Tempat Nda NgeBlog

After Wedding

Seminggu Ke belakang…
Duuuh… hari pertama di Bandung, sungguh hari penuh kekakuan. Jari-jari pun masih susah untuk ngetik sesuatu. Mata ga bisa bertahan lama didepan tajamnya sorotan monitor kantor. Masih terngiang ditelinga riuhnya canda tawa ponakan dan sodara2 dikampung T__T. Selamat datang kembali dunia kerja, selamat datang dunia baru, babak kehidupan baru dimulai. Tanggung jawabku semakin bertambah, segala sesuatu diputuskan berdasarkan kesepakatan berdua, mengarungi hidup dalam keadaan suka dan duka berdua. Apalah daya pengantin baru harus tinggal terpisah, saya di Bandung sedangkan istri di kampung sana T__T hiks. Biarlah kesabaran melatihku untuk tetap dijalur yang benar dan menjauhkanku dari godaan-godaan.

Hari ini… ( 19 Juni 2008 )
Sekarang sudah mulai bisa adaptasi dengan lingkungan di Bandung lagi. Kesibukan di kantor lumayan, kesibukan kampus lumayan juga (lagi meriksa hasil UTS) dengan segudang kebingungan untuk ngasih nilai, maklum ini kali pertama saya mengajar dan memberikan nilai untuk mahasiswa. Rencana selanjutnya setelah ini juga pengen pindah kosan neh… Udah bosan dengan lingkungan yg telah membesarkan saya dari tingkat 2 Kuliah dulu ampe sekarang, Udah bosan dengan orang-orang kosan yang semakin hari semakin “aneh”. Semoga dengan lingkungan baru bisa nambah gairah kerja lagi. Weekend ini rencana sama temen kantor mau survei kosan daerah sekitar kantor, mudah2an nemu yg nyaman dan murah.

Under 4Day

Deg deg deg… udah tinggal 4 hari lagi menuju pelaminan. Hari ini gw masih di Bandung, menyelesaikan beberapa kerjaan [walaupun emang ga mungkin selesai hari ini].

Persiapan di kampung kayanya sudah memasuki fase super suibuk…
Duuuuh ga sabar udah pengen pulang… Urus semua keperluan disana.

Tamu undangan dari Bandung sudah bersiap-siap. Anak2 kantor berencana ke sana menggunakan mobil yang Insya Allah hampir semua staf di Bandung ikut. Anak-anak Bascom sudah mempersiapkan segala perlengkapan touring menggunakan sekitar kurang lebih 10 motor [kalo ga salah menurut laporan koordinator dilapangan]. Dan sebagian lagi teman-teman kuliah di Bandung juga InsyaAllah turut hadir.

Ya Allah lancarkan perjalanan mereka, semoga diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menempuh perjalanan yang bisa menghabiskan setengah hari menuju Pangandaran,.. Amin.

Simulasi Ijab Qobul

Akhirnya hari ini bisa bernafas lega, setelah 2 hari kemarin pulang ke rumah untuk mengurus persiapan daftar ke KUA. sehari sebelumnya saya urus pendaftaran didaerahku, Besoknya baru daftar di KUA daerah calon mempelai wanita. Alhamdulillah ga ada hambatan yang berarti. semua persyaratan sudah terpenuhi dari mulai pas foto, fotocopy akta, KTP, kartu keluarga dll. Hari Rabu sekitar jam 12 siang kita ngobrol sama Amil/Pengulu ato pihak dari KUA mempelai wanita yang akan jadi penghulu nanti pas hari H. Simulai Ijab dan Kobul berlangsung lumayan lama. Ijab dari pihak bapak dari calom mempelai wanita dibimbing sama Amil, kecuali saya yang mengucapkankan kobul sendiri tanpa bimbingan dan tulisan sebagai pembimbing.

Semula bacaan kobul saya sudah punya versi sendiri, yang bacaannya “Tarima abdi nikah ka putri teges bapak Rakid kalayan ngangge maskawin ku emas 50Gram ditambih seperangkat alat solat dibayar tunai” (dilakukan setelah Ijab dari bapak mertua dan ditandai dengan tepukan tangan dari Amil/Penghulu). Ternyata versiku emang ga begitu beda dengan versi penghulu yang menginginkan bacaannya seperti ini “Tarima abdi nikah ka putri bapak kanggo abdi, kalayan ngangge mas kawin ku emas 50Gram ditambih seperangkat alat solat dibayar kontan”. hehehe beda dikit dari dugaanku. Dicoba dan langsung lancar..

Mudah2an nanti pas waktunya lancar seperti pas simulasinya, Amin….

ouw….. hari yang special untuk kita berdua sudah semakin dekat, sudah tinggal 16 hari lagi. Alhamdulillah segala persiapan sudah terkumpul. Sungguh melelahkan persiapan yang kita susun sedari awal, memang karena kita tidak begitu membebankan segala sesuatunya sama orang tua. Alhamdulillah berkat dukungan dari teman dekat dan sodara2 juga akhirnya terarah segala rencana yang disusun. Tinggal selangkah lagi menuju pelaminan, semoga dilancarkan dalam ritual acaranya dan diberi kekuatan setelah kita resmi membina rumah tangga nantinya, Amin ya Allah ya robbal alamiiin……

Baru sore ini saya nyadar kalo beberapa situs diblock oleh backbone.
Sore ini saya coba buka http://nd4capung.multiply.com (salah satu account blog saya di Multiply), ups ko lama sekali loadingnya. Trus saya coba buka juga youtube, ternyata sama ga bisa diakses. Cari-cari informasi, ternyata beberapa situs sudah diblock oleh backbone, hal ini terkait dengan kontroversial film “fitna” yang bukan hanya beredar di youtube saja, melainkan beberapa situs blog juga.

Dibawah ini kutipan email dari backbone, yang saya kutip dari forum detikinet.

“Para Pelanggan Yth.

Sehubungan dengan Surat Menteri Kominfo Nomor: 84/M.KOMINFO/04/08 tanggal
2 April 2008 Perihal: Pemblokiran Situs dan Blog Yang Memuat Film Fitna,
maka situs berikut ini untuk sementara kami tutup sampai pemberitahuan
lebih lanjut :

1. Youtube
2. MySpace
3. Metacafe
4. Multiply
5. Rapid-share

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, atas maklumnya kami
mengucapkan terima kasih.

Warm Regards,

XXX

Bahkan dari info yang saya dapatkan, film fitna sudah menyebar juga di situs Google video. Akankah Google juga diblock juga??.

Menurut saya pemerintah terlalu cepat membuat keputusan dengan pemblokiran langsung dari domainnya, karena tidak semua account memuat film fitna, akan tetapi hanya beberapa content saja. Harusnya pemerintah langsung memblokir langsung ke contentnya saja, jangan asal jebret maen blokir aja tuh semua. Masih banyak juga kan content lainnya yang bermanfaat dan bisa didapat dari sekedar “fitna”. Banyak sekali para pengguna jasa dengan menggunakan domain yang diblokir diatas, untuk keperluan bisnis, dan kepentingan lainnya yg lebih bermanfaat yang pada akhirnya harus dirugikan dengan kebijakan pemerintah ini.

Apa tanggapan Anda, monggo ditunggu…..

Janji Suci

Lirik  dari lagu Janji Suci oleh Yovie & Nuno bagus juga.

* Lagi demen sama lagunya.

dengarkanlah wanita pujaanku
malam ini akan kusampaikan
hasrat suci kepadamu dewiku
dengarkanlah kesungguhan ini

aku ingin mempersuntingmu
tuk yang pertama dan terakhir

jangan kau tolak dan buatku hancur
ku tak akan mengulang tuk meminta
satu keyakinan hatiku ini

akulah yang terbaik untukmu

dengarkanlah wanita impianku
malam ini akan kusampaikan
janji suci satu untuk selamanya
dengarkanlah kesungguhan ini

ouw.. udah lama neh ga masuk wp lagi.
mo posting yang iseng2 aja…

ceritanya ade gw kmrn maen ke bandung,
sambil nunggu gw plg ngantor dia bikin plesetan kaya gini

she shark
she shark
they thingking

they arm
they arm
me ray up

the tank
she a chord nyum uk

up all u the tank up

(nyanyiin pake lagu “cicak-cicak di dinding”)

Kasih Sayang Orang Tua

Nak, jauh sebelum kau hadir dalam kehidupan ayah dan ibu, kami senantiasa bermohon kepada Allah Swt agar dikaruniai keturunan yang sholeh dan sholihah, yang taat kepada Allah, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah dan belajar, serta dapat menjadi penerus dakwah Ilallaah.

Banyak rencana yang kami rancang, agar kelak bila kau hadir, kami sudah siap menjadi orang tua yang baik dan mampu mendidikmu dengan didikan yang sesuai dengan dinnul Islam, tuntunan kita seperti yang dicontohkan oleh Rosulullah Saw kepada kita.

Ayah dan Ibu ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri, maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, dan bila Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali.

Tatkala kau mulai belajar sholat, dan usai sholat kau lantunkan do’a untuk orang tua, walau dengan bacaan yang masih belum sempurna, bercucur air mata ibu karena kau telah mampu melafalkan do’a itu. Timbul harapan dihati yang paling dalam, kelak hingga ketika Ibu dan Ayah tiada, kau tetap melantunkan do’a itu, karena do’amu akan memberikan kepada Ibu dan Ayah pahala yang tak henti-hentinya di yaumil-akhir. Kaulah asset masa depan bagi umi dan abi. Kau akan mampu menolong umi dan abi di yaumil-akhir nanti, bila kau menjadi anak yang sholihah.

Nak, kehadiranmupun memberikan kepada Ibu dan Ayah pelajaran yang sangat berharga, kau mengingatkan kami
tatkala masih sepertimu. Mengingatkan dengan lebih kuat lagi, betapa besar pengorbanan yang dilakukan oleh kakek nenekmu kepada kami, hingga Ibu dan Ayah tumbuh dewasa dan bahkan sampai menjadi orang tua seperti mereka.

Keperluan sekolahmu selalu kami upayakan, walau kadang harus dengan susah payah, agar kau bisa memperoleh pendidikan yang baik dan layak untuk kehidupanmu dimasa yang akan datang. Kami senantiasa berupaya membimbingmu untuk dapat melakukan segala sesuatu, agar saat besar nanti kau mampu melayani dirimu sendiri.

Bila Ibu dan Ayah tidak mau melayanimu untuk hal-hal yang sudah dapat kau lakukan sendiri, itu bukan berarti kami tidak menyayangimu, tapi justru sebaliknya. Karena Ibu dan Ayah sayang sekali padamu, kau tidak boleh
terlalu dimanjakan, hingga saat kau besar nanti, kau jadi anak yang mandiri dan serba bisa.

Inilah harapan Ibu dan Ayah kepadamu, sangat banyak dan sangat ideal. Oleh karenanya, kami senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah Yang Esa, yang Berkuasa dan Maha Agung, agar tidak salah langkah dalam mendidikmu.

Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyaatinaa qurrota a’yun waj’alnaa lilmuttaqiina imaaman.

Menelusuri Rumah Teman

Selasa 16 Oktober 2007 saya jalan-jalan ke pangandaran. Untuk sekedar menghilangkan kepenatan dirumah. Jalan sore-sore, lihat sunset dan mengunjungi kawan lama yang kebetulan tugas sebagai SPB telkomsel siaga dipantai pangandaran. Sampai disana saya teringat amanat dari i-moovers untuk mencari informasi tentang pangandaran dan penginapannya, yang rencananya i-moovers sewaktu-waktu ingin mengadakan tour wisata ke sana. Saya bingung harus mulai cari informasi dari mana, teman saya Rona (teman SMA) yang biasa mangkal dibibir pantai sebagai penjual minuman kini entah kemana warung yang biasa dia gunakan untuk menjajakan jualannya telah hilang ditelan ombak tsunami.

pantai timur 1pantai timur 2

Tenang saja saya masih ada kenalan di pangandaran namanya Wandi Guntara (teman SMA). Beberapa tahun yang lalu saya pernah ke rumahnya sekali, yaitu di pantai timur pangandaran. Saya pergi kesana sambil mengingat-ngingat kembali jalan menuju rumahnya. Sampai disana keadaan tampak lain. Saya sudah benar-benar lupa jalan menuju ke rumahnya, tapi sedikit ada bayangan lah dengan bentuk rumahnya, mmmmmm…. saya coba tanya penduduk sekitar sana saja. Saya tanya Ibu2 Tua “Ibu kenal wandi?”, Si Ibu menjawab “oh wandi yang masih muda itu?”, “Dia anaknya Bu Ocih itu warungnya yang dipinggir pantai deket jalan”. Dalam hati saya berkata “Oh wandi sekarang jualan dipantai juga, seingat saya dulu dia coba masuk ke Angkatan Laut. Saya cari beberapa warung disana, saya tanya seorang wanita setengah baya “Teh,… wandi-na aya?” dia agak sedikit kaget melihat saya. Saya mencoba menjelaskan bahwa saya teman Sma-nya wandi dan sudah lama tidak ketemu. Akhirnya dia sudah mulai menerima kedatangan saya. Oh wandinya lagi ke cilacap lagi main, begitu ucapnya. Dari dalam warung terdengar suara ibu2 memanggil.. “Aya saha nyi?”) . Ups ternyata dia ibunya wandi, saya coba menyapa dan bercerita kalo saya teman anaknya dan sekarang sudah benar2 lupa rumahnya sebelah mana. Si Ibu yang terlihat sakit menunduk sambil berkata “kami sudah tidak punya rumah, hancur oleh gelombang tsunami setahun yang lalu”.

Ya Allah… saya benar2 tidak menyangka ternyata gelombang tsunami bukan hanya meluluh lantahkan pantai barat saja, akan tetapi menghancurkan pemukiman disekitar pantai timur pangandaran, dan itu menimpa rumah teman saya. Sampai setahun bencana itu berlalu mereka belum bangun kembali rumahnya, dan yang tersisa hanya warung yang mereka jadikan lahan mencari nafkah dan berteduh dari panas dan hujan. Akhirnya saya pamit sama mereka dan titip salam buat wandi, semoga mereka diberikan kekuatan menghadapi semua cobaan ini.

Met Lebaran

Taqobalallohu minna’a wa’minkum,
Mohon maaf lahir bathin,
Selamat Lebaran Idul Fitri 1428 H

Besok Subuh sudah take off ke kampung halaman neeh.
Temen2 sampai ketemu nanti dibulan Syawal 1428H
Dengan hati yang suci.
Dengan semangat baru.

Design a site like this with WordPress.com
Get started