Jatuh ke 2. Kecelakaan Pertama.

Aku mulai belajar naik motor ketika usia 19 tahun. Waktu itu karna kondisi yang sudah tidak memungkinkan dengan mondar mandir tanpa transportasi yang strategis alias jalan kaki dan naik angkot, aku memutuskan untuk mulai belajar.

Pada awalnya, aku bingung mau belajar ke siapa. Kalo ke tante, keknya ga mungkin. Beliau lebih aware sama motornya ketimbang kebutuhanku. Hihihi. Tapi ga masalah. Aku tau diri kok.

Sampai pada waktu tertentu, di kampus, semester 3, kami (aku, fibri dan sofi) ngobrol2 masalah motor. Yang mana aku dan fibri belum bisa naik motor, dan sofi yang punya motor. Dengan sukarela dia membantuku belajar. Alhamdulillah. Ga akan pernah kulupakan jasanya sofi. 🙂

Itu singkat crita awal mula aku belajar. Nah terhitung dari itu, kurang lebih sampe sekarang ada sekitar 5 tahunan aku turun ke jalan. Baru taun 2005 aku bener-bener turun ke jalan.

Mulai tahun itu, hingga sekarang belum 1x pun aku ditabrak. Astghfirullah, dan setelah 5 tahun berlalu, aku ketabrak juga. Salahku adalah kami, ibu dan aku ngobrol dijalan. Sebelum2nya aku jarang mau ngobrol di jalan. Yah, takdir. Kalo ga begitu kan ga ada crita. Itupun sebenernya juga udah tertulis kan? 🙂

Kenapa bisa dikatakan jatuh ke2, karna setahun yang lalu, aku pernah jatuh. Di Gatot subroto. Itu bener2 jatuh. Jalanan licin karna ujan, dan aku ngebut karna ada janji sama si kakak. Alhasil ya, jatuh. Alhamdulillah, ga ada luka apapun, meski jas ujan sobek. Stang rada miring. Spion ilang satu. Hehehe.

Balik lagi ke kecelakaan. Kejadiannya hari sabtu, minggu lalu. Ayah, mama, nisa, andi dan mas iwan ke cikarang, berobat, nemenin ayah. Ibu, Bapak, aku dan arif ada dirumah. Karena udah 2 minggu ibu ga kemana-mana. Aku jadi bertanya, bisa dikatakan mengajaknya juga sih.

Setelah bebersih dari lantai bawah sampe atas, setrika, nyuci, ngepel.. Aku pun berkata ..

Aku : “Bu, pingin kemana hari ini?”

Ibu : “Pingin ke Kreo ato mana aja terserah. Hm, ono mall anyar ga?Ibu bosen.”

Aku : “Oooo.. nang thamrin city ae ta? Jare tia apik2, murah2 pisan.”

Ibu : “Yowis, sembarang. Adoh ta? ”

Aku : “Ga. Numpak motor ae. Cedak Tanah abang kok.”

So, pergilah kami ke Thamrin city. Pulangnya lewat pondok indah. Di depan PIM udah ngerasa ga enak. Pingin lewat jalan lain. Tapi karna mikir ngapain juga puter balik karna macet, toh kalo sabar juga nyampe rumah, jadi ya aku terusin.

Di sepanjang jalan, aku jalan pelan2. Ga nyampe 40 km/jam. Cuman pake ngobrol. Nah, disitulah aku ga ngeliat dari arah berlawanan, dia mau belok kanan. Padahal aku ga berhenti ato ngebut. Alhasil ya ketabrak bagian belakang. Bagiku sih, cukup keras. Wong aku sampe oleng dan jatuh. Alhamdulillah ga pake keseret.

Pas jatuh, di pikiranku cuman ada satu, gimana caranya cepet2 bangun dari jalanan. Begitu udah separuh pikiran, aku baru nyadar kalo aku bonceng ibu. Langsung deh, megangin ibu ke pinggir jalan. Ngasih ibu minum. Beliau rada kaget. Jadi merasa berdosa. Usia udah makin senja. Aku ajak naik motor. Argh, jadi makin pingin beli mobil. Hahaha.. (sabaarr… itu cita2 5 tahun lagi harus udah ada).

Kembali ke crita. Tiap kali aku jatuh, aku ga peduli kondisi motorku ato barangku. Yang penting aku selamet, bisa nyampe pinggir jalan dengan berdiri. Kemarin pun gitu, entah motor ada dimana, henphon melayang kemana. Aku ga peduli. Penting aku sadar, ibu sadar, kami baik2 saja. Ga da luka parah.

Begitu cek2. Di dahi ibu ngalir darah, untungnya ga deras, ternyata kena aspal, sempat terbentur. Selebihnya ga ketahuan. Baru ketahuan pas dirumah. Begitu juga dengan aku.

Begitu udah tenang, pak ojek nyamperin kami. Nanyain kondisi, motor dan ngasih hape. Kata beliau rem motor nyangkut, tp msh bisa dipake jalan. Udah dicoba beliau pula, Masih bisa lah, dibawa pulang ke pamulang, asal pelan2. Itu pesen bapak2 ojek. Makasih ya pak.

Korban pertama di per3an itu bukan aku. Kata pak ojek dah ada 3 orang sebelumnya yang jatuh. Hehehe. Rawan juga ternyata disana. Tapi jalanan itu ga ada yang ga rawan. Semua jalanan ya rawan. Jadi berhati-hatilah.

Sampai dirumah, aku bersihin luka2 ibu, oles ini itu di bagian memar, dan nyiapin tmpt tdr buat beliau. Meski sambil ngeringis2 dikit. Begitu beliau dah tidur, baru deh aku bebersih diri.

Pertama, aku kira cuman lutut yang lecet, ternyata daerah sekitrnya udah mulai membiru. Jadi ya yang dioles bagian itu aja. Sepanjang perjalanan, aku juga ngerasa, sesuatu terjadi sama lenganku dan dadaku. Cuman karna ga tau harus gimana aku diemin. Sampe besok paginya.

Dan lenganku ga bisa dinaikin keatas. Paling bisa, cuman diangkat sampe bahu. turunpun susah. Bahunya kretek2. Mulailah oles mengoles. Dan kerasa efek jatuh dari motor.

Sekarang lengan dah baikan. Tapi yang masih sakit dada. Tiap kali dipake batuk, sakiit banget. seakan ada tulang yang naik turun. Perlukah aku ke dokter? Saat ini udah 7 hari dari aku jatuh. Well, kita liat nanti saja. 🙂

 

February 5, 2011 at 6:15 am Leave a comment

Refreshing

Refreshing.

Satu kata yang aku butuhkan saat ini adalah itu. Pagi kan segera menjelang, dan aku masuk sibuk memikirkan apa yang ingin aku lakukan. Dengan kondisi seperti ini. Well, di tulisan berikutnya akan aku critakan kronologis kondisiku.

Seperti apa kondisiku skrg adalah tiap hari diantar jemput sama si kakak. Karena motor ga ada. Sedang dalam perbaikan, menuju revolusi. Untuk badanku sendiri, Alhamdulillah sehat. Tapi, lengan, lebam di kaki, dan dada masih aja sakit.

Bagaimana bisa ya? Padahal udah seminggu. Apa karna aku jarang oles2 obat luka, dan juga ga segera minum obat yang dikasih tante (anti biotik). Hmm, bisa jadi. Kata Ririn sih, aku bandel. Hahaha. Mungkin itu juga kali ya, yang jadi salah satu penyebab. Aku sendiri kurang bisa mengurus diri sendiri, cuek. Hehehe.

Nah, sesuai dengan judul diatas, aku pingin refreshing, kurang lebih apa ya? menghirup udara jakarta di hari libur. Ato ke bogor. Hahaha. ngimpi kali yaa.. Naik apa mo kesana? lengan juga masih sakit kalo dipake naik moyor meski itu cuman 30 menit.

Yang pasti… Kerjaan di kantor yang isinya ngoding, juga sedang dalam titik jenuh. Karna akunya yang salah, ga gampang paham. Alhasil banyak yang harus diubah.

Pingin rasanya teriak2.. Harusnya kemarin mampir ke lantai 17. Tapi apa daya, si kakak sakit, jadi jam kantor abis, kita langsung cao.

Tapi tak mengapa, dengan menulis dan cuap2 disini juga udah bikin leg a. Sebagian udah disampaikan. Entah sapa yang membaca.

Bicara soal membaca. Salah satu refreshing lainnya adalah membaca. Pingin beli buku baru. Tapi uang saku lum turun. So baca apa aja yang bisa dibaca aja. Hihihihi.

Apalagi kemarin anak2 ikut pengajian. Lumayan dapat share ilmu. Saatnya memperbaiki diri, sesuai dengan ilmu yang didapat kemarin. Moga2 istiqomah.

Duh duh, gampang banget aku ngomongnya. Implementasinya ituuuu… huhuhuhu….

Sabar, dikit2.. InsyaAllah, dan semoga apa yang kita lakukan meski kecil, bisa dinilai sebagai ibadah oleh Allah SWT. Meski itu cuman refreshing kecil.

February 5, 2011 at 5:42 am Leave a comment

Pacaran atau tidak

Pacaran atau tidak adalah suatu pilihan.

Tiap orang punya definisi sendiri-sendiri mengenai pacaran.

Setiap orang punya hak dan pendapat masing-masing.

Aku pribadi kalo ditanya, jujur aku ga mau pacaran.

Bukannya selama ini aku belum pernah pacaran.

Hanya saja aku ga mau.

Dulu semasa SMA pernah sekali, itu pun ga lama.

Kenapa? Karena menurutku pacaran itu selain nambah2i dosa, juga  ngabisin waktu dan uang secara percuma.

Kenal seseorang itu ga harus lewat pacaran. Cukup berteman saja. Bukan TTM maksdnya.

Kita kenal orang tanpa harus menutupi diri, biarkan mereka mengenal kita apa adanya. Tau visi misi dan rencana masa depan kita. Tujuan hidup dan bagaimana menjalani hidup ini dengan sebaik-baiknya. Sesuai dengan Ridho Allah.

Karena tujuan memilih pasangan adalah sebagai imam untuk diri kita.
Allah tau apa yang kurasa dan apa yang aku pikirkan. InsyaAllah, apa yang aku percayai itu benar.

Aku berharap jodohku nanti adalah kawan baikku. Entah siapa itu. Tapi kalo engga, juga gpp. Terserah Allah, yang pasti orangnya muslim, baik, dan menerimaku apa adanya. Hehe

January 25, 2011 at 11:17 am 3 comments

Saat-saat Indah

Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu, lalu memeluknya erat-erat !

Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka…tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu lain, yang telah terbuka bagi kita.

Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu. Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna.Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum

Sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang.Carilah dia, yang membuat hatimu tersenyum. Angankan apa yang engkau ingin angankan..

Pergilah kemana engkau ingin pergi…

Jadilah seperti yang engkau kehendaki.Sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang engkau ingin lakukan.

Semoga engkau punya cukup kebahagiaan untuk membuatmu tersenyum. Cukup pencobaan untuk membuatmu kuat.Cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi. Dan cukup pengharapan untuk menjadikanmu bahagia.

Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu.Mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu.Engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan segala kegagalan dan sakit hatimu.

Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis sementara semua orang di sekelilingmu tersenyum. Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis. Jangan hitung tahun-tahun yang lewat, hitunglah s aat-saat yang indah .HIDUP TIDAK DIUKUR DENGAN BANYAKNYA NAPAS YANG KITA HIRUP melainkan DENGAN SAAT-SAAT DIMANA KITA MENARIK NAPAS BAHAGIA.

Kirimkan pesan ini :

* kepada mereka yang berarti bagimu (aku baru saja melakukannya)..

* kepada mereka yang menyentuh hidupmu dengan suatu atau lain cara…

* kepada mereka yang membuatmu tersenyum ketika engkau sungguh membutuhkannya…

* kepada mereka yang membuatmu melihat sisi baik dari segala hal ketika engkau jatuh…

* kepada mereka yang persahabatannya engkau hargai…

* kepada mereka yang begitu berarti dalam hidupmu.

Jika engkau tidak mengirimkannya, janganlah khawatir.. tak ada hal buruk yang akan menimpamu… hanya saja engkau kehilangan satu kesempatan untuk menyemarakkan hari seseorang dengan pesan ini!!!

 

sumber dari sini

January 25, 2011 at 10:16 am 1 comment

Sulitku melupakanmu..

Bismillahirrahmanirrahim..

Betapa sulit melupakan seseorang yang pernah mengisi hati. Kamu mungkin pernah mengalaminya, karna perasaan seperti ini banyak yang merasakannya. Bukan hal yang tabu ketika kamu membicarakannya agar kamu bisa mengolah rasa itu menjadi rasa yang tidak menimbulkan kegetiran dalam menjalankan hidup.

Rasa cinta memang fitrah, tapi keadaan lah yang merubah fitrah itu menjadi sebuah fitnah. Keinginan untuk dicintai dan mencintai menjadi tombak seseorang untuk merasakan cinta yang belum halal.

Melupakan orang yang pernah kamu cintai memang bukan perkara mudah, bukan hanya orang yang melaksanakan ‘pacaran’ saja yang pernah merasakan hal ini. Tapi bagi orang yang tak pernah merasakan pacaran bahkan tak pernah mengungkapkan isi hatinya pun merasakan hal ini. Ini lah bukti bahwa cinta yang fitrah bisa menjadi fitnah yang nyata bila tak diolah dengan bijak.

Sadarilah bahwa kamu sedang melangkah untuk menjadi lebih baik. Sudah seharusnya ketika si ‘dia’ tak bisa kamu miliki, dia sudah menjadi bagian masa lalu mu. Kalo memang sulit untuk melupakannya, tak perlulah tiba-tiba harus dilupakan. Tapi biarlah si dia menjadi pengingat mu bahwa masih ada cinta sejati yang menunggumu didepan, karna kamu bukan menanti masa lalu.

Si dia dengan kehidupannya dan kamu dengan kehidupanmu, ini lah yang harus kamu tekankan dalam perjalanan hidupmu. Toh ketika kamu berusaha keras melupakan si dia, dia justru sedang asyik melenggang tanpa memikirkanmu. Lantas siapa yang merugi kalo seperti ini.Rasa sakit karna ternyata dia gak memilihmu untuk menjadi pemberhentian terakhir , bukan berarti menjadikanmu lupa bahwa Allah selalu ada disampingmu.

Apalagi bagi kamu yang ingin melupakan si dia karna pernah melegalkan aktivitas pacaran. Justru Allah sangat sayang padamu, Dia bebaskan kamu dari aktivitas maksiat. Harusnya kamu bangga dan senang Allah masih perhatian padamu. Kamu dituntun untuk menjadi orang yang lebih baik lagi, dengan cinta yang diberikanNya. Dari sini lah kamu harus bersadar diri, bahwa melupakan mantan kekasih yang tak pernah halal bagimu adalah sebuah kebangkitan. Bangkit dari keterpurukan maksiat yang pernah kamu lakukan dan bangkit untuk memperjuangkan agama Allah.

Anggaplah cinta pada mantan kekasihmu yang masih kamu simpan sampai saat ini adalah bagian dari pengingatmu akan masa lalu, agar kamu tak pernah mengulanginya lagi. Sungguh merugilah bagi orang yang dituntun menjadi lebih baik, namun dia kembali mengikuti alur masa lalunya.

Sedangkan bagi yang tak pernah pacaran, tapi pernah merasakan jatuh cinta yang sangat pada si dia. Namun dia tak menambatkan hatinya padamu, dan memilih menambatkan hatinya pada orang lain. Kamu mungkin merasakan sakit yang lebih dahsyat, karna kamu tak pernah mengungkapkan rasa cintamu. Disebabkan kamu ingin menjaga hati dan izzah mu juga dia.

Masalah hati ini memang tak bisa dipecahkan secara rasional, karna sekali lagi ini masalah perasaan yang hanya kamu lah yang tahu seberapa besar dan seberapa dahsyat. Namun harus ada keberanian yang kuat untuk melupakannya, sangat disayangkan penjagaanmu terhadap izzah harus tercoreng karna cinta yang tak pernah dihalalkan. Ibarat minum obat, kamu harus berani minum obat yang pahit sekalipun agar kamu segera sembuh dari sakitmu.

Yang perlu kamu selalu ingat dan tekankan pada hatimu adalah kelak akan ada orang yang lebih berhak untuk mendapat cinta sejatimu dari pada orang yang sekarang ini tak mampu kamu lupakan. Tak mungkin juga kamu akan lebih mencintai si dia yang tak halal bagimu daripada orang yang telah halal bagimu, hal ini harus segera ditegaskan dalam hatimu. Bahwa kelak ada orang yang patut kamu cintai. Tak kunjung habis air mata ini..

Mengingatmu dalam derai hujan..
Mengingatmu dalam kehangatan senja
Mengingatmu dalam keheningan malam..
Ku tak mampu kehilanganmu..
Tapi pelangi kembali memancarkan warnanya..
Ketika badai cinta telah mampu ku pupuskan..
Karna ku yakin Allah lah yang akan mengganti cinta ini..
Wallahua’lam Bish Shawwab.

sumber dari sini

buat : diriku yang Alhamdulillah, sudah ikhlas dan melepaskannya. Hidupnya ya hidupnya. Hidupku ya hidupku.
buat tia : semoga crita ini bikin kamu semangat dan ga takut ato illfill lagi. Ga ada noda kalo ga belajar.. keep smile yaw ^^

January 24, 2011 at 11:00 pm Leave a comment

Gebyar BCA Indosiar

Ceritanya,

kapan hari itu tiba-tiba Ririn nanya “Bulu, udah punya pasangan?” doenk. Opo iki maksde? ternyata, usut punya usut, ada undangan ke acara gebyar BCA Indosiar tanggal 14 Januari jam 8 malam. Satu undangan berlaku untuk 2 orang. Alhasil, aku pun berpasangan dengan ririn. Hohoho.

Tapi, pada akhirnya aku sendirian, cos ririn ada acara keluarga pacar. Jadinya aku pergi sendiri, dengan berpasangan dengan sapa aja yang bisa diajak berpasangan. Hahahha. Jangan mikir macem2 ya.. Aku datang bareng sama yang lain kok. Kita datang rame2 dengan bus dari kantor pusat. Jadi motorku aku titipin di kantor. Baru deh selesainy acara aku ambil motor dan langsung meluncur ke tempat nya devi. Buat numpang tidur. Hohoho.

Kita berangkat dari kantor jam 5 sore. Meski acaranya baru mulai jam 8 loo.. Yah, namanya juga ada acara off airnya. Butuh waktu buat tes sound dan bagi2 hadiah. Sayangnya aku ga dapet 1 hadiah pun. Yang aku dapt cuman Godie Bag nya. Payung gede. Itupun sekarang payungnya masih ditempatnya si devi. Hihihi.

Di acara itu, aku ngeliat langsung Andien dan Arie Lasso, trus beberapa artis lainya yang aku lupa namanya. Hihihi. Tapi yang paling diinget ya Irgi sama Donna. Karna mreka MC nya. 🙂

Setelah acara selesai, kita semua balik ke kantor dengan naik bus yang sama. Sekitar jam 11 baru nyampe kantor.

Karna dah larut malam, aku putusin buat tidur di tempat devi, meski sebenernya masih bisa pulang. Toh, paginy aku mau ke Al Azhar, ada trial class. Kalo aku pulang dulu, wooow,, bakal diomelin, dilarang dtg ke AA. Hahahaha.

Begitu pagi, aku langsung mandi, trus berangkat ke AA. Aku titipin semua barangku di kamr devi. Mulai dari baju kotor, sampe peralatan mandi. Rencananya pulang dari AA aku ambil, ternayta devi ga ada, jadi ya batal. Senin aja, pikirku.

Eee. ternyata senin aku lupa. Pas hari selasanya, temen2 malah main dulu di plaza. Alhasil aku baru bisa ngambil hari rabu. Entah itu cucian kyak apa. Hahaha..

Kupikir ga ada yang ketinggalan, ternyata masih ada. Shower puff sama Payung. Hoho. Dan shower puff nya pun dibawain devi. Hihi. Makasih devi. Sayngnya payungnya masih disana. hahaha. It’s okey.

Well, itu crita singkatnya.
Btw, disini aku juga ketemu temennya hafid, anak bangkalan, cakep sih. Tapi tetep aja, sekedar cakep. Ga lebih. Hahahha

Kapan2 dilanjut masalah kecakepan seseorang dan kriteria yang aku punya. Itupun kalo inget dan emang pignin share. Sekarang aku mau makan dulu. Mumpung ada yang nraktir. Hoho.

January 24, 2011 at 6:47 pm Leave a comment

Trial Class

Trial Class merupakan kelas percobaan buat temen2 yang mau jadi anggota baru YISC Al Azhar. Trial Class ini diadakan pada hari minggu lalu, yaitu tanggal 15 Januari 2011. Isinya hampir sama dengan kelas hari minggu biasanya. Kelas BSQ dan Kelas SII.

Acara dimulai dari pukul 9. Ga nyangka banyak yang tertarik dan datang. Sampe2 kita kekurangan mentor BSQ. Kelas BSQ sendiri baru bisa dimulai pukul 09.30 sampe 10.50, dengan 3 mentor ikhwan. Mbak Yonie, mentor akhwat, baru dtg jam 10 lebih. Meski telat, acara tetap bisa diselenggarakan dengan baik. Alhamdulillah.

Lanjut jam 11 ada parodi dari angkatan Az Zawawi. Parodi andalan, YISC I’m In Love. Hohoho.. Meski dah tau jalan critanya, tetep seru aja kalo ngeliat lagi. Hihihi

Abis parodi, langsung diisi kelas SII. Nah kali ini yang ngisi Pak Qo. Temanya “Proud To Be Moeslem”. Wah, semangat sekali pak Qo, sampe2 suaranya kedengeran dari depan. Padahal aku lagi di tempat registrasi. Hihihi. Pak Qo emang hebat kalo ngasih tauziyah. Tepat, mengena. Meski acaranya ndadak, pak Qo selalu bisa diandalkan. Syukron pak Qo..

Dari acara ini, temen2 anggota baru, bakal tau seperti apa acara minggu2 berikutnya di Al Azhar. Nah, buat temen2 selamat bergabung, dan selamat menikmati kelas barunya. Semoga ukhuwah islamiyahnya tetap terjalin. InsyaAllah..

January 24, 2011 at 6:30 pm Leave a comment

Maperaba YISC Al Azhar Januari 2011

Maperaba adalah Masa Penerimaan Anggota Baru, diadakan 2 kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juli. Acara ini diselenggarakan oleh PPAB (Panitia Penerimaan Anggota Baru), biasanya panitianya adalah anggota YISC tahun lalu. Kebetulan panitia acara ini adalah Angkatan Az Zawawi, Januari 2010.

Acara Maperaba kali ini diadakan pada tanggal 22-23 Januari 2011 di Aula Serba Guna SMP Al Azhar Kebayoran Baru. Ada 309 orang yang mendaftar acara ini, dan hanya sekitar 150 orang yang hadir. Mungkin karna ada kesibukan lainnya, sehingga hanya beberapa saja yang ikut.

Tema kali ini adalah “Unity” artinya berbeda2 tetapi tetap satu jua, yaitu YISC Al Azhar.

Bintang tamu yang datang pada hari Sabtu, 22 Januari 2011 adalah fahd Jibran, beliau seorang penulis buku “Menatap Punggung Muhammad” dan “Rahim”. Seperti apa bukunya? Hm, dari perbincangan kemarin sepertinya isinya tentang hikmah kehidupan. Aku sendiri belum membacanya. Heheheehe. Didalamnya juga ada puisi2nya. Katanya sih bagus. Dan lagi2 aku kurang tau bagus apa engganya. Jujur aja, aku males bacanya. Hahahha. Kebetulan aku jaga stand penjualan bukunya, dan kemarin laris manis. Banyak yang beli.. Mungkin sekalian minta tanda tangan dan foto. Keren kan?? Haha..

Bintang tamu pada hari kedua adalah Kang Abik dan Mas Dude. Tadinya aku pikir Asmirandah bakal dateng. Ternyata engga. Yah, mungkin jadwalnya terlalu padet buat dtg ke acara kami, sibuk syuting KCK (Kemilau Cinta Kamila) kali ya.. Well, dari perbincangan kemarin pun, lagi2, aku tak mendengarkannya dengan baik. Soalnya aku konsen ke daganganku. Aku juga datangnya telat sih, jadi ya ga tau perbincangannya kek gmn. Hahaha.

Ada juga Ina Rovita, yang katanya adalah penyanyi pendatang baru. Yang ternyata adalah sepupunya temenku. Ealah, ta’kiro Ina iku sopo, ternyata sepupune Febri. Hahaha. Pantes aja aku ngerasa pernah liat, lah aku ketemu dia beberapa kali terutama pas nikahannya si Febri. Jelas banget tuh kalo itu Ina.  Dulu, Ina Perancang Busana, punya butik pribadi pula. Sekarang dia nyoba nyanyi. Hoho. Semoga sukses Ina..

Barang2 yang aku jual kemarin adalah PIN Unity, PIN I luv islam, kalender YISC Al Azhar, Buku2 dari Gema Insani, dan Buku dari Fahd Jibran. Alhamdulillah, meski ga habis semua, dan yang habis cuman PIN Unity, setidaknya banyak yang suka, dan ikhlas memberikan infaknya dengan membeli barang2 daganganku. Hihihii.. Syukron Jiddan kawan. InsyaAllah, Allah akan membalas perbuatan kalian.. 🙂

Alhamdulillah,  jam 5 tepat acara beres. Meski tetep ada pandangan ga enak dari panitia ke aku, aku bisa pulang dengan tenang. Karna acara terselenggara dengan lancar dan menyenangkan.

Selamat buat Tim PPAB *meski aku ga termasuk yg berperan penting. Hahaha

Semoga tetep kompak dan sukses selalu..

with luv,

 

-Ulil-

January 24, 2011 at 6:18 pm Leave a comment

Kuliah Subuh dari Ibu

Kemarin, tepatnya hari minggu, sekitar jam 5 pagi. Sayup2 aku mendengar suara gedebak-gedebuk. Menandakan ibuku udah bangun tidur dari tempat tidur kami. Hoho..

Yeah, kami seranjang. Udah seminggu ini ibu dan bapak di rumah gria. Alasannya tau kan? yap, karna ayah masih sakit. Apalagi dengan vonis cuci darah lagi. Hm, beliau disini memberikan semangat, doa, dukungan, dan lain sebagainya.

Dalam keadaan setengah sadar, baru mau bangun tidur maksdnya, ibu bilang beberapa hal penting. Inipun karna ngeliat kondisi ayah sekarang. Hal penting itu adalah :

1. Jangan terlalu banyak makan makanan enak. Karena makanan enak itu penyebab timbulnya penyakit.

2. Ingat perilaku Rosulullah dulu. Makan secukupnya. Itu lah mengapa beliau jarang sakit.

3. Jangan mudah terlena. Inget badan, dijaga kesehatannya. Tidur cukup.

4. Jangan lupa minum. Ini nih penyebab utama dari gagal ginjal.

5. Jangan terlalu sering duduk. Ini nih penyebab kedua dari gagal ginjal.

6. Jangan terlalu workaholic. Ini nih penyebab segala penyakit. Hahaha..

Well, ga banyak apa yang dibilang ibu. Cuman yang bisa aku tangkap adalah apa yang dilakukan ayah dulu (kerja terlalu larut, kurang minum, begadang, ngerokok) berakibat fatal sekarang.

Sebenernya, mas Anang juga kek gitu. Workaholic, Ngopi, Ngerokok, Begadang, Kurang tidur, bisa jadi kurang minum juga.. Tuh kan, bisa jadi 10 tahun lagi dia juga kayak ayah. Trus gimana? Jangan ditiru ya rek.. Yang kayak gini ini ga baik.

Hiduplah dengan cara yang sehat. Tidur cukup. Makan tepat waktu, 4 sehat 5 sempurna. Hidup senormal mungkin dan jangan lupa olah raga. Oke2??

January 24, 2011 at 5:55 pm Leave a comment

Kenapa Harus Wanita Shalihah?

dakwatuna.com – Bismillah..

Ilustrasi (Danang Kawantoro)

Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?

Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..

Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..

Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?

Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…

Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..

Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?

Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?

Aku menjawab..

Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.

Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..

Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..

Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?

Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?

Aku menjawab..

Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.

Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?

Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.

Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?

Pada akhirnya, akupun menjawab…

Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..

Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…

Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.

Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…

Seberat itukah?

Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…

Taipei, 02 Juni 2010

sumber : disini

January 24, 2011 at 5:37 pm Leave a comment

Older Posts


Categories

  • Blogroll

  • Feeds


    Design a site like this with WordPress.com
    Get started