PENGERTIAN DAN SEJARAH ROKOK
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).
SEJARAH ROKOK
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam
SEJARAH ROKOK DI INDONESIA
Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal-usul yang akurat tentang rokok kretek. Menurut kisah yang hidup dikalangan para pekerja pabrik rokok, riwayat kretek bermula dari penemuan Haji Djamari pada kurun waktu sekitar akhir abad ke-19. Awalnya, penduduk asli Kudus ini merasa sakit pada bagian dada. Ia lalu mengoleskan minyak cengkeh. Setelah itu, sakitnya pun reda. Djamari lantas bereksperimen merajang cengkeh dan mencampurnya dengan tembakau untuk dilinting menjadi rokok.
Kala itu melinting rokok sudah menjadi kebiasaan kaum pria. Djamari melakukan modifikasi dengan mencampur cengkeh. Setelah rutin menghisap rokok ciptaannya, Djamari merasa sakitnya hilang. Ia mewartakan penemuan ini kepada kerabat dekatnya. Berita ini pun menyebar cepat. Permintaan “rokok obat” ini pun mengalir. Djamari melayani banyak permintaan rokok cengkeh. Lantaran ketika dihisap, cengkeh yang terbakar mengeluarkan bunyi “keretek”, maka rokok temuan Djamari ini dikenal dengan “rokok kretek”. Awalnya, kretek ini dibungkus klobot atau daun jagung kering. Dijual per ikat dimana setiap ikat terdiri dari 10, tanpa selubung kemasan sama sekali. Rokok kretek pun kian dikenal. Konon Djamari meninggal pada 1890. Identitas dan asal-usulnya hingga kini masih samar. Hanya temuannya itu yang terus berkembang.
Sepuluh tahun kemudian, penemuan Djamari menjadi dagangan memikat di tangan Nitisemito, perintis industri rokok di Kudus. Bisnis rokok dimulai oleh Nitisemito pada 1906 dan pada 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek “Tjap Bal Tiga”. Bisa dikatakan langkah Nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri rokok kretek di Indonesia.
Menurut beberapa babad legenda yang beredar di Jawa, rokok sudah dikenal sudah sejak lama. Bahkan sebelun Haji Djamari dan Nitisemito merintisnya. Tercatat dalam Kisah Roro Mendut, yang menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno, salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok “klobot“ (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya.
JENIS – JENIS ROKOK

Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok, bahan baku atau isi rokok, proses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok.
Rokok berdasarkan bahan pembungkus.
- Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung.
- Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.
- Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.
- Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.
Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.
- Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
- Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
- Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
Rokok berdasarkan proses pembuatannya.
- Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.
- Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar.
Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian :
- Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Contoh: Gudang Garam International, Djarum Super dan lain-lain.
- Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. Contoh: A Mild, Clas Mild, Star Mild, U Mild, L.A. Lights, Surya Slims dan lain-lain.
Rokok berdasarkan penggunaan filter.
Dilihat dari komposisinya :
- Bidis: Tembakau yang digulung dengan daun temburni kering dan diikat dengan benang.Tar dan karbon monoksidanya lebih tinggi daripada rokok buatan pabrik. Biasaditemukan di Asia Tenggara dan India.
- Cigar: Dari fermentasi tembakau yang diasapi, digulung dengan daun tembakau. Adaberbagai jenis yang berbeda di tiap negara. Yang terkenal dari Havana, Kuba.
- Kretek: Campuran tembakau dengan cengkeh atau aroma cengkeh berefek mati rasa dan sakit saluran pernapasan. Jenis ini paling berkembang dan banyak di Indonesia.
- Tembakau langsung ke mulut atau tembakau kunyah juga biasa digunakan di AsiaTenggara dan India. Bahkan 56 persen perempuan India menggunakan jenis kunyah. Adalagi jenis yang diletakkan antara pipi dan gusi, dan tembakau kering yang diisap denganhidung atau mulut.
- Shisha atau hubbly bubbly: Jenis tembakau dari buah-buahan atau rasa buah-buahanyang disedot dengan pipa dari tabung. Biasanya digunakan di Afrika Utara, TimurTengah, dan beberapa tempat di Asia. Di Indonesia, shisha sedang menjamur seperti dikafe-kafe
Bahan kimia yang terkandung dalam rokok
Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:[3]
- Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
- Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik.
- Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
- Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
- Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
- Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
- Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
- Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dalam kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
- Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
- Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
- Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus.
- Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil.
DAMPAK MEROKOK

Semua orang pasti kenal dengan yang namanya rokok, anak2 orang dewasa, orang tua, perempuan dan laki2, semua mengenal rokok. Dah bahkan sekarang ini semua orang hampir pernah merasakannya. yang jadi pertanyaan Apa to enaknya Rokok ?? Merokok sekarang ini seperti kebutuhan bagi sebagian pria pada umumnya tetapi tidak memungkinkan wanita juga. bahaya yang ditimbulkan dari asap rokok sendiri itu sangat banyak apalagi bahaya yang terhirup oleh si perokok tersebut. akibat dari merokok diantaranya gangguan kehamilan, impotensi, keguguran, kesuburan dan lain-lain. dalam setiap kemasan rokok selalu tertulis merokok dapat merugikan kesehatan itu merupakan hal yang sangat gamblang dibaca walaupun orang yang baru lulus sd dan pasti mengerti arti tulisan tersebut.
Rokok telah menjadi benda kecil yang paling banyak digemari. Merokok telah menjadi gaya hidup bagi banyak pria dan wanita, bahkan termasuk anak-anak dan kaum remaja. Kebiasaan merokok telah mengakibatkan banyak penyakit dari gangguan pernapasan hingga kanker. Meski menyadari bahaya merokok, orang-orang di seluruh dunia masih terus mengisap belasan milyar batang rokok setiap harinya.
Jumlah perokok di Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi di dunia. Jumlah perokok di negara-negara berkembang jauh lebih banyak dibanding jumlah perokok di negara maju. Angka yang sangat memprihatinkan mengingat akibat buruk dari merokok baru akan dirasakan dalam jangka panjang.
Kandungan Sebatang Rokok
Zat apa saja yang terdapat dalam sebatang rokok? Nikotin merupakan zat utama yang terdapat pada rokok. Namun, lebih dari 700 jenis bahan kimia tambahan kemungkinan digunakan oleh perusahaan rokok untuk menambah kenikmatan merokok. Beberapa bahan bahkan begitu beracun sehingga beberapa pabrik rokok besar biasanya akan memiliki standar yang tinggi untuk membuang bahan-bahan beracun yang sangat berbahaya tersebut. Selain itu, asap rokok mengandung 4.000 zat kimia, termasuk arsenik, aseton, butan, karbon monoksida, dan sianida. Asap rokok yang dihirup oleh perokok maupun perokok pasif akan menganduk 43 zat yang diketahui menyebabkan kanker. Itu sebabnya bagi perokok pasif bisa mendapat dampak negatif yang lebih mengerikan jika asap rokok dihirup mereka.
Bahaya Rokok
Apa saja akibat buruk dari gaya hidup yang merusak kesehatan ini? Apa saja penyakit yang disebabkan akibat merokok? Berikut ini beberapa penyakit dan dampak negatif yang disebabkan karena merokok:
- Penyakit Jantung.
- Rokok juga merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung. Kematian seorang perokok akibat penyakit jantung lebih banyak dibanding kematian akibat kanker paru-paru. Bahkan rokok rendah tar atau rendah nikotin tidak akan mengurangi risiko penyakit jantung. Karena beberapa dari rokok-rokok yang menggunakan filter meningkatkan jumlah karbon monoksida yang dihirup, yang membuat rokok tersebut bahkan lebih buruk untuk jantung daripada rokok yang tidak menggunakan filter. Nikotin yang dikandung dalam sebatang rokok bisa membuat jantung Anda berdebar lebih cepat dan meningkatkan kebutuhan tubuh Anda akan oksigen. Asap rokok juga mengandung karbon monoksida yang beracun. Zat beracun ini berjalan menuju aliran darah dan sebenarnya menghalangi aliran oksigen ke jantung dan ke organ-organ penting lainnya. Nikotin dapat mempersempit pembuluh darah sehingga lebih memperlambat lagi aliran oksigen. Itu sebabnya para perokok memiliki risiko terkena penyakit jantung yang sangat tinggi.
- Kanker Paru-Paru
- Asap rokok dari tembakau mengandung banyak zat kimia penyebab kanker. Asap yang diisap mengandung berbagai zat kimia yang dapat merusak paru-paru. Zat ini dapat memicu terjadinya kanker khususnya pada paru-paru. Kanker paru-paru merupakan kanker yang paling umum yang diakibatkan oleh merokok. Penyebaran kanker paru-paru dalam tubuh terjadi secara senyap hingga menjadi stadium yang lebih tinggi. Dalam banyak kasus, kanker paru-paru membunuh dengan cepat.
- Emfisema
- Perokok berat yang sudah bertahun-tahun akan mengalami emfisema. Emfisema merupakan penyakit yang secara bertahap akan membuat paru-paru kehilangan elastisitasnya. Jika paru-paru kehilangan keelastikannya, maka akan sulit untuk mengeluarkan udara kotor. Tanda-tandanya adalah mulai mengalami kesulitan bernapas pada pagi dan malam hari. Lalu mudah terengah-engah. Tanda lainnya adalah sering mengalami flu berat, disertai dengan batuk yang berat, dan mungkin dengan bronkhitis kronis. Batuknya sering kali tidak berhenti dan menjadi kronis.
- Lebih Cepat Tua
- Hasil penelitian terhadap para perokok menunjukkan bahwa wajah para perokok pria maupun wanita lebih cepat keriput dibandingkan mereka yang tidak merokok. Proses penuaan dini tersebut meningkat sesuai dengan kebiasaan dan jumlah batang rokok yang dihisap. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa para perokok berat memiliki keriput pada kulit hampir lima kali lipat dibandingkan orang yang tidak merokok. Bahkan proses penuaan dini sudah dimulai bagi para remaja yang merokok seperti kulit keriput, gigi menguning, dan nafas tak sedap.
- Kerusakan Tubuh
- Dampak negatif merokok tidak hanya membahayakan paru-paru, jantung, dan saluran pernapasan. Kebiasaan merokok menurut penelitian bisa merusak jaringan tubuh lainnya. Belasan penyakit yang berkaitan dengan penggunaan tembakau bahkan mencakup pneumonia (radang paru-paru), penyakit gusi, leukemia, katarak, kanker ginjal, kanker serviks, dan sakit pada pankreas. Penyebabnya karena racun dari asap rokok menyebar ke mana-mana melalui aliran darah. Merokok dapat mengakibatkan penyakit di hampir setiap organ tubuh.
CARA – CARA BERHENTI MEROKOK

Semua orang pasti telah mengetahui bahwa merokok adalah merupakan sebuah kebiasaan buruk yang bisa merugikan kesehatan terlebih lagi jika mengkonsumsinya dalam jangka waktu yang lama. Dan jika Anda bertanya kepada para perokok, maka sebagian besar perokok pastinya akan menjawab bahwa mereka telah mengetahui efek negatif dan bahaya yang ditimbulkan dari rokok. Meskipun begitu, nyatanya banyak pecandu rokok yang merasa begitu kesulitan untuk menghentikan kebiasaan buruk ini.
Bagi Anda yang pada saat ini menginginkan perubahan dan menginginkan pola hidup yang lebih sehat dengan berhenti merokok, maka semoga saja informasi yang terkandung dalam artikel mengenai cara mudah berhenti merokok ini bisa membantu Anda. Lalu apa sajakah tips-tips berhenti merokok yang bisa Anda lakukan dengan cepat, mudah, efektif dan instant?. Inilah beberapa diantaranya:
1. Mengurangi konsumsi rokok secara perlahan dan bertahap.
Meskipun judul artikel ini terdapat kata “instant”, namun pada hakikatnya semua butuh proses bahkan untuk hal yang instant sekalipun. Efek dari berhenti merokok secara langsung dan instant malah justru bisa mengakibatkan stress pada sebagian besar orang. Oleh karenanya lakukanlah secara perlahan-lahan dengan cara mengurangi jumlah konsumsi rokok secara bertahap. Misalnya jika hari ini Anda mengkonsumsi rokok 1 bungkus, besok harus Anda kurangi menjadi 1/2 bungkus, kemudian esoknya kembali dikurangi hingga menjadi 3 batang dan begitu seterusnya hingga Anda benar-benar bisa berhenti merokok secara total.
2. Mengganti rokok dengan cemilan sehat.
Saat seseorang baru berhenti merokok biasanya akan ada kesan “kehilangan” dari sebuah aktifitas yang biasanya rutin dilakukan. Pada saat inilah dibutuhkan semacam solusi untuk mengalihkan rasa “kehilangan” Anda dengan cara mengkonsumsi cemilan sehat, permen, susu atau apa saja yang sekiranya menyehatkan. Selain memberikan efek ketenangan, adanya cemilan juga bisa menjadi “teman” pengganti rokok di sela-sela aktifitas Anda.
3. Kesadaran akan konsekuensi yang ditimbulkan oleh rokok.
Menumbuhkan kesadaran akan bahaya serta konsekuensi negatif dari yang ditimbulkan oleh rokok adalah hal penting yang harus Anda pikirkan. Menjauhi teman-teman Anda yang perokok bukanlah jawaban atas masalah Anda karena pada kenyataannya banyak juga orang-orang yang tidak terpengaruh untuk merokok meskipun bergaul dengan perokok. Kesadaran dari dalam diri sendiri, itulah yang menjadi point penting dari proses berhenti merokok.
4. Niat, target dan usaha yang maksimal.
Niat merupakan modal awal yang harus Anda miliki terlebih dahulu sebelum Anda mengatakan “tidak” terhadap rokok karena pada dasarnya jika tanpa niat, usaha Anda untuk bisa berhenti merokok pasti tidak akan menjadi maksimal. Namun jika dilandasi dengan niat, maka yakinlah bahwa keinginan Anda untuk bisa berhenti merokok bukanlah hal yang tidak mungkin untuk bisa dilakukan. Niat dan usaha yang Anda lakukan kemudian dikerucutkan menjadi target-target, misalnya tetapkan jangka waktu yang jelas kapan Anda benar-benar berhenti merokok.
5. Lakukan olahraga yang teratur.
Salah satu motivasi Anda untuk berhenti merokok pastinya karena alasan kesehatan bukan?. Nah, jika Anda memang ingin menjadi lebih sehat tanpa rokok, lalu mengapa tidak melakukan olahraga secara teratur juga?. Olahraga merupakan salah satu aktifitas sehat menyehatkan yang sekaligus bisa memulihkan fungsi-fungsi organ tubuh Anda untuk bisa menjadi normal kembali setelah Anda menjadi seorang perokok.
6. Berdoa agar diberi kemudahan dalam proses berhenti merokok.
Sebagai orang yang beragama tentunya doa merupakan sebuah hal yang penting. Doa merupakan sebuah bentuk permohonan positif dari seorang hamba kepada Tuhan-nya. Oleh karenanya jika Anda berdoa dan memohon agar diberikan kemudahan dan kekuatan dalam proses berhenti merokok tentu tidak akan ada salahnya.
Nah, itulah informasi mengenai tips cara berhenti merokok dengan cepat, mudah, efektif dan instant yang bisa Anda lakukan. Pastinya masih begitu banyak lagi tips-tips cara berhenti merokok lainnya yang belum dibahas, namun semoga saja artikel singkat ini bisa bermanfaat. Selamat berhenti merokok dan semoga berhasil.
AKIBAT BERHENTI MEROKOK
Berhenti merokok dapat menyebabkan efek posifift juga negatif untuk jangka pendek. Tetapi efek negatif hanya sementara dan justru menjanjikan efek positif yang jauh lebih besar dan manfaat menakjubkan untuk jangka menengah dan jangka panjang.
Berikut ini dalam fase waktu, apa yang akan terjadi pada tubuh anda bilamana anda memilih dan berbuat untuk berhenti merokok.
Pada 20 menit pertama
Nikotin dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, yangmenyebabkan peningkatan resiko serangan jantung. Tetapi pengaruh Anda berhenti merokok, akan segara diatur oleh tubuh anda. Bila dalam 20 menit anda mampu berhenti merokok, detak jantung dan tekanan darah akan turun secara normal.
Setelah 2 Jam
Setelah dua jam tanpa rokok, denyut jantung dan tekanan darah akan mengalami penurunan mendekati tingkat yang sehat. Sirkulasi perifel anda juga mungkin meningkat. Perhatikan ujung jari kaki dan tangan anda, karena mungkin akan mulai terasa hangat.
Namun pada titik ini nikotin yang sangat adiktif dapat memicu gejala balikan (withdrawal ) pada orang yang baru saja berhenti merokok sehingga menyebabkan orang sering gagal dalam upaya berhenti merokok.
Withdrawal ditandai dengan timbulnya gejala awal yang biasanya cenderung bersifat emosional, termasuk diantaranya adalah:
- Keinginan yang kuat untuk merokok secara terus menerus
- sakit kepala, pusing dan sukar konsentrasi
- timbulnya perasaan cemas, tegang atau frustasi
- Mata akan terasa mengantuk, namun sebaliknya akan sulit tidur
- meningkatnya selera untuk makan lebih banyak
- kenaikan berat badan
untuk melawan gejala ini, cobalah untuk mengakui rasionalisasi dan menuliskannya. Jangan menipu diri anda dengan merokok lagi karena hal ini justru hanya akan membuat ada jengkel.
Setelah 12 Jam
Karbon-monoksida yang dapat menjadi racun bagi tubuh pada tingkat tinggi, dilepaskan dari pembakaran tembakau dan dihirup sebagai bagian dari asap rokok. Karena karbon monoksida terikat baik dengan sel darah, kandungan tinggi dari zat ini dapat mencegah sel darah untuk mengikat oksigen yang menyebabkan pada akhirnya masalah jantung serius. Hanya dalam waktu 12 jam setelah behenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh anda akan meningkat sampai tingkat normal.
Manfaat lainnya yang segera anda bisa rasakan adalah masalah pernapasan menjadi lebih sedikit, indera penciuman dan mengecap menjadi lebih baik, gigi lebih putih serta napas, pakaian dan rambut menjadi tidak bau.
Setelah 24 Jam
Data statistik menunjukan bahwa rata-rata serangan jantung dikalangan perokok 70 persen lebih tinggi dari pada yang tidak merokok. Namum, percaya atau tidak hanya sehari penuh setelah anda berhenti merokok, resiko serangan jantung anda sudah mulai menurun. Meskipun anda belum sepenuhnya bebas dari resiko mematikan itu, namun anda sudah berada di jalan yang benar.
Setelah 48 Jam
ini fase waktu yang paling sulit, kerena dalam 48 jam Anda akan mengalami efek samping yang buruk seperti sakit perut, muntah dan junga kemungkinan mengalami hipotermia. Tetapi manfaat lain akan anda dapatkan dalam rehabilitasi indera anda.
Memang merokok itu mungkin langsung mengacam nyawa secara cepat, namun indera yang mati, terutama indera penciuman dan perasa, merupakan salah satu konsekuensi yang jelas akibat rokok. Untungnya setelah 48 jam tanpa rokok, maka ujung saraf anda akan mulai tumbuh kembali dan kemampuan untuk mencium dan merasa akan meningkat. Dalam masa ini tinggal menuggu sedikit waktu lagi, Anda akan kembali menghargai hal-hal yang lebih baik dalam kehidupan.
Setelah 72 Jam
Pada masa ini, nikotin akan benar-benar keluar dari tubuh anda , dan tabung bronkial mulai relaks dan bernapas menjadi lebih mudah. Sebaliknya, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan mencapai puncaknya disekitar waktu ini, dan mungkin akan mengalami beberapa gejala fisik seperti sakit kepala, mual atau kram disamping gejala emosional yang telah disebutkan sebelumnya. Untungya, gejala fisik ini akan berlalu dengan cepat.
Untuk melawan gejala mental pertimbangkan untuk menghargai diri anda yang tidak merokok lagi, tetapi gunakan uang yang biasa anda gunakan untuk membeli rokok, dengan menghabiskan makan malam, menikmati hidangan yang menyehatkan dengan keluarga.
Setelah 2-3 Minggu
Setelah masa dua hingga tiga minggu, Anda akan mulai benar-benar merasa berbeda. Anda pada akhirnya bisa berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasakan kehabisan napas dan sakit karena fungsi paru meningkat sampai 30 persen sehingga sirkulasi darah meningkat. Demikian juga berjalan menjadi lebih mudah. Hal ini disebabkan seejumlah proses regeneratif yang mulai terjadi dalam tubuh anda. Tetapi sebaliknya juga dapat menyebakan gejala penarikan diri seperti mudah tersinggung, sakit kepala, dan kecemasan (bagi beberapa orang maka obat antideresan bekerja dengan baik dalam menurunkan sikap berhenti merokok). Anda tidak perlu khawatir, karena itu hanya sementara saja dan segera hilang pada minggu-minggu berikutnya.
Setelah 1-9 bulan
Setelah Anda berhenti merokok selama sebulan, maka baru-paru anda akan mulai berregenerasi. Yang terjadi di dalam paru-paru, silia (rambut halus, seperti organel yang mendorong lendir keluar)
mulai memperbaiki diri dan kembali berfungsi dengan baik. Dengan silia yang kembali dapat berfungsi dengan baik, akan menolong mengurangi resiko anda terkena infeksi.
Dengan paru-paru yang berfungsi sebagaimana mestinya, batuk dengan sesak napas yang anda alami akan terus menurun secara dramatis. Bahkan untuk para perokok berat , gejala yang timbul akibat berhenti merokok tidak akan lagi terasa beberapa bulan setelah berhenti dari rokok.
Setelah 1 tahun
Adalah satu kemenangan yang besar bilamana Anda bebas sepenuhnya dari rokok dalam periode satu tahun. Setelah satu tahun tanpa rokok akan memotong resiko penyakit jantung anda menjadi setengahnya dibandingkan ketika anda masih merokok. Cara lain untuk melihat pada kemajuan ini adalah seorang perokok dua kali lebih mungkin dibandingkan Anda untuk menderita jenis penyakit jantung.

Setelah 5 Tahun
Apa yang aterjadi dalam proses pembakaran tembakau adalah dilepaskannya sejumlah Zat beracun, yang salah satunya karbon monoksida, akan menyebakan pembuluh darah anda menyempit, yang meningkatkan resiko anda mengalami stroke, setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko anda untuk mengalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok.
Setelah 10 Tahun
Dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok, maka para perokok memiliki resiko yang lebih tinggi digerogoti penyakit-penyakit menakutkan seperti Kanker kandungan, kanker kemih, kanker leher rahim, kanker kerongkongan, kanker pankreas, kanker mulut, dan kanker tengorokan. Demikian pula khususnya kanker paru-paru mejadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90 persen kematian akibat penyakit paru-paru diseluruh dunia. Hal ini memakan 10 tahun, namun jika anda berhenti resiko kematian akibat kanker paru-paru akan turun 50 persen dibandingkan dengan mereka yang masih merokok. 10 tahun setelah anda berhenti merokok, resiko kanker mulut, tengorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun.
Setelah 15 Tahun
Resiko penyakit jantung yang selama ini membayangi anda akan menurun tingkatnya yang sama dengan mereka yang memang bukan perokok. Setelah anda berhenti merokok 15 tahun. Anda tidak akan lagi berada pada posisi yang lebih tinggi dari normal untuk berbagai kondisi seperti serangan jantung, penyakit koroner, arhitmia, angina, infeksi jantung maupun kondisi yang mempengaruhi irama detak jantung anda.
Nah manfaat jangka panjang menghentikan kebiasan merokok sangatlah fantastik, menurut American cancer sociaty dalam laporan guide to quitting smoking menunjukkan, mereka yang tidak merokok memiliki rata-rata hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan para perokok.
Jadi berhentilah merokok pada hari ini dan anda akan memperpanjang rentang hidup anda dan menghidupi tahun-tahun ekstra dengan sistem kardiovaskular yang dapat berfungsi, saat anda aktif dan merasa luar biasa.