My Long Journey

Kisah TIGA buah Jam

Untuk masalah jam.tangan, sejak kecil aku paling selektif. Bukan karena modelnya yg gak pasaran, tapi kualitas dari jam.itu sendiri.

Ketiga jam tangan ini adalah jam yang paling kusuka dengan sebuah cerita tersendiri.

Jam yang terletak ditengah adalah jam yang kubeli dari gaji pertamaku rahun 1998 dengan harga Rp. 750.000,- dan saat itu nilai dollar masih Rp. 2000,-. Jam ini terbuat dari bahan Titanium, dimana titanium.adalah bahan untuk.badan pesawat. Sampai sekarang jam.tangan itu masih setia menemaniku setiap hari. Konom menurut tukang jam yang menjual.jam-jam.antik berkualitas, jam ku termasuk langka, karena saat itu adalah masa pertama munculnya jam.terbuat dari bahan titanium dan terhenti produksinya karena krisis moneter. Hingga kini tidak ada lagi produksi jam.dari bahan tersebut.

Jam kedua adalah jam sport berwarna hitam, ini adalah jam.hadiah doorprize saat acara kantor. Banyak orang yang mengincar jam.ini saat doorpruze dan tanpa diduga jan itu menjadi milikku. How lucky I am.

Jam ketuga adalah jam.masa kecilku, jam.ini sederhana, ringan sekali dan tahan air. Bisa dipakai untuk berenang dan mandi.Besok jam ini akan menjadi milik ponakanku tersayang yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke 7 tahun.

Satu jam sudah bertugas dari 1998 sampai sekarang 2016. Saya jam lagi bertugas mulai besok 27 Nopember 2016. Dan semoga jam.hitam segera bertugas segera menemani hari-hari suamiku kelak. Aamiin

My Long Journey

The way you look tonight

Some day, when I’m awfully low,When the world is cold, I will feel a glow just thinking of you. And the way you look tonight.

You’re lovely, with your smile so warm. And your cheeks so soft, There is nothing for me but to love you. And the way you look tonight.


I hope someday I will  walk away, with a magic pray. Only to find you and love you, with whole my day.


My Long Journey

Sebuah Peta Perjalanan Hati

Mencapai usia tinggi dengan kondisi masih sendiri bukan perkara mudah.

Banyak diantara yang sampai berlinang air mata dalam perjalanan. Ada yang bahagia, ada yang trauma dan ada juga yang menyerah.

Diantara beberapa teman sekitar wanita yang lajang hingga usia tinggi, ada beberapa hikmah yg mungkin bisa dibagi dan dijadikan sebuah peta untuk mereka yg belum menemukan tambatan hati.

Jodoh memang unik, datang tanpa pernah bisa kita sadari apalagi direncanakan untuk wanita yang sudah usia tinggi. Berharap, berusaha dan pada akhirnya adalah ikhlas.

Ikhlas tentulah hal yg paling sulit, namun saat ini saya berbagi karena sudah menemukan cara mencapai ikhlas.

JANGAN pernah menyerah dan berhenti berusaha, mungkin memang dia bukan yang terbaik untukmu kelak.

Seperti menanam biji tanaman disebuah tanah yang gersang, butuh sebuah kesabaran dan keiklasan untuk mencoba dan terus mencoba.

JANGAN pernah menjual harga diri dengan menghalalkan diri saat blm halal untuknya. Karena kelak mereka yang benar-benar tulang rusuk kita, adalah dia yang akan sangat menghargai rusuknya yang hilang.

JANGAN memaksakan diri menikah karena usia sudah tinggi, biarlah orang mau bicara apa toh kita yg menjalani. Dan harus dipikirkan apakah kita berani bertahan tanpa mengeluh apapun yg terjadi pada suami kelak. Karena menikah di usia tinggi yang dikejar hanyalah sebuah pernikahan untuk ibadah.

NIKMATI hari dengan berbakti kepada orang tua dan menyayangi keluarga, karena mungkin separuh atau bahkan lebih hidup kita telah tertulis untuk membahagiakan mereka.

Dan jika waktunya tiba kelak, tidak akan ada rasa bersalah saat harus benar2 berbakti pada suami karena saat menikah nanti,kita milik suami bukan milik ayah dan ibu kita lagi. Maka bahagiakan mereka selama ada sisa usia bersama.

“Let’s enjoy our single happy life”

Semoga saat waktunya tiba untuk menikah, Alhamdulillah kata yang selalu terucap bukan Astagfirullah

My Long Journey

Siluet Cinta

Menghitung hari
Detik demi detik
Yg terhimpun dalam satu kurun waktu
Yg tercatat pada sebuah masa

Kutemukan detik² keindahan
Kurasakan hari² yg syarat akan kebahagiaan

Hingga saat ini
Masih sangat terasa…

Indah saat berjalan dgn dirimu
Bahagia ketika bersamamu
Walau kadang
Terselip rasa kesedihan

Namun…
Indah itu tak pernah sirna
Bahagia itu tak pernah hilang

Karena
Dimataku…kau seorang yg menawan
Dibenakku… Kau seorang yg mulia
Dan dihatiku
Kau seorang yg sangat kucinta & kusayang

Kau.. telah menjadi bagian terindah dalam hidupku
Kau adalah kebahagiaan dalam hatiku
Sukacita yg pernah kita lalui bersama
Telah menjadi warna dalam kehidupanku

Cerita lama yg terindah
Kini terukir di hatiku
Terpahat di dadaku
Suatu perjalanan hidup yg sungguh sangat berarti

Walaupun kini kau jauh
Dan kau bukan milikku
Tapi kau akan tetap slalu di hatiku

Memang benar apa kata pepatah
Cinta itu tak harus memiliki

Karena…
Aku hanyalah sebuah siluet
Ada tapi tak nampak
Terlihat tapi tak jelas

Namun demikian
Sesungguhnya engkau adalah….
Cinta SEJATI

31.12.15 all was over

image

Posted from WordPress for Android

My Long Journey

back to NATURE

Pagiku hari ini diawali dengan ketertarikanku pada Majalah Gatra Edisi Febuari 2012. Sebuah artikel yang berjudul “Beras Hitam Sehatkan Jantung” menjadi topic pagi percakapan membuka hari.

“Beras hitam itu rasanya enak renyah dan harum baunya, berbeda dengan beras merah.” Ujar salah satu rekan kerjaku sembari memperlihatkan bekal makan siangnya yang terdiri dari nasi hitam yang dicampur sedikit nasi putih beserta sayuran sehat berwarna warni yang direbus. Tampak menggiurkan buatku.

Hmmm.. kupikir tidak ada salahnya untuk mencoba mengkonsumsi si beras hitam ini, walau konon yang kubaca di majalah ini harga per kilo adalah Rp. 23.000,- untuk tahun 2012, entahlah tahun ini berapa harganya per kilo. Rekan kerjaku tidak bisa memberi tahu karena tidak terlalu memperhatikan harga beras tersebut.

“Saya beli beras hitam karena ibu saya harus mengkonsumsi nasi hitam tersebut untuk melawan kanker yang sedang diidapnya.” Rekanku menjelaskan seolah membaca keinginan tahuku.

Untuk menambah informasi, kucoba untuk mencaritahu melalui artikel tersebut apa itu beras hitam.

Dan ternyata beras hitam dengan nama latin Oryza sativa L. indica ini dalam sejarah Cina dikenal sebagai forbidden rice.

Mengapa forbidden rice? Ternyata tanaman padi hitam ini masa panennya terbilang lama yaitu lima bulan dan sekali panen terbatas.

Beras Hitam atau forbidden rice ini mempunyai kandungan protein sebanyak 8,5% yaitu lebih tinggi dari beras biasa yang kandungan proteinnya hanya 7%. Beras Hitam ini sebenarnya berwarna ungu kehitaman dengan kulit gabah berwarna hitam pada saat pengisian bulir dan berubah menjadi  berwarna kecoklatan saat matang. Menariknya warna ungu yang terlihat hitam tersebut tinggi akan kadar antosianin yaitu salah satu senyawa kaya akan kadar antioksidan yang bisa berfungsi sebagai  anti kanker, mencegah diabetes karena kalori beras hitam ini lebih rendah yaitu 362 Kcal per 100 gram, mencegah penyakit jantung karena kaya akan serat, obat anemia karena mengandung 15,52ppm zat besi, dan anti penuaan karena mengandung anti oksidan yang  dapat memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

Subhanallah

Sumber :  http://alamtani.com/beras-hitam.html dan Majalah Gatra Edisi Febuari 2012

beras-hitam

Amazing Kids

Naik pohon

Permainan anak sekarang cenderung segala hal yang berbau teknologi, ini membuat mereka menjadi cerdas tapi sekaligus malas untuk berinteraksi dengan alam.

Hal ini terjadi pula pada ketiga keponakanku, abang dan si kembar. Ketiganya lebih memilih untuk main game yang disediakan dlm android, tablet maupun bb.

“Wofit.. wofit… memangnya ada apa aja dirumah wak im?ada game?wooow.”

“Dirumah wak im halamannya luas vang. Ada burung nuri, kakatua, kura kura, kucing, dan pohon yang bisa abang naiki”, adikku si bungsu menimpali pertanyaan anaknya.
Saat itu kami satu keluarga besar yang terdiri dari 2 mobil perjalanan menuju kita Bogor untuk menghadiri pernikahan dan menginap dirumah salah satu anak kakak mama. Ya kami memang keluarga besar karena kedua adikku telah berkeluarga.

“Wofit bisa manjat pohon?”
Kucium kening abang yang berusia 5 th dengan sayang. “Iya dong, dari kecil wofit jagonya naik pohon.”
“WOW… nanti abang mau naik pohon ajak ade ya.”

My Long Journey

Available but Unreachable

Kata yang menjadi judul tersebut diatas adalah salah satu kata yang diambil dari sebuah buku karangan Yasraf Amir Piliang yang berjudul IMAGINING LARA CROFT Psikosemiotika, Hoperealitas, dan simbol-simbol ketaksadara.

Buku ini menarik menurut pandangan saya, dimana dalam buku tersebut secara cantik dikupas habis mengenai siapa wanita itu, mengapa wanita itu, bagaimana wanita itu dan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang wanita itu.

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai kaum wanita,
(ضلع من خلقن فإنهن بالنساء استوصوا )
“Sesungguhnya wanita itu diciptakan dari tulang rusuk laki-laki yang bengkok”(Muttafaq ‘alaih). Inilah khabar Nabawi yang pasti benarnya, menunjukkan adanya “struktur alami yang bengkok”. Maka itulah laki-laki perlu lebih memperhatikan wanita, bukan malah memanfaatkan celah tersebut untuk melecehkan dan menghinakannya.

Jika ditelaan kembali kata AVAILABLE but UNREACHABLE, wanita itu selayaknya seperti itu. Tetap menarik untuk kaum pria namun tidak mudah dilecehkan dengan segala keelokan yang dimiliki oleh wanita dan disukai kaum pria.

Seperti tokoh Lara Croft, secara fisik dia menarik malah boleh dikatakan idaman para pria. Malah dalam salah satu bab sempat dibahas mengenai seorang anak perempuan yang sempat mempertanyakan mengapa Lara Croft sampai disuka para pria baik anak-anak maupun dewasa.

Memang tokoh Lara Croft ini diciptakan dalam sebuah imaginasi yang begitu sempurna, namun beberapa hal dibalik kesempurnaan secara fisik yang dikupas habis oleh Yasraf, ada beberapa hal yang saya setuju bahwa sebagai wanita yang mempunyai kodrat memiliki daya tarik sesksual, setidaknya mampu membuat daya tarik tersebut menjadi sebuah kekaguman bagi pria bukan untuk dilecehkan.

Dari Usamah bin Zaid, Rosulullah shollallahu’alaihi wasallam bersabda: “Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki selain daripada godaan wanita.”
Kenyataannya adalah yang terjadi memang benar bahwa banyak sekali kerusakan yang telah timbul karena wanita yang tidak mengenali kemuliaan, kehormatan dan kesucian dirinya, sehingga menjadi wanita yang tidak bermartabat bahkan “murahan.”
Dengan tidak menghilangkan sifat kewanitaannya, dengan segala keindahan yang Allah berikan, wanita harus memiliki kecerdasan dan kecerdikan sehingga bisa menciptakan sebuah image di mata pria bahwa wanita cantik dan sexy itu tidak selamanya bodoh, wanita cantik dan sexy itu tidak selamanya lemah, wanita cantik dan sexy itu tidak hanya melulu jadi korban pelecehan kaum pria.

Dalam kata lain, wanita itu hendaknya mempunyai apa yang bisa dikagumi oleh kaum pria namun tidak mudah untuk didapat harus dengan sebuah perjuangan yang tentunya untuk menjadikan wanita tersebut sebagai pelengkap hidup kaum pria bukan pemuas hidup kaum pria.

Walau apa yang dikupas oleh Yasraf dalam Lara Croft ini bukan mengenai bagaimana seharusnya wanita dalam Islam, namun saya sependapat bahwa secantik, semenarik apapun seorang wanita, menjaga dirinya walau terlihat tapi sulit untuk disentuh adalah sebuah makna yang tak ternilai harganya.

291284_10150280188808221_69315_o

My Long Journey

Terjun Payung

Diantara semua perjalanan hidup yang pernah kulalui, inilah yang terberat untukku.

Siapa yang pernah meminta atau mengkhayal untuk bisa tetap sendiri sampai usia yang sudah sangat tinggi.

Setiap wanita dewasa pastilah menginginkan sebuah keluarga yang akan dijalaninya selama sisa hidupnya. Mengurus suami, membesarkan anak dan melalui hari-hari bersama orang yang dikasihi. Dan khayalan itupun sudah ada sejak 20 tahun yang lalu.

Namun ternyata Allah masih membiarkan diriku sendiri hingga saat ini. IKHLAS, mungkin itu yang sampai kini belum bisa aku dapatkan. Jika diriku sudah mendapatkan ilmu ikhlas yang sulit itu, mungkin tidak akan segalau ini ketika adik sepupu dan para keponakan yang usianya jauuuh dibawahku satu persatu menikah.

Menasehati orang lain memang mudah, saat seorang sahabat mengadu bahwa dirinya galau ketika keponakannya harus menikah mendahuluinya. Dan dengan bijaksananya kukaatakan bahwa itu sulit tapi itu semua bisa kulalui, terbukti aku bisa ikhlas saat adik-adikku satu persatu meminta ijin menikah. Yah itu butuh sebuah kesabaran dan keikhlasan.

Kupikir aku sudah menemukan kata IKHLAS tersebut, nyatanya saat 2 orang adik sepupuku yang jelas-jelas dekat dengan diriku bersamaan akan menikah di bulan yang sama, aku galau, emosiku tidak stabil, hari-hariku sedih dan akupun akhirnya berfikir bahwa diriku belum menemukan ilmu ikhlas tersebut.

Rahasia Allah memang tidak ada yang pernah tahu. Dan perjalanan ini….
seperti seorang penerjun yang terjun dari sebuah ketinggian, berusaha mendarat di titik yang tepat tapi bergantung kepada angin yang membawa. Apakah bisa tepat ataukah jauh dari sasaran. Begitupula dengan hidupku.

terjun payung

My Long Journey

Bandungku

Kata “Bandung” berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama “Bandung” diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II, untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

Berdasarkan filosofi Sunda, kata “Bandung” berasal dari kalimat “Nga-Bandung-an Banda Indung”, yang merupakan kalimat sakral dan luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-“Bandung”-an artinya menyaksikan atau bersaksi. “Banda” adalah segala sesuatu yang berada di alam hidup yaitu di bumi dan atmosfer, baik makhluk hidup maupun benda mati. “Indung” adalah Bumi, disebut juga sebagai “Ibu Pertiwi” tempat “Banda” berada. Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai “Banda”. Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah “Banda Indung”, yaitu Bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfir adalah tempat yang menyaksikan, “Nu Nga-Bandung-an”. Yang disebut sebagai Wasa atau Sanghyang Wisesa, yang berkuasa di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup maupun benda mati yang lahir dan tinggal di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.

Kota Bandung secara geografis memang terlihat dikelilingi oleh pegunungan, dan ini menunjukkan bahwa pada masa lalu kota Bandung memang merupakan sebuah telaga atau danau. Legenda Sangkuriang merupakan legenda yang menceritakan bagaimana terbentuknya danau Bandung, dan bagaimana terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, lalu bagaimana pula keringnya danau Bandung sehingga meninggalkan cekungan seperti sekarang ini. Air dari danau Bandung menurut legenda tersebut kering karena mengalir melalui sebuah gua yang bernama Sangkyang Tikoro.

Daerah terakhir sisa-sisa danau Bandung yang menjadi kering adalah Situ Aksan, yang pada tahun 1970-an masih merupakan danau tempat berpariwisata, tetapi saat ini sudah menjadi daerah perumahan untuk pemukiman.

Kota Bandung mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels, mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai hari jadi kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906[11] dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 ha, dan bertambah menjadi 8.000 ha pada tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.[12]

Pada masa perang kemerdekaan, pada 24 Maret 1946, sebagian kota ini di bakar oleh para pejuang kemerdekaan sebagai bagian dalam strategi perang waktu itu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Bandung Lautan Api dan diabadikan dalam lagu Halo-Halo Bandung. Selain itu kota ini kemudian ditinggalkan oleh sebagian penduduknya yang mengungsi ke daerah lain.

Pada tanggal 18 April 1955 di Gedung Merdeka yang dahulu bernama “Concordia” (Jl. Asia Afrika, sekarang), berseberangan dengan Hotel Savoy Homann, diadakan untuk pertama kalinya Konferensi Asia-Afrika yang kemudian kembali KTT Asia-Afrika 2005 diadakan di kota ini pada 19 April-24 April 2005.

250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Straatgezicht_Bandoeng_TMnr_10014700

http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung#Sejarah