Test
Ku Tak Butuh Dia
Untuk apa kau datang pada ku
Bila hanya untuk memberikan cinta yang keruh
Untuk apa kau ulurkan tangan mu
Bila akhirnya kau jatuh kan aku lagi
Untuk apa kau menghapus air mata ku
Bila akhirnya akan kau rapuhkan lagi hati ini
Ku tak butuh kau
Dan ku tak inginkan lagi kau hadir dihatiku
Dia
Walau mereka bilang dia tak indah
Tapi bagi ku dia adalah pelangi di hati ku
Walau mereka bilang dia tak kuat
Tapi bagi ku ia adalah penopang ku
Walau mereka bilang dia itu hina
Tapi bagi ku dia yang telah menjunjung ku
Walau mereka bilang dia pembawa petaka
Tapi bagi ku dia yang membuat ku hidup
dan walau dunia membencinya
Tapi bagi ku dia yang setia tersenyum
Untuk menjalani hidup bersama ku
Untuk mu yang Sendiri
Ia terduduk letih di ujung sana
melamunkan nasib yang tak pernah berpihak kepada nya
menangisi kesendiriannya tanpa ada yang menemani
kerinduannya akan kebersamaan
hanya bisa ditelannya dalam kerapuhan masa tua
Ia tersudut ditepi ujung tepi deritanya
berharap ada yang menghamoiri lalu merangkulnya
namun hanya butiran air mata yang setia mendekatinya
kepenatan yang ia rasakan selalu menyelimutinya
Sepi dan sedih baginya itu tempat bersandar
hinaan dan cacian manjadi makanan sehari-hari nya
mungkin kerinduan dan kebahagiaan akan datang
saat ia terpejam dalam tidur panjang nya
note: terinspirasi dari kehidupan seorang nenek yang dulu tinggal didekat rumah ku
yang tinggal sendiri dan sekarang sudah meninggal.
Kisah dan Impian
Kita harus bisa menerima
Bahwa setiap kisah itu tak ada yang sempurna
Kita harus berlapang dada
Jika mimpi kita tak akan bisa jadi nyata
Andai kisah kita harus berakhir
Jangan pernah sesali
Karna itu sudah takdir kita
Andai impian kita tak bisa jadi kenyataan
Biarkan harapan kita tersimpan
Di dalam hati kita
Akhir dari kisah kita bukan akhir dari dunia kita
Akhir impian kita bukan akhir kehidupan kita
Mungkin ada saatnya kita haru bersama
Tapi mungkin ini akhir dari kebersamaan kita
Tetap lah tersenyum
Karna masih ada cinta yang belum kita gapai di depan sana