Surabaya, 5 Juli 2025 — SMP Islam Terpadu Al Uswah Surabaya menggelar kegiatan Welcome Parents 2025 sebagai ruang kolaborasi antara sekolah dan orang tua siswa kelas 7 Angkatan ke-17. Mengusung tema “Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mengawal Pembentukan Karakter Remaja Generasi ALPHA,” acara ini menjadi jembatan awal membangun kemitraan strategis dalam pendidikan anak.
Kepala SMPIT Al Uswah, Ustadz Abd. Azhim, M.Pd., membuka acara dengan menyampaikan orientasi sekolah: memperkenalkan sistem, budaya, serta visi besar pendidikan karakter yang menyatu dengan nilai-nilai Islam. Beliau menekankan pentingnya sinergi awal sebagai fondasi untuk menciptakan hubungan harmonis antara sekolah dan keluarga.
Sambutan Yayasan Ukhuwah Islamiyah yang disampaikan oleh Ustadz Faisal Alami, S.E., M.M., turut memperjelas identitas Al Uswah sebagai lembaga pendidikan berjenjang, dengan pengawalan intensif terhadap ibadah, akhlak, prestasi, hingga program unggulan tahfidzul Qur’an. Hingga kini, tercatat enam siswa SMPIT Al Uswah telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sertifikasi dari guru tahfidz internal sekolah.
Bagian penting dalam kegiatan ini adalah sesi parenting inspiratif oleh Ustadzah Anglis Ayu Anjarsari, M.Psi., Psikolog. Beliau mengupas dinamika remaja awal yang kini berada di masa transisi, termasuk tantangan digital, kecenderungan emosi cinta, hingga pencarian jati diri. Orang tua diajak memahami bahwa anak zaman sekarang tidak cukup hanya diberi instruksi, melainkan membutuhkan role model yang nyata dan komunikasi yang hangat.
“Isilah cawan kasih sayang anak dengan cinta dari orang tua, bukan dari luar. Karena saat anak merasa cukup dari rumah, ia tidak akan mudah tergoda oleh kasih semu dari luar,” pesan mendalam Ustadzah Anglis. Ia juga mengingatkan pentingnya quality time, komunikasi sehat, dan keterlibatan aktif orang tua dalam kehidupan anak.
Pada sesi selanjutnya, Koordinator Jenjang 7, Ustadz Muhamad Fatih Abdul Aziz, M.T., memaparkan 15 program jenjang kelas 7 yang terbagi dalam kegiatan harian, pekanan, bulanan, hingga semesteran. Program unggulan tahun ini mencakup orientasi satu bulan yang menggantikan sementara pembelajaran 12 mata pelajaran umum, dengan 8 pelajaran matrikulasi: Pramuka, Al Qur’an, Numerasi, Literasi, Adab, Bahasa Inggris, Teknologi, dan Bina Pribadi Islam (BPI). Tujuannya adalah menyetarakan kemampuan dasar siswa baru dari berbagai latar belakang sekolah sebelum memasuki kurikulum reguler.
Ada pula program Jelajah Kota Surabaya yang menarik perhatian peserta. Dengan memanfaatkan transportasi publik seperti Bus Suroboyo, Bus Semanggi (listrik), dan Feeder, siswa diajak belajar langsung di ruang publik kota secara aktif dan kontekstual.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara sekolah dan orang tua untuk terus bersinergi demi masa depan pendidikan anak-anak. Suasana akrab dan penuh semangat mewarnai akhir acara, mempertegas bahwa sekolah tidak bisa berjalan sendiri—ada peran luar biasa dari para Ayah dan Bunda yang siap membersamai perjalanan pendidikan ini.
📖 “Didiklah anakmu sesuai zamannya…” menjadi pengingat sekaligus pijakan bersama dalam membina generasi yang kuat iman, unggul dalam akhlak, dan siap menghadapi masa depan.




