Selalu ada yg menarik ketika berada di Bandung. The girls, food, and a lot of fun places. Namun buat saya Bandung adalah salah satu kota tuk meningkatkan nafsu makan. Walopun efek sampingnya adalah terserang pilek krn cuaca yg tiba-tiba berubah dari panas menjadi dingin. Tidak olahraga seminggu membuat badan saya mudah terserang pilek akibat perubahan cuaca dan debu.
3 hari 2 malam di Bandung nafsu makan saya cukup oke dan kembali 100 % like the old time. Oke saya ceritain sedikit kisah saya dan gairah nafsu makan. Sabtu siang ketika tiba di Bandung saya dan dua orang temen saya makan Nasi Bakar Cimandiri yg terletak di belakang Gedung Sate. Nasi bakarnya cukup enak namun porsinya tidak besar sehingga saya masih lapar dan berniat untuk mencari baso tahu. Setelah makan nasi bakar, kita solat ashar di mesjid istiqomah dan saya cukup beruntung karena di depan mesjid terdapat warung baso tahu. Jadilah saya makan baso tahu. Malam harinya setelah balik dari Braga Festival, kita makan malam di Gampong Aceh yg terletak di jalan Dago. Kali ini saya tanpa ragu memesan Nasi Gurih Rendang, Mie Goreng Aceh, dan Teh Tarik. Saya berhasil menghabiskan 2 porsi makan ini sebelum kedua teman saya menghabiskan makanan mereka yg hanya 1 porsi. Ini sangat jarang terjadi dan ini membuktikan nafsu makan saya sudah kembali lagi.
Keesokan harinya, minggu pagi, saya sarapan mie rebus+nasi. Ini cukup mengganjal perut saya karena lagi-lagi keberuntungan menaungi saya. Ketika saya dan teman saya menjemput salah seorang teman untuk diajak main bareng, kita disuguhi es campur dan roti. Saya tanpa malu menghabiskan 2 mangkuk es campur dan sepotong roti (ini sangat saya sesali kenapa hanya satu roti, tp tentu ada alasannya..hehehe..clue-nya adalah a girl :D). Siang harinya kita makan di Zenbu di PVJ dan saya menghabiskan satu porsi large Ramen spesial Zenbu beef dan udon ditambah juice alpokat. Sebenarnya ini tidak kenyang tapi saya tidak berani memesan yg lain karena ragu akan kehalalannya..hehe..Malam harinya saya makan nasi goreng teri medan di Solaria. Ini adalah makan malam terpaksa karena kita tidak bisa keluar dari PVJ akibat macet saat keluar dari parkiran. Jadilah kita memilih makan di Solaria sambil bermain uno.
Senin pagi saya sarapan dengan 2.5 potong pizza. Makan siang dengan nasi timbel ayam bakar, ikan asin, tempe, dan juice jambu. Oh iya, ini nasinya satu setengah loh. hoho..Sore harinya saya makan siomay di kampus UI ketika mengantar teman saya. Dan malamnya saya makan nasi ayam bakar+tempe surabaya dekat kosan. Dan kali ini setelah sekian lama saya berhasil menghabiskan satu setengah porsi loh. Benar-benar perjalanan yg berhasil membangkitkan gairah nafsu makan saya…hahaha…Well, let see apakah nafsu makan ini akan berlanjut…
