Berapa impedansi speaker, headphone, dan earphone?
Speaker
Impedansi pada speaker biasanya berkisar mulai dari 6, 8, 15, dan 16Ω. Besar impedansi ini dianggap sebagai nilai yang telah sesuai dengan arus dan aliran tegangan yang dibutuhkan oleh speaker tersebut. Speaker cenderung dirancang untuk menghasilkan suara yang keras, oleh karena itu tingkat impedansi yang diberikan pada speaker tidaklah begitu besar (impedansi yang kecil akan menghasilkan suara yang keras). Namun berbagai besar tingkat impedansi di atas sudah diperhitungkan agar tidak membahayakan pendengaran manusia dan tetap enjoyable.
Headphone
Impedansi pada headphones akan berpengaruh pada volume yang diproduksi oleh headphone tersebut. Berdasarkan besar impedansinya, headphones dibagi menjadi tiga kelas utama, yaitu broadcast, professional dan portable.
Kelas broadcast memiliki impedansi yang relatif tinggi, biasanya berkisar antara 1500Ω – 2000Ω.
Kelas professional memiliki besar impedansi yang berkisar antara 150Ω – 600Ω. Jenis headphone ini merupakan headphone dengan impedansi terkecil dan menghasilkan suara yang paling kencang.
Kelas berikutnya adalah headphone yang digunakan pada CD players dan sejenisnya (kelas portable). Besar impedansi untuk kelas ini berkisar antara 8Ω – 32Ω. Namun karena power supply dari headphone tipe ini biasa bersumber dari baterai (power supply yang lemah), maka kekencangan suara yang dihasilkan juga tidak sebaik kelas professional.
Earphone
Untuk earphone, saya tidak dapat menemukan referensi pasti yang menyebutkan nilai impedansinya. Namun jika kita lihat, earphone tidak jauh beda dengan headphone kelas portable. Seharusnya impedansi yang diberikan pada earphone besarnya tidak jauh beda juga dengan impedansi headphone kelas portable. Dari data penjualan dan spesifikasi earphone yang saya dapat, dapat disimpulkan bahwa earphone terbagi dalam dua kelas impedansi, yaitu earphone dengan impedansi 16 Ω dan earphone dangan impedansi 32Ω.
Apa efek jika 2 headphone dipararel? Berapa besar penurunan daya yang ditransfer dari kondisi ideal?
Ketika speaker disusun secara pararel, impedansinya akan tersusun secara pararel juga. Pada dasarnya headphone juga merupakan alat yang komponen utamanya sama dengan speaker shingga perhitungan besar impedansi dengan berbagai susunan pada headphone akan sama dengan perhitungan pada speaker.
Seperti telah dijelaskan di atas, ketika headphone disusun secara pararel, impedansinya akan tersusun secara pararel juga, sehingga perhitungannya juga akan sama dengan cara perhitungan pada resistor yang tersusun pararel yaitu sebagai berikut:

dimana:
R = impedansi total (ohm)
R1, R2, R3, … = impedansi masing-masing speaker (ohm)
Untuk penurunan daya, ketika seluruh headphone yang dirangkai pararel memiliki besar impedansi yang sama maka daya listrik juga akan terbagi rata sesuai jumlah headphone yang dirangkai (100 watt/4 = 25 watt).
Untuk memperjelas pengertian-pengertian di atas, saya sertakan perhitungan di bawah ini:

Apa efek jika 2 headphone diseri? Berapa besar penurunan daya yang ditransfer dari kondisi ideal?
Ketika headphone disusun secara seri, impedansinya akan tersusun secara seri juga, sehingga perhitungannya juga akan sama dengan cara perhitungan pada resistor yang tersusun seri yaitu sebagai berikut:
![]()
dimana:
R = impedansi total (ohm)
R1, R2, R3, … = impedansi masing-masing speaker (ohm)
Untuk penurunan daya, ketika seluruh headphone yang dirangkai seri memiliki besar impedansi yang sama maka daya listrik juga akan terbagi rata sesuai jumlah headphone yang dirangkai (100 watt/4 = 25 watt).
Untuk memperjelas pengertian-pengertian di atas, saya sertakan perhitungan di bawah ini:

Tambahan
Bagaimana ketika susunan seri dan pararel digabungkan? Bagaimana efeknya pada penurunan daya?
Ketika susunan seri dan pararel digabungkan, daya juga akan terbagi sesuai dengan besar impedansi yang dimiliki headphone. Untuk memperjelasnya mari kita lihat contoh di bawah ini:

Dari rangkaian total, dapat dilihat rangkaian besar dari speaker di atas adalah rangkaian seri. Jika dilihat dari besar impedansi pada speaker, speaker A dan B memiliki besar impedansi 4Ω (karena mereka tersusun secara pararel), maka daya yang berada pada kedua speaker tersebut tentunya akan berbeda dengan daya yang akan melewati speaker C yang memiliki impedansi 8Ω.
Pada kondisi normal (seri atau pararel biasa) ketiga speaker akan memiliki daya yang sama yaitu 100watt/3 = 33,333 watt. Namun karena adanya rangkaian khusus maka daya pada speaker A dihitung dengan cara: (impedansi gabungan speaker A dan B/impedansi speaker A)*daya yang seharusnya diterima pada kondisi normal = (4Ω /8Ω)*33,3333 watt = 16,67 watt.
Hal yang sama juga akan terjadi pada speaker B, impedansi speaker B akan dihitung dengan cara: (impedansi gabungan speaker A dan B/impedansi speaker B)*daya yang seharusnya diterima pada kondisi normal = (4Ω /8Ω)*33,3333 watt = 16,67 watt.
Untuk speaker C, dayanya akan dihitung dengan rumus: (impedansi speaker C/impedansi total)*daya keseluruhan = (8Ω /12Ω)*100 watt = 66,67 watt.
Apabila rangkaian besar yang terjadi adalah pararel seperti gambar di bawah ini:

Maka rumus pembagian impedansi akan berbalik. Misalkan untuk speaker C, rumusnya akan menjadi: (impedansi total/impedansi speaker C)*daya keseluruhan. Hal yang sama juga akan terjadi pada speaker A dan B.
Referensi
http://www.hometoys.com/htinews/feb04/articles/polk/impedence.htm
http://www.aqdi.com/speakerz.htm
http://www.soundonsound.com/sos/Jan03/articles/impedanceworkshop.asp







2. Tegangan Langkah


