Pienasthy's Blog

January 17, 2010

Resep membuat Clorot makanan khas Purworejo

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 3:36 pm

BAHAN:
1 lt santan kelapa
250 gr gula merah
250 gr tepung beras, ayak
3 lbr daun pandan
2 sdt garam
Pembungkus Clorot : daun kelapa muda/janur, buang tulangnya (secukupnya)

CARA MEMBUAT:
Pembungkus Clorot: Janur buang tulang tengah janur. Ambil selembar, dari ujungnya putar janur hingga membentuk kerucut. Bagian bawah harus rapat agar tidak bocor. Semat janur di bagian atasnya agar janur tak lepas. Sisihkan.
Didihkan santan, gula merah, pandan dan garam. Aduk-aduk agar santan tidak pecah. Saring bila perlu untuk memisahkan kotoran gula merahnya.
Tuangkan cairan santan ke tepung beras, aduk-aduk hingga rata dan licin.
Tata kerucut janur di atas kukusan menghadap ke atas. Tuangi adonan kurang lebih 3/4 bagian.
Kukus selama 30 menit hingga adonan matang.
Angkat dan sajikan


Selamat Mencoba………

January 16, 2010

Perbaikan Pelayanan Transportasi Umum Di Yogyakarta

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 6:30 am

Sarana transportasi mempunyai peranan penting dalam kehidupan, karena merupakan faktor pendukung berjalan dan berkembangnya sektor sosial budaya, politik, perekonomian, dan pemerintahan. Tanpa dukungan transportasi, kegiatan-kegiatan tak akan dapat berjalan. Bahkan kemajuan bangsa atau wilayah tak akan terwujud.

Fenomena yang umum terjadi di kota-kota di Indonesia seperti di Jogjakarta, kendaraan umum ukurannya kecil akan tetapi berjumlah sangat banyak, tidak seimbang dengan jumlah penggunanya. Transportasi umum lebih dititikberatkan pada kepentingan bisnis, tanpa memperhatikan aspek-aspek lain, termasuk kepentingan dan keselamatan masyarakat selaku konsumen. Jumlah kendaraan kecil yang begitu banyak sehingga akhirnya menjadi penyebab kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas.

Masalah semakin bertambah dengan kurang disiplinnya pengemudi kendaraan umum. Gaya menegemudi yang ugal-ugalan, jumlah muatan yang melebihi batas, pelanggaran markah jalan, maupun perlengkapan dan kondisi kendaraan yang sudah tidak layak pakai. Rebutan penumpang dengan cara berhenti sembarangan dan kebut kebutan sangat membahayakan penumpang dan pengguna jalan lain.

Selain kenyamanan dalam perjalanan, kalau dihitung-hitung ongkos dan waktu yang diperlukan apabila menggunakan kendaraan umum akan jauh lebih besar ketimbang dengan kendaraan sendiri. Belum lagi tingkat kejahatan seperti pencopetan di atas kendaraan umum. Kesemua faktor tersebut tentu saja menjadi pertimbangan masyarakat sehingga lebih cenderung memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi ketimbang harus menggunakan kendaran umum.

Oleh karena itu pemerintah dan pihak swasta perlu bekerjasama untuk memikirkan dan selanjutnya menghadirkan sistem transportasi umum yang lebih baik. Sudah saatnya di setiap kota diciptakan sebuah transportasi umum yang bisa digunakan untuk mengatasi problem lalu lintas dan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi yang lebih aman dan nyaman. Misalnya saja seperti usaha yang dilakukan pemerintah daerah Jogjakarta untuk memperbaiki sistem transportasi di kota Jogja dengan mengoperasikan Transjojga seperti di Ibu Kota Jakarta. Walaupun belum berjalan secara maksimal “Transjaogja” telah membantu memperbaiki sistem lalu lintas di kota jogja. Dan yang tidak kalah penting adalah keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat dengan  tidak menyikapi negatif setiap usaha yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki sistem transportai darat di indonesia. Untuk kedepannya diharapkan agar seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama untuk menciptakan sistem transportasi darat Indonesia yang lebih maju dan lebih baik lagi.

Kontroversi UU ITE

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 6:23 am

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebenarnya secara keseluruhan adalah untuk mengantisipasi permasalahan yang akan ditimbulkan akibat kemajuan informasi dan teknologi yang sangat luar biasa. Namun, hanya pasal tertentu yang sampai saat ini menimbulkan kontroversi dan permasalahan, khususnya UU ITE, pasal 27 ayat 3.

Pasal dan ayat tersebut disebutkan bahwa “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Eletronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Menulis di internet, memiliki karakteristik tersendiri.Tidak seperti media-media massa yang lain seperti media TV, Radio atau pers cetak, mengungkapkan pendapat di internet dapat dilakukan oleh siapa saja.

Informasi yang dimuat di Internet biasanya tanpa melalui proses editorial sehingga tidak terkontrol dari segi kualitas, akurasi, format, isi, sensitivitas informasi ataupun dari segi kebenarannya sumber informasi tersebut. Perbedaan lainnya adalah informasi dan opini di media masa cetak dan televisi, mungkin hanya sesaat.

Tetapi, informasi yang sudah termuat di internet akan bersifat luas, relatif akan menetap tidak hilang selamanya. Cepat menyebar luas, karena setiap ada isu yang menarik melalui internet tersebut isu-isu yang aktual cepat sekali menyebar luas dalam masyarakat.

Sebagai negara demokrasi kebebasan berpendapat tidak harus menjadi sekedar bebas mengemukakan pendapat tetapi harus bertanggung jawab dan beretika dalam berpendapat. Menentukan batasan nilai etika dalam berpendapat  yang ideal sangat sulit. Setiap upaya penentuan batas nilai etika berpendapat akan divonis sebagai pembatasan berpendapat. Bahkan UU ITE yang diciptakan oleh para ahli hukum dan pejuang demokrasi saja dianggap membatasi kebebasan berpendapat.

Kecurigaan pencemaran nama baik terjadi karena salah dalam pemahamannya. Fitnah, tuduhan dan pencemaran nama baik secara harfiah adalah mengemukakan pendapat atau opini tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Bila dalam beropini sesuai dengan fakta dan bukti secara terukur dan sah secara hukum bukan suatu fitnah atau pencemaran nama baik. Menulis keluhan layanan publik ke suara pembaca koran atau media internet, meski harus memaki dan berkata kasar tidak akan terjerat hukum.

Seperti dalam kasus Prita Mulyasari yang menuliskan keluhannya di internet tentang kritik terhadap pelayanan rumah sakit Omni Internasional Hospital yang dianggapnya melakukan kelalaian dalam melaksanakan pelayanan kesehatan kepadanya. Keluhan yang disampaikan oleh Prita sebenarnya berupa informasi yang bisa menjadi pengetahuan bagi teman-temannya agar tidak mengalami nasib serupa. Keluhan tersebut di muat di internet Karena, internet sebagai salah satu alat teknologi informasi yang memang praktis menjadi media pertukaran informasi dan pengetahuan. Tetapi Prita malah dilaporkan pihak Omni ke kepolisian dengan tuduhan pencemaran nama baik. Dengan adanya kasus yang menimpa Prita, kini publik seolah dibuat takut untuk memanfaatkan ICT (information & comunication technology) untuk mengabarkan fakta atau keluhan.

Kekawatiran berbagai pihak tentang pasal pencemaran nama baik akan menghancurkan kebebasan berpendapat mungkin harus diuji kebenarannya. Kecurigaan terhadap penindakkan pencemaran nama baik akan memadamkan sikap kritis masyarakat juga tidak beralasan. Setiap hari politisi, masyarakat dan pers sudah melakukan kritik yang keras dan tidak sependapat dengan kebijakan Presiden, Polisi, Jaksa dan Pejabat negara lainya tetapi tidak masalah dan tidak melanggar hukum. Tetapi begitu mereka memfitnah bahwa pejabat negara itu korupsi tetapi tidak sesuai fakta sebenarnya adalah sebuah pencemaran nama baik. Namun, bila hal itu sesuai fakta hukum maka menulis dalam kolom utama situs internet bahwa para menteri, presiden atau pejabat negara lain koruptor adalah bukan sesuatu larangan.

Revolusi gaya hidup untuk mengatasi Global Warming

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 6:18 am

Pemanasan global atau Global warming adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi yang diakibatkan oleh meningkatnya jumlah emisi gas rumah kaca di atmosfer. Dampak yang bisa ditimbulkan dari Global warming antaraain: akan menyebabkan perubahan-perubahan seperti mencairnya es di kutub yang mengakibatkan meningkatnya permukaan air laut, iklim yang tidak menentu, meningkatnya intensitas terjadinya badai, sulitnya mendapatkan air bersih, munculnya berbagai penyakit baru,serta terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Global warming menjadi masalah yang serius yang di hadapi oleh semua negera tak terkecuali Indonesia dan kita harus sadar dan peduli untuk menjaga bumi kita agar tidak bertambah parah rusaknya. Apabila global warming tidak diatasi bukan tidak mungkin kehidupan manusia di bumi akan terancam. Nasib bumi ada di tangan setiap individu yang hidup di muka bumi. Oleh karenanya, diperlukan kesadaran dari setiap orang untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan.

Sosialisasi terhadap bahaya dari pemanasan global dan bagaimana melakukan aktivitas-aktivitas untuk meminimalkan efek pemanasan global di Indonesia masih sangat kurang. Hal ini terlihat dari kurangnya aktivitas yang mencerminkan usaha untuk mengurangi dampak pemanasan global, seperti kurangnya program-program yang mengedepankan perlindungan alam dari kerusakan. Akibatnya masyarakat kurang paham dengan permasalahan yang terjadi. Padahal masyarakat seharusnya mengetahui informasi tersebut, sebagai makhluk yang akan mengalami dampak dari pemanasan global.

Untuk itu Sosialisasi akan kepedulian terhadap lingkungan perlu, ditingkatkan terutama  di kalangan generasi muda yang selalu identik dengan bersenang-senang. Makanya diperlukan adanya peningkatan  sosialisasi secara berkala agar menumbuhkan kesadaran akan kepedulian terhadap lingkungan. Menumbuhkan kepedulian, terhadap lingkungan bisa dimulai dari lingkungan yang terkecil. Pertama ,adalah lingkungan keluarga. Orang tua adalah faktor yang utama dalam pembentukan kepribadian anak. Kalau dirumah orang tua sudah mencontohkan gaya hidup yang tidak ramah lingkungan maka si anak akan meniru kebiasaan orang tua mereka, demikian sebaliknya. Kedua, adalah lingkungan sosial. Misalnya dengan meminimalkan penggunaan kendaraan  bermotor untuk mengurangi polusi udara.

Hidup ala green living juga merupakan salah satu cara untuk menyelamatkan bumi ini. Misalnya bisa kita lakukan dengan  cara-cara membuang sampah pada tempatnya, hemat air, hemat listrik, tidak menebangi pohon sembarangan, menggunakan kertas dengan bolak-balik, bisa juga dilakukan dengan cara naik sepeda, selain naik sepeda, lebih memilih naik angkutan umum juga  bisa mengurangi emisi karbon. Kebiasaan ini juga bisa mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan.

Selain itu juga masih ada lagi dengan cara misal kalau biasanya pergi kesekolah dengan mobil maupun motor masing-masing , tidak ada salahnya mencoba untuk patungan bensin dan cukup  satu naik mobil atau motor dengan teman-teman yang rumahnya berdekatan maupun teman satu geng. Selain mengurangi polusi juga bisa menghemat BBM.

Maraknya Kasus Bunuh Diri Di Indonesia

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 6:15 am

Menurut Emile Durkheim bunuh diri ada 4 macam.Yang pertama adalah bunuh diri egostis dimana bunuh diri ini dilakukan untuk kepentingan diri sendiri. Kedua bunuh diri altruistis dimana bunuh diri altruistis ini dilakukan untuk kepentingan orang lain atau kelompok. Ketiga adalah bunuh diri anomi, bunuh diri yang dilakukan karena pudarnya nilai dan norma yang ada dalam masyarakat. Keempat Bunuh diri fatalistis, bunuh diri yang dilakukan karena seseorang atau sekelompok orang pasrah terhadap nasib.

Maraknya kasus bunuh diri yang akhir-akhir ini sering terjadi di berbagai tempat di tanah air sangat memprihatikan. Hal ini menunjukkan semakin banyaknya orang yang berfikir tidak rasional dan banyak yang mengalami gangguan jiwa depresi. Selain itu fenomena itu juga menunjukkan adanya keinginan mengakhiri hidup secara cepat dan terbebas dari masalah. Bunuh dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari biologis, psikologis, dan sosio kultural. Namun berbagai penelitian menunjukkan 95%  kasus bunuh diri dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan jiwa depresi.

Serangkaian kasus bunuh yang terjadi akhir-akhir ini menjadi fenomena memprihatinkan, dan diantaranya dilakukan dengan cara melompat dari lantai atas pusat perbelanjaan. Seperti yang dilakukan oleh seorang perempuan muda bernama Ice yang  menjatuhkan diri dari Lantai 5 West Mall Grand Indonesia pada Senin (30/11) lalu. Pada hari yang sama, seorang pria muda bernama Reno juga loncat dari lantai 5 Mal Senayan City untuk mengakhiri hidupnya, dan
seorang pria berusia 37 tahun.  Pria itu bernama Richard Kurniawan ini dikabarkanjatuh dari lantai 7 pusat perbelanjaan Mangga Dua Square, Jakarta.

Para korban bunuh diri ini biasanya menyimpan dalam-dalam semua persoalan hidupnya. Kesedihan yang berlarut-larut dipendam sendiri mengakibatkan  mereka tidak mampu mencari jalan penyelesaian yag terbaik terhadap masalah yang dihadapinya, sehingga mereka memilih mengakhiri hidupnya atau bunuh diri sebagai solusi yang terbaik agar terbebas dari masalah dan tanggung jawab yang mereka emban.

Usaha yang mungkin bisa dilakukan untuk mengurangi terjadinya proses bunuh diri dengan cara membuat orang memiliki kepribadian yang matang maupun kepribadian yang kuat, kepribadian yang matang bisa di mulai sejak kecil atau anak-anak.

Fenomena Artis Terjun ke Dunia Politik

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 6:09 am

Panggung politik dalam negeri belakangan ini makin diramaikan kehadiran para artis. Tak ada yang tahu pasti apakah ketertarikan sejumlah selebritis itu terjun ke dunia politik, apakah artis tersebut memang mempunyai kemampuan dan kapasitas untuk terjun di dunia politik, atau mereka memang layak dan pantas secara kualitas utuk memimpin negeri ini?, atau mereka terjun ke dunia politik karena hanya memanfaatkan aji mumpung dari popularitasnya?, atau bahkan mereka sendiri yg di manfaatkan oleh suatu partai politik utuk meraih suara terbanyak karena memandang sosok keartisannya?.

Yang pasti, pentas politik negeri ini diwarnai fenomena baru, yakni banyak atis yang terjun ke pentas politik . Fenomena artis terjun ke politik tampaknya bakal semakin banyak saja.

Pada pemilihan umum tahun 2009 yang lalu banyak artis yang terpilih menjadi wakil rakyat di kursi parlemen antara lain Angelina Sondakh, Aji Marsaid, Venna Melinda, Eko Patrio. Tidak hanya pada kursi legislatif, sejumlah selebritis juga mencoba peruntungan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Seperti: Rano Karno yang terpilih menjadi wakil bupati Tangerang , dan Dede Yusuf  yang sukses menduduki kursi wakil gubernur Jawa Barat, Dicky Chandra yang terpilih sebagai wakil bupati  Garut, Primus Yustisio tetapi gagal menjadi calon wakil bupati Subang, Marissa Haque, yang gagal menjadi calon wakil bupati  Banten.

Sekarang ini giliran artis Ayu Ashari yang mencoba terjun dalam panggung politik dalam pemilihan kepala daerah Suka Bumi yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2010 nanti. Ayu Ashari terjun di dunia politik dengan menyalonkan diri sebagai bakal calon wakil bupati Sukabumi berdampingan dengan bakal calon bupati Dr Heryanto. Dimana dalam pencalonan sebagai calon wakil bupati Suka Bumi Ayu Ashari di dukung oleh partai besar Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Apapun yang menjadi alasannya  para artis terjun ke dunia poitik, hendaknya jika mereka terpilih sebagai wakil rakyat tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang di berikan rakyat kepada para wakil-wakilnya. Jangan lupa untuk memperjuangkan kepentingan rakyatnya dan bertanggung jawab serta berusaha memenuhi janji-janjinya kepada rakyaat saat kampaye.

December 31, 2009

menyambut tahun baru 2010

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 2:33 am

huft tar malam, malam pergantian tahun dari 2009 berganti ke 2010…ayo kita siapkan rencana perubahan dalam diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi dan moga semua harapan yang belum terkabul di tahun-tahun sebelumnya bisa terkabul di tahun baru 2010….selamat datang tahun baru 2010….good luck

Hello world!

Filed under: Uncategorized — pienasthy @ 2:25 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Create a free website or blog at WordPress.com.

Design a site like this with WordPress.com
Get started