Hufff

Sometimes, i feel so tired.
But i know,it’s my choice.

Everything wanna be ok,
i believe it.

Just give thanks to Allah,
for everything have given.

TES PAULI

Ada yang tau istilah diatas?? Atau mungkin ada yang pernah mengikuti?? Para pecinta psikotes tentunya tidak asing lagi dengan tes yang satu ini. Tapi bagi saya yang baru sekali mengikuti psikotes, tes ini merupakan model tes baru. Yup… tes ini cukup membuat kepala saya pusing, leher pegal, dan mata perih. Tes ini saya ikuti ketika psikotes untuk masuk TELKOMSEL, salah satu perusahaan yang cukup saya inginkan untuk bisa masuk. Di dalam ruangan yang sangat dingin di PT EXPERD, sebuah perusahaan yang menagani recruitment pegawai, kami disuruh mengerjakan si “Pauli” dalam batas waktu tertentu tanpa ada penjelasan apa tujuan dari tes ini. Ada yang tau ga tujuannya apa??

Gambaran tesnya kurang lebih begini… Satu lembar kertas berukuran cukup besar berisi angka-angka 0-9. Angka ini tersusun dalam baris dan kolom seperti matriks raksasa yang berdimensi sampai ratusan. Tugas kita adalah menjumlahkan 2 angka yang berurutan (atas dan bawah) secepat mungkin. Hasil penjumlahan ditulis di sebelah kanan diantara 2 angka yang sedang dijumlahkan tersebut. Jika hasil penjumlahan lebih dari 10 maka yang dituliskan cukup satuannya saja. Penjumlahan dilakukan dari kolom paling kiri mulai angka paling atas. Setelah selesai kolom pertama dilanjutkan dengan kolom sebelah kanannya. Demikian seterusnya hingga batas waktu yang ditentukan.

Pada saat proses pengerjaan, setiap rentang waktu tertentu, pengawas memberikan aba-aba untuk memberi garis bawah pada angka hasil penjumlahan saat itu. Lagi-lagi saya tidak tau apa gunanya garis tersebut. Ada yang tau??

Contoh test pauli

Contoh test pauli

Berdasarkan pengalaman ini, saya ingin memeberi beberapa tips ketika mengikuti tes pauli.

  • Jika memungkinkan lakukan latihan terlebih dulu beberapa hari sebelum tes. Buku-buku tes pauli banyak tersedia di took-toko buku.
  • Persiapkan ballpoint cadangan, karena angka-angka yang akan ditulis cukup banyak, bisa mencapai ratusan bahkan ribuan. Tetapi jika anda yakin ballpoint yang anda gunakan masih lancar maka hal ini tidak diperlukan.
  • Posisikan diri anda senyaman mungkin, terutama posisi leher dan tangan kanan.
  • Berdoa dahulu sebelum mengerjakan.
  • Konsentrasi ketika mengerjakan, jangan terpengaruh peserta yang lain.
  • Jika tangan atau leher terasa pegal, istirahat sebentar saja, cukup 5-10 detik.

Under Maintenance

Tes micro-blogging

Wah…asyik skrg bisa ngeblog lewat hp….
m.wordpress.com

Design a site like this with WordPress.com
Get started