Hidup itu kadang susah ditebak. Banyak hal yang tidak bisa diduga terjadi diantara celah kehidupan ini. Banyak kejutan di setiap tikungannya. Walaupun tidak segera itu pasti terjadi, hanya waktu yang menjaga rahasia itu dan kita sebagai peserta harus siap dengan kejutan-kejutan nya, entah baik ataupun buruk.
Mengenai rahasia waktu ini, saya punya sebuah cerita. Ceritanya tidak jauh dari persahabatan antar cowok 🙂 . Cerita nya begini..
Pertama bertemu dia waktu pindah di sd Bone, kelas 3. Seperti anak baru, saya agak pemalu dan tidak banyak bicara, jadi mereka yang mendekati dan ngajak bicara, saya sih jawab sekenanya karena itu tadi malu dan capek. Siang itu, saya dikerumuni mereka, persis seperti semut yang mendapatkan gula, tapi mereka hanya penasaran sama anak baru seperti saya bukan karena mau cari masalah.
Setelah masuk kelas, saya duduk dengan seorang teman, kalau tidak salah Akbar, teman yang nantinya akan satu tempat duduk sampai lulus SD. Dia orangnya lincah, supel dan pintar, apalagi pas matematika, kita semua pasti nyontek di dia kalo ada PR.
Lalu ada seorang teman juga yang hebat, sebenarnya nggak terlalu juga sih, tapi dia di sayang sama guru. Kalo ada apa-apa, pasti dia yang dipanggil. Memang dia jago di olahraga apalagi bulutangkis. Satu sekolahan tidak ada yang bisa mengalahkan dia, saya baru tahu pas ada PORSENI. tapi dia punya kepribadian yang lumayan menjengkelkan. Cowok ini menjadi bahan ejekan saya dengan Akbar pas kelas enam..haha maafkan kami Has.
Sewaktu SD ini, hubungan persahabatan ku dengan Akbar itu kayak saudara, tapi kita tidak menutup diri sama teman-teman yang lain. Tapi sama irhas yah musuh..wkwkwk, padahal bapak saya dan ibu nya Irhas teman baik di kantor lah kok anaknya musuhan?? :hummer:
Seiring dengan berjalannya waktu kami lulus SD. Haha dengan rengking yang lebih tinggi dari Irhas tentunya wkwkwk, saya menang.. Akbar juga dapat rengking, tapi lupa rengking berapa tapi masuk kok rengking 5 besar. :hummer:
Saya lalu mendaftar di SMPN 4 , Irhas Juga, yang pisah cuma Akbar, dia di SMP 2. Sebenarnya sedih juga kalo dipikir-pikir, tapi namanya juga anak-anak, belum tau kalo pisah itu ternyata sedih..
Oiya, pas masuk smp ini, saya tau kalo irhas masuk juga di smp ini, yang artinya kita satu sekolah lagi. mmh Lucu juga. Ada hal yang lebih lucu lagi, saat hari pembagian kelas saya tidak hadir karena sakit(Sabtu kalo ndak salah), jadi saya baru lihat kelas saya pas hari senin, takut juga sih, takut tidak dapat tempat duduk dan harus berdiri menerima pelajaran.. haha
Setelah lihat-lihat di kertas pengumuman, akhirnya dapat juga, saya di kelas 1e. Langsung cari kelas nya dan betul saja tempatnya sudah lumayan penuh. Baris 1 dan 2 diisi sama cewek, baris tiga sudah diisi sama cewek dan cowok, baris 4 ada yang kosong, baris 5 penuh. Alhamdulillah dapat tempat duduk di baris 4. eh, tapi kok saya kayak melihat Irhas, dan betulan dia, haha dia duduk dekat tempat yang saya duduki nantinya. wow, tapi pura-pura aja nggak ada masalah, nggak ada musuhan. dia pun sama nganggap kalo kita seperti orag baru yang baru ketemu dan tidak ada masalah. :))
to be continued..