Mihaly menyatakan ada 10 sikap paradok yang dimiliki oleh orang-orang Kreatif. Berikut analisis dan komentar pribadi saya terhadap 10 sikap paradok tersebut.
1. Creative people have a great deal of physical energy, but they’re also often quiet and at rest.
Komentar:
Manusia tetaplah manusia, seseorang yang kreatif, sekalipun Superman tidak akan selalu terlihat seperti macan yang siap menerkam musuh-musuhnya. Selalu siaga dan perkasa dalam beraktivitas. Superman pun butuh istirahat, makan, dan menikmati hidup seperti manusia pada umumnya. Serta Superman juga butuh ketenangan jiwa, sesekali menyepi ataupun menyendiri di suatu tempat yang menenangkan. seperti suatu hadits yang berbunyi. Muslim itu bagaikan singa di siang harinya dan bagaikan rahib di malam hari ‘Ruhbanun Billail Wafursanun Binnahar’.
2. Creative people tend to be smart yet naive at the same time.
Seseorang yang kreatif tentunya akan terlihat cerdas, walaupun pada awalnya terlihat seperti orang aneh ataupun terlihat bodoh dengan banyak bertanya bahkan hal-hal yang terlihat sepele. orang kreatif biasanya banyak bertanya, dan hal itu justru membuat mereka terlihat cerdas dan lugu di saat bersamaan. Namun, walaupun memiliki kelebihan seseorang yang kreatif tidak boleh menyombongkan diri. Dan selalulah bersikap ikhlash dalam mengerjakan sesuatu. Karena ilmu tanpa amal tidak ada artinya, dan amal tanpa ikhlas tidak bernilai disisi Tuhan.
3. Creative people combine playfulness and discipline, or responsibility and irresponsibility.Seseorang yang kreatif pastinya sangat semangat dan berjiwa pembelajar serta pantang menyerah. Seseorang yang kreatif pastinya menyenangi apa yang ia tekuni. So, ia pasti sangat fokus dengan bidang yang ia tekuni itu, asyik dengan dunianya. Dalam kondisi tersebut, secara tidak langsung, makhluk tersebut dapat dikatakan irresponsibility karena seharusnya dia masih merupakan bagian dari komunitas-komunitas lain dimana dia mempunyai peran dan tanggung jawab tersendiri yang diabaikan.
4. Creative people alternate between imagination and fantasy, and a rooted sense of reality.
semua orang memiliki imaginasi dan fantasi yang luar biasa. Bedanya orang kreatif, mereka memberi waktu yang lebih dalam imaginasi dan fantasy tersebut serta merasakan dengan sense dari kehidupannya lebih dari yang lain dengan caranya sendiri. sehingga menimbulkan pikiran yang berandai-andai dunia yang lebih indah ala mereka. selanjutnya adalah sama, dimana pada dasarnya semua orang ingin dunia yang nyaman bagi dirinya masing-masing.
bedanya adalah kebanyakan orang mengesampingkan fantasy dalam pikiran mereka dengan ungkapan- ungkapan seperti “…harus realistis… u wish..”, atau menghindari realita-realita yang ada dengan ungkapan “..gak mungkin…”, “…Are you kidding…”.
5. Creative people trend to be both extroverted and introverted.
Orang yang kreatif terkadang extrovert namun disisi lain terkadang juga introvert. Ketika sedang asyik dengan dunianya, ia lebih cenderung introvert, tidak peduli dengan hal-hal disekelilingnya. Fokus pada apa yang dia tekuni. Apa kata orang, tidak perlu ia hiraukan. Namun, ketika mengekspresikan ide-idenya, dia akan terlihat extrovert dan sangat mudah memahami lingkungan dan orang-orang disekelilingnya, agar dapat menangkap ide tersebut. Orang yang kreatif juga harus memiliki sense of crysis dan sense of belonging terhadap orang-orang disekitarnya. Untuk memperbaiki kondisi yang ada, dengan segala kemampuannya. Contohnya seperti Muhammad yunus dengan Gramming banknya.
6. Creative people are humble and proud at the same time.
Walaupun seorang yang kreatif sangat bangga dengan hasil karyanya, namun mereka tetap rendah hati karena tidak pernah puas berkarya, setiap kali berkarya mereka tetap merasa belum cukup baik, mereka berbangga diri karena mereka dapat mewujudkan ide mereka. namun, tetap ingin mencapai sesuatu yang lebih dari apa yang sudah dicapai agar mendekati kesempurnaan.
“Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan hari esok harus jauh lebih baik dari hari ini”
7. Creative people, to an extent, escape rigid gender role stereotyping.
singkat kata, kreativitas tidak mempunyai batasan, apalagi batasan yang dibuat-buat sendiri seperti peran-peran gender yang kaku. Semua berhak kreatif dan menyampaikan ide-idenya. Asalkan mampu dipertanggungjawabkan didunia dan akhirat.
8. Creative people are both rebellious and conservative.
Orang kreatif memberontak pada hal2 yang membatasi ide mereka. Mind set orang yang kreatif terkadang berbeda suhu dengan orang lain. Terkadang orang lain tidak bisa menangkat kreatifitas dan ide orang yang kreatif ini. Sehingga menjadi jiwa pemberontak yang keluar dari mind set kebanyakan orang “out of the box”. Tidak seperti katak dalam tempurung, namun hancurkan tempurung tersebut agar bisa melihat dunia luar. Disisi lain mereka menjadi konservatif ketika berusaha mewujudkan idenya dan konsentrasi pada hal tersebut….intinya….tidak bisa diganggu gugat jika sudah “keukeuh…” pada prinsip, pendirian dan keyakinannya.
9. Most creative people are very passionate about their work, yet they can be extremely objective about it as well.
Objektivitas ialah suatu variabel utama penilaian dari orang lain terhadap ide-ide ataupun kreasi kita. Orang kreatif memang memiliki semangat (“ghirah”) yang kuat atas hal yang mereka kerjakan atau tekuni namun mereka harus tetap objektif terhadap hal tersebut. Dan saya setuju orang yang paling kreatif ialah yang bisa menilai objektif terhadap ide-ide dan kreatifitas yang mereka tekuni. Bahkan orang-orang lain pun memiliki penilaian yang sama dengan orang yang kreatif tersebut. bahkan sangat menerima kreativitas dan inovasi yang kita sampaikan.
10. Creative people’s openness and sensitivity often exposes them to suffering and pain, yet also to a great deal of enjoyment.
Orang-orang yang kreatif haruslah terbuka dan memiliki kepekaan. Terbuka dan peka terhadap perkembangan zaman, lingkungan sekitar, perkembangan teknologi dan informasi serta tren yang sedang berkembang. Sehingga ide-ide serta kreativitas mereka bisa “up to date” seiring berjalannya waktu.
Namun, yang harus diperhatikan, keterbukaan dan kepekaan tersebut jangan sampai mendzolimi atau menyakiti diri sendiri ketika mengekspos ide dan kreatifitas mereka. Berkontribusi optimal boleh, namun pikirkan juga kondisi dan kebutuhan diri sendiri. Tubuh/jasad juga punya hak, ruh/jiwa juga punya hak, otak/fikriyah juga punya hak. jadi jangan sampai kita memenuhi salah satu hak saja. Harus seimbang (tawazun). Dan kalu sudah berkeluarga… jangan lupa keluarga atau istri kita juga punya hak… Walaupun mereka menikmatinya, namun hal -hal diatas harap menjadi catatan penting… “Wahai jiwa-jiwa yang kreatif perhatikan baik2 yah….”
Intinya:” jangan keterlaluan dan berlebihan!!!”
From Creativity: The Work and Lives of 91 Eminent People, by Mihaly Csikszentmihalyi, published by HarperCollins, 1996.
Silahkan bagi teman-teman yang ingin juga menganalisis dan berkomentar….?
Salam…
Suatu hari ada seseorang bertanya, “Bulan puasa begini kalau mau mengevaluasi karyawan biar tidak kena ghibah, gimana caranya yah?”
Nah bagaimana menurut rekan2. Berikut ulasan dan jawaban saya. Jika ada hal yang keliru mohon ditanggapi atau diluruskan. Dan jika ada yang kurang jelas yukk kita diskusi…!!!
Mengevaluasi atau appraisal dalam manajemen suatu organisasi, unit usaha atau lembaga adalah hal yang lumrah. Sebagaimana fungsi dari manajemen SDM, maka sudah selayaknya ada performance appraisal atau penilaian kinerja bagi setiap SDM 6 bulan sekali atau setidaknya 1 tahun sekali. Beberapa perusahaan justru melakukan PA (performance appraisal) untuk menilai kinerja para karyawannya dan hal tersebut menentukan bonus dari perusahaan, entah itu gaji ke 13, 14 ataupun bonus kinerja lainnya. Bahkan Rosululloh SAW pun mengevaluasi, memutaba’ah ataupun muhasabah baik dirinya sendiri maupun orang-orang yang dipimpinnya. Rosululloh SAW sebagai panglima perang senantiasa mengevaluasi pasukan dan panglima-panglimanya. Baik sebelum peperangan ketika peperangan maupun setelah peperangan baik kalah maupun menang. Sebagai khalifah Islam, Rosul pun senantiasa mengevaluasi para gubernur, para “menteri kabinetnya” agar dapat mengemban amanah dengan baik.
Tentunya ketika kita mengevaluasi karyawan sama seperti jenderal mengevaluasi pasukannya ke tim inti atau para panglimanya. Dan ini bukan ghibah. Yg penting tertutup dan hanya manajemen inti (komite personalia) yg tahu. Serta ada kode etiknya yaitu orang luar komite tdk boleh tahu. Di keep di komite personalia saja. Tidak boleh sampai menyebar keluar. Jika ada anggota komite personalia yang membocorkan keburukan karyawan yang dievaluasi ke luar komite maka akan ada sanksi dari kode etik perusahaan tersebut.
Kemudian untuk karyawan yang dievaluasi maka diberikan masukan atas kekurangan-kekurangannya serta kinerjanya apa saja yang harus ditingkatkan. Dan ini masuknya adalah nasehat (untuk kebaikan) bukan ghibah.
Rosululloh senantiasa memberitahukan kekurangan seseorang kepada orang tsb untuk kebaikannya sebagai nasehat, ataupun kepada orang lain yang akan berhubungan dengan orang tsb (yang dievaluasi) seperti misalnya komite personalia melakukan evaluasi untuk atasan orang yang dievaluasi tsb atau atasan barunya saat proses mutasi maupun promosi dan demosi jabatan.
Berikut ada penjelasan hukum syariat (dalil) tentang hal tsb.
Imam Nawawi rahimahullah berkata.
“Ketahuilah bahwasanya ghibah diperbolehkan untuk tujuan yang benar dan syar’i, di mana tidak mungkin sampai kepada tujuan tersebut, kecuali dengan cara berghibah, yang demikian itu disebabkan beberapa perkara :
Dalam rangka memberi peringatan kepada kaum muslimin dari keburukan dan dalam rangka memberi nasehat kepada mereka, dan yang demikian itu dalam kondisi-kondisi berikut ini.
Di antaranya, dalam rangka menjarh (meyebutkan cacat) para majruhin (orang-orang yang disebutkan cacatnya) dari para rawi hadits dan saksi, dan yang demikian itu diperbolehkan berdasarkan ijma’ kaum muslimin, bahkan bisa menjadi wajib hukumnya.
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa seseorang meminta izin untuk masuk menemui Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau berkata, “Izinkanlah dia untuk masuk, ia sejahat-jahat orang di tengah kaumnya.” [Muttafaq ‘Alaih] [2]
Dan dari Fathimah binti Qais radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Saya mendatangi Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, maka aku berkata, “Sesungguhnya Abul Jahm dan Mu’awiyah, keduanya telah meminangku?” Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Adapun Mu’awiyah dia seorang faqir tidak memiliki harta, sedangkan Abul Jahm, tongkatnya tidak pernah lepas dari bahunya.”
Dan dalam riwayat Muslim (lainnya), “Sedangkan Abul Jahm sering memukul wanita.”
Jika ada hal yang keliru mohon ditanggapi atau diluruskan. Dan jika ada yang kurang jelas yukk kita diskusi…!!!
Dalil peretak rumah tangga
Posted on: Juni 12, 2015
Tahukah kamu ada suatu dalil yang jika seorang wanita/istri meyakini atau memahaminya dengan ditelan mentah-mentah, maka dapat menghancurkan rumah tangganya, akan hilang sakinah, mawaddah, warahmah (kedamaian, ketentraman, ciinta dan kasih sayang) dalam keluarganya, dan dapat membuat retak keharmonisan dalam rumah tangga. Serta ada kemungkinan juga ke ambang perceraian.
Hal ini saya bahas melihat tingginya angka perceraian di negeri ini. Dan herannya bahkan orang Islam yang rajin mengaji pun kadang tak luput dari perceraian.
Hadits atau dalil yang saya maksud ialah mengenai, “bahwa kewajiban seorang istri hanyalah melayani suaminya untuk urusan syahwat atau berhubungan badan suami istri saja”
Sehingga tugasnya untuk mengurus dan mendidik anak, memaintance urusan rumah tangga seperti mencuci, masak, menyiapkan minum untuk suami, dll adalah bukan urusannya sebagai seorang istri melainkan kewajiban suaminya.
“pekerjaan rumah tangga menjadi tanggung jawab suami” bisa dilakukan sendiri oleh suami ataupun dengan menggaji pekerja rumah tangga.
Yah itulah dalil yang jika ditelan bulat-bulat oleh seorang wanita atau istri maka dapat menghancurkan rumah tangganya, akan hilang sakinah, mawaddah, warahmah (kedamaian, ketentraman, ciinta dan kasih sayang) dalam keluarganya, dan dapat membuat retak keharmonisan dalam rumah tangga. Serta ada kemungkinan juga ke ambang perceraian. Saya pribadi sering mendengar dalil-dalil semacam ini disampaikan oleh orang-orang berlabel Ustadz baik di radio, buku maupun majelis ta’lim. Sungguh mengerikan jika kata-kata tersebut ditelan mentah-mentah.
Bisa dibayangkan jika wanita menelan dalil tersebut maka ketika suami pulang ke rumah setelah sangat lelah bekerja seharian di kantor, maka jangan harap sepulang dari rumah istrinya akan melayaninya, membuatkan secangkir kopi untuknya, menyiapkan air hangat untuk suaminya mandi, menyiapkan suaminya makan malam, bahkan memijit tubuh suaminya yang kelelahan bekerja seharian.
Hal tersebut tinggallah impian. Yang ada, sepulang kerja istri akan banyak menuntut. Suami diwajibkan menyiapkan atau membelikan makan malam, melayani istri jika istri membutuhkan sesuatu, mengurus anak-anak dari yang harus dimandikan, digantikan pampers, merapihkan mainan anak. Hingga mengepel dan menyapu lantai jika si anak mengotori lantai. Belum sampai disitu kebutuhan rumah tangga dari sembako, membeli pampers, beras, dsb harus dibelanjakan oleh suami.
Jika sang suami pulang karena capek langsung selonjoran atau ketiduran maka sang istri akan marah, mengomel dan memarahi sang suami.
Maka, kesabaran yang dapat memelihara agar rumah tangga tersebut tidak mengalami keretakan.
Namun, rumah tangga akan hambar jika hal ini dibiarkan.
Dalam syariat Islam sebenarnya istri tidak boleh seperti ini. Karena istri memiliki kewajiban dalam mengurus rumah tangga juga. Mari kita bahas sejenak.
Dalam haditsnya, Rasulullah menjelaskan tentang tanggung jawab kepemimpinan. “Setiap kamu adalah pemimpin. Dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Imam itu pemimpin dalam keluarganya, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Laki-laki itu pemimpin, bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Wanita itu pemimpin dalam rumah tangganya dan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya. Khadam itu pemimpin bagi harta majikannya, bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya,” (HR Bukhari).
Abdul Halim Abu Syuqqoh dalam Tahrirul Mar’ah mengomentari kalimat “Wanita itu pemimpin dalam rumah tangganya dan bertanggung jawab tentang kepemimpinannya”. Menurutnya, bukan berarti wanita harus melaksanakan sendiri semua tugas rumah tangganya, mulai dari menyiapkan makanan, mencuci, menyetrika hingga membersihkan rumah. Tapi yang dimaksud adalah, semua itu merupakan tanggung jawab (pengawasannya), namun bisa dilaksanakan orang lain seperti pekerja rumah tangga (pembantu), anak-anak, kerabat atau dibantu suaminya sendiri. Maka semua itu bergantung pada kemampuan nafkah dan finansial suami, juga kesempatan dan kemampuan istri untuk melaksanakannya dengan tidak mengabaikan tugas utama yang lainnya, yaitu merawat anak-anak dan mendidiknya dengan baik.
Sementara fuqaha yang lain berpendapat, melayani suami dan melakukan pekerjaan rumah merupakan kewajiban istri. Dalam hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Thabrani, Rasulullah saw bersabda, “Jika seorang perempuan telah mengerjakan shalat fardhu lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kehormatannya dan taat kepada suaminya, maka akan dikatakan kepadanya: masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai.”
Maka seorang istri, ketika diperintahkan suaminya untuk mencuci dan memasak, ia harus menaatinya. Karena melayani suami dengan memasakkan makanan dan mencuci pakaiannya merupakan bagian dari ketaatan pada suami. Nabi saw dan para sahabat Nabi menyuruh istri-istrinya membuatkan roti, memasak, membersihkan tempat tidur, menghidangkan makanan, dan sebagainya. Tidak seorang pun dari mereka yang menolak pekerjaan tersebut.
Terlepas dari dua pandangan yang berbeda tersebut, pada prinsipnya, hubungan suami istri dalam Islam dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang, saling percaya, saling tolong menolong dalam suka dan duka. Seluruh urusan dalam rumah tangga berlandaskan saling ridha dan musyawarah. Masing-masing pihak ikhlas menerima kelebihan dan kekurangan pasangannya. Mereka harus saling menasihati, saling membantu untuk menunaikan tanggung jawab kehidupan suami istri serta pemeliharaan anak-anak dan pendidikan mereka dalam setiap situasi dan kondisi. Rumah tangga tidak akan harmonis jika hubungan yang dibangun atas penuntutan hak, bersifat hitam putih, kaku dan saklek.
Semoga Allah memberkahi istri-istri yang menghabiskan hari-harinya untuk mendidik anak dan memelihara rumah tangganya dengan mengharapkan ridha Allah semata. Dan semoga Allah memberkahi suami-suami yang menghabiskan masa hidupnya dalam berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, anak-anaknya, dan tulus membantu istrinya dalam mengerjakan tugas-tugas rumahnya. Semoga Allah meridhai rumah tangga yang dibangun atas azas wata’awanu ‘alal birri wat taqwa, saling menolong dalam perbuatan kebaikan dan ketakwaan. Wallahu a’lam.
ANAK MUDA 17 TAHUN DENGAN MODAL “DENGKUL” DAN LAMBAIAN TANGAN, MENDAPATKAN KONTRAK SENILAI $10.000
Posted on: April 7, 2015
Ari tidak lulus sekolah. Masa depan tampak suram baginya. Beberapa hari setelah upacara penyerahan ijazah, salah seorang temannya melihat Ari berjalan tanpa tujuan di taman kota. Ia mencoba menghibur hati Ari. “Jangan khawatir, Ari, kau lihat nanti, semua akan beres. Kau coba sekali lagi tahun depan. Kau pasti lulus.” “Goblok,” jawab Ari. “Kau kira saya akan tinggal saja selamanya di sini? Dunia ini sempit. Saya tidak perlu ijazah. Pada suatu hari kau akan heran akan apa yang saya lakukan.”
Ari kemudian merantau kota Buenos Aires, Argentina. Bawaannya sebuah koper tua dan uang sebanyak $450. Tanpa ijazah, tanpa pekerjaan, uang dan koneksi orang berpengaruh, Ari terpaksa melakukan berbagai pekerjaan kasar. Ia menjadi kenek tukang batu, kuli pengangkut bata pada suatu proyek pembangunan, tukang cuci piring di restoran, dan akhirnya menjadi magang instalator listrik di perusahaan telepon.
Suatu kali, Ari tiba-tiba mendapat ide. Pada masa itu, tembakau dari negaranya terkenal baik, bahkan diklasifikasikan di antara tembakau-tembakau paling enak oleh para ahli. Namun, karena masalah pengimporan dan penyediaan, barang ini menjadi sukar didapat.
Ari mengetahui rumah Juan Gaona, seorang pengusaha tembakau terbesar di Argentina. Setiap hari, ketika pengusaha itu keluar rumah, Ari selalu melambaikan tangan ke pengusaha itu. Pada awalnya, selama 15 hari berturut-turut pengusaha itu tidak mempedulikannya. Tapi karena Ari selalu melambaikan tangan setiap hari,
Juan Gaona itu menemuinya dan mengatakan, “Hai pemuda, kenapa kamu , selalu melambaikan tangan setiap saya ke luar rumah?” Ari lalu menjawab, “Saya punya tembakau kualitas bagus dari negara saya. Bapak tidak usah membayar dulu, yang penting saya dapat kontrak pembelian dulu dari Bapak.” Setelah mendengar jawaban yang meyakinkan dari pemuda itu, Juan Gaona lalu menandatangani kontrak pembelian tembakau seharga $10.000 dengan komisi sebesar 5% untuk Ari.
Bermodalkan kontrak pembelian dari Juan Gaona, Ari pulang dan mengumpulkan hasil tembakau di negaranya untuk di jual ke Argentina lewat perusahaan tembakau Juan Gaona. Maka, jadilah Ari menjadi orang kaya pada usia yang masih muda.
Tahukah Anda, siapakah Ari itu? Dia adalah Aristotle Onassis, raja kapal yang berasal dari Yunani. Dengan kesuksesannya di bisnis tembakau, ia kemudian mampu mencetak penghasilan satu juta dollar pertamanya dalam usianya ke-25, dengan memiliki kapal-kapal komersial, kapal tanker dan kapal penangkap ikan paus. Setelah itu ia terkenal sebagai orang kaya kelas dunia dengan kekayaan tersimpan di 217 bank di seluruh dunia dan memiliki 95 perusahaan di bidang perkapalan, penerbangan, minyak, emas,pariwisata, dan lain-lain.
Kambingku Kambing Gibas Menggala
Posted on: Maret 25, 2015
Pada tanggal 13 September 2014, inilah mulai perjumpaan ku pada si Susi, kambing Gibas Menggala pertamaku.
Alkisah diawali perkenalan dengan suami asisten rumah tanggaku, namanya Pak Hasan. Dia ingin sekali memelihara kambing tapi tidak mau domba atau kambing biasa. Akhirnya setelah 2 pekan mencari2 dapatlah kambing yang diidamkan, kambing besar dan sedang hamil pula saat itu. Kebetulan yang jual adalah besan Pak Hasan,
Akhirnya saya, pak hasan dan juga anak pertama dan keduaku Fathi dan Hamid pun membeli kambing tersebut setelah membuatkan kandang yang cukup nyaman untuk Susi dan anak-anaknya kelak.
Jenis kambing tersebut adalah Gibas Menggala, begitulah orang di kampungku (Kayu Manis) menyebutnya. Besarnya lebih dari anak keduaku. Hi…hi… Tapi si Hamid ini senang sekali bermain dengan si Susi.
Selang 3 pekan tepatnya pada tanggal 4 Oktober maka si susi pun melahirkan anak2 yang lucu2, keduanya jantan. kami namakan anaknya tachibana bersaudara.
Sekarang tachibana sudah berumur hampir 6 bulan. Induknya si Susi pun sudah hamil lagi sekitar 3 bulanan.
He..he… Program Percepatan.
INFO YANG JARANG DIKETAHUI ORANG
Posted on: Maret 25, 2015
INFO YANG JARANG DIKETAHUI
ORANG…
1. Nomor Darurat utk telepon genggam
adalah 112. Jika anda sedang di daerah
yg tdk menerima sinyal HP & perlu
memanggil pertolongan, silahkan tekan
112 dan HP akan mencari otomatis
network apapun yg ada utk menyambung
kan nomor darurat bagi anda.
Dan yg menarik, nomor 112 dpt ditekan
biarpun keypad dlm kondisi di lock.
2. Kunci mobil anda ketinggalan di dlm
mobil? Anda memakai kunci remote?
Kalau kunci anda ketinggalan dlm mobil
& remote cadangan nya ada di rumah,
anda segera telpon orang rmh dgn HP,
lalu dekatkan HP anda kurang lebih 30cm
dari mobil & minta org rumah utk
menekan tombol pembuka pd remote
cadangan yg ada dirumah.
Pd waktu menekan tombol pembuka
remote, minta org rmh mendekatkan
remotenya ke telepon cellular yg
dipakainya.
3. Tips untuk menge-Check keabsahan
mobil/motor anda. Ketik: contoh JATIM
L8630NS (no plat mobilanda) Kirim ke
1717, nanti akan dpt balasan dari
kepolisian mengenai data2 kendaraan
anda, tips ini jg berguna untuk
mengetahui data2 mobil bekas yg hendak
anda akan beli.
4. Jika anda sedang terancam jiwanya
krn dirampok/ditodong seseorang untuk
mengeluarkan uang dari ATM, maka anda
bisa minta pertolongan diam2 dgn
memberikan nomor PIN scara terbalik,
misal no asli PIN anda 1254 input 4521 di
ATM maka mesin akan mengeluarkan
uang anda juga tanda bahaya ke kantor
polisi tanpa diketahui penodong tsb.
Fasilitas ini tersedia di seluruh ATM tapi
hanya sedikit org yg tahu (tolong
disebarkan).
5.Lupa dng nomer sendiri ? Nggak usah
missedcall org biar bisa tau no Sendiri?,
nih ada cara cek no sendiri :
Axis : *2#
Xl : *123*7*2*1*1#
Smartfren : *995#
Simpati : *808#
Tri : *998#
Indosat : *123*30#
Info ini blm sy coba sih. Tapi sy msukan disini buat arsip.
Kalau sdh ada yg coba kasih infonya ya
(SEMOGA BERMANFAAT).
1. Surga Firdaus
Mengenai surga firdaus ini, dalam Al Qur’an, surat Al Kahfi, ayat 107,
Allah swt. telah menegaskan: إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُ لاً
“sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh bagi mereka adalah ‘surga firdaus menjadi tempat tinggal”.
Juga penegasanya dalam Al Qur’an, surat Al Mu’minuun, ayat 9-11.
وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ.أُولَٰئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ.الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ.
“Dan orang-orang yang memelihara shalat: Mereka itu adalah orang – orang yang akan mewarisi (yaitu) yang bakal mewarisi surga firdaus, mereka kekal di dalamnya”.
2. Surga Adn
Surga ‘Adn ini telah banyak sekali dijelaskan dalam Al Qur’an. yaitu sebagai berikut: Firman Allah swt. di dalam surat Thaaha, tepatnya ayat 76.
جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا اْلاَ نْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ مَنْ تَزَكَّىٰ.
“(Yakni) surga ‘Adn yang dibawahnya mengalir sungai-sungai, didalamnya mereka kekal. dan itulah (merupakan) balasan bagi orang yang ( dalam keaddan ) bersih ( saat didunianya dari berbagai dosa )”.
Firman-nya lagi didalam surat Shaad, ayat 50 :
جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً اْلاَ لَهُمُ بْوَابُ.
” (Yaitu) surga’Adn yang pintu – pintunya terbuka bagi mereka”.
3. Surga Na’iim
Dalam Al Qur’an surat al Hajj, ayat 56. Allah swt. telah menegaskan :
الْمُلْكُ يَوْمَئِذٍ لِلَّهِ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ ۚ فَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ.
” Maka orang – orang beriman dan mengerjakan amal shaleh ada di dalam surga yang penuh kenikmatan”. Firman-nya lagi dalam surat Al Luqman, ayat 8 :
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتُ النَّعِيمِ.
“Sesungguhnya orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh, bagi mereka bakal mendapat surga yang penuh kenikmatan”.
4. Surga Ma’wa
Banyak sekali didalam Al Qur’an dijelaskan, antara lain : Surat As Sajdah, ayat 19 Allah swt. menegaskan:
أَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَلَهُمْ جَنَّاتُ الْمَأْوَىٰ نُزُلًا بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ.
“Adapun orang – orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. maka bagi mereka mendapat surga – surga tempat kediaman, merupakan pahala pada apa yang telah mereka:kerjakan”.
Firman-nya lagi didalam surat An Naazi’aat, ayat 41: فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
“Maka sesungguhnya surga ma’walah tempat tinggal(nya)”.
5. Surga Darussalam
Mengenai surga Darussalam ini, telah banyak dijelaskan didalam Al Qur’an, diantaranya ialah : Dalam surat Yunus, ayat 25 :
وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ.
“Dan allah meriyeru (manusia) ke Darussalam (yakni surga), dan memimpin orang yang dikhendaki-nya kepada jalan yang lurus”.
6. Surga Daarul Muqoomah
Sesuai dengan penegasan allah swt. di dalam Al Qur’an, surat Faathir, ayat 34-35
وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ ۖ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ.الَّذِي أَحَلَّنَا دَارَ الْمُقَامَةِ مِنْ فَضْلِهِ لَا يَمَسُّنَا فِيهَا نَصَبٌ وَلَا يَمَسُّنَا فِيهَا لُغُوبٌ.
“Dan berkatalah mereka : Segala puji bagi allah yang telah mengapus (rasa) duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami adalah Maha Pengmpun lagi Maha Mensyukuri: Yang memberi tempat kami di dalam tempat yang kekal (surga) dan karunia-nya”.
7. Surga maqoomul Amiin
Sesuai dangan penegasan Allah swt. didalam Al Qur’an, surat Ad Dukhan, ayat 51:
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ.
“sesungguhnya orang – orang yang bertawakal tinggal didalam tempat yang aman (surga)”.
8. Surga Khuldi
Di dalam Al Qur’an tepatnya surat Al Furqaan, ayat 15, Allah swt. telah menegaskan :
قُلْ أَذَٰلِكَ خَيْرٌ أَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۚ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاءًوَمَصِيرًا.
“Katakanlah : “Apa (siksa) yang seperti itu yang baik, atau surga yang kekal, yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa, sebagai balasan dan kediaman kembali mereka”.
NERAKA
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ
“AISYAH MEMBUNGKAM SYIAH”
Posted on: Maret 25, 2015
Semoga bermanfaat, baca smpe selesai ya…!!
Kisah Aisyah ini terjadi pada hari Senin (15/9/14) di kota Medan, sebelum dia pergi ke masjid untuk mengisi kajian ibu-ibu dekat rumah, dia menyempatkan untuk mampir dulu ke rumah sepupu karena ingin mengambil kitab Fiqih Sunnah yang beberapa hari lalu dipinjamkan kepada sepupunya karena Aisyah akan membawanya ke pengajian.
Ternyata di rumah sepupunya sedang ada tamu yang penampilannya sangat islami, Kemudian Aisyah bertanya kepada sepupunya
Siapa mereka?
Sepupunya menjawab: Mereka itu temanku sewaktu SMA.
Kemudian Aisyah memuji penampilan mereka yang sangat islami,
dia berkata: nah begitu dong kamu seharusnya, pakai pakaian yang tertutup (jilbab besar).
Sepupunya menimpali: Tapi pemahaman mereka beda dengan pemahamanmu yang kau ajarkan padaku Aisyah.
Aisyah pun bertanya: Memang bagaimana perbedaannya?
Sepupunya menjawab: Lebih baik kau bicara sendiri dengan mereka.
Aisyah menjawab: Tapi aku sedang ada pengajian.
Sepupunya berkata: Sebentar saja, setidaknya kau bisa mengetahui perbedaan pemahamanmu dengan mereka.
Baiklah kata Aisyah.
Kemudian Aisyah ikut duduk di ruang tamu dengan mereka dan mengucapkan salam.
Setelah ngobrol beberapa waktu, Aisyah sudah bisa memastikan bahwa mereka ini adalah wanita-wanita Syiah.
Lalu Aisyah beranikan diri untuk bertanya,: Kalian syiah?
Si tamu pun menjawab: Benar.
Aisyah berkata: Subhanallah, sungguh indah penampilan wanita-wanita Syiah..
Si tamu pun tertawa ringan dan berkata: Terima kasih tapi memang beginilah kami di ajarkan dan kami kemari pun dengan tujuan mengajak teman kami ini (sepupu Aisyah) untuk ikut dalam pengajian kami. Jika mbak Aisyah ingin ikut juga, mari sama-sama.
Aisyah menjawab: Aisyah tertarik sekali ukht, tapi Aisyah sekarang sedang ada keperluan. Bagaimana kalau nanti malam kalian sempatkan datang ke rumah Aisyah untuk mendakwahi Aisyah dan keluarga Aisyah tentang ajaran yang kalian anut, apa kalian punya waktu?
Si tamu pun berkata: Tentu, tentu kami akan datang.
Aisyah mengatakan: Alhamdulillah, nanti Husna (sepupunya) akan menemani kalian, rumah Aisyah dekat dari sini kok.
Kemudian Aisyah pamit, sepupunya mengantarkan ke depan pagar dan bertanya: Aku gak ngerti aisyah, untuk apa kami ke rumahmu?
Aisyah menjawab: Nanti kau akan tau Husna
Sepupunya membalas: Duh syah, jangan gitu, bilang aja..
Aisyah: Mereka sedang berniat untuk mensyiahkanmu Husna, sementara sudah pernah kukatakan bahwa Syiah itu jauh dari Islam.
Maka nanti malam in sya Allah kita yang akan mengembalikan pemahaman mereka ke pemahaman yang benar, in sya Allah.
Setelah selesai shalat Isya’ beberapa menit kemudian datanglah mereka ke rumah Aisyah. Tapi Aisyah melihat mereka bersama seorang lelaki dan penampilannya juga luar biasa islaminya, berjubah putih dan imamah hitam.
Aisyah senyum saja dan sudah tau bahwa ini lah orang yang akan mereka andalkan dalam mendakwahi Aisyah sekeluarga.
Wanita-wanita itu memberi salam dan Aisyah menjawab salam mereka dengan senyum tapi Aisyah tidak langsung mempersilahkan mereka masuk rumah.
Aisyah berkata: afwan ukht, tunggu dulu, sebelum masuk rumah, Aisyah harus minta izin dulu pada mahram Aisyah, sebab kalian membawa seorang lelaki.
Mereka mengangguk saja dan tersenyum manis.
Aisyah bertanya pada abangnya: Bang, apakah laki-laki ini boleh masuk?
Abang Aisyah menjawab: Boleh.. biar abang yang menemani kalian.
Kemudian masuklah mereka semua, dan memperkenalkan laki-laki yang ada bersama mereka, ternyata benar bahwa laki-laki itu yang membimbing mereka dan yang mengisi dakwah di pengajian mereka.
Singkat cerita, setelah basa basi selama 3-4 menit maka dakwah mereka pun di mulai.
Salah seorang tamu tadi bertanya: Mbak Aisyah nama lengkapnya siapa?
Aisyah menjawab: Aisyah bintu Umar al Muhsin bin Abdul Rahman Salsabila, kenapa ya ukht?
Si tamu: Wow panjang juga ya hehe.. oh enggak hanya kami ingin memanggil mbak dengan nama yang lain, bagaimana jika kami panggil dengan Salsa saja?
Aisyah sudah menyadari bahwa mereka tidak akan suka dengan nama Aisyah, sebab serupa dengan nama istri Rasulullah, dan mereka sangat benci kepada ummul mukminin Aisyah.. na’udzu billah min dzalik
Aisyah pun tersemnyum dan berkata: Boleh juga, tapi boleh tau alasannya apa ya ukht?
Si tamu: Kami tidak menyukai nama itu sebab ………. (dia cerita cukup panjang dan intinya menjelek-njelekkan ummul mukminin Aisyah).
Tiba-tiba si laki-laki (ustadz Syiah) yang mereka ajak itu angkat suara.
Ustadz Syiah itu berkata: Aisyah itu adalah pendusta dan pezina, semoga Allah membakarnya di neraka.
Mendengar ucapan orang bodoh ini mata Aisyah spontan tertutup dan hati aisyah terasa bergetar.. kemudian Aisyah menundukkan kepala dan mengucap istighfar, dan memohon pada Allah agar dikuatkan mendengar fitnah keji dari mulut-mulut yang masih jahil, kemudian setelah tenang, Aisyah angkat kepala dan senyum pada mereka dan membuat situasi seolah-olah Aisyah tidak tau tentang hal itu.
Aisyah berkata: Masya Allah, benarkah begitu ustadz?
Ustadz Syiah menjawab: Benar, dialah penyebab wafatnya rasulullah, dia yang meracuni rasulullah hingga wafat.. semoga laknat selalu menyertainya.
Air mata aisyah menetes mendengar ucapan orang ini, dalam hatinya bagai tersayat-sayat.. seorang ibu dihina di depan anak-anaknya, rasanya ingin melemparkan gelas ini ke wajahnya. Aisyah pun melihat abangnya sudah mengenggam kedua tangannya dan menahan amarah. Namun sebelumnya Aisyah sudah mengiingatkan kepada abangnya bahwa diskusi ini tentu akan membuat hati panas.
Aisyah pun menimpali: Astaghfirullah, sehebat itukah fitnahnya?
Si tamu wanita menjawab: Kok fitnah mbak? itu nyatanya, nih kami bawa kitab tafsir Al Ayyasyi (kitab Syiah) didalamnya terdapat bukti, bahkan Abdullah bin Abbas mengatakan Aisyah adalah seorang pelacur, ini ada kitabnya.
Dia keluarkan kitab tapi Aisyah lupa nama kitabnya, ma’rifat rijal kalau Aisyah tidak salah ingat.
dan Aisyah melihat memang isinya benar seperti yang mereka ucapkan.
Singkat cerita, mereka terus menghina Aisyah dan para sahabat, sampai telinga ini seperti sudah bengkak.
Akhirnya Aisyah tidak tahan dan berkata pada mereka: Sebentar ustadz, Aisyah mau ambil kitab Syiah punya Aisyah, ada yang ingin Aisyah tanyakan mengenai isinya.
Ustadz Syiah menjawab: Silahkan.
Aisyah sudah siapkan satu soal yang akan menunjukkan jati diri mereka, apakah mereka orang yang cerdas atau cuma bisa ngomong besar.
Dan pertanyaan ini juga pernah ditanyakan oleh syaikh Adnan kepada seorang syaikh Syiah, tapi syaikh Syiah malah bingung menjawabnya.
Aisyah berkata sambil menyodorkan kitabnya: Nih dia kitabnya.
Ustadz Syiah: Oh saya juga punya itu, Al Ghaibah, kebetulan saya bawa hehe.
Aisyah berkata: Oh iya, kebetulan..
Si tamu wanita berkata: Hehe, Allah memudahkan urusan kita hari ini.
Aisyah tersenyum ringan melihat tingkah laku mereka.
Aisyah berkata: Begini ustadz, di dalam kitab ini disebutkan tentang beberapa wasiat rasul kepada imam ali, benarkah ini ustadz?
Ustadz Syiah: Halaman berapa?
Aisyah: 150 no 111
Ustadz Syiah: Sebentar saya lihat. Ya, benar, lalu apa yang ingin ditanyakan dari wasiat yg mulia ini?
Aisyah: Masih berlakukah wasiat ini ustadz?
Ustazd Syiah: Tentu, sampai hari kiamat.
Aisyah: Di dalam kitab ini rasul berwasiat
“Yaa ‘Aliy anta washiyyi ‘ala ahli baiti hayyihim wa mayyitihim wa ‘ala nisa-i. fa man tsabbattuha laqiyatniy ghadan, wa man tholaqtuha fa ana bari’un minha”.
Ustadz Syiah hanya bergumam
Aisyah: Benarkah ini ustadz?
Ustadz Syiah: Bagaimana kamu mengartikan kalimat wasiat itu.
Aisyah: Isi wasiat ini adalah
“wahai ‘Ali engkau adalah washiy ahlul baitku (penjaga ahlul baitku) baik mereka yang masih hidup maupun yg sudah wafat, dan juga ISTRI-ISTRIKU. Siapa diantara mereka yang aku pertahankan, maka dia akan berjumpa denganku kelak. Dan barang siapa yang aku ceraikan, maka aku berlepas diri darinya, ia tidak akan melihatku dan aku tidak akan melihatnya di padang mahsyar.”
Benarkah ini ustadz?
Ustadz Syiah: Benar ini wasiatnya.
Aisyah: Yang ingin saya tanyakan, apakah Aisyah istri Rasulullah itu pernah dicerai oleh Rasulullah?
Ustadz Syiah begumam dan berkata: Tidak..
Aisyah: Apakah Aisyah di pertahankan Rasulullah sampai Rasulullah wafat?
Ustadz Syiah: Ya benar.
Aisyah: Lalu kenapa tadi ustadz bilang Aisyah itu masuk neraka sedangkan dalam wasiat ini Aisyah tergolong orang yang masuk surga??
Ustadz Syiah: Bukan seperti itu maksud dari wasiat ini mbak Salsa.
Aisyah tersenyum melihat tingkah si ustadz dan Aisyah melirik kedua wanita syiah tadi yang mulai hilang senyumannya.
Aisyah: Entahlah ustadz tapi inilah isi dari kitab Syiah dan ini adalah wasiat dari Rasulullah, berarti wasiat ini tidak lagi dianggap oleh orang Syiah sendiri ya ustadz?
Ustadz Syiah: Oooh tidak begitu tapi,, tapi bukan begitu cara menafsirkannya.
Dan akhirnya dia menjelaskan tentang penafsirannya tapi sedikitpun tidak masuk akal bahkan kedua wanita syiah itu sendiri pun terlihat bingung mendengar penjelasan si Ustadz Syiah.
Abang Aisyah pun berkata: Ustadz, saya tidak faham dengan penjelasan antum, mohon diulangi ustadz.
Ustadz Syiah tersebut mulai gelisah.
Ustadz Syiah: Begini, intinya hadits wasiat ini dinilai oleh ahli ilmu hadits Syiah dan tentunya berdasarkan ilmu hadits Syiah adalah lemah sekali bahkan sampai derajat palsu.
Aisyah berkata dalam hati: Wah ini ustadz mulai aneh. tadi katanya wasiat ini masih berlaku sampai hari kiamat, sekarang menyatakannya sebagai hadits palsu.
Aisyah diam beberapa saat memikirkan bagaimana cara membuat orang ini terdiam dan malu karena pendapatnya sendiri.
Aisyah: Sudah-sudah, cukup, mungkin ini terlalu rumit pertanyaannya, nih ada pertanyaan lagi ustadz.
Seperti yang pernah saya dengar bahwa Syiah menganggap bahwa Ali lah yg seharusnya menjadi khalifah setelah wafatnya Rasulullah, apakah benar?
Ustadz Syiah: Ya benar sekali, tapi Abu Bakar rakus akan kekuasaan sampai-sampai dia berbuat kezaliman dan makar yang besar, diikuti pula oleh Umar dan Utsman.
Aisyah: Apakah ada dalil yang menunjukkan Ali sebagai orang yang dipilih Rasul menjadi khalifah sesudah wafatnya beliau?
Ustadz Syiah: Tentu ada, hadits Ghadir Khum , ketika Nabi sedang menunaikan haji wada’ disertai beberapa orang sahabat besar, Nabi berkata kepada Buraidah: “Hai Buraidah barangsiapa menganggap aku sebagai pemimpinnya, maka terimalah Ali sebagai pemimpin..”
Aisyah: Ustadz, kalau saya tidak mengamalkan dan sengaja menolak apa yang diperintahkan Nabi, kira-kira apa hukuman buat saya ustadz?
Ustadz Syiah: Mbak Salsabila bisa dihukumi kafir karena mendustakan Nabi.
Aisyah: Astaghfirullah, berarti imam Ali pun telah kafir dalam hal ini ustadz, sebab dia tidak mengindahkan perintah Nabi, jika memang ini dalil yang menunjukkan Ali sebagai khalifah, bahkan imam Ali membai’at Abu Bakar, maka Abu Bakar pun di hukumi kafir, begitu juga Umar, dan semua sahabat yang menyaksikan ketika itu semuanya kafir, sebab yang menjadi pesan Rasul adalah man kuntu maulahu fa ‘Aliyyun maulahu, siapa menganggap aku sebagai pemimpinnya, maka terimalah Ali sebagai pemimpin.
Benarkah begitu ustadz? Atau haditsnya palsu juga?
Ustadz Syiah: Hmmmm.. Haditsnya shahih.. tapi bukan begitu juga maksudnya.
Aisyah: Tapi tunggu ustadz, sebelum ustadz jelaskan maksudnya saya pengen tanya lagi biar kelar. Apakah setelah imam Ali yang akan menjadi khalifah adalah anaknya Al Hasan?
Ustadz Syiah: Ya benar sekali, tidak bisa dipungkiri.
Aisyah: Ada dalilnya? Shahih apa tidak?
Ustadz: Ada, shahih jiddan (sekali).
Aisyah: Bagaimana bunyinya?
Ustadz Syiah: Wahai Ali engkau adalah khalifahku untuk umatku sepeninggalku, maka jika telah dekat kewafatanmu maka serahkanlah kepada anakku Al Hasan,,
hadits ini cukup panjang menjelaskan tentang 12 imam.
Aisyah: Ustadz coba lihat kembali kitab Al Ghaibah yang berisi tentang wasiat Rasul tadi. Tidakkah isinya sama dengan yg baru saja ustadz sebutkan?
Ustadz Syiah: Sebentar.. oh iya sama.
Aisyah: Bukankah tadi saat kita membahas tentang keberadaan Aisyah di sorga, ustadz katakan hadits ini palsu?, tapi sekarang saat membahas tentang dalil kekhalifahan Ali dan Hasan malah ustadz berbalik mengatakan hadits ini shahih jiddan???
Ustadz Syiah pun diam seribu bahasa. Aisyah melihat raut ustadz berubah dari biasanya, mau senyum tapi tanggung, mau pulang tapi malu.
Aisyah: Ustadz, saya pernah dengar dari teman-teman saya bahwa Syiah itu suka bertaqiyah. Apakah ini bagian dari taqiyah itu?
Abang Aisyah: Hahahaha.. ustadz, akuilah bahwa Aisyah radhiyallahu ‘anha adalah penghuni surga, Abu bakar adalah khalifah pertama, Umar kedua, Utsman ketiga,dan Ali keempat,
kita semua mencintai ahlul bait ustadz, Ali juga setia kepada kepemimpinan Abu bakar, Umar dan Utsman. Dan Ali sangat mencintai ketiga sahabatnya, bahkan sampai-sampai nama anak-anak Ali dari istrinya yang lain (selain Fathimah) diberi nama Abu Bakar, Umar & Utsman … Apakah ustadz mau menafikan itu semua?
Ustadz Syiah: Hmmmmm.. sebaiknya kami pulang saja.
Aisyah: Tunggu ustadz, ustadz belum menjawab pertanyaan kami.
Ustadz Syiah: Sepertinya kalian sudah tau semua.
Aisyah: Oh berarti ustadz mengakui kebenaran ini?
Ustadz Syiah: Allahu a’lam, saya permisi dulu.
Husna (sepupu Aisyah): Bagaimana dengan kalian(kedua wanita syiah)?
Salah satu dari wanita Syiah angkat bicara: “Saya akan kembali lagi besok kesini dan saya harap Husna mau menemani saya”
Ustadz Syiah: Baiklah kalau begitu kalian tinggal disini dan saya pamit.
Wassalamu ‘alaikum..
Kami: Wa’alaikumussalam warahmatullah.
Selesai. (iz)
Sumber: Status FB Aisyah Salsabila.
Tambahan : Taqiyah itu berpura-pura / Seperti bunglon
Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, Pelatihan Gratis untuk mengatasi permasalahan pengangguran di negeri ini
Posted on: Maret 9, 2015
Profil Institut Kemandirian Dompet Dhuafa
Pengangguran dan kemiskinan, dua masalah bangsa yang tak kunjung selesai. Berbagai program dan aksi terus digulirkan banyak pihak untuk mengatasinya. Tapi semua itu belumlah cukup. Diperlukan program dengan efektifitas super tinggi untuk mengentaskan dua masalah tersebut. Dompet Dhuafa Republika mencoba membuat role model solusinya dengan mendirikan Institut Kemandirian pada 23 Mei 2005. Mottonya adalah “Solusi Cerdas Pengentasan Pengangguran dan Kemiskinan“.
Dompet Dhuafa Republika mengundang berbagai pihak baik perorangan atau lembaga untuk mewujudkan rencana tersebut. Publikasi dilakukan melalui Harian umum Republika. Sambutan masyarakat sangat positif terbukti dengan banyaknya proposal yang masuk.
Dompet Dhuafa Republika melakukan seleksi yang ketat terhadap Manajemen Institut Kemandirian. Tim seleksi terdiri dari Pak Eri Sudewo, Ibu Dewi Motik Pramono, Pak Wahyu Saidi, dan Manajemen Dompet Dhuafa. Dari 90 orang/lembaga yang mengirimkan proposal dan dari 9 orang yang presentasi, akhirnya terpilih Pak Zainal Abidin sebagai pimpinan Manajemen Institut Kemandirian tahun 2005. Tim Manajemen kemudian diperkuat Supardi Lee, Hikmawan A. Hasan, Isnadi Syukri, Irman Cahyadi, Neneng Halimatusa’diah, Andriyani Hapsari, Sunaryo, Mukmin, dan Herman.
Program pertama yang digulirkan adalah Pelatihan Kewirausahaan satu minggu penuh, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan Teknisi Otomotif Sepeda Motor, Keterampilan Menjahit, Keterampilan Memasak/Catering, Keterampilan Perkayuan/Produksi Mainan Edukatif berbahan Kayu. Setelah satu tahun, lalu ditambah dengan Pelatihan Keterampilan Teknisi Elektromotor.
Pada dua tahun pertama, Institut Kemandirian menempati tempat di Gedung Wakaf dari Yayasan Al Hamidiyah yang berkedudukan di Jl. Kecapi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sejak tahun 2007, Institut Kemandirian pindah lokasi ke Gedung Yayasan Matsushita Gobel di Komplek Pabrik PT. Panasonic Manufacturing Indonesia yang beralamat di Jalan Raya bogor Km. 29, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pada bulan September tahun 2010, Institut Kemandirian menempati tanah dan Gedung wakaf dari bapak Amir Rajab Batubara dan Ibu Romlah Nasution, serta Kompleks Wakayapa yang berada di belakangnya. Kampus tersebut diresmikan oleh Bapak Jusuf Kalla pada tangal 11 Januari 2011. Kampus beralamat di JL. Zaitun Raya, Islamic Village, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Terhitung mulai tahun 2012 Institut Kemandirian mengubah konsep dengan semi asrama. Pembentukan dan membangun karakter dilakukan di pembinaan asrama.
Posisi Institut Kemandirian
- Institut Kemandirian adalah salah satu jejaring Dompet Dhuafa Republika
- Posisi unik Institut kemandirian dalam jejaring di bawah payung Dompet Dhuafa, sebagai interface di antara jejaring sosial, pendidikan dan jejaring ekonomi, mengkondisikan Institut kemandirian sebagai pintu utama perubahan mustahik menjadi muzakki
Visi, Misi, Tujuan dan Target
Institut Kemandirian memiliki Visi “Menjadi lembaga rujukan program pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia dengan membentuk generasi mandiri dan berkarakter”.
Misi dari Institut Kemandirian terdiri dari 4 (empat) poin penting, yaitu :
- Membangun lembaga yang berkualitas dari sisi sistem manajemen, SDM dan Sarana Prasarana
- Menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan aplikatif, kewirausahaan sosial serta pembentukan karakter secara terintegrasi dan berkelanjutan
- Mengelola dan mewadahi alumni diklat Institut Kemandirian untuk mengembangkan potensi kemandiriannya
- Turut Serta Membangun kesadaran masyarakat untuk mandiri
Tujuan lembaga ini adalah untuk mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di negeri ini (Indonesia). Tujuan tersebut diraih melalui pelaksanaan program pelatihan keterampilan teknis dan entrepreneurship (manajemen dan bisnis).
Dalam pengelolaan program, kami membagi ke dalam 2 (dua) lingkup besar Program:
- Program Reguler : Program yang bersumber dari dana zakat yang dihimpun oleh Dompet Dhuafa.
- Program Kemitraan : Program yang bersumber dari dana non zakat, seperti CSR Perusahaan, PKBL BUMN, dan dana kemitraan non zakat lainnya.
PROGRAM REGULER
Pelatihan reguler merupakan pelatihan yang diselenggarakan oleh Institut Kemandirian dengan dana zakat dari Dompet Dhuafa. Penerima manfaatnya sesuai syariah Islam adalah 8 asnaf yang disebutkan dalam Al Quran Surat At-Taubah:60,
“Sesungguhnya zakat-zakat ini, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, untuk orang-orang yang berhutang, untuk di jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
Lokasi pelatihan pada umumnya dilakukan di kampus Institut Kemandirian di Karawaci, namun dapat pula dilakukan di daerah-daerah. Pada tahun 2014, Institut Kemandirian membuka pelatihan-pelatihan di daerah Banten (kota Serang & Cilegon), Jawa Barat (kota Bandung), Jawa Tengah (kota Semarang), Jawa Timur (Surabaya, Gresik, Bojonegoro), Riau (kota Pekanbaru), dan Sulawesi Selatan (kota Makassar).
Jenis-jenis pelatihan yang diselenggarakan ada 7 macam, yaitu:
- Pelatihan Kewirausahaan
- Pelatihan teknisi sepeda motor
- Pelatihan teknisi handphone
- Pelatihan menjahit busana (fashion)
- Pelatihan komputer & desain grafis
- Pelatihan salon muslimah
- Pelatihan mengemudi
Ingin tahu lebih lanjut, bisa lihat di http://institutkemandirian.org/
Gedung Wardah, Jl. Zaitun Raya, Komp. Perum Villa Ilhami/Islamic Village, Karawaci – Tangerang,Telp: 021-5463 118 Fax: 021-5463 118 .
http://innaverry.co.cc
Inna & Verry
Ta’aruf
Proses kami bermula pada akhir Oktober 2008 dengan pertukaran biodata masing-masing yang diiringi dengan musyawarah dari pihak keluarga dan kerabat terdekat kami. Dari biodata yang diterima, kedua calon pengantin dapat mengetahui secara mendasar latar belakang, sifat, aktivitas dan visi hidup calon pasangannya. Setelah proses istikharah selama 2 pekan dilalui, akhirnya kami memantapkan hati untuk berlanjut pada proses ta’aruf.
Ta’aruf tatap muka berlangsung di Bandung, tanggal 1 November 2008. Selama kurang lebih satu jam dijalankanlah sunnah Rasulullah SAW ini. Saling memperkenalkan diri, saling menceritakan keadaan keluarga, saling menceritakan kondisi saat ini dan rencana-rencana hidup kedepannya. Alhamdulillah, proses tatap muka berjalan dengan lancar. Momen ini merupakan peristiwa berharga yang sarat makna dimana kami bisa mengenal lebih jauh satu sama lain untuk yang pertama kalinya.
Sepekan setelah ta’aruf tatap muka, kami memutuskan untuk maju ke tahap berikutnya. Calon pengantin laki-laki diminta datang ke kediaman calon pengantin wanita di Jakarta pada tanggal 9 November 2008 untuk berkenalan dengan orang tua dan keluarga tanpa disertai kehadiran calon pengantin wanita. Setelah proses perkenalan lancar dilalui, orang tua calon pengantin wanita harus berangkat menunaikan ibadah haji selama 40 hari sehingga proses kami harus dipending terlebih dahulu hingga orang tua calon pengantin wanita pulang ke tanah air. Dalam masa ini kami sepakat tidak melakukan proses komunikasi secara langsung dan berharap Allah akan akan memberikan jalan terbaik bagi proses kami. Dalam tenggang waktu ini kami memanfaatkan waktu untuk mengkondisikan keluarga, juga menambah tsaqofah masing-masing mengenai pernikahan serta meningkatkan ruhiyah & kedekatan kami kepada Allah. Selain itu, kami juga menggunakan waktu ini untuk mengadakan ta’aruf kedua yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 26 November 2008. Segala pertanyaan yang ingin disampaikan dan belum terungkap pada proses ta’aruf tatap muka pertama kami manfaatkan di dalam pertemuan tersebut. Alhamdulillah, proses ta’aruf yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut menambah kemantapan hati kami untuk melanjutkan ke proses selanjutnya.
Orang tua calon pengantin wanita pulang ke tanah air pada tanggal 23 Desember 2008. Karena kondisi kesehatan ba’da kepulangannya ke tanah air kurang baik selama kurang lebih 3 pekan, maka kami memutuskan untuk merencanakan perkenalan keluarga calon mempelai wanita dengan keluarga calon mempelai laki-laki di Jakarta pada tanggal 18 Januari 2009. Setelah proses perkenalan keluarga dilakukan, kami memutuskan untuk maju ke tahap berikutnya yaitu khitbah. Proses khitbah berlangsung di rumah orang tua calon pengantin wanita, di Jakarta, tanggal 1 February 2009. Alhamdulillah, berkat rahmat dari Allah SWT, proses khitbah berlangsung lancar. Orangtua calon pengantin wanita menerima pinangan tersebut dan ayah calon pengantin wanita memberikan restu untuk menikahi putrinya pada tanggal 8 Maret 2009. Alhamdulillah.
Kesederhanaan dan kelancaran proses taaruf ini adalah berkat rahmat dan pertolongan dari Allah SWT. Kami sadari, hanya dengan kehendak Allah sajalah proses kami selanjutnya dapat berjalan dengan lancar. Kami berharap dapat membentuk keluarga sakinah, mawaddah, warohmah, dan kehadirannya dapat memberikan manfaat untuk lingkungan sekitarnya. Semoga dengannya Allah ridha dan melimpahkan berkah kepada keluarga yang akan dibentuk. Amiin ya Rabbal’alamin.
Calon Pengantin
“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” (Qs. An Nisaa (4) : 1).
“Ya Allah, karuniakan kepada kami isteri dan keturunan yang menentramkan hati kami, dan jadikanlah kami penghulu orang-orang yang bertaqwa..”
Inna Arumsari Fitriany
Putri bungsu yang lahir dari empat bersaudara anak pasangan Tata Suwarta, KS dan Komiyati. Dilahirkan 21 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 2 September 1987 di Jakarta dengan mewarisi turunan Sunda-Jawa dari kedua orangtuanya. Bersekolah di TK Taman Sakti Jakarta, SDN Bambu Apus 04 Jakarta, SMPN 259 Jakarta, SMAN 14 Jakarta, dan kemudian berkuliah di program studi Teknik Lingkungan ITB angkatan 2005. Karakter umumnya adalah sanguinis-melankolis. Tipikal orang yang senang belajar dan menyukai hal-hal baru. Berharap ketika berkeluarga, bisa saling mendukung dengan pasangan untuk mewujudkan keluarga penuh berkah yang sakinah, mawaddah, warahmah serta bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Verry Aria Firmansyah
Putra sulung dari tiga bersaudara anak pasangan Achmad Hanafiah dan Maryati. Dilahirkan 21 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 25 Mei 1987 di Bogor dengan mewarisi turunan Sunda-Jawa dari kedua orang tuanya. Berkarakter dasar Sanguinis-Koleris. Tipikal orang yang supel, kritis, dan bersemangat untuk mempelajari hal-hal baru. Pendidikan formal sejak TK sampai SLTP dijalani di Bogor. Masing-masing di TK Puri Kencana Bogor, SDN Polisi 2 Bogor, dan SLTPN 2 Bogor. Setelah menjalani pendidikan menengah di SMAN 2 Bogor, tahun 2004, merantau ke Bandung, dan melanjutkan pendidikan ke Teknik Planologi ITB. Bercita-cita menjadi pengusaha muslim, pendakwah, pendididik, dan pemimpin keluarga Islami. Berharap menjadi suami juga ayah dari istri dan anak-anak yang menentramkan hati, menjadi penghulu bagi orang-orang yang bertaqwa.
“Ketika Allah sudah menjodohkan, menautkan hati-hati manusia, maka cinta pun akan hadir dan pertemuan pasti kan terjadi. Dan insya Allah, Allah akan memberikan jalan terbaik bagi orang-orang bertaqwa.”
Wallahu A’lam Bishshowwab
Mohon Do’a dan Restu
Wassalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrohmanirrohim
Ya Allah…
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui
bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta hanya kepada-Mu,
bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dalam rangka menyeru [di jalan]-Mu,
dan berjanji setia untuk membela syaria-Mu
maka kuatkanlah ikatan pertaliannya Ya Allah…
Mengundang sahabat-sahabat semua untuk datang pada acara pernikahan
Inna Arumsari Fitriany – Teknik Lingkungan ITB’05
dan
Verry Aria Firmansyah – Teknik Planologi ITB’05
Akad Nikah Insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari Ahad, 08 Maret 2009
Pukul 07.30 WIB
Bertempat di Masjid Al Hikmah
Jl.Mini 3 No. 17A Bambu Apus – Cipayung Jakarta Timur
Resepsi insya Allah akan dilaksanakan pada :
Hari Ahad, 08 Maret 2009
Pukul 10.00-15.00 WIB
Bertempat di Jl Mini 3 No.34 Rt 12/03 Bambu Apus – Cipayung Jakarta Timur
Dimohon kedatangan sahabat-sahabat semua
Jerusalem – Infopalestina: Media-media Israel hari-hari ini dihiasi dengan judul-judul yang berkaitan dengan perkataan Kepala Dinas Intelijen Dalam Negeri Israel “Shabak”, Yuval Diskin, yang menyatakan tentang keberadaan roket-roket di tangan gerakan Hamas yang mampu menjangkau pinggiran kota Beer Sheba, yang berjarak 40 kilometer dari Jalur Gaza.
Harian Israel Yedeot Aharonot mengatakan bahwa satu dari 8 orang Israel, yakni 800 ribu orang Israel berada dalam jangkauan roket al Qassam. Harian Israel yang memiliki peredaran luas ini memuar daftar kota-kota dan daerah-daerah yang berada dalam jangkauan roket Palestina, berdasarkan pernyataan Diskin. Diskin mengatakan, “Sayap militer gerakan Hamas memanfaatkan setengah tahun terakhir (saat berlangsung gencatan senjata) dan memperbaiki kemampuannya menembakkan roket jarak jauh dan menengah.”
Berdasarkan jarak jangkau yang disebutkan Diskin, maka fasilitas strategis Israel masih tetap dalam jangkauan roket-roket al Qassam. Seperti pusat penelitian nuklir di nahal Shuraik dan pangkalan angkatan udara Israel di Hatsur.
Diskin mengatakan tentang perlawanan Palestina di Jalur Gaza, “Mereka semua siap untuk konfrontasi militer. Mereka memiliki kemampuan roket yang menjangkau sampai Keryat Gate dan Esdod, bahkan sampai pinggiran Beer Sheba.”
Diskin menambahkan, “Tidak ada keputusan pada Hamas untuk menggunakan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk membalas. Kami memperkirakan mereka akan memutuskan memanfaatkan tingkat kesiapan mereka yang tinggi saja pada saat kondisi sudah terakumulasi yang memberinya alasan untuk melakukan serangan balasan lebih meluas. Kami memprediksi bila kita lancarkan serangan ke cadangan amunisi penting mereka, maka mereka akan membalas dengan melancarkan serangan roket jarak jauh.”
Diskin mengatakan, “Pimpinan politik Hamas khawatir serangan balasan militer Israel, terutama mereka khawatir kehilangan sesuatu yang sangat berharga,” yakti para pemimpin gerakan Hamas yang mendapatkan ancaman operasi pembunuhan oleh pihak Israel.
Petinggi intelijen Israel ini menambahkan, Hamas mengizinkan faksi-faksi perlawanan Palestina lain di Jalur Gaza untuk melancarkan serangan roketnya ke target-target Zionis Israel. Dan Hamas sendiri akan melanjutkan serangan roketnya ke Israel. Pada Kamis (18/12) malam, geraka Hamas telah mengumumkan berakhirnya masa gencatan senjata yang sudah berlangsung selama 6 bulan. Menurut Diskin, Hamas mau melanjutkan gencatan dengan dilakukan perubahan syarat-syaratnya.
Diskin melihat bahwa Hamas berkepentingan pada kelanjutan gencatan senjata. Namun Hamas ingin memperbaiki syarat-syaratnya. “Dia ingin kami membebaskan blockade, menghentikan serangan-serangan, memperluas gencatan senjata hingga mencakup Tepi Barat,” ungkap Diskin.
Diskin mengisyaratkan tidak ada mediator yang memiliki pengaruh anara pihak Israel dan pihak Palestina di Jalur Gaza. “Orang-orang Mesir duduk di pagar perbatasan dan di sana telah kehilangan kepercayaan antara mereka dengan Hamas. Meski demikian tidak seyogianya meremehkan mediator Mesir. Sebab pada saat Hamas menghadapi situasi yang membuatnya membutuhkan mediator Mesir maka orang-orang Mesir akan kembali menjadi pemain,” jelasnya. Petinggi intelijen Israel ini menambahkan, “Di sana ada pihak-pihak internasional lain yang berupaya memediatori demi kembalinya gencatan senjata seperti semula.”
Sebuah laporan yang dilansir harian Israel Ha’aretz menegaskan bahwa menyusul pengumuman berakhirnya gencatan senjata maka terjadi kepanikan di permukiman Yahudi Sedirot. Nampak di jalan-jalan permukiman sepi dari lalu lalang orang dan kendaraan. Kafe-kafe menutup pintu-pintu mereka. Sejumlah besar penduduk berinisiatif meninggalkan kota Sedirot.
Laporan ini mengutip dari salah seorang warga Israel yang mengatakan dia lari meninggalkan Sedirot ke utara. Dia bersama istri dan keempat anaknya terpaksa melakukan itu karena takut kondisi di kota Sedirot. Dia menambahkan tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi bahaya. Dia bertekad akan tetap tinggal di utara selama kondisi di Siderot masih seperti itu.
Seorang warga Israel lainnya yang dikutip Ha’aretz mengatakan dirinya jauh lebih percaya pada gerakan Hamas dari pemerintah Israel yang disebutnya takut masuk ke Jalur Gaza, sementara penduduk yang membayar harganya. (seto)
Memasak Daging itu tidak mudah
Posted on: Desember 18, 2008
Memasak Daging itu tidak mudah
Sedikit curhat yah…. ketika idhul adha kemaren saya tidak pulang ke kampung halaman. Cause diamanahkan sebagai ketua divisi konsumsi Idhul Qurban di miftakhul khoir, tempatku membina diri dan berteduh.
Ini sudah ketiga kalinya saya jadi bos di dapur. Setelah menjadi kadiv konsumsi halal Bi halal gamais 1427 H, lalu kadiv konsumsi Gamais Super camp, dan sekarang yang ketiga kalinya.
Hari idhul adha yang bahagia diawali dengan takbiran dari malam harinya, sambil menyiapkan masjid dan lapangan yang dijadikan tempat sembahyang para jama’ah sekitar. Semuanya sangat meriah dan ramai… Senangnya…. Walau orang tua menelpon, meminta anak tercintanya ini untuk pulang… Memang berbeda dari biasanya, entah kenapa ibu, ayah dan adik2ku sepertinya sangat rindu dengan anak dan kakaknya ini…
Setelah sholat ied diakhiri dengan khutbah dan bersalam2an. Kami bergegas ke rumah pak Asep, sang Sekda Kab. tasikmalaya sekaligus ketua yayasan Pondok pesantren kami. beliau sudah menyiapkan makanan….
untung saja.. Jika tidak makan pagi saya deh yang nyiapin. untung saja sang ketua yayasan ini sangat care dan aware dengan kami santri2nya. mahasiswa2 yang kelaparan… he..he… Maklum mahasiswa…
Setelah itu kamipun berganti pakaian dan segera bekerja sesua komisinya.
Komisi A: menyembelih hewan
Komisi B: Memotong-motong hewan (Jagal).
Komisi C: Membersihkan dalaman…. (Hiihhh menjijikan)
Aku sendiri tidak berada di 3 komisi tersebut. Karena aku dan satu2nya staf ku (EKo T.Kelautan ITB 2006) adalah “a man behind the scene”…..
Orang yang menyediakan makanan….. bayangkan 3 hari berturut2 untuk santri yang 30 s.d 50 an orang dimulai dari malam takbiran.
yah… setelah sehari sebelumnya belanja ke pasar simpang dan menyiapkan kopi dan snack dimalam takbiran. kami harus kembali beraksi.
Dibantu istrinya Ustadz dan Eko, aku mulai memotong2 daging kambing yang pertama disembelih untuk menyiapkan makan siang untuk para santri dan jama’ah yang mengurus pemotongan qurban…
Wahhh capeknya….
Akhirnya, singkat cerita terhidanglah gulai kambing buatan kita…
Ternyata, itu belum selasai. Kambing dan Sapi pun berubah wujud layaknya super saiya setelah sebagian digulai, disop, dan digoreng memakai bumbu kuning… Walau capek… hari kedua, di siang harinya. tuntas sudah masak-memasak ini. Entah apa rasanya…. yang penting habis…. Berarti enak kan…. Atau emang santri aja yang kelaparan….
dasar… Mahasiswa….
Semoga bisa mendapatkan Istri sholehah yang bisa memasak atau setidaknya mau belajar memasak….
Semangat kawan….. Don’t Ever Give Up…….
Alangkah Indahnya Syurga
Posted on: Desember 18, 2008
Alangkah Indahnya Syurga
Syurga adalah satu hadiah yang Allah janjikan kepada sekalian hambaNya yang beriman dan bertaqwa. Syurga yang digambarkan oleh Allah adalah merupakan satu Bandaraya Damai yang wujud di dalamnya keharmonian, keindahan, kenikmatan dan segala jenis kebaikan. Syurga juga jika kita gambarkan keindahannya pasti tidak akan terjangkau dengan tahap pemikiran aqal fikiran kita.
Dewasa ini, semakin berkurangan cerita-cerita berkaitan keindahan syurga. Di dalam kuliah-kuliah agama di masjid mahupun di pertemuan usrah, agak jarang sekali cerita tentang nikmatnya syurga. Syurga merupakan sogokan yang Allah sediakan jika sekiranya kita berjaya menjadi seorang manusia yang mengikut segala kehendak Allah tanpa ada satu pun yang ditentang. Maka kerana itu, semakin ramai yang tidak mahukan syurga dan hanya mengejar kenikmatan dunia kerana mereka tidak diberitakan akan alangkah nikmatnya jika berada di dalam syurga.
Jika ingin digambarkan akan nikmatnya syurga, seolah-olah kita sudah tidak mahu lagi hidup di dunia. Terasa mahu saja kita terus ke sana lantaran begitu indah. Dulu, ketika saya masih kecil, ketika pengaruh Arqam masih kuat, saya sering membaca buku-buku terbitan Arqam. Walaupun masih kurang mengerti, namun majalah-majalah dan buku Arqam yang ayah saya beli itulah yang saya baca. Diantaranya perihal cerita keindahan syurga yang digambarkan begitu nikmat sehingga amat seronok sekali dibaca. Sehingga ternanti-nanti keluaran seterusnya.
Hidup beragama ketika itu amat nikmat. Walaupun saya masih lagi belum baligh dan tidak cukup solat lima waktu, tapi saya amat suka dengan hidup beragama ketika itu. Masjid di tempat saya juga amat meriah dan sentiasa ramai orang. Di tambah pula dengan air pancut di kolam masjid, lampu warna warni yang menarik menjadi tarikan orang ramai untuk hadir ke masjid. Saya menjadi di antara budak-budak yang suka ke masjid. Di sekolah pula, guru-guru tidak lepas untuk turut menyelitkan unsur keislaman di dalam pengajaran. Walaupun subjek yang hendak diajar ialah Bahasa Melayu, tapi murid-murid di ajak untuk menyanyikan zikir Asmaul Husna beramai-ramai. Untuk subjek yang lain pula ada juga lagu Sifat 20. Itu semua lagu-lagu yang dinyanyikan oleh NadaMurni. Lagu yang sering berkumandang di televisyen tanpa menampakkan siapakah penyanyinya. Tapi amat seronok. Kalau ada lagu itu disiarkan di tv, kami sekeluarga sangup mendengarnya. Terasa ada roh di dalam lagu itu.
Apabila ada sambutan maulidur Rasul, sambutan yang dibuat memang benar-benar ikhlas dan bersungguh-sungguh. Saya masih ingat, ketika saya darjah 3, abang-abang darjah 5 dan 6 mempersembahkan pentomen yang berdasarkan sajak sakaratul maut NadaMurni. Sajak itu amat popular ketika itu. Siapa yang mendengar dan menyaksikan pentomen itu pasti meremang bulu roma. Ia disusuli dengan nyanyian nasyid Bila Izrail Datang Memanggil selepas pentomen itu juga oleh abang-abang. Nikmatnya beragama.
Persembahan pentomen itu seterusnya dipanggil oleh masjid untuk mengisi slot pada sambutan Maulidur Rasul peringkat masjid. Kedatangan amat ramai! Terasa seolah-olah sebuah perkampungan Islam yang diidamkan. Akal budak kecil seperti saya ketika itu hanya tahu main-main saja. Tapi, kesannya barulah saya dapat kecapi pada hari ini bilamana suasana itu sudah tidak wujud lagi.
Bercerita tentang indahnya syurga, menyebabkan kita akan bersungguh-sungguh dalam menegakkan agama. Bercerita tentang nikmatnya syurga akan membangkitkan lagi rasa cinta kita terhadap Allah swt. Ia juga akan dapat menerapkan sifat berkasih sayang sesama manusia lantaran hati setiap insan telah menjadi satu dan apabila antara hati – hati ini bertemu, ia akan dapat membuahkan sifat cintakan Allah.
Saya mengajak anda sekalian untuk berfantasi berkaitan keindahan syurga. Dalam sebuah buku kalau tidak silap saya berjudul Alam Ghaib, ada memberi gambaran tentang nikmatnya syurga. Apabila penghuni syurga masuk ke dalam syurga, mereka tidak mahu keluar lagi. Pabila kita berjalan, tiba-tiba melintas di hadapan kita seekor binatang. Serta merta nafsu makan kita datang dan berkeinginan untuk makan binatang tersebut. Dengan lintasan keinginan itu, maka binatang itu pun terhidang siap dengan aroma yang menusuk kalbu. Maka kita pun nikmati hidangan itu.
Perjalanan diteruskan menyusuri sepanjang tempat. Tiba terdengar kocakan air di bahagian lembah. Maka bila pergi ke arah itu, satu panorama sungai yang sangat indah. Bila menjejakkan kaki ke airnya, satu kedinginan yang luar biasa. Bila mandi di airnya, seolah-olah seperti mandi di dalam nikmat. Bila meminum airnya, terasa satu kemanisan yang amat sedap sehingga mahu saja diminum air di sepanjang sungai itu.
Selesai mandi, mahu naik ke tebing, bidadari-bidadari telah sedia menghulurkan tangan menyambut kita. Layanan yang melampaui raja itu akan terjadi jika kita berkehendak terhadap perkara itu.
Macam tu lah lebih kurang isi di dalam buku itu yang membayangkan seolah-olah kehidupan kita ketika sudah berada di syurga. Seumpama kita mengembara ke satu daerah yang tidak ada lagi peraturan, bebas, dan buat apa sahaja. Bila membaca buku itu, terasa seperti kita di antara penghuni syurga tersebut.
Apabila bercerita tentang syurga, dan hati kita akan berasa akan nikmatnya syurga itu pabila mendengarnya, maka hati kita masih lagi belum buta dan boleh ada potensi untuk digilap agar ia mampu membawa diri kita sebagai di antara penghuni syurga dan mana turut didiami oleh Nabi-nabi dan sahabat.
Untuk masuk syurga, syarat utamanya ialah taat pada perintah Allah. Bercita-cita besar untuk membangunkan Islam sehingga berjaya menguasi dunia. Untuk itu, Islam yang sedia ada kita anuti sekarang ini seharusnya kita cambahkan agar ia mampu tumbuh mekar dan memberi naungan kepada umat yang lain. Sebagai seorang insan yang mempunyai kesedaran, jadilah diri kita sebagai ‘tukang tanam’ benih Islam ini. Dan jagalah ia, siramilah ia dan bila ia sudah membesar kelak, maka kita kutiplah hasilnya. Tiada lain hasil yang kita harapkan melainkan Islam itu menjadi tinggi dan disayangi oleh umat Islam yang lain.
Dipetik dari http://www.safa.blogdrive.com/ – bandaraya safa
10 Paradox
Posted on: Desember 18, 2008
Proposal Bisnis Lobsterku
Posted on: Desember 12, 2008
- In: Agrobisnis | Bisnis
- 8 Comments
BISNIS PLAN “FIRDAUS LOBSTER”
1. LATAR BELAKANG
Keberadaan lobster air tawar dapat dikatakan sesuau hal yang baru. Khususnya lobster jenis red claw. Jenis ini selain dapat dibudidayakan sebagai udang konsumsi, juga sebagai udang hias. Lobster air tawar relatif mudah untuk dibudidayakan dan diminati banyak orang. Kebutuhan konsumsi yang sangat tinggi terutama untuk kebutuhan ekspor merupakan daya tarik tersendiri.
2. TUJUAN
Tujuan direncanakannya usaha ini adalah;
-
- Mencari Ridha Allah SWT.
- Mencari rezeki yang barakah
- Membuka lapangan kerja
- Mendayagunakan potensi umat yang tidak tergunakan.
3. GAMBARAN UMUM
KEGIATAN USAHA
Pembenihan lobster :
Merupakan usaha untuk mendapatkan benih atau anakan.
Pembesaran lobster :
Merupakan pembesaran benih lobster mejadi lobster dewasa yang siap dikonsumsi. Tidak hanya terbatas pada udang konsumsi tetapi juga sebagai udang hias.
PASAR
Segmentasi pasar:
Jangka Pendek (±1 tahun) : Bandung & sekitarnya
Jangka Panjang (≥1 tahun) : dalam dan luar negeri
Target pasar:
Sebagai udang konsumsi : Rumah makan, restoran, hotel, dll
Sebagai udang hias : Pasar ikan, pedagang ikan hias, hobiis (kolektor ikan hias), dll
Positioning:
Sebagai peternak dan pengusaha lobster air tawar mulai dari pembenihan, pembesaran sampai marketing dan penjualan
TAKTIK PEMASARAN
- Marketing Mix concept
- Produk berkualitas
- Harga bersaing
- Tempat yang mudah dijangkau
- Publikasi dan pemasaran yang bertahap
- Pelayanan yang bersahabat dan profesional
- Informasi yang jelas kepada konsumen
- Strategi penjualan
penjualan dilakukan dengan promosi tertulis dan visual. Promosi ini difokuskan pada target pasar yang ada. Setelah suatu target pasar tercapai maka dilanjutkan dengan target pasar berikutnya. Strategi penjualan ini diupayakan menghasilkan kerjasama yang besar dan jangka panjang dengan perusahaan penampung lobster kelas besar. Berdasarkan konsep ini, diharapkan berapapun produksi lobster yang dihasilkan sudah ada kejelasan pihak yang akan membeli lobster tersebut.
4. GAMBARAN RINCI
1. ASUMSI USAHA
· Lama pengusahaan sekitar satu tahun
· Pemanenan dapat dilakukan empat kali per tahun
· Lobster yang dibudidayakan adalah jenis Cherax quadricarinatus
· Tingkat kematian benih mencapai 15%
· Harga jual benih umur 2 bulan Rp 7.500,- per ekor
· Jumlah anakan yang dihasilkan per induk diambil rata-rata dari 100 s.d 200 ekor yaitu sebanyak 150 ekor
2. ANALISIS USAHA (Per 6 bulan)
Dalam usaha lobster air tawar setidaknya ada dua peluang usaha yang bisa dimasuki oleh para peternak. Usaha tersebut yaitu pembenihan dan pembesaran lobster air tawar. Berikut gambaran analisis usaha dengan memperhitungkan biaya dan pendapatan:
A. PENGELUARAN
1. Biaya tetap:
a. Induk 10 pasang @ Rp. 60.000,- Rp. 600.000,-
b. Akuarium 20 buah @ Rp. 125.000,- Rp. 2.500.000,-
c. Rak akuarium Rp. 1.000.000,-
d. Pompa Air akuarium 20 buah @ Rp. 30.000,- Rp. 600.000,-
e. Aerator 10 buah @ Rp.13.000,- Rp. 130.000,-
f. Pipa paralon 0,5 inchi 4 buah @ Rp. 12.000,- Rp. 48.000,-
g. Slang aerator 20 meter Rp. 20.000,-
g. Sambungan dan keran aerator Rp 50.000,-
h. Pipa paralon ukuran 0.5 s/d 4 inchi Rp 100.000,-
i. Lem pipa Rp 10.000,-
sub total Rp. 5.058.000,-
2. Biaya Operasional Sampai BEP (6 bulan)
a. Sewa rumah (Rp. 300.000,- per bulan) Rp. 1.800.000,-
b. Pakan (Rp. 5000,- per hari) Rp. 900.000,-
c. Listrik dan air (Rp.50.000 per bulan) Rp 300.000,-
sub total Rp. 3000.000,-
TOTAL BIAYA PENGELUARAN Rp. 8.058.000,-
B. PENERIMAAN PENJUALAN (Per 6 Bulan atau 2 kali panen)
Penjualan Benih 10 induk x 200 ekor x 85% x 2
Rp5.000,- = Rp 17.000.000,–
C. PENDAPATAN (Per 6 Bulan atau 2 kali panen)
Penerimaan – Biaya operasional = Rp 8.942.000,-
3. DATA PASAR
Permintaan di dalam negeri dari konsumen, agen dan pengusaha lainnya cukup besar. Sejauh ini sudah ada satu pengusaha dan satu agen ikan hias yang menawarkan agar lobster yang kami hasilkan dijual kepada mereka baik dengan system beli ditempat maupun konsinyasi.
Tingginya permintaan baik dalam dan luar negeri dari berbagai restaurant maupun hotel-hotel berbintang yang menyajikan makanan berbahan dasar lobsterpun sangatlah besar. Hal ini dikarenakan karakteristik yang dimilikinya tidak ada pada udang jenis lain. Ukuran tubuhnya yang besar membuat kandungan dagingnya juga lebih banyak. Ditambah dengan rendahnya kandungan lemak, kolesterol, dan garam yang dimilikinya dibandingkan dengan lobster air laut, sehingga aman dikonsumsi.
Berikut beberapa negara pengimpor lobster: Jepang, Singapura, Malaysia, Hongkong, Cina, Taiwan, Korea, Jerman, AS, Kanada, Selandia Baru, Australia, Belgia, Belanda, Perancis. Bahkan di Hongkong, lobster disajikan dalam bentuk nuggets, sup dan campuran salad.
5. STRATEGI PENGOLAHAN BISNIS
Strategi Pengembangan Usaha
Pasar yang menjadi tujuan ialah dalam negeri dan mancanegara. Untuk pasar dalam negeri diawal kami berencana mengembangkannya di kota Bandung sebagai tempat kami beraktivitas baik kuliah, bisnis, maupun berorganisasi. Lalu setelah stabil kami akan mulai memasarkan produk kami di Jawa dan Sumatera. Kemudian ke wilayah-wilayah lainnya di Indonesia yang potensial untuk pemasaran lobster. Kami akan mencoba mengembangkan usaha pembudidayaan lobster ini tidak hanya di Bandung, tetapi juga di beberapa kota lainnya di Jawa maupun Sumatera dengan jaringan atau link yang kami miliki. Kemudian kami akan mencoba merambah pasar internasional ke mancanegara terutama yang terdekat seperti Malaysia dan Singapura.
Alur Pengembangan Usaha
1. Persiapan usaha dan pemenuhan faktor-faktor produksi sebagai modal.
2. Usaha pembenihan lobster dengan sistem budidaya akuarium.
3. Pemasaran dan penjualan benih dengan fokus market kota Bandung sampai tercapai BEP (Break Event Point) dengan manajerial yang profesional.
4. Mengembangkan usaha pembesaran lobster disamping usaha pembenihan.
5. Pencarian lahan-lahan baru untuk pengembangan usaha di Jawa dan Sumatera.
6. Manajerial keuangan secara profesional
7. Pemasaran dengan target utama menguasai pasar dalam negeri.
8. Pemasaran ke mancanegara
Demikianlah proposal ini dibuat dalam rangka pengembangan usaha yang sudah ada. Atas segala perhatian dan bantuan yang ada, kami mengucapkan terima kasih.
Bandung, Maret 2007
Pemohon,
|
( Verry Aria Firmansyah ) |
( Feblil Huda ) |
|
( Romzi Rio Wibawa ) |
Bahaya Lisan (Afatul Lisan)
Posted on: Desember 12, 2008
Bahaya Lisan (Afatul Lisan)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan)dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. 49:11)
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain.Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. 49:12)
1. PERINTAH BERKATA BAIK
Kemampuan berbicara adalah salah satu kelebihan yang Allah berikan kepadamanusia, untuk berkomunikasi dan menyampaikan keinginan-keinginannya dengansesama manusia. Ungkapan yang keluar dari mulut manusia bisa berupa ucapanbaik, buruk, keji, dsb.Agar kemampuan berbicara yang menjadi salah satu ciri manusia ini menjadibermakna dan bernilai ibadah, Allah SWT menyerukan umat manusia untuk berkatabaik dan menghindari perkataan buruk. Allah SWT berfirman :
“Dan katakan kepada hamba-hamba-Ku. “Hendaklah mereka mengucapkanperkataan yang lebih baik (benar) sesungguhnya syaitan itu menimbulkanperselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyatabagi manusia.” QS. 17: 53”Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik danbantahlah mereka dengan cara yang baik…” QS. 16:125
Rasulullah SAW bersabda :
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah iaberkata baik atau diam.” HR. Muttafaq alaih“
Takutlah pada neraka, walau dengan sebiji kurma. Jika kamu tidak punyamaka dengan ucapan yang baik “ Muttafaq alaih“
Ucapan yang baik adalah sedekah” HR. Muslim.
2. KEUTAMAAN DIAM
Bahaya yang ditimbulkan oleh mulut manusia sangat besar, dan tidak ada yangdapat menahannya kecuali diam. Oleh karena itu dalam agama kita dapatkananjuran diam dan perintah pengendalian bicara. Sabda Nabi:
“ Barang siapa yang mampu menjamin kepadaku antara dua kumisnya (kumis danjenggot), dan antara dua pahanya, saya jamin dia masuk sorga” HR. Al Bukhariy“Tidak akan istiqamah iman seorang hamba sehingga istiqamah hatinya. Dantidak akan istiqamah hati seseorang sehingga istiqamah lisannya” HR AhmadKetika Rasulullah ditanya tentang perbuatan yang menyebabkan masuk surga,Rasul menjawab : “Bertaqwa kepada Allah dan akhlaq mulia”. Dan ketikaditanya tentang penyebab masuk neraka, Rasul menjawab : “dua lubang, yaitumulut dan kemaluan” HR. At Tirmidziy
Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang bisa menjaga mulutnya,Allah akan tutupi keburukannya” HR. Abu Nuaim.Ibnu Mas’ud berkata : “Tidak ada sesuatupun yang perlu lebih lama akupenjarakan dari pada mulutku sendiri”Abu Darda berkata : “Perlakukan telinga dan mulutmu dengan obyektif
Sesungguhnya diciptakan dua telinga dan satu mulut, agar kamu lebih banyakmendengar dari pada berbicara.
3.lMACAM-MACAM AFATUL-LISAN, PENYEBAB DAN TERAPINYA
Ucapan yang keluar dari mulut kita dapat dikategorikan dalam empat kelompok :murni membahayakan, ada bahaya dan manfaat, tidak membahayakan dan tidakmenguntungkan, dan murni menguntungkan.Ucapan yang murni membahayakan maka harus dijauhi, begitu juga yangmengandung bahaya dan manfaat. Sedangkan ucapan yang tidak ada untung ruginyamaka itu adalah tindakan sia-sia, merugikan. Tinggallah yang keempat yaituucapan yang menguntungkan.Berikut ini akan kita bahas afatul lisan dari yang paling tersembunyi sampaiyang paling berbahaya. Ada dua puluh macam bahaya lisan, yaitu:
1. Berbicara sesuatu yang tidak perlu
Rasulullah SAW bersabda : “Di antara ciri kesempurnaan Islam seseorangadalah ketika ia mampu meninggalkan sesuatu yang tidak ia perlukan” HR AtTirmidziy”
Ucapan yang tidak perlu adalah ucapan yang seandainya anda diam tidakberdosa, dan tidak akan membahayakan diri maupun orang lain. Seperti menanyakansesuatu yang tidak diperlukan. Contoh pertanyaan ke orang lain “apakah andapuasa, jika dijawab YA, membuat orang itu riya, jika dijawab TIDAK padahal iapuasa, maka dusta, jika diam tidak dijawab, dianggap tidak menghormati penanya.Jika menghindari pertanyaan itu dengan mengalihkan pembicaraan maka menyusahkan orang lain mencari – cari bahan, dst.
Penyakit ini disebabkan oleh keinginan kuat untuk mengetahui segala sesuatu.Atau basa-basi untuk menunjukkan perhatian dan kecintaan, atau sekedar mengisiwaktu dengan cerita-cerita yang tidak berguna. Perbuatan ini termasuk dalamperbuatan tercela.Terapinya adalah dengan menyadarkan bahwa waktu adalah modal yang palingberharga. Jika tidak dipergunakan secara efektif maka akan merugikan dirisendiri. selanjutnya menyadari bahwa setiap kata yang keluar dari mulut akandimintai pertanggung jawabannya. ucapan yang keluar bisa menjadi tangga ke sorgaatau jaring jebakan ke neraka. Secara aplikatif kita coba melatih dirisenantiasa diam dari hal-hal yang tidak diperlukan.
2. Fudhulul-Kalam ( Berlebihan dalam berbicara)
Perbuatan ini dikategorikan sebagai perbuatan tercela. Ia mencakuppembicaraan yang tidak berguna, atau bicara sesuatu yang berguna namun melebihikebutuhan yang secukupnya. Seperti sesuatu yang cukup dikatakan dengan satukata, tetapi disampaikan dengan dua kata, maka kata yang kedua ini “fudhul”(kelebihan).
Firman Allah : “Tidak ada kebaikan pada kebanyakanbisikan-bisikan mereka kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruhbersedekah, berbuat ma’ruf, atau perdamaian di antara manusia” QS.4:114.
Rasulullah SAW bersabda : “Beruntunglah orang yang dapat menahan 3. kelebihan bicaranya, dan menginfakkan kelebihan hartanya “ HR. AlBaghawiy.Ibrahim At Taymiy berkata : Seorang mukmin ketika hendak berbicara, iaberfikir dahulu, jika bermanfaat dia ucapkan, dan jika tidak maka tidakdiucapkan. Sedangkan orang fajir (durhaka) sesungguhnya lisannya mengalir saja”Berkata Yazid ibn Abi Hubaib :”Di antara fitnah orang alim adalah ketikaia lebih senang berbicara daripada mendengarkan. Jika orang lain sudah cukupberbicara, maka mendengarkan adalah keselamatan, dan dalam berbicara adapolesan, tambahan dan pengurangan.
3. Al Khaudhu fil bathil (Melibatkan diri dalam pembicaraan yang batil)
Pembicaraan yang batil adalah pembicaraan ma’siyat, seperti menceritakantentang perempuan, perkumpulan selebritis, dsb, yang tidak terbilang jumlahnya.Pembicaraan seperti ini adalah perbuatan haram, yang akan membuat pelakunyabinasa. Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan ucapan yang Allah murkai,ia tidak menduga akibatnya, lalu Allah catat itu dalam murka Allah hingga harikiamat” HR Ibn Majah.“ Orang yang paling banyak dosanya di hari kiamat adalah orang yang palingbanyak terlibat dalam pembicaraan batil” HR Ibnu Abiddunya.
Allah SWT menceritakan penghuni neraka. Ketika ditanya penyebabnya, merekamenjawab: “ …dan adalah kami membicarakan yang batil bersama denganorang-orang yang membicarakannya” QS. 74:45Terhadap orang-orang yang memperolok-olokkan Al Qur’an, Allah SWTmemperingatkan orang-orang beriman :”…maka janganlah kamu duduk besertamereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya(kalau kamu berbuat demikian) tentulah kamu serupa dengan mereka.” QS.4:140
4. Al Jidal (Berbantahan dan Perdebatan)
Perdebatan yang tercela adalah usaha menjatuhkan orang lain dengan menyerangdan mencela pembicaraannya, menganggapnya bodoh dan tidak akurat. Biasanya orangyang diserang merasa tidak suka, dan penyerang ingin menunjukkan kesalahan oranglain agar terlihat kelebihan dirinya.Hal ini biasanya disebabkan oleh taraffu’ (rasa tinggi hati)karena kelebihan dan ilmunya, dengan menyerang kekurangan orang lain.Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan tersesat suatu kaum setelah merekamendapatkan hidayah Allah, kecuali mereka melakukan perdebatan” HR. AtTirmidziyImam Malik bin Anas berkata : “Perdebatan akan mengeraskan hati danmewariskan kekesalan”
5. Al Khusumah (pertengkaran)
Jika orang yang berdebat menyerang pendapat orang lain untuk menjatuhkanlawan dan mengangkat kelebihan dirinya. Maka al khusumah adalahsikap ingin menang dalam berbicara (ngotot) untuk memperoleh hak atau hartaorang lain, yang bukan haknya. Sikap ini bisa merupakan reaksi atas orang lain,bisa juga dilakukan dari awal berbicara.Aisyah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya orang yangpaling dibenci Allah adalah orang yang bermusuhan dan suka bertengkar” HR.Al Bukhariy
6. Taqa’ur fil-kalam (menekan ucapan)
Taqa’ur fil-kalam maksudnya adalah menfasih-fasihkan ucapan dengan mamaksakandiri bersyajak dan menekan-nekan suara, atau penggunaan kata-kata asing.Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di harikiamat, adalah orang-orang yang buruk akhlaknya di antara kamu, yaitu orang yangbanyak bicara, menekan-nekan suara, dan menfasih-fasihkan kata”. HR. AhmadTidak termasuk dalam hal ini adalah ungkapan para khatib dalam memberikannasehat, selama tidak berlebihan atau penggunaan kata-kata asing yang membuatpendengar tidak memahaminya. Sebab tujuan utama dari khutbah adalah menggugahhati, dan merangsang pendengar untuk sadar. Di sinilah dibutuhkan bentuk-bentukkata yang menyentuh.
7. Berkata keji, jorok dan caci maki
Berkata keji, jorok adalah pengungkapan sesuatu yang dianggap jorok/tabudengan ungkapan vulgar, misalnya hal-hal yang berkaitan dengn seksual, dsb. Halini termasuk perbuatan tercela yang dilarang agama. Nabi bersabda :
“Jauhilah perbuatan keji. Karena sesungguhnya Allah tidak suka sesuatu yangkeji dan perbuatan keji” dalam riwayat lain :”Surga itu haram bagisetiap orang yang keji”. HR. Ibnu Hibban“Orang mukmin bukanlah orang yang suka menghujat, mengutuk, berkata kejidan jorok” HR. At Tirmidziy.Ada seorang A’rabiy (pedalaman) meminta wasiat kepada Nabi :Sabda Nabi : “Bertaqwalah kepada Allah, jika ada orang yang mencelakekuranganmu, maka jangan kau balas dengan mencela kekurangannya. Maka dosanyaada padanya dan pahalanya ada padamu. Dan janganlah kamu mencaci maki siapapun. KataA’rabiy tadi : “Sejak itu saya tidak pernah lagi mencaci maki orang”.HR. Ahmad.
“Termasuk dalam dosa besar adalah mencaci maki orang tua sendiri” Parasahabat bertanya : “Bagaimana seseorang mencaci maki orang tua sendiri? Jawab Nabi: “Dia mencaci maki orang tua orang lain, lalu orang itu berbalik mencaci maki orang tuanya”. HR. Ahmad.
Perkataan keji dan jorok disebabkan oleh kondisi jiwa yang kotor, yangmenyakiti orang lain, atau karena kebiasaan diri akibat pergaulan denganorang-orang fasik (penuh dosa) atau orang-orang durhaka lainnya.
8. La’nat (kutukan)
Penyebab munculnya kutukan pada sesama manusia biasanya adalah satu dari tigasifat berikut ini, yaitu : kufur, bid’ah dan fasik. Dan tingkatan kutukannyaadalah sebagai berikut :
– Kutukan dengan menggunakan sifat umum, seperti : semoga Allah mengutukorang kafir, ahli bid’ah dan orang-orang fasik.-Kutukan dengan sifat yang lebih khusus, seperti: semoga kutukan Allahditimpakan kepada kaum Yahudi, Nasrani dan Majusi, dsb.-Kutukan kepada orang tertentu, seperti : si fulan la’natullah. Hal inisangat berbahaya kecuali kepada orang-orang tertentu yang telah Allahberikan kutukan seperti Fir’aun, Abu Lahab, dsb. Dan orang-orang selainyang Allah tentukan itu masih memiliki kemungkinan lain.
-Kutukan yang ditujukan kepada binatang, benda mati , atau orang tertentuyang tidak Allah tentukan kutukannya, maka itu adalah perbuatan tercela yanghaus dijauhi. Sabda Nabi :
“ Orang beriman bukanlah orang yang suka mengutuk” HR At Tirmidziy“Janganlah kamu saling mengutuk dengan kutukan Allah, murka-Nya maupunjahanam” HR. At Tirmidziy.“Sesungguhnya orang-orang yang saling mengutuk tidak akan mendapatkansyafaat dan menjadi saksi di hari kiamat” HR. Muslim.
9. Ghina’ (nyanyian) dan Syi’r (syair)
Syair adalah ungkapan yang jika baik isinya maka baik nilainya, dan jikaburuk isinya buruk pula nilainya. Hanya saja tajarrud (menfokuskan diri) untuk hanya bersyair adalah perbuatan tercela. Rasulullah SAWbersabda :“Sesungguhnya memenuhi rongga dengan nanah, lebih baik dari padamemenuhinya dengan syair” HR Muslim. Said Hawa mengarahkan hadits ini padasyair-syair yang bermuatan buruk.Bersyair secara umum bukanlah perbuatan terlarang jika di dalamnya tidakterdapat ungkapan yang buruk. Buktinya Rasulullah pernah memerintahkan Hassanbin Tsabit untuk bersyair melawan syairnya orang kafir.
10. Al Mazah (Sendau gurau)
Secara umum mazah adalah perbuatan tercela yang dilarang agama,kecuali sebagian kecil saja yang diperbolehkan. Sebab dalam gurauan sering kaliterdapat kebohongan, atau pembodohan teman. Gurauan yang diperbolehkan adalahgurauan yang baik, tidak berdusta/berbohong, tidak menyakiti orang lain, tidakberlebihan dan tidak menjadi kebiasaan. Seperti gurauan Nabi dengan istri danpara sahabatnya.
Kebiasaan bergurau akan membawa seseorang pada perbuatan yang kurang berguna.Disamping itu kebiasaan ini akan menurunkan kewibawaan.
Umar bin Khatthab berkata : “Barang siapa yang banyak bercanda, maka iaakan diremehkan/dianggap hina”.Said ibn al Ash berkata kepada anaknya : “Wahai anakku, janganlah bercandadengan orang mulia, maka ia akan dendam kepadamu, jangan pula bercanda denganbawahan maka nanti akan melawanmu”
11. As Sukhriyyah (Ejekan) dan Istihza'( cemoohan)
Sukhriyyah berarti meremehkan orang lain dengan mengingatkanaib/kekurangannya untuk ditertawakan, baik dengan cerita lisan atau peragaan dihadapannya. Jika dilakukan tidak di hadapan orang yang bersangkutan disebut ghibah(bergunjing).Perbuatan ini terlarang dalam agama. Firman Allah :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengolok-olok kaum yang lain(karena) boleh jadi mereka yang diolok-olok lebih baik dari mereka yangmengolok-olok dan janganlah pula wanita-wanita mengolok-olok wanita lain(karena) boleh jadi wanita-wanita yang diolok-olok itu lebih baik dari yangmengolok-olok “ QS. 49:11
Muadz bin Jabal ra. berkata : Nabi Muhammad SAW bersabda : “ Barangsiapa yang mencela dosa saudaranya yang telah bertaubat, maka ia tidak akan matisebelum melakukannya” HR. At Tirmidziy”
12. Menyebarkan rahasia
Menyebarkan rahasia adalah perbuatan terlarang. Karena ia akan mengecewakanorang lain, meremehkan hak sahabat dan orang yang dikenali.
Rasulullah SAWbersabda :“Sesungguhnya orang yang paling buruk tempatnya di hari kiamat, adalahorang laki-laki yang telah menggauli istrinya, kemudian ia ceritakanrahasianya”. HR. Muslim.
13. Janji palsu
Mulut sering kali cepat berjanji, kemudian hati mengoreksi dan memutuskantidak memenuhi janji itu. Sikap ini menjadi pertanda kemunafikan seseorang.Firman Allah : “Wahai orang-orang beriman tepatilah janji…” QS5:1Pujian Allah SWT pada Nabi Ismail as: “Sesungguhnya ia adalah seorang yang benar janjinya..” QS 19:54
Rasulullah SAW bersabda : “ada tiga hal yang jika ada pada seseorangmaka dia adalah munafiq, meskipun puasa, shalat, dan mengaku muslim. Jikaberbicara dusta, jika berjanji ingkar, dan jika dipercaya khiyanat”Muttafaq alaih dari Abu Hurairah.
14. Bohong dalam berbicara dan bersumpah
Berbohong dalam hal ini adalah dosa yang paling buruk dan cacat yang palingbusuk. Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya berbohong akan menyeret orang untuk curang. Dan kecuranganakan menyeret orang ke neraka. Dan sesungguhnya seseorang yang berbohong akanterus berbohong hingga ia dicatat di sisi Allah sebagai pembohong” Muttafaqalaih.“Ada tiga golongan yang Allah tidak akan menegur dan memandangnya di harikiamat, yaitu : orang yang membangkit-bangkit pemberian, orang yang menjualdagangannya dengan sumpah palsu, dan orang yang memanjangkan kain sarungnya”HR Muslim.
“Celaka orang berbicara dusta untuk ditertawakan orang, celaka dia, celakadia” HR Abu Dawud dan At Tirmidziy
15. Ghibah (Bergunjing)
Ghibah adalah perbuatan tercela yang dilarang agama. Rasulullah pernahbertanya kepada para sahabat tentang arti ghibah. Jawab para sahabat: ”HanyaAllah dan Rasul-Nya yang mengetahui”. Sabda Nabi: “ghibah adalahmenceritakan sesuatu dari saudaramu, yang jika ia mendengarnya ia tidakmenyukainya.” Para sahabat bertanya : “Jika yang diceritakan itu memang ada?Jawab Nabi : ”Jika memang ada itulah ghibah, jika tidak ada maka kamu telahung ke ghibah sbg salah satu afamengada-ada” HR Muslim.Al Qur’an menyebut perbuatan ini sebagai memakan daging saudara sendiri (QS.49:12)Ghibah bisa terjadi dengan berbagai macam cara, tidak hanya ucapan, bisa jugatulisan, peragaan. dsb.Hal-hal yang mendorong terjadinya ghibah adalah hal-hal berikut ini :
a. Melampiaskan kekesalan/kemarahan
b. Menyenangkan teman atau partisipasi bicara/cerita
c. Merasa akan dikritik atau cela orang lain, sehingga orang yang dianggaphendak mencela itu jatuh lebih dahulu.
d. Membersihkan diri dari keterikatan tertentu
e. Keinginan untuk bergaya dan berbangga, dengan mencela lainnya
f. Hasad/iri dengan orang lain
g.Bercanda dan bergurau, sekedar mengisi waktu
h.Menghina dan meremehkan orang lain.
Terapi ghibah sebagaimana terapi penyakit akhlak lainnya yaitu dengan ilmudan amal.Secara umum ilmu yang menyadarkan bahwa ghibah itu berhadapan dengan murkaAllah. Kemudian mencari sebab apa yang mendorongnya melakukan itu. Sebab padaumumnya penyakit itu akan mudah sembuh dengan memotong penyebabnya.Menceritakan kekurangan orang lain dapat dibenarkan jika terdapat alasanberikut ini:
a. Mengadukan kezaliman orang lain kepada qadhi
b. Meminta bantuan untuk merubah kemunkaran
c. Meminta fatwa,seperti yang dilakukan istri Abu Sufyan pada Nabi.
d.Memperingatkan kaum muslimin atas keburukan seseorang
e. Orang yang dikenali dengan julukan buruknya, seperti al a’raj (pincang),dst.
f. Orang yang diceritakan aibnya, melakukan itu dengan terang-terangan(mujahir)
Hal-hal penting yang harus dilakukan seseorang yang telah berbuat ghibah adalah :
a. Menyesali perbuatan ghibahnya itu
b. Bertaubat, tidak akan mengualnginya lagi
c. Meminta maaf/dihalalkan dari orang yang digunjingkan
16. Namimah (adu domba)
Namimah adalah menyampaika pembicaraan seseorang kepada orang lain
17. Perkataan yang berlidah dua
18. Menyanjung
19. Kurang cermat dalam berbicara (asal bunyi)
20. Melibatkan diri secara bodoh pada beberapapengetahuan dan pertanyaan yang menyulitkan
Wanita yang Aduannya Didengar Allah dari Langit Ketujuh
Friday, July 25th, 2008
Penyusun: Ummu Sufyan
Beliau adalah Khaulah binti Tsa’labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa’labah Ghanam bin Auf. Suaminya adalah saudara dari Ubadah bin Shamit, yaitu Aus bin Shamit bin Qais. Aus bin Shamit bin Qais termasuk sahabat Rasulullah yang selalu mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam peperangan, termasuk perang Badar dan perang Uhud. Anak mereka bernama Rabi’.
Suatu hari, Khaulah binti Tsa’labah mendapati suaminya sedang menghadapi suatu masalah. Masalah tersebut kemudian memicu kemarahannya terhadap Khaulah, sehingga dari mulut Aus terucap perkataan, “Bagiku, engkau ini seperti punggung ibuku.” Kemudian Aus keluar dan duduk-duduk bersama orang-orang. Beberapa lama kemudian Aus masuk rumah dan ‘menginginkan’ Khaulah. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah islam (yaitu dhihaar). Khaulah berkata, “Tidak… jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkan terhadapku sampai Allah dan Rasul-Nya memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.”
Kemudian Khaulah keluar menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta fatwa dan berdialog tentang peristiwa tersebut. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami belum pernah mendapatkan perintah berkenaan dengan urusanmu tersebut… aku tidak melihat melainkan engkau sudah haram baginya.” Sesudah itu Khaulah senantiasa mengangkat kedua tangannya ke langit sedangkan di hatinya tersimpan kesedihan dan kesusahan. Beliau berdo’a, “Ya Allah sesungguhnya aku mengadu tentang peristiwa yang menimpa diriku.” Tiada henti-hentinya wanita ini ini berdo’a hingga suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pingsan sebagaimana biasanya beliau pingsan tatkala menerima wahyu. Kemudian setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sadar, beliau bersabda, “Wahai Khaulah, sungguh Allah telah menurunkan ayat Al-Qur’an tentang dirimu dan suamimu.” kemudian beliau membaca firman Allah yang artinya, “Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah. Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat…..” sampai firman Allah: “Dan bagi orang-orang kafir ada siksaan yang pedih.” (QS. Al-Mujadalah:1-4)
Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan kepada Khaulah tentang kafarah dhihaar, yaitu memerdekakan budak, jika tidak mampu memerdekakan budak maka berpuasa dua bulan berturut-turut atau jika masih tidak mampu berpuasa maka memberi makan sebanyak enam puluh orang miskin.
Inilah wanita mukminah yang dididik oleh islam, wanita yang telah menghentikan khalifah Umar bin Khaththab saat berjalan untuk memberikan wejangan dan nasehat kepadanya. Dalam sebuah riwayat, Umar berkata, “Demi Allah seandainya beliau tidak menyudahi nasehatnya kepadaku hingga malam hari maka aku tidak akan menyudahinya sehingga beliau selesaikan apa yang dia kehendaki, kecuali jika telah datang waktu shalat maka saya akan mengerjakan shalat kemudian kembali untuk mendengarkannya hingga selesai keperluannya.”
Alangkah bagusnya akhlaq Khaulah, beliau berdiri di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berdialog untuk meminta fatwa, adapun istighatsah dan mengadu tidak ditujukan melainkan hanya kepada Allah Ta’ala. Beliau berdo’a tak henti-hentinya dengan penuh harap, penuh dengan kesedihan dan kesusahan serta penyesalan yang mendalam. Sehingga do’anya didengar Allah dari langit ketujuh.
Allah berfirman yang artinya, “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah (berdo’a) kepada–Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al-Mu’min: 60)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda yang artinya, “Sesungguhnya Rabb kalian Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi itu Maha Malu lagi Maha Mulia, Dia malu terhadap hamba-Nya jika hamba-Nya mengangkat kedua tangannya kepada-Nya untuk mengembalikan keduanya dalam keadaan kosong (tidak dikabulkan).” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Hikmah
Tidak setiap do’a langsung dikabulkan oleh Allah. Ada faktor-faktor yang menyebabkan do’a dikabulkan serta adab-adab dalam berdo’a, diantaranya:
- Ikhlash karena Allah semata adalah syarat yang paling utama dan pertama, sebagaimana firman Allah yang artinya, “Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya).” (QS. Al-Mu’min: 14)
- Mengawali do’a dengan pujian dan sanjungan kepada Allah, diikuti dengan bacaan shalawat atas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan diakhiri dengan shalawat lalu tahmid.
- Bersungguh-sungguh dalam memanjatkan do’a serta yakin akan dikabulkan. Sebagaimana yang dilakukan oleh Khaulah binti Tsa’labah radhiyallahu ‘anha.
- Mendesak dengan penuh kerendahan dalam berdo’a, tidak terburu-buru serta khusyu’ dalam berdo’a.
- Tidak boleh berdo’a dan memohon sesuatu kecuali hanya kepada Allah semata.
- Serta hal-hal lain yang sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Selain hal-hal di atas, agar do’a kita terkabul maka hendaknya kita perhatikan waktu, keadaan, dan tempat ketika kita berdo’a. Disyari’atkan untuk berdo’a pada waktu, keadaan dan tempat yang mustajab untuk berdo’a. Ketiga hal tersebut merupakan faktor yang penting bagi terkabulnya do’a. Diantara waktu-waktu yang mustajab tersebut adalah:
- Malam Lailatul qadar.
- Pertengahan malam terakhir, ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.
- Akhir setiap shalat wajib sebelum salam.
- Waktu di antara adzan dan iqomah.
- Pada saat turun hujan.
- Serta waktu, keadaan, dan tempat lainnya yang telah diberitakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Semoga Allah memberikan kita taufiq agar kita semakin bersemangat dan memperbanyak do’a kepada Allah atas segala hajat dan masalah kita. Saudariku, jangan sekali pun kita berdo’a kepada selain-Nya karena tiada Dzat yang berhak untuk diibadahi selain Allah Subhanahu wa Ta’ala dan janganlah kita berputus asa ketika do’a kita belum dikabulkan oleh Allah. Wallahu Ta’ala a’lam.
Maraji’:
- Wanita-wanita Teladan di Masa Rasulullah (Pustaka At-Tibyan)
- Do’a dan Wirid (Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawaz – Pustaka Imam Syafi’i)
***
Artikel http://www.muslimah.or.id
Mengapa Wanita Mudah Menangis?
Posted on: Desember 12, 2008
Mengapa Wanita Mudah Menangis?
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. “Ibu, mengapa Ibu menangis?”. Ibunya menjawab, “Sebab aku wanita”. “Aku tak mengerti” kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. “Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti….”
Kemudian anak itu bertanya pada ayahnya. “Ayah, mengapa Ibu menangis?, Ibu menangis tanpa sebab yang jelas”. sang ayah menjawab, “Semua wanita memang sering menangis tanpa alasan”. Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Hingga pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, “Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?”
Dalam mimpinya ia merasa seolah Tuhan menjawab, “Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu. Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.
Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.
Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak.
Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.
Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapan pun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan”. (Zuriati Ibrahim from milist ingatan)
MABIT ASH-HABUL QURAN SALMAN ITB
(MABITNYA PARA PENCINTA ALQURAN)
Tiap Sabtu pekan ke 2 dan 4 (dua minggu sekali)
Waktu : Sabtu, 13 Desember 2008
Jam : Pukul 19.30 – selesai
Tempat : Masjid Salman ITB
- Agenda Acara
Taujih Qurani : Ust. Al-Kaf Al-Mabruri, Lc (Al-Hafidz lulusan Pakistan)
Imam Qiyamul Lail : Ust. Hanan Attaki, Lc (Pengarang Buku Meditasi Alquran, Qari’ MTQ Nasional lulusan Al-Azhar, Kairo)
Taujih Bada Subuh : Ir. Hermawan K. Dipojono, MSEE, Ph.D
(Pembina YPM Masjid Salman ITB)
- Fasilitas peserta
Pembinaan Talaqqi Tahfidz dan Tahsin (Pukul 20.30 – 22.30)
Ikhwan :
· Ust. Asep Muhyiddin (Juara Tahfidz MTQ Nasional)
Akhawat :
· Ustzh Umi Nafisah (Juara I MTQ Nasional anak-anak, di Gorontalo)
· Ustzh Nunung Fatimah, S.Si (Juara II MTQ Nasional, di Palembang)
· Serta pembina-pembina dari Majelis Ta’lim Salman


MARI BERSAMA MENJADI AHLUL-QURAN
TALAQQI TAHFIDZ DAN TAHSIN OLEH PARA AHLINYA
(GRATIS !!!)
Lelaki Berbakti pada Ibu dan Istri Berbakti pada Suami
Assalamu’alaikum wr wb,
Banyaknya perceraian terjadi karena istri/suami tidak
menyadari posisi masing2. Begitu pula kadang istri
kurang menghormati ibu mertuanya sehingga bisa konflik
bukan hanya dengan suami, tapi juga dengan ibu
mertuanya.
Padahal Islam sudah mengatur posisi masing-masing.
Ibarat tentara, Ada Jendral, ada Kapten, dan ada
Kopral. Kopral harus menghormati Kapten dan Kapten
harus menghormati Jenderal. Sehingga ada keteraturan.
Sebaliknya kalau semua merasa jendera, maka yang ada
kekacauan.
Meski demikian Islam juga mengajarkan agar pemimpin
tidak sewenang-wenang dan menyayangi orang yang
dipimpinnya. Seorang suami misalnya punya kewajiban
menafkahi secara lahir dan batin pada keluarganya.
Berikut hadits-hadits tentang itu.
Seorang pria harus berbakti pada ibunya:
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. dan
bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk
aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab:
Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah
saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi:
Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian
ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah
saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim
No.4621)
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata:
Seseorang datang menghadap Nabi saw. memohon izin
untuk ikut berperang. Nabi saw. bertanya: Apakah kedua
orang tuamu masih hidup? Orang itu menjawab: Ya. Nabi
saw. bersabda: Maka kepada keduanyalah kamu berperang
(dengan berbakti kepada mereka). (Shahih Muslim
No.4623)
Ada pun seorang istri harus berbakti pada suaminya.
Sebab pada ijab-qabul, maka ayah mempelai wanita
sebagai wali telah menyerahkan anaknya kepada sang
suami.
Seorang istri harus berbakti pada suaminya:
Seorang isteri yang ketika suaminya wafat meridhoinya
maka dia (isteri itu) akan masuk surga. (HR. Al Hakim
dan Tirmidzi)
Allah Swt kelak tidak akan memandang (memperhatikan)
seorang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya
meskipun selamanya dia membutuhkan suaminya. (HR. Al
Hakim)
Hak suami atas isteri ialah tidak menjauhi tempat
tidur suami dan memperlakukannya dengan benar dan
jujur, mentaati perintahnya dan tidak ke luar
(meninggalkan) rumah kecuali dengan ijin suaminya,
tidak memasukkan ke rumahnya orang-orang yang tidak
disukai suaminya. (HR. Ath-Thabrani)
Tidak sah puasa (puasa sunah) seorang wanita yang
suaminya ada di rumah, kecuali dengan seijin suaminya.
(Mutafaq’alaih)
Tidak dibenarkan seorang wanita memberikan kepada
orang lain dari harta suaminya kecuali dengan ijin
suaminya. (HR. Ahmad)
Tidak dibenarkan manusia sujud kepada manusia, dan
kalau dibenarkan manusia sujud kepada manusia, aku
akan memerintahkan wanita sujud kepada suaminya karena
besarnya jasa (hak) suami terhadap isterinya. (HR.
Ahmad)
(Tulisan ini saya ambil dari blog mas Reza ervani, insyaAlloh memberi kita pencerahan dan inspirasi.)
Tulisan ini dibuat oleh ibu beberapa hari setelah kami menikah bulan Mei 2008 yang lalu. Sangat mengharukan. Sengaja diarsipkan disini untuk bisa dibaca bersama. Sebagai pengingat bagi kami, betapa dalamnya cinta seorang ibu pada anaknya.
****
Buah Hati
Entah siapa yang menemukan istilah “ Buah hati”.
Yang jelas, pastilah Dia orang yang sangat halus & Lembut perasaannya.
Saat kita mengucapkan kata Buah hati. Siapakah yang terlintas dalam pikiran kita ?
Pastilah orang yang disayangi & dicintai.Siapa Dia…..?
Kekasih ?, suami/Istri?, orang tua?, sahabat dekat?.
Ternyata bukan mereka.
Kata Buah hati lebih tepat ditujukan pada Anak – anak kita.. Amanah Allah yang dititipkan kepada kita. Berapapun jumlahnyaAkupun baru mengerti betapa Indah dan dalamnya kata-kata itu, setelah anakku disuting oleh Pangeran Idamannya.
Putri anakku kuliah di luar kota tepatnya di Bandung.
Kurang lebih 4 Jam perjalanan dengan Bus dari rumah kami. Dia tinggal di kamar kontrakan alias indekos.
Pulang kerumah sebulan atau dua bulan saat dia libur kuliahnya. Kadang-kadang kami orangtuanya yang menengok .
Kami rasakan wajar & biasa saja.Suatu hari Putri telephon dari Bandung , memberitahukan kalau ada pemuda yang mengajaknya menikah.
Serius sekali Dia.
Sejujurnya, itu adalah berita yang sangat membahagiakan kami selaku orang tuanya. Karena sebentar lagi di usia muda, & productif, dia sudah disunting orang.
Namun ada keraguan juga dihatiku . Berkali-kali kutelephon Putri agar berpikir & Istikharah.
Dan selalu juga dijawab dengan penuh kesungguhan & kemantapan.Giliran kami orangtuanya yang harus Istikharah untuk mohon petunjuk dari Allah. Agar keputusan kami selalu dalam Tuntunan & JalanNya.
Akhirnya disepakati tanggal & hari untuk Ta’aruf. (berkenalan dengan keluarga).
Sholat Istikharah- Mohon petunjuk Allah masih berlanjut.
Hingga kemantapan datang, saat terngiang kandungan Al-Qur’an surat Annur ayat 26:
“………wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik….”Seminggu kemudian ditentukan pula hari untuk Khitbah /meninang Putri.
Hari-hari menunggu pangerannya Putri datang kerumah untuk meminang,
Badanku terasa panas-dingin tidak menentu.
Sering demam dengan panas tinggi. Ke Dokter hanya diberi Vitamin & penurun panas.
Malam hari tidur tidak pernah nyenyak.
Akibatnya……… di kantor ngantuuuk.
Aku sendiri heran… Apa telah yang terjadi denganku ?
Hal yang sama pernah aku alami saat diriku dipinang oleh Bapaknya Putri (itu terjadi 24 tahun yang lalu).Akhirnya saat hari pinangan tiba. Semuanya sibuk bersih-bersih.
Ya rumah, gorden dll. Tak lupa membersihkan diri.
Pangerannya datang bersama Ibu, adik & kerabatnya.
Disepakatilah hari & tanggal pernikahannya.
Dihari itu badanku menggigil.
Hingga acara pinangan usai sore hari. Aku nggak kuat lagi untuk berdiri.
Badanku panas. Demam tinggi hingga 3 hari.Tiga minggu kemudian pernikahan berlangsung.
Ijab Kobul usai diucapkan…..
Ada rasa Lega yang sangaat dalam.
Rasa bahagia yang sangaaat Indah
Rasa haru yang luar biasa.Namun ….
Ada sesuatu yang tercabut dari hati yang paliiiiing dalam.
Ada satu ruang kosong dalam hati.
Dilain sisi Aku dihujani oleh ucapan Selamat.Tak dapat dipungkiri, Hari itu kuterima ucapan dengan rasa syukur Alhamdulillah.
Atas Amanah Allah yang dititipkan padaku.
Maha Suci Allah yang telah memberiku kepekaan perasaan.
Sehingga dapat merasakan saat Amanah itu berpindah pada orang lain yang sekarang sudah menjadi suaminya.Terbayang kembali Putri kecilku saat dalam gendongan.
Kutimang, kusayang dan terbayang manjanya.
Bersyukur karena Amanah itu dapat bersamaku.
Hingga datang Sang “Pemetik”
Seperti di alam mimpi. (Hingga aku berdo’a, agar yang terjadi bukan mimpi yang hadir sesaat).Tiga hari setelah menikah, Putri pamit akan kembali ke Bandung. Tentu saja bersama Pangeran yang sudah berstatus suaminya .
Menikmati masa-masa indah bulan madu nya.
Dan kembali beraktifitas.
Putri melanjutkan kuliahnya yang tinggal 1 semester lagi.
Kupeluk & cium mereka.
Kupandangi kepergiannya dengan rasa penuh Cinta.Sepeninggal mereka…..
Detik-detik berjalan , terasa sangat lambat.
Ada sesuatu yang hilang dalam rumah ini.
Dalam hati ada yang ikut pergi.
Benar-benar ada yang hilang.
Ada keharuan & kebahagiaan yang sangat dalam.
Rasa Rindu yang sangat mendera..
Ada aliran hangat di pipi.
Kupeluk Si bungsu adiknya putri.
Dia menangis juga dalam pelukanku sambil memanggil-manggil Putri kakaknya.
Kupandang Bapaknya Putri. Yang diam mematung memandang jejak-jejak Putri.Sudah sebulan putri menikah.
Namun perasaan haru dan kehilangan itu belum juga hilang.
Sering Aku, suami & adiknya putri berbincang, menenangkan diri.
Membuka-buka album foto keluarga.Berbeda perasaan dengan tiga tahun yang lalu
Saat putri pamit ke Bandung untuk kuliah.
Tidak ada perasaan kehilangan.Dan sekarang ,….Purti tetap kuliah. Dikota yang sama.
Apa yang terjadi ?
Mengapa perasaan berbeda ?
Mengapa ada yang hilang sehingga kerinduan mendera?
Mengapa ada yang terbawa ?
Mengapa Haru ?
Mengapa menangis ?Rupanya BUAH HATI ku sudah dipetik
Aliran darahku ada yang terbawa.
Kasihku ada dihatinya.
Yang kini sudah menyatu dengan Hati pangerannya.
Ya Allah,
Engkau telah menghimpun hati-hati ini dalam CINTAMU.
Maka bimbinglah kami agar selalu di JalanMu.
Nama “BUAH HATI” selalu terucap dalam setiap Do’a kepadaNya.
Perusahaan paling kreatif
Posted on: Oktober 20, 2008
Perusahaan paling kreatif
Menurut saya, perusahaan paling kreatif adalah perusahaan sepatu ”Nike”.
Siapa tidak kenal dengan logo bergambar ‘centang’ ataupun slogan ‘just do it’ yang melekat di hampir semua produk apparel maupun peralatan olahraga. Kepopuleran Nike dan keuntungan yang mengalir bagai mesin uang tentu tidak lepas dari kekuatan merk dagangnya.
Dalam dunia bisnis, merek dagang bisa dinyatakan sebagai salah satu bentuk monopoli bisnis. Tentunya hal ini pun harus didukung promosi dan iklan atas produk tersebut untuk pengenalan kepada konsumen. Tanpa disadari keberadaan merek dagang tersebut menjadi sangat penting dalam dunia bisnis tidak hanya bagi konsumen tetapi juga produsen.
Salah satu perusahaan yang berhasil melaksanakan iklan adalah Nike, karena Nke masuk pada merk sepuluh terbesar dunia. Nike menganggap iklan bukan menjual produk, tetapi menjual merek. Nike dalam merancang pesan dengan menggabungkan
nama merk dan citra ke dalam struktur budaya olah raga dan menggunakan kekuatan emosionalnya
Berdiri dengan nama Blue Ribbon Sport, merek Nike yang dibidani Phil Knight dan Bowerman ini, memulai bisnisnya hanya dengan modal US$ 1.000. Namun dengan ketekunan, kecakapan melihat peluang dan kegesitan sebagai pionir, Nike Inc yang mempunyai 500 pabrik dan 45 kantor di seluruh dunia, kini mampu meraup keuntungan US$ 16,325.90 juta hanya dalam setahun (Mei 2006-Mei 2007) atau laba bersih US$ 569,7 juta pada kuartal I 2007–2008. Hasil tersebut 51% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$ 377,2 juta.
Sebagai merek terbaik kategori olahraga versi Forbes 2007, Nike terus menunjukkan konsistensi kualitas dan peningkatan keunggulan komparatif dalam mempertahankan brand mengalahkan pesaing kuat lainnya seperti Adidas, Umbro dan Reebok. Misalkan dengan melakukan kerjasama dengan Michael Jordan, Christiano Ronaldo dan atlit paling populer versi Forbes 2007, Tiger Woods. Juga mensponsori klub Brasil dalam Piala Dunia 1998 dan pertandingan olahraga bergengsi seperti Olimpiade Beijing 2008 mendatang.
Merek dagang juga merupakan salah satu cara pertama bagi pengusaha menembus rantai perdagangan. Tidak hanya itu, slogan dan logo yang simpel dan mudah diingat tentu membantu terjalinnya hubungan psikologis konsumen dengan merek dagang suatu produk. Ketika ikatan dan kepercayaan itu terjadi, itu merupakan keuntungan terbesar bagi produsen karena dengan sendirinya produknya akan laku dipasaran dengan lebih mudah.
Produk berkualitas dan berkelas menciptakan daya beli masyarakat yang tinggi. Nike yang berpredikat sebagai salah satu perusahaan terbesar di dunia diyakini berhasil menghipnotis masyarakat Indonesia dan dunia. Nilai merek Nike vesi Forbes tahun 2007, mencapai US$ 5,5 miliar.
Kini produk-produk Nike tidak hanya sepatu, namun juga merambah ke produk lain seperti seperti jaket, topi, jam tangan, serta produk olahraga lainnya. Baru-baru ini Nike juga memperkenalkan pengembangan iPod yang bisa dikombinasikan pada sepatu lari. Dalam sepatu dipasang chip yang mampu mengirimkan data ke iPod, yang salah satu fungsinya adalah untuk menghitung jumlah langkah.
Produk kreatif dan inovatif memerlukan strategi pengembangan dan manajeman yang baik. Hal ini pula yang dilakukan pihak Nike agar selalu eksis dalam kancah dunia bisnis agar terus menghasilkan produk-produk yang berkualitas fenomenal seperti rencana Nike di tahun 2011 untuk menjadi perusahaan bebas karbon.
Di balik kesuksesan, intrik dan konflik selalu membayang, demikian juga dengan Nike inc seperti yang terjadi di China, Vietnam, Indonesia dan Meksiko. Nike dikritik karena berusaha menutupi kondisi kerja yang buruk serta eksploitasi buruh. Nike juga adalah perusahaan besar yang tidak memiliki pabrik. Karena mereka lebih senang untuk outsourcing kebutuhan-kebutuhan mereka terutama kepada sektor informal, ataupun perusahaan lainnya, sehingga mengefisienkan dan meminimalisir ongkos produksi.
Disinilah pembuktian kekuatan merek dagang. Banyaknya masalah ataupun konflik yang terpublikasi, tidak akan membuat kosumen beralih ke merek lain. Hal ini karena ikatan psikologis antara Nike dengan konsumen fanatiknya telah terjadi, selebihnya, biarlah konsumen yang menilai. Kapan merek dagang Indonesia bisa mendunia seperti Nike?
Literatur:
Saya mewawancarai sahabat saya yag bernama Fajar Wibowo, beliau mantan Ketua Himpunan Farmasi dan sekarang menjabat sebagai Ketua Asrama (Ro’is Am) Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir. Sebagai bagian dari tugas kewirausahaan. Berikut hasil wawancara saya.
Q: Mas Fajar saat ini memegang amanah apa saja?
A: Sekarang memegang amanah sebagai kep[ala santri PPM Miftahul Khoir, menjadi mentor agama di SMA, mengajar bahasa Inggris (Guru sukarelawan) di panti asuhan pemberdayaan umat – Braga, manajer pemasaran “alternative medicinal juice”, manajer operasional bimbel fifa (fikro fathonah), mahasiswa Farmasi (tinggal menyusun TA).
Q: Apa sih kiat-kiat memanajemen waktu yang baik?
A: membuat jadwal harian sedetail mungkin. Seperti: mencuci setiap hari senin dan sabtu pagi. Lalu ada waktu khusus untuk memikirkan setiap amanah yang dipegang, seperti: 15 menit setiap hari untuk memikirkan Pesantren, 30 menit untuk memikirkan TA. Kemudian ada waktu khusus untuk mengembangkan diri, misal: untuk bahasa Inggris menonton Indonesian This Morning setiap hari mulai jam 7 pagi s.d jam 7.30. Lalu, olahraga sehari paling tidak push up 10x, dan sit upo 15x.
Fikir à Bahasa Inggris dan akademik (Farmasi)
Jasad à Kuat, lincah, menguasai sport (olahraga permainan) sepeti Sepak bola,
Basket, Tenis meja.
Ruhiyah à Memiliki targetan ibadah (Dhuha, tahajud, qobla subuh, dll)
Q: Bagaimana sih caranya agar konsisten?
A: Sebenarya sih tidak 100% konsisten, terkadang ada bolongnya. Namun, diusahakan tidak ada bolongnya. Agar konsisten harus dibiasakanb, ”start small” (Mulai dari yang kecil).
Q: Menurut mas, pemimpin yang ideal seperti apa?
A: Pertama pengaruh, Dia bisa membawa dan mempengaruhi orang lain ke arah visi yang lebih baik dan jelas. Kedua, memiliki kreativitas dan inovasi “Good in Character and Competence”. Ketiga, bisa menjadi navigator à “Semua orang bisa memegang kepala, namun hanya pemimpin yang bisa membawa”.
Q: Cita-cita mas seperti apa?
A: Lulus, kerja di perusahaan obat tradisional dan jamu. Membuat data base obat tradisional dari seluruh daerah di Inbdonesia. Mengembangkan fitofarmaka (obat tradisional yang telah diuji secara klinis) à Indonesia hanya memiliki 7 fito farmaka, padahal kekayaan alam Indonesia ake-2 terbesar bersaing dengan Brazil. Lalu, saya ingin menjadi developer kos-kosan untuk kalangan menengah ke atas dengan program-program plus pembinaan. Menjadi bupati Klaten atau Gunung Kidul serta memiliki lembaga training informal “Village Teenage Education Center”.
Saya membatasi cita-cita saya dalam 3 aspek, yaitu: Pengusaha, Pendidik, Pemerintahan.
Rosululloh Muhammad SAW Sosok Yang Paling Kreatif
Sosok paling kreatif menurut saya adalah Rosululloh Muhammad SAW.
Mengapa saya katakan Rosululloh SAW sosok paling kreatif? Betapa tidak, beliau memberikan inspirasi bagi jutaan manusia. Pribadi yang berakhlaq mulia tak tertandingi. Kreatif dalam memimpin umat, kreatif dalam mmecahkan berbagai persoalan, kreatif dalam melakukan wirausaha, kreatif dalam bidang militer, kreatif dalam bidang pemerintahan.
Sosok beliau merupakan sosok yang sulit untuk ditandingi bahkan untuk disamai
sekalipun. Sebelum menjadi rosul, beliau sudah dijuluki sebagai Al Amin. Kejujuran, kecerdasan, dan akhlak beliau membuat kagum baik awan maupun lawan. Bahkan, orang kafir sekalipun ketika bepergian menitipkan barangnya padanya, termasuk para investor Arab.
Ketika saudagar lainnya mengejar keuntungan setinggi-tingginya dengan menutupi kekurangan barang dagangannya serta melebih-lebihkan keunggulan dari barang tersebut. Rosul selalu menjelaskan secara detail kualitas barang dagangannya bahkan modal pembelian barang tersebut kepada konsumen. Misalnya ketika menjual suatu barang, beliau menyebutkan harga aslinya sekian, dan silahkan saudara membelinya diatas harga tersebut. Itulah Rosul yang mulia. Kejujurannya bahkan ketika menakar (menimbang) baran dagangannya beliau tidak pernah mengurangi bahkan sedikit melebihkan.
Di bidang pemerintahan beliau turun langsung memeriksa rakyatnya. Dan jika ada yang kelaparan, beliau tidak segan mengangkat gandum dari baitul maal (Bulog) untuk diberikan kepada fakir miskin tersebut. Bahkan ada satu kebiasaan beliau, yaitu memberikan makan kepada kepada seorang gelandangan kakek tua beragama Yahudi yang giginya sudah ompong, beliau tidak pernah menyebutkan identitas beliau sebagai seorang Rosul dan pemimpin negara di zaman itu. Beliau tidak segan menyuapi bahkan melembutkan makanan si kakek dengan mulutnya terlebih dahulu, padahal si kakek Yahudi tersebut selalu menghina beliau.
Bahkan ketika berperang, beliau berada di garis depan dan mengkomandoi sahabat-sahabat yang lain. Belia pun pernah bertarung gulat dengan juara gulat di zaman itu. Itulah Rosululloh, kuat secara fisik, jasmani dan rohani. Sosok palng kreatif yang pernah saya tahu.
Inovatif dan Kreatif
Posted on: Oktober 20, 2008
Inovatif dan Kreatif
Pengertian Inovasi dan Kreativitas:
Pengertian Inovasi:
l Usaha seseorang—dengan mendayagunakan pemikiran, kemampuan imajinasi, berbagai stimulan, dan individu yang mengelilinginya—dalam menghasilkan produk baru, baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.
l Kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru. (inovatif)
l Proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif. (berpikir inovatif)
l Syarat-syarat inovasi
– Menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.
– Menghasilkan produk yang relatif baru.
– Menghasilkan produk yang memenuhi kebutuhan individu ataupun kelompok.
l Syarat-syarat berpikir inovatif
– Elastisitas yang tinggi
– Produktivitas yang tinggi
– Orisinalitas yang tinggi
– Sensitivitas yang tinggi
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Inovatif Kreatif |
|
Kecerdasan X Bakat X Orientasi X Pengalaman X Analisis |
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
Pengertian Kreativitas:
l Memunculkan sesuatu yang baru tanpa ada contoh sebelumnya.
l Suatu proses yang menghasilkan karya baru yang bisa diterima oleh komunitas tertentu atau bisa diakui oleh mereka sebagai sesuatu yang bermanfaat.
l Kemampuan berpikir untuk menghasilkan karya yang variatif, baru dan bisa diaplikasikan. (berpikir kreatif)
l Pemikiran yang menghasilkan cara baru, konsep baru, pemahaman baru, penemuan baru, atapun karya seni yang baru. (berpikir kreatif)
l Syarat-syarat berpikir kreatif
l Melibatkan respons atau gagasan yang baru.
l Memecahkan persoalan secara realistis.
l Mempertahankan dan mengembangkan orisinalitas.
l Berpikir secara divergen: fluency, flexibility, originality
l Berpikir analogis: berpikir tidak konvensional, mampu melihat berbagai hubungan yang tidak terlihat.
Proses berpikir kreatif
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Orientasi |
|
Preparasi |
|
Inkubasi |
|
Iluminasi |
|
Verifikasi |
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
- Orientasi: merumuskan masalah, mendefinisikan aspek-aspeknya.
- Preparasi: mengumpulkan sebanyak mungkin informasi yang relevan.
- Inkubasi: pikiran beristirahat, proses berjalan di bawah sadar.
- Iluminasi: munculnya ilham, aha erlebnis
- Verifikasi: mengui dan menilai secara kritis hasil dari iluminasi.
- Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif
– Kemampuan kognitif: kecerdasan di atas rata-rata, mampu melahirkan gagasan baru, berlainan, dan fleksibilitas kognitif.
– Sikap yang terbuka: mudah menerima stimuli internal dan eksternal, memiliki minat beragam dan luas.
– Sikap yang bebas, otonom, percaya diri.
Macam-macam Inovator:
- Penemu
- Perakit
- Pengembang
- Peniru
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> SHAPE * MERGEFORMAT <![endif]–>
|
Kemampuan intelektual + Sifat-sifat kepribadian + Suasana dan lingkungan kondusif |
|
Inovasi dan Pembaruan |
|
Wisata menyelami hati, pikiran, perasaan, dan perilaku para perekayasa kehidupan dan para inovator |
<!–[if mso & !supportInlineShapes & supportFields]> <![endif]–>
Literatur:
l Jawwad, M. Ahmad Abdul. 2004. Mengembangkan Inovasi & Kreativitas Berpikir. Bandung: Syaamil Cipta Media.
l Rakhmat, Jalaluddin, Drs, M.Sc. 2003. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mengapa Perlu kreatif?
Posted on: Oktober 20, 2008
Mengapa Perlu kreatif?
Kreativitas dibutuhkan dan diperlukan dalam setiap bidang yang kita geluti, termasuk bidang saya sebagai seorang planner (perencana). Merencanakan tata ruang pun butuh kreativitas agar bisa menyelesaikan segala macam permasalahan dan persoalan perkotaan yang semakin kompleks. Anda dituntut untuk tetap mampu menghasilkan ide-ide baru agar Anda bisa mengikuti perubahan, dalam hal ini sebagai planner yaitu perkembangan masyarakat dan perkotaan yang ada.
Seluruh elememn perkotaan pun harus kreatif, baik pengusaha (sektor swasta), masyarakat, maupun pemerintah. Ketika ide-ide kreatif itu muncul maka bangsa kita tiodak lagi hanya bisa meniru yang dikembangan dan dihasilkan orang lain. Lihat saja, bagaimana teori ekonomi yang diterapkan di Indonesia, mengikuti teori kapitalis yang dikembangkan orang-orang barat. Wajar saja bangsa kit tidak pernh maju. Kemajuan pereonomian suatu negara hanya diukur dengan pendapatan perkapita saja. Padahal, bisa jadi hanya sebagian kecil saja yang berkontribusi pada nilai Pendapatan per kapita tsb. Nyatanya, sebagian besar (>80%) kekayaan Indonesia thanya dikuasai kurang dari 10% warga Indonesia. Sisanya masih banyak warga kita yang kelaparan, makan nasi akik maupun busung lapar dimana-mana. Ini semua karena kurangnya kreativitas baik dari pemegang kebijakan tertinggi maupun sampai tataran level terbawah.
Maka, pendidikan kreativitas diperlukan untuk meningkatkan hajat hidup masyarakat Indonesia.
TTD: Calon Pemimpin Bangsa
Akhirnya Punya Blog
Posted on: Februari 24, 2008
Pertama kali buat blog…
Belajar dari training blog yang diselenggarakan Gamais ITB.
Tapi setelah itu tidak pernah diedit. Selanjutnya, pak Agus menuruh mahasiswanya saat perkuliahan Maninov di SBM untuk membuat Blog.
Maka perkenalan (ta’aruf) dengan blog pun dimulai.
Thanxs pisan Gamais dan Pak Agus, serta seluruh stakeholder yang memperkenalkanku pada blog.
Semoga Alloh membalas jasa-jasa kalian.















Komentar Terbaru