Ringkasan Kajian Bulanan : Tujuh Penghalang Pintu Rezeki

Ringkasan Kajian Bulanan | Tujuh Penghalang pintu rezeki | kamis, 27 November 2014

Sebab-sebab terhalangnya pintu rezeki / keberkahan hidup :

1. Tidak melibatkan Allah  SWT dalam setiap urusan.

2. Melakukan perbuatan maksiat,sehingga membuat Allah Murka.

3. Mendurhakai Orang tua, Ibu.

4. Memutuskan tali silaturahim.

5. Tidak peduli dengan anak yatim, orang miskin.

6. Adanya kesombongan/ujub dalam diri kita.

7. Sering terjadi pertengkaran di dalam rumah tangga.

Indahnya Berprasangka Baik

Dua orang laki-laki bersaudara bekerja pada sebuah pabrik kecap dan sama-sama tekun belajar Islam. Sama-sama mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin. Mereka acap kali harus berjalan kaki untuk sampai ke rumah guru pengakiannya. Jaraknya sekitar 10km dari rumah peninggalan orangtua mereka.

Suatu ketika sang kakak berdo’a memohon rejeki untuk membeli sebuah mobil supaya dapat dipergunakan untuk sarana angkutan dia dan adiknya, bila pergi mengaji. Allah mengabulkannya, tak lama kemudian sebuah mobil dapat dia miliki dikarenakan mendapatkan bonus dari perusahaannya bekerja.

Lalu sang kakak berdo’a memohon seorang istri yang sempurna, Allah mengabulkannya, tak lama kemudian Continue reading

Kisah Teladan : Thalhah ibn ‘Abdurrahman ibn ‘Auf

Ada saja hal yang mengagumkan dari mutiara akhlak pendahulu kita yang shaleh dan begitu sulit ditemukan di zaman ini. Pena ini pun malu membulirkan tintanya karena pemiliknya jauh dari kategori akhlak mulia.

Thalhah ibn ‘Abdurrahman ibn ‘Auf namanya. Lelaki ini adalah sosok paling dermawan diantara tokoh Quraisy kala itu.
Tetapi, suatu ketika, istrinya mencoba mengutarakan uneg uneg yang sempat terpendam dalam hatinya.

Aku tak pernah melihat sosok-sosok yang lebih tak beradab dibanding saudara-saudaramu

Demikian tutur istrinya. Mendengar ini, beliau balik bertanya:

“Ada apa?”

“Aku perhatikan mereka kerapkali mendatangimu saat engkau berezki banyak saja. Sementara mereka meninggalkan engkau kala engkau tak berpunya.”

Dengarlah jawaban mulia sang Thalhah kepada istrinya: Continue reading

Menerima Kebenaran Meskipun Dari Anak Kecil

عن ابراهيم قال سألتُ الفُضَيل : “مَا التَّوَاضُعُ؟”، قال : أَنْ تَخْضَعَ لِلْحَقِّ وَتَنْقَادَ لَهُ وَلَوْ سَمِعْتَهُ مِنْ صَبِيٍّ قَبِلْتَهُ مِنْهُ، وَلَوْ سَمِعْتَهُ مِنْ أَجْهَلِ النَّاسِ قَبِلْتَهُ مِنْهُ
Dari Ibrahim ia berkata, “Aku bertanya kepada Al-Fudhail bin ‘Iyaadh, apakah itu tawadhu?”. Beliau berkata, “Engkau tunduk dan patuh kepada kebenaran, meskipun engkau mendengar kebenaran dari seorang anak kecil maka kau terima, meskipun engkau mendengar kebenaran dari manusia yang paling bodoh maka engkau terima” (Hilyatul Auliyaa’ 8/91).

firanda.com

Nasehat pagi dari Ibnul Jauzi

Untaian perkataan Ibnul Jauzi rahimahullah yang menggetarkan hati para dai, beliau berkata :
((Sungguh suatu hari aku di majelisku maka aku melihat di sekitarku lebih dari 10 ribu hadirin, tidak seorangpun dari mereka kecuali terenyuh/luluh hatinya atau meneteskan air mata (*karena nasehat dan ceramahku).

Akupun berkata pada jiwaku : Bagaimana nasibmu jika mereka seluruhnya selamat (*di akhirat) sedangkan engkau celaka??. Maka akupun berucap dengan lisan perasaanku : Wahai Tuhanku…, wahai Tuhanku…jika kelak Engkau menetapkan untuk mengadzabku maka janganlah Engkau mengabarkan kepada mereka tentang tersiksanya aku… demi untuk menjaga kemuliaanMu bukan demi aku, agar mereka tidak berkata : Allah yang telah ditunjukan/diserukan oleh Ibnul Jauzi telah mengadzab Ibnul Jauzi))

lihat Soidul Khootir hal 78

sumber : zahidhdr.wordpress.com

Kajian Tematik Haji & Umroh

Labbaikallahumma labbaik. Labbaika laa syariika laka labbaik.

Menunaikan ibadah haji & Umroh adalah sesuatu yang amat dirindukan oleh setiap umat Islam, bahkan oleh yang telah menunaikannya berkali-kali sekalipun. Karena itu, bagi yang dimudahkan Allah untuk bisa menunaikan ibadah haji & Umroh agar menggunakan kesempatan emas itu dengan sebaik-baiknya. Sebab, belum tentu kesempatan menunaikan ibadah itu bisa datang kembali.

Yuk Guys !! Hadiri Kajian Rebo-an Esok Hari ( 19 Nopember 2014 ) di Mesjid An-Nahl.

Pamflet K Hj_1

Salurkan Zakat Profesi & Infaq, Muslimsein Gelar Kegiatan Peduli Anak Yatim

2014-11-11_093040Muslimsein – Dalam rangka penyaluran dana zakat profesi dan infaq yatim yang diperoleh dari jama’ah dkm annahl – sein, pada hari Minggu 09 November 2014 kami menyelenggarakan kegiatan santunan anak-anak yatim.

Kegiatan yang dikomandoi Ust.Suhendar dan Romli berlangsung di rumah salah satu pengurus dkm yang beralamat di Kp.Harapan Baru Ds.Cikarang Kota Kec.Cikarang Utara-Bekasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ust.Heru salah satu tokoh masyarakat dan ulama setempat berkenan hadir mengisi tausiyah dan memberikan nasehat kepada 47 Orang anak yatim piatu peserta kegiatan santunan. Continue reading