadi yang baik bagi semsta dan seluruh umat manusia.. 🙂

Kisah yang ambigu.. ;p

Hari ini tanggal 13 mei 2012, menjelang acara Biotechfair UAI 2012 tangal 8-9 juni 2012 sy dan teman2 sedg melakukan survey lokasi untuk penggalangn dana.

yah, untuk awalnya kami jualan bubur kacang hijau sebyak 27 gelas dan roti bakar 24 pack seharga (Rp. 5.000 dan Rp. 3.000 roti rasa coklat, Rp. 3.500 roti rasa keju).

kami (pipit, lidya, friska, dan mila) berencana sejak hari jum’at dgan mengajak shbt sy (bayadho) dan wanda supaya ku ga cowo sendirian.

 

malam taggal 12 ku asyik fban dan download materi biokim yang besar banget dan modem sy yg super lemot… 😦

akhirnya jam 11 mlem baru selesai itu download materi yang ukurannya sekitar 14 MB.

 

karena lelah juga, sy pun langsung tertidur dikamar teman yang pada saat itu dikamar sy sedang ada 2 orang tamu yaitu saudara dari sibru (*teman sekamar no. 1).

saat Qiroaah subuh berkumandang, sy pun terbangun, tp karena blm adzan sy pun tergoda dan putuskan untuk tidur lagii… hmmmmp.

tiba2 bangun lhat jam hp…

whaaaaaaaaaaaaaaaattttss??? jam setengh 5 lewat…

langsung buru2 cuci muk ambil wudhu, solat dn siap2 langsung berangkat ke GBK…

 

sesampai ditempat penungguan Bus… Almhamdulillah sy dpet bus yang sedang kebut2an.. yeee, akhirnya abangnya ngebuuut deehh..

tp sesampai di blok m terminal, ngetemnya lamaa bangeeeett..

-________-”   *uda was2an aj sy takut dimarahi anggi karn telaat…

 

ternyata hambatannya g sapai disitu, sampai di senayan city, angkot 19 (*yg sy naiki) diblok jalannya.. terpaksa sy jalan kaki dengan langkah seribu sambil sms

I : uda dmna lid?

Lidya : “aku lagii keliling jualaaan niih caa”

I ; ” yap.. ku jalan kaki dr bundaran ap gt. agak jauh. soalny jaln ditu2p.”

L : “Oke okeee, kita disektoor 7 yaa ocaa”

 

langsung deh ngebut jlan, uda smpai di GBK, eh muter2 lagi cari sektorya… uda ketemu sektornya, eh ternyata lidya gda.. yg ada si mila dan pipit..

 

yah, langsung sy tanya aj kemana yg lain, kataya lagi keliling jualan..

 

I : “kok kalian cuma duduk??”

P :  ” iya nih, trus mau ngapain??”

 

datenglah pembeli, yang mau beli roti 1 dan membawa uang 10.000 dan mesti ad kembalian, sdgkan pipit dan mila gbw uang..

hedeh.. terpaksa keluar deh uang dr dompetku… -___-

 

lanjut pembicaraan :

P : caa, td byak ad ibu2 gtu yang nawar klo rotinya 10rb 3,, kata friska klo keju 3500 kan bedanya cuma 500. nanggung gtu..

I : oh gtu yaa.. ywda, jgn duduk aja, ayok ikuti aku, gini nih jualan..

 

(sambil jalan kaki ke sebrang)

I : rotinya bu, kacang ijonya mas.. (berulang2 kesetiap org yg lewat)

 

akhirnya, pipit pun mengikuti,, dgan heboo, pipit berkata, “rotinya buu, 10rb 3″ sy pun menjawab, ” kacang ijonya bu”

teruuuuus meners kesetiap org yg lewat, bahkn smpat jadi sorotan orang2 yang lewat, tp gp2lah yg penting laku… hehehhe

 

ga lama masuk sms ke mila dr lidya.. kita disuruh balik ke mobil..

yaah, syg bget yaa,. (aku n pipit).

ywda smbil kita menuju lokasi mobil, kita tawari aj ke org2 yg kita lewati (*aku)..

oke, pipit menyahutnya

 

 

trus brjualan, alhamdulillah terjual sebagian..

sampai ku di deket mobil lidya..

wah, curang, friska, anggi dan lidya, uda makan aj tuh dagangan, *laku krn beli sndiri.. kwkwkkw

 

ketika mereka menanyakan hasil jualan kita, wah dg bangganya kami bilang laku banyak.. ahhahahha

 

trus bang supir lidya pun menyahut, yah masih kalah ma sy diem aja uda laku 3 ad yang mau beli.. 😛

 

trus, dg keadaan tangn yang singkal. ku pun minta roti bakar yg dimakan lidya, dkk dan memintanya untuk suapinku.. eh,tiba2 lidya bilang berulang2 kali.. so sweet bget siih.. *dlm hati, singkal ni bawaan, g kpikran so sweet2 lgi.. ahhaha

tp krn kata2 it, jadi jaim ndri aku..

wktu lidya nawari kedua kalinya roti it dan menyuapin ku lagi, ku mpe smpat menolak krn takut g wajar klo cwo yg gberstatus apa2 minta suapin..

*masa bodolah.. gda ayahny lidya jg. wkwkkwk

 

ok, lanjut jualan lagi, mendengar informasi dr lidya dkk, katany kita gboleh jualan didlm krn ad rajia satpol PP klo  gpuny izin jualan.

ywda, aku, lidya n pipit memutuskan jualan dipinggiran ja..

 

stelah laku 2 bubur kacg ijo, eh, aneh bin ajaib, ketika didpn satpol pp ku berjualan di diemin aja, tp pas ad satpol pp lain yg saat itupun ku n lidya mengurungkan niat jualan di tegur, dg dalih klo gpuny izin dan masih berjualan mka akan disita dagangannya,,,

 

lidya yg ketakutan dan aku yg serba bgung kmbali ke mobil, mnceritakan kejadian ke friska dkk..

 

Ok, kita pindah lokasi ke pasar kaget yg letaknya ga jauh dr rumah lidya.

sblm itu, masih ad lagi trouble dr pipit yg uda d jemput pacrnya n apes dimarahi pcrnya.. karna bgung mencarinya di GBK yg luas bangeet,.. udah, pkokny gtulaah, mpe akhirnya di anter ke tempat lokasi pacarnya. berikut mila yg ud dijemput minta balik ke kampus..

 

 

ok tinggal aku, friska, lidya dan anggi..

kita lanjutkan jualan dipasar kaget.. namanya aj pasar kaget, sy pun mpe kaget klo gda tempat/space untuk kami brjualan (minimal tempat duduklaah), yang ad hanya singkal nih tangan dg keadan tidak laku krn muter jaln keluar yang cukup jauuuuhh.

 

krn dihitng2 modl uda kembali, kamipun pulang kerumah lidya, hitung2 pengahsilan yg diperoleh..

dg kacg ijo laku 17 dn roti laku 13..

 

–oke sekian dulu yaa cerita hari ini–

 

cc : http://biotechfairuai.blogspot.com/

SEMINAR & TALKSHOW

Seminar & Talkshow dalam rangka acara BIOTECHFAIR 2012 yang bertemakan “Maintaining Biodiversity in Indonesia With Biotechnology” yang akan diadakan :

Pembicara Seminar : Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA (Menteri Lingkungan Hidup)

Pembicara Talkshow: Y.S. Hidayat, M.Sc. P.hD (Technology Innovation Specialist and Entomologist) dan Mr. Charaf Akaaboune (ALM Trading Company, France, Clermont-Ferrand)

Tanggal : 9 Juni 2012 Waktu : 09.00-09.50 WIB (seminar) , 10.20 – 12.00 WIB (talkshow)

Tempat : Ruang Auditorium Arifin Panigoro

Registrasi (Berlaku Seminar+Talkshow) :

– Online :

Transfer sejumlah Mahasiswa/SMA : Rp 35.000 + 3 digit dibelakang no HP

UMUM : Rp 40.000 + 3 digit dibelakang no HP

Kemudian, SMS : NAMA#Asal sekolah/Universitas#Jumlah Transfer + 3 digit dibelakang no Hp#Tanggal transfer#Waktu transfer#atas nama.

Kirim ke : Nurlaila 0856 9230 0605 Bella 0856 9108 8270

Pembayaran dapat dilakukan dengan cara, Transfer atas nama : Bank Syariah Mandiri 1120055276 a.n. Salma Imanina (UAI) bukti pembayaran agar dibawa saat acara untuk di tukar dengan tiket.

contoh : Budi#SMA Makmur#35.123#18 April 2012#20.31#Budi Susanto. Kirim ke : Nurlaila 0856 9230 0605 Bella 0856 9108 8270

– On the spot :

Waktu : 9 Juni 2012 jam 07.00 – 09.00

Tempat : Auditorium Arifin Panigoro

Harga Tiket >> Mahasiswa/SMA : Rp 35.000 Umum : Rp 40.000

Ada LOMBA LKTI free dan Lomba Foto bertemakan Biodiversitas..
info lebih lanjut :

http://biotechfairuai.blogspot.com/

 

Carbon Trade

Frenzysca Yuliani1 , Geo Septianella1, Sarah Apriliani Nurjanah1

 1Program studi Biologi (Bioteknologi) Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Al Azhar Indonesia (UAI)

Abstrak

 

Ekologi berkaitan erat dengan sosiologi dan ekonomi, namun ekologi lebih menitik beratkan interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya secara ilmiah. Karbon termasuk unsur non logam yang bervalensi 4 dan memiliki nomor atom 6 pada tabel periodik. Pada KTT Bumi 1992 di Rio de Janeiro melahirkan Protokol Kyoto pada tahun 1997. Protokol ini bertujuan untuk mengurangi emisi atau pengeluaran karbon dioksida yang berkaitan dengan pemanasan global. Sebenarnya Indonesia masuk didalam Mekanisme perdagangan karbon. Namun masih banyak yang menjadi kendala dalam perdagangan karbon ini seperti maraknya illegal loging serta lemahnya hukum di Indonesia.

Kata kunci: Ekologi, Karbon, Protokol Kyoto,Indonesia

 

Abstract

Ecology is closely related to sociology and economics, but focus more on ecological interactions with their environment of living things scientifically. Carbon including non-metallic element that valency 4 and has atomic number 6 on the periodic table. At the 1992 Earth Summit in Rio de Janeiro gave birth to the Kyoto Protocol in 1997. This protocol aims to reduce carbon dioxide emissions or expenses related to global warming. Indonesia actually entered in the carbon trading mechanism. Yet much remains to be obstacles in this carbon trading as rampant illegal logging and the weak law in Indonesia.
Key words: Ecology, Carbon, Kyoto Protocol, Indonesia

Download File :

http://www.ziddu.com/download/18957930/friskaa.doc.html

Kota Terpadu Mandiri

Rosadi, I1, Ilhamsyah1, Zakiri, M.R1, Ramadhan, I.B1, Wicaksono, M.A1.

1Prodi Biologi (Bioteknologi), Fakultas Sains dan Teknologi

Universitas Al Azhar Indonesia (UAI)

 

Abstract


Development of new towns in Indonesia is able to help solve problems and reduce the burden on urban areas, can also increase the number of developing cities that can be used as a center of economic growth for the community, this concept is known independent Integrated City (KTM). With the convening of an integrated city independently own potential to generate employment with entrepreneurship in the region / area of transmigration. In this case the support infrastructure is needed to encourage an increase in productivity.


Keywords: Integrated City Mandiri, Transmigration, Productivity.

 

Abstrak

 

Pembangunan kota-kota baru di Indonesia mampu membantu memecahkan masalah dan mengurangi beban perkotaan,  juga dapat meningkatkan jumlah kota-kota berkembang yang dapat digunakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat, konsep ini dikenal Kota Terpadu mandiri (KTM). Dengan diselenggarakannya kota terpadu mandiri berpotensi menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha di wilayah/kawasan transmigrasi. Dalam hal ini dukungan infrastruktur sangat diperlukan untuk mendorong terjadinya peningkatan produktifitas.

Kata Kunci : Kota Terpadu Mandiri, Transmigrasi, Produktiftas.

 

Download File :

http://www.ziddu.com/download/18957975/BahasaIndoKTM.doc.html

Kelainan pada Katup Jantung Akibat Faktor Genetik

Abstract

Abnormalities in heart valve disease lies in the left ventricle, which serves as acounter weight chamber overload. If there is high blood pressure, so for people with disorders of the heart valves can increase the risk of death. The first action under taken physicians to identify patients with heart disease are laboratory tests such as levels of Hematology, Echocardiography, CKMB, Rontgent and Trop P. Acute myocardial infarction (AMI) and cardiomyopathy is a disease that is dangerous and can only be identified through tests Echocardiography, CKMB, and Trop P. Abnormalities in heart valves until recently known as a result of genetic factors.

Keywords: Heart valve abnormalities, left ventricle, cardiomyopathy, IMA and genetic

 

Abstrak

Penyakit kelainan pada katup jantung terletak pada ventrikel kiri, yang mana bilik berfungsi sebagai penyeimbang kelebihan beban. Jika terjadi tekanan darah yang tinggi, maka bagi penderita kelainan pada katup jantung dapat meningkatkan resiko kematian. Tindakan pertama yang dilakukan dokter untuk mengidentifikasi pasien yang mengalami penyakit jantung adalah tes laboratorium seperti kadar Hematology, Echocardiography , CKMB, Rontgent dan Trop P. Infark Miokard Akut (IMA) dan Kardiomiopati merupakan beberapa penyakit yang cukup berbahaya dan hanya dapat diidentifikasi melalui tes Echocardiography, CKMB, dan Trop P. Kelainan pada katup jantung hingga saat ini diketahui sebagai akibat dari factor genetic.

Kata Kunci : Kelainan pada Katup Jantung, Ventrikel kiri, Kardiomiopati, IMA dan genetic 

 

Download file di :

 

Berkeadilan dalam Bermasyarakat

Adil secara bahasa berada di tengah-tengah, jujur, lurus dan tulus. Adil adalah suatu sikap yang bebas dari diskriminasi, ketidakjujuran. Orang yang adil merupakan orang yang perilakunya sesuai aturan syar’i, hukum negara, maupun hukum adat. Orang adil tidak memihak kecuali hanya pada kebenaran. Bukan berpihak karena pertemanan, persamaan suku, bangsa maupun agama.

Islam menyatakan bahwa tanpa keadilan, perdamaian yang terwujud adalah perdamaian yang zalim dan tidak kekal, sehingga hanya akan menyebabkan manusia lelah dan putus asa. Islam yang merupakan agama universal dan abadi, senantiasa menekankan agar perdamaian umat manusia diwujudkan di seluruh dunia. Allah befirman: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu.” (QS an-Nisa’ [4]: 135). Dalam suatu riwayat diceritakan bahwa Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “Jika sekiranya anakku Fatimah mencuri, saya akan potong tangannya”. Dalam satu firman-Nya Allah menyatakan bahwa orang-orang beriman harus berlaku adil kepada siapa saja dan berlaku adil merupakan sikap yang dekat dengan takwa (QS al-Maidah [5]: 8).

Menurut Al-Mawardi, bahwa dari segi politik tata negara, pemenuhan kebutuhan bersaman itu memerlukan aturan hukum sebagai ikatan moral bagaimana proses kerjasama untuk saling membantu itu berjalan etis dan sehat. Dalam hal ini memerlukan 6 sendi utama, yaitu: Agama yang di hayati; Penguasa yang berwibawa; Keadilan yang menyeluruh; Keamanan yang merata; Kesuburan tanah pertanian berkesinambungan dan; Harapan kelangsungan hidup yang berkelanjutan.

Masyarakat Islam adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kehidupan secara universal, tanpa memandang agama dan suku bangsa. Di dalam Al-Qur’an di berikan ilustrasi masyarakat ideal, sebagai gambaran masyarakat islam dengan firman Allah yang artinya; “(Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan yang maha pengampun”. {QS. Saba’ (34) :15}

 

Prinsip-Prinsip Umum Masyarakat Islam :

  1. Berketuhanan, Q.S. Al-Ikhlas (112) : 1-4;
  2. Umat yang satu (satu kesatuan umat) Q.S : Al- Mu’minun (23) : 52 dan Al-Baqarah (2) : 213;
  3. Menjunjung tinggi keadilan, QS. An-Nisa (4) : 135;
  4. Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Q.S. Ali Imran (3) : 104 dan 110;
  5. Tolong menolong dalam kebaikan, Q.S. Al-Maidah (5) : 2.

 

Berkeadilan dalam masyarakat yaitu tidak memihak kecuali kepada kebenaran. Bukan berpihak karena pertemanan, persamaan suku, bangsa maupun agama. Keberpihakan karena faktor-faktor tersebut —bukan berdasarkan pada kebenaran– dalam Al Quran disebut sebagai keberpihakan yang mengikuti hawa nafsu dan itu dilarang keras (QS An Nisa’ 4:135). Dengan sangat jelas Allah menegaskan bahwa kebencian terhadap suatu golongan, atau individu, janganlah menjadi pendorong untuk bertindak tidak adil (QS Al Maidah 5:8).

 

Adil sering kali di kaitkan dengan persamaan hak. Adil tidak harus sama secara dzahir, tapi sesuai ukuran. Seperti Orang tua dengan anak-anaknya. Ukuran untuk anak umur 10 tahun tidak sama dengan anak umur 3 tahun. Dari segi kebutuhan sekolah, pakaian, makanan, dll. Jadi, adil juga harus sesuai ukuran, sesuai adat yang berlaku. Contoh lain dalam Salah memahami hak, di sadur dari buku Al Irsyad an Nafsiy Konseling Agama Teori dan Kasus;

Seorang pegawai perusahaan swasta bermaksud poligami. Ia seorang sarjana ekonomi yang baru akrab dengan agama setelah bergaul dengan rekan sekerja yang kebanyakan tat beragama.lingkungan pergaulannya adalah masyarakat professional, tetapi mereka  mempunyai corak keberagaman yang cukup kental, dengan menonjolkan simbol-simbol tertentu, seperti shalat awal waktu, memelihara jenggot dan juga berpoligami. Di lingkungan grup pengajiannya, , poligami di pandang sebagai sunnah Nabi yang di anjurkan, sehingga dia dengan semangat mengikuti sunnah Nabi juga bermaksud nikah lagi. Isterinya berasal dari lingkungan pesantren, yang juga taat beragama, tetapi symbol-simbol keberagamaanya berbeda dengan suaminya.

Dalam hal rencana nikah lagi, terjadi perselisihan hebat antara suami isteri itu, dan menariknya masing-masing berdalil dengan agama. Suami menganggap rencana nikah lagi itu sebagai perwujudan dari sunnah Rasul, sementara isterinya memandang sebagai akal bulus, yakni menjadikan agama sebagai kedok untuk mencari kepuasan syahwat. Karena keduanya memang orang yang patuh pada agama, maka pertentangan pendapat suami isteri itu disepakati untuk mencari pembenarannya. Suami memanggil guru ngajinya untuk menasihati isterinya agar patuh pada suaminya, sementara isterinya mengajak suaminya silaturrahmi kepada gurunya di pesantren, sekaligus meminta nasihatnya tentang rencana nikah lagi. Sang isteri pergi dengan semangat karena pasti pak kyai gurunya di pesantren itu pasti ada di pihaknya, dan sang suami juga semangat, karena yakin bahwa pak kyai itu lebih mengerti tentang keharusan mengikuti sunnah Rasul, apalagi pak kyai juga berpoligami.

 

 

Anatomi masalah

 

Sebenarnya, sang istri tidak bersedia di madu, lebih di dorong oleh perasannya sebagai wanita. Ia tidak begitu antipasti terhadap poligami, karena ia sendiri putri dari isteri muda seorang kyai, dan dia measa OK-OK saja berhubungan dengan saudara-saudara tiri dan bahkan ibu tirinya. Akan tetapi dalam hal rencana nikah lagisuaminya, disamping secara naluriah ia tidak bisa terima, ia juga tidak percaya terhadap otoritas guru ngaji suaminya yang selalu menekankan kewajiban seorang isteri harus patuh pada suami. Di mata sang isteri guru suaminya itu bukan orang ‘alim, sebagaimana juga suaminya, meskipun mereka itu sarjana dan professional, tetapi bukan dalam bidang agama.

Sementara itu, sang suami yang baru kenal agama setelah berada di lingkungan kerja baru itu merasa bahwa poligami itu mengandung keutamaan agama. Ia bermaksud nikah lagi dengan niat ibadah, dan sudah barang tentu ada motif pengalaman baru hubungan seksual, tetapi ia sama sekali tidak mau terima jika dituduh isterinya rencana nikah lagi itu hanya akal bulusnyauntuk mencari kepuasan seksual. Ia bahkan tidak pacaran dengan calon isterinya keduanya itu, kerena calon isteri keduanya itu adalah orang yang di kenalkan guru ngajinya. Oleh karena itu ia tanpa ragu sedikit pun untuk memenuhi permintaan isterinya silaturrahmi pak kyai di pesantren.

 

 

Solusi yang di tawarkan

Ketika tiba menghadap pak kyai, setelah basa-basi seperlunya, mereka mengemukakan masalahnya. Suami mengetengahkan maksudnyadan mohon nasihatnya, dan isteri mengemukakan keberatannya dan mohon bantuan agar menasehati suaminya.

Pak kyai yang ‘alim ini nampaknya sangat bijak dalam menasehati mereka berdua. Pak kyai bilang, poligami itukan ajaran islam, ada dalam Al-Qur’an lagi. Ayahmu kan juga isterinya dua, kepada pak kyai kepada tamu wanitanya, nah, seorang muslim jika memang mampu, agam sudah barang tentu membolehkan, asal jujur. Maka nasehatku kepada anda, coba kamu tanyakan pada hati nuranimu, istafqi qablak. Nanti jika nuranimu, bukan syahwatmu sudah menjawab, yaitu artinya nasehat agama. Mendengar nasehat itu, sang suami berseri-seri wajahnya, sementara isterinya diam agak masam wajahnya.

Tetapi menjelang tamunya pamitan, pak kyai berkata: memang ada tiga orang yang bisa berpoligami. Mendengar kata-kata pak kyai itu, baik sang suami maupun sang isteri Nampak sangat antusias ingin mendengar lanjutannya.

Pertama, ratu, atau penguasa, penguasa politik atau penguasa harta, karena kekuasaannya, maka ia bisa mengelola dan mengatur isteri-isterinya.

            Kedua, Ulama, karena ilmu yang dalam maka ia mampu mengatasi problem yang timbul dari kehidupan berpoligami. Yang ketiga, Orang mbelosondo atau orang ngawur, dengan ngawurnya ia bisa saja memiliki isteri dua, tiga, atau empat sekalian.

Sekarang tanyakan pada hati nuranimu, sampeyan termasuk yang mana.

Nasehat pak kyai yang cespleng itu nampaknya benar-benar mengena. Sepanjang pulang ke rumah dan bahkan sampai berhari-hari di rumah, laki-laki itu merenung bekerja keras bertanya pada hati nuraninya, apakah ia termasuk orang pertama, atau kedua atau ketiga. Pada akhirnya ia tidak berani meneruskan rencananya, karena secara sadar nuraninya mengatakan bahwa ia tidak termasuk orang pertama dan kedua. Untuk menjadi nomor ketiga, ahh… no way katanya.

Banyak hal yang harus kita ambil hikmahnya dari kisah nyata yang di tulis oleh Dr. Achmad Mubaraok, MA. Bahwa dalam memahami hak, maka bersikap adil lah sesuai ketentuan syariat, hukum negara dan hukum adat.

 

 

  • Kesetaraan di hadapan Allah atas dasar Taqwa

Setara artinya sama tinggi. Tidak ada perbedaan baik ras, suku bangsa, dan agama. Taqwa berasal dari perkataan waqa-yaqi-wiqoyah yang artinya memelihara .
Hujahnya ialah ayat Al Quran seperti berikut:

Yaayyuhallazi naamanu quamfusakum waahlikum nara.”

Maksudnya:

“Wahai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu memelihara diri kamu dan keluarga kamu dari api Neraka.” (At Tahrim: 6)

Taqwa artinya adalah dipelihara dan dilindungi oleh Allah. Taqwa bukan berarti takut. Taqwa pada Tuhan bukan berarti takut pada Tuhan. Takut kepada Tuhan hanyalah satu daripada sifat mahmudah (sifat baik) yang terangkum dalam sifat taqwa tetapi takut bukanlah taqwa. Takut dalam bahasa Arab ialah khauf atau khasya.

Usaha untuk menjadi orang bertaqwa artinya adalah menjadikan Allah sebagai pemelihara atau pelindung atau pembenteng. Usaha untuk itu adalah dengan melaksanakan perkara-perkara yang disuruh oleh Allah baik lahir maupun batin. Dengan kata lain, perkara yang disuruh itu ialah membina sifat-sifat mahmudah. Mengumpulkan dan menyuburkan sifat-sifat mahmudah itulah usaha bagi menjadikan Allah itu sebagai pemelihara atau pelindung. Membina sifat-sifat mahmudah itulah usaha ke arah taqwa.

Islam dengan Al-Qur’an sebagai kitab sucinya menegaskan kesetaraan umat manusia dalam komunitas yang beragam. Dalam surah Al-Hujurat ayat 13, Allah SWT berfirman: Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al-Hujurat [49]: 13).

Dalam ayat ini terdapat pengakuan yang jelas akan kesetaraan manusia di hadapan Allah meskipun berbeda jenis kelamin, ras, suku bangsa, dan agama. Visi kesetaraan ini menjadi landasan etik yang kuat dalam membangun masyarakat muslim di masa Rasulullah. Sistem kabilah yang sebelumnya sangat kuat mencengkram masyarakat Arab, perlahan namun pasti dikikis oleh visi kesetaraan manusia yang dibawa oleh Al-Qur’an. Kisah perdamaian abadi antara suku Aus dan Khazraj yang selama berabad-abad terlibat dalam perang kabilah diabadikan dalam surah Ali Imran ayat 103 yang merupakan salah satu perwujudan visi Al-Qur’an dalam memandang perbedaan suku dan kelompok.
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imran [3]: 103)

Keberhasilan visi kesetaraan Al-Qur’an juga bisa dilihat dari berubahnya kaum miskin, budak, kaum perempuan, anak yatim, dan kaum mustadhafin (kaum lemah) lain yang sebelumnya dibatasi perannya sebagai manusia. Munculnya kurang lebih 1500 intelektual perempuan di masa Nabi sebagai penyambung lidah hadis Nabi dan tampilnya para mantan budak yang menjadi raja-raja Dinasti Mamluk menjadi bukti doktrin Islam tentang kesetaraan sangat berpengaruh terhadap proses sosial yang lebih adil bagi semua.
Kesetaraan ternyata memiliki kaitan dengan keadilan, kesetaraan di hadapan Allah, artinya tidak pandang bulu, siapa dia, jabatan dia, dan lain sebagainya kecuali atas dasar taqwa. Dalam kenyataan hidup sehari-hari, tidak dapat dipungkiri bahwa ada orang kuat dan ada orang lemah, ada yang kaya dan ada yang miskin. Ada yang kuat, besar, kaya karena hasil usahanya sendiri, tetapi juga ada yang kuat disebabkan faktor-faktor lain di luar diri seseorang. Ada yang lemah, miskin, bodoh karena memang malas, tetapi juga banyak yang menjadi lemah, miskin dan bodoh karena situasi dan kondisinya yang menjadikannya demikian. Bahkan ada pula yang meyakini kalau kuat-lemah, kaya-miskin, pintar-bodoh itu takdir. Dengan prinsip kesetaraan di hadapan Allah SWT atas dasar taqwa merupakan salah satu bentuk riil yang harus kita pikirkan, bahwa Allah maha adil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka:

http://kawansejati.ee.itb.ac.id/taqwa

http://www.lakpesdam.or.id/

Pendidikan Agama ISLAM

Penerbit Universitas Trisakti

Somad Zawawi, dkk

2003

 

Al Irsyad an Nafsiy Konseling Agama Teori dan Kasus

Dr. Achmad Mubaraok, MA 2002

PT. Bina Rena Pariwara

 

http://www.cmm.or.id/cmm-ind_more.php?id=A4473_0_3_0_M

 

 

“Kreativitas Seni sebagai Media Dakwah Islam” Bersama “Habiburrahman El-Shirazy”

Manusia adalah makhluk yang paling lemah, untuk itu telah sepantasnya jika manusia meminta pada Allah Tuhan semesta alam dan bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah di berikan. Semuanya telah diatur dalam islam. Manusia memiliki fitrah tersendiri, salah satunya adalah kesukaan akan seni. Sadar ataupun tidak, manusia telah mempertahankan seni dan memperlihatkan aplikasi seni dalam kehidupan, seperti berbusana. Bagaimana kesenian sesuai fitrah manusia yang di sarankan atau diperbolehkan dalam agama?? Dalam sebuah hadits, “man tasyabbaha bi qoumin fahuwa minhum” artinya “barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia adalah golongannya”. Untuk itu, dalam islam pun ada seni yang telah di jadikan indikasi islam. Seperti sopan dan santun, cara berpakaian yang menutup aurat, masakan atau makanan, dan lain sebagainya. Dakwah dengan media seni; contohnya seperti seni sastra (puisi atau prosa), seni tari, seni kaligrafi, dsb. Di Zaman rosulullah, di kota Madinah, ketika rosulullah berada di samping masjid nabawi, ada utusan kaum Tamim yaitu orang satrawan yang bernama “Al-Aqro bin Harits” dan “Zaraqon”, dll mengejek rosulullah melalui syairnya. Al-Aqro berkata; “Ya Muhammad, pujianku akan membuat orang sangat terpuji dan celaanku sangat membuat orang tercela”. Rosulullah bersabda; “celakalah kamu, yang bisa melakukan itu hanyalah Allah”. Kemudian Zaraqon menghina Rosul menggunakan syair. Syaidina Ali ingin menandingi, tetapi Rosul mencegah karena Rosul tahu bahwa ini bukan bidang Syaidina Ali. Kemudian Rosul mengutus sahabat untuk menjemput Hasan bin Tsabit, rosul meminta untuk menjawab syair bani Tamim tadi. Rosulullah bersabda; “wahai Hasan bin Tsabit, lantunkan syair, tandingi mereka dan Malaikat Jibril akan bersamamu.” Hasan bin Tsabit pun melantunkan syair yang membuat bani Tamim terdiam seribu bahasa. Jelaslah disini bahwa Rosul mendukung seni yang semata-mata untuk agama Allah. Suatu ketika Hasan bin Tsabit berdendang dengan syair-syairnya yang sangat di gemari para sahabat, Umar bin Khattab tidak berkenan dan menatap Hasan bin Tsabit dengan tatapan penolakan terhadap syair tersebut. Seketika, Hasan bin Tsabit memanggil Abu Hurairah. Hasan pun berkata kepada Umar; “Wahai Umar, aku pernah bersyair sedang orang disampingku saat itu lebih mulia dari pada engkau, Umar. Rosul pun mendoakan dan Abu Hurairah saksinya.” Seraya Umar bin Khattab pun terdiam. Dalam sebuah ayat di jelaskan, “Ajaklah orang-orang dengan hikmah, mauidzah hasanah dan berdebatlah (berikan argumen) dengan sesuatu yang lebih baik.” Pada kata wa jadilhum billati hiya ahsan (dan berdebatlah (berikan argumen) dengan sesuatu yang lebih baik), contohnya seperti syair dibalas dengan syair, film barat dengan film islami dll. Sesuai dan sepadan dengan apa yang dihina dan dengan apa yang dibalaskan, bahwa islam itu agama rahmatan lil ‘alamin. Imam al-Ghazali membagi manusia menjadi 4 jenis; 1. Yadri wa yadri annahu yadri (manusia tahu, dirinya tahu kalau dia tahu) 2. Yadri wa la yadri annahu yadri (manusia tahu, tapi dirinya tidak tahu kalau dia tahu) 3. La yadri wa yadri annahu la yadri (orang yang tidak tahu, tapi dirinya tahu kalau dia tidak tahu. 4. La yadri wa la yadri annahu la yadri (orang yang tidak tahu tapi dia tidak tahu bahwasanya dia tidak tahu) Dari keempat jenis manusia, semoga kita masuk dalam jenis pertama, dan seburuk-buruknya diantara keempat jenis manusia tersebut adalah manusia jenis ke empat.