Ditelaga keruh, takkan membayangkan bulan meski separuh
Bila genderang angin masih menabuh
Tak mungkin tegak si gubuk rapuh
Berwajah pucat beralaskan bedak tabur, setelah lima ribu malam bergerak
Sepelan sayap debu, pagi ini kau datang lagi padaku
Kerut tangan, kabur penglihatan, samar pendengaran
Bukti sangkar hidup belum melepas statusmu sebagai tawanan
Garis tubuh dan rambutmu mengaku
kini kau menjadi hantu labirin batu Baca lebih lanjut
