Ratnahandayani's Blog

arah dan tujuan pansus Century sebenarnya apa seh? kok yang menjadi pemberitaan malah adu mulut dalam rapat. sebenarnya kriteria seperti apa to yang pantas jadi anggota pansus?. yang saya dengar dari pemberitaan ditelevisi sering sekali mendapat protes dari anggota pansus yang lain adalah Ruhut Sitompul karena pernyataannya yang dianggap kurang sopan dan kerap kali mencecar pertanyaan pada saksi seperti terdakwa. seperti baru-baru ini pada rapat yang menghadirkan JK dan Boediono sebagai saksi, Ruhut menyebut JK dengan sebutan kedaerahan yaitu Daeng bahkan pernah menyebut “bangsat” pada anggota pansus Gayus Lumbuun. hal tersebut memicu banyak protes. protes datang bukan hanya dari anggota pansus saja tapi juga warga makasar yang menganggap bahwa sebutan tersebut sengaja digunakan untuk merendahkan derajat JK. sikap ini menurut saya sangat disayangkan. sikap-sikap Ruhut tersebut sangat memalukan partai demokrat yang mengusungnya dan merusak citra pansus bank century. seolah-olah Ruhut ini ingin menutupi sesuatu atau bersikap seolah-olah partai demokrat tidak terlibat. tapi siapa yang tahu partai demokrat benar terlibat atau tidak. seharusnya Ruhut bisa lebih bersikap netral jangan memihak salah satu partai. sikap netral bukan ditujukan untuk Ruhut saja namun juga semua anggota pansus bank century.kalau begini kejadiannya kapan kasus bank Century ini akan terselesaikan?. Ruhut sebaiknya diberikan sangsi yang tegas atau kalau memang perlu ganti saja dengan orang lain. sikap Ruhut terbebut akan menyebabkan kurangnya kepercayaan masyarakat akan kredibilitas pansus Century. bagaimana tidak jika adu mulut tersebut dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat ditelevisi. masyarakat dapat menilai secara langsung apakah anggota pansus masih kredibel dalam melaksanakan tugasnya. banyak masyarakat masih berharap keadilan dapat ditegakkan dengan pansus tersebut. semoga aksi-aksi Ruhut tidak menjadi duri dalam daging dalam pansus Century dan kasus ini cepat terselesaikan. harusnya Ruhut ini instropeksilah sikapnya ini sudah baik atau belum. sikapnya melampaui batas atau tidak. sikapnya benar-benar bikin malu…. pak SBY harus punya tindakan tegas dong bagi anggota-anggota pansus yang “ngributi”  dalam rapat supaya tidak berkelanjutan ributnya.

warga dukuh Diwek desa Gubugsari kecamatan Pengadon Kendal digegerkan dengan ditemukannya seseorang yang tergantung di pohon keramat, di areal pemakaman desa setempat. laki-laki yang ditemukan sudah tak bernyawa itu gantung diri dengan menggunakan tali plastik. namun sampai saat ini belum diketahui penyebabnya (wawasan, 9Januari 2010). belum lama ini di Cirebon juga ditemukan mayat tergantung di menara telekomunikasi sebuah provider swasta. menurut saudara korban, tidak ada tanda-tanda sebelumnya kalau korban akan melakukan hal tersebut, meskipun memang korban mempunyai penyakit yang tak kunjung sembuh. kemungkinan faktor tersebutlah yang membuat korban nekat melakukan bunuh diri. bukan hanya kasus bunuh diri diatas saja yang menggegerkan namun juga baru-baru ini kasus bunuh diri menjadi tren untuk mengakhiri permasalahannya, misalnya beberapa kali ditemukan seseorang yang melakukan bunuh diri di sebuah mal di Jakarta. bahkan sempat ditemukan dua kasus bunuh diri dalam mal yang sama dan hari yang sama namun belum diketahui apakah kedua korban saling mengenal atau tidak. menurut saya kasus-kasus bunuh diri tersebut terjadi karena faktor ekonomi dan kurangnya moral agama masyaraka. himpitan ekonomi adalah faktor yang riskan sekali menjadi penyebab bunuh diri. dengan krisis global yang sedang kita alami akan memyebabkan segalanya susah di dapat sebab semua membutuhkan uang. krisis global akan berdampak pula pada kriminalitas yang meningkat. orang-orang akan melakukan segala cara supaya dapat memperoleh apa yang dibutuhkan. di era globalisasi ini masyarakat harus punya landasan moral agama yang kuat supaya tidak mudah dihasut dan dibujuk kemudian percaya pada aliran-aliran yang menyimpang. baru-baru ini di Cirebon ditemukan lagi aliran sesat yaitu ajaran “surga eden” (wawasan,15 Januari 2010). ajaran ini mempraktekkan sesuatu yang tidak lazim, yaitu sang pemimpin diduga melakukan perbuatan cabul kepada pengikut wanitanya dengan dalih ritual kesucian. meskipun mengaku beragama Islam, namun kelompok “surga eden” menganggap tidak perlu melakukan syariat Islam, seperti Salat 5 waktu, puasa ramadan dan mengaji. dengan kasus aliran “surga eden” sangat jelas bahwa akibat dari himpitan ekonomi dan krisis global adalah pikiran masyarakat yang vseringkali tidak rasional lagi. maka kita masyarakat yang sedang mengalami krisis global harus punya iman yang kuat dan percaya bahwa masa depan pasti ada. ironis memang disamping kemajuan teknologi yang menghipnotis masyarakat namun tetap masih ada saja masyarakat yang percaya hal-hal yang diluar rasional manusia.

Dampak global warming semakin kita rasakan dengan terjadinya cuaca buruk akhir-akhir ini. Hujan yang tidak bisa diprediksi datangnya, akan tetapi  jika sekali turun sangat lebat dan apabila hujan terjadi dampak yang terjadi adalah jalan rusak dan banjir. Genangan air selain mengganggu aktifitas penduduk, juga mengganggu arus kendaraan. Pasalnya, ketinggian air mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas mogok, selain itu jalan-jalan yang rusak akibat banjir dapat menyebabkan kecelakaan bahkan korban. Dampak lain dari perubahan cuaca saat ini adalah terganggunya aktifitas ribuan nelayan karena tidak bisa  / takut untuk melaut sehingga nelayan banyak yang mengganggur dikarenakan tidak punya keahlian yang lain selain mencari ikan. Dampak lain yang terjadi adalah meningkatnya pengangguran bagi nelayan dan terjadilah kesulitan masalah keuangan, misalnya : ” Sudiyono seorang nelayan kapal Arad, sudah berhenti melaut sejak tiga bulan yang lalu, dia bekerja menjadi buruh untuk menyambung hidupnya”. ( Wawasan, 16 Januari 2010 ). Kalau Sudah demikian hasil laut yang ditangkappun akan sangat berkurang dan menyebabkan harga ikan meningkat tajam. Bukan hanya itu saja dampak lain dari global warming selain perubahan cuaca yang sulit diprediksi,  banyak terjadi bencana alam. Di Indonesia misalnya bencana alam yang akhir-akhir ini mulai terjadi adalah Tanah Longsor, adapun daerah yang perlu mewaspadai bencana tanah longsor adalah Desa Lengkong, Kajenengan, Gunung Jati, Pucangjuwuk dan Batuyana lebih tepatnya di sekitar Gunung Anjing kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. ( wawasan 16 Januari 2010 ). Untuk  meminimalisasi dampak dari global warming tersebut, maka kita perlu melestarikan lingkungan sekitar kita. Dengan melakukan penghijauan / melakukan penanaman pohon yang bisa menyerap kadar air cukup besar, mengurangi penggunaan bahan bakar yang dapat merusak lingkungan. Hal semacam ini sebaiknya dilakukan dengan melakukan sosialisasi, adapun  sosialisasi tersebut sebaiknya dilaksanakan di sekolah-sekolah, instansi perkantoran. Cara seperti ini telah dilakukan oleh salah satu sekolah di daerah Salatiga yaitu: SMPN II Salatiaga yang telah menyiapkan 200 pohon langka yang jarang ditemukan untuk ditanam di lingkungan sekolah. Adapun harapan mereka kelak bisa menjadi Museum Botani di lingkungan sekolah di Kabupaten Salatiga yang pertama  dan mengaharapkan masyarakat mencontoh SMPN II Salatiga ini, agar dampak dari global warming dapat diminimalisasikan. Ayo Rame-rame menanam Pohon……………………………………..

berdasarkan artikel detik.com Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang menilai kasus artis Luna Maya sebenarnya bukanlah hal penting sampai menyita harus perhatian serius wartawan. Untuk itu, kasus tersebut tidak perlu diperpanjang.”Luna, tidak penting. Kasusnya pun tidak penting. Bukan sengketa berita” kata Ilham pada detikcom .Menurut Ilham, Luna bukan artis penting walaupun terkenal. Kekasih Ariel itu juga bukan pejabat negara atau penentu kebijakan yang keputusannya bisa mengganggu dan membahayakan keselamatan wartawan dan kemerdekaan pers.”Kata katanya yang kotor hanya berdampak pada dirinya sendiri. Kata orang, ucapan dan perbuatan menjelaskan pikiran si pengucap. Kotor ucapannya seperti itulah pikirannya. Pers tidak akan jatuh atau terhina oleh perkataan Luna. Memangnya Luna bisa mempengaruhi masyarakat,” tambah Ilham.Tapi dari kasus Luna, wartawan infotainment bisa mendapat pelajaran berharga. Yaitu  jangan mudah menokohkan seseorang yang tak jelas rekam jejaknya, labil emosi, tak terpelihara perkataannya.Mengenai pengaduan infotainment ke polisi Ilham menyetujui dengan catatan kasus itu dihadapi seperti kasus pencopetan saja. “Kita kesal karena yang nyopet orang yang kita kenal,” kata Ilham mengilustrasikan.Menurut Ilham, laporan polisi itu bisa dimaknai bahwa infotainment cukup dewasa menyikapi kasus Luna. Tidak sampai menggunakan medianya untuk berperang dengan Luna. Tidak mau  berpolemik panjang dan terjebak saling melempar kata kata kotor seperti yang menjadi tren di kalangan politisi.”Cukup bersikap demokratis karena tidak merasa benar sendiri. Mereka menyerahkan pengujian atas siapa yang salah dan siapa yang benar melalui proses hukum. Hanya saja, tidak perlu menggunakan pasal 2 UU ITE karena pasal 2 dalam UU itu sudah lama ditolak wartawan karena mengancam kemerdekaan pers. Pasal penghinaan dalam KUHP cukuplah,” paparnya.Ilham, yang juga dikenal sebagai pelopor infotainment di Indonesia menyarankan sebenarnya akan lebih baik jika kedua pihak menempuh cara damai saling memaafkan. “Yang waras ngalah,” katanya mengunci keterangan. setelah prita mulyasari yang dijerat UU ITE karena diangggap mencemarkan nama baik RS OMNI, kini Luna Maya juga bakal dijerat UU ITE karena dianggap melecehkan wartawan infotaiment dengan berkeluh-kesah di Twitter. jelas sekali kalau UU ITE benar-benar mengekang kebebasan kita untuk berpendapat. bagaimana nasib demokrasi kita selanjutnya kalau begini? sama aja kayak zaman orba dong…bisa-bisakita dilarang berkomentar dong ya.gimana kalau pendapat rakyat biasa diabaikan?akan sangat memicu konflik dan kesenjangan sosial nich.  menengok kasus luna maya saya rasa infotaiment terlalu gegabah dalam mengambil keputusan untuk menjerat luna maya. apakah baik mengorek keterangan  sedangkan narasumbernya tidak mau berkomentar. nah begini jadinya emosi luna maya memuncak dan menumpahkannya melalui twitter. tidak munafik memang saya suka dengan acara gosip tapi yang tidak bisa ditolelir adalah cara mereka memperoleh berita itu yang kadang keterlaluan dan membuat sang artis marah. coba deh kaji ulang UU ITE dan instropeksi diri aja buat wartawan infotaiment dan luna maya atau artis lainnya. mepahkan rasa kesalkan bukan hanya lewat dunia maya kan? saya rasa buku harian masih bisa dipake buat curhat kok, ya gak? saya sech gak menyalahkan keduanya karena saya rasa keduanya juga salah. mungkin perlu adanya klarifikasi dari luna dan dibicarakan baik-baik antara mereka, gunakan akal yang sehatlah dalam menyelesaikan masalah ini, jangan sedikit-sedikit dibawa kemeja hijau.

Ayu Ashari yang mencalonkan diri sebagai wakil Bupati Sukabumi menambah deret panjang para artis yang mulai beraksi di dunia perpolitikan Indonesia. sebenarnya sech………… sah-sah saja tapi kalau dia atau artis-artis tersebut benar-benar tahu dunia politik tau setidak-tidaknya basicnyaberasal dari sekolah hukum dan politik. sebagai contoh artis barat yang jadi politisi dan sukses misalnya arnol swazineger dan masih banyak lagi. yang saya takutkan sebab mereka hanya mengandalkan nama bekennya daripada benar-benar tahu berpolitik, sebab mereka yang berganti haluan menjadi pilitikus biasanya artis yang sudah mulai tenggelam ketenarannya. lihat saja Primus, Wanda Hamidah, Dede Yusuf. bisa dikatakan semua artis tersebut adalah artis lama yamng mulai berkurang pamornya dan sekarang sudah digantikan oleh artis-artis yang lebih cantik dan muda dan lebih menarik. ya….semoga saja mereka yang telah duduk dalam parlemen dapat melakukan tugasnya dengan baik. makanya kita sebagai rakyat harus jeli dalam memilih wakilnya supaya tidak terjadi kesalahan atau kita merasa tertipu. kalau buat artisnya, ya…sadar diri ajalah kalau emang gak punya kompeten dalam bidang perpolitikanya…gak usah maksain.ujung-ujungnya kasihan rakyat kecilkan?. terbukti sekarang rakyat kecil sudah bisa menilai mana yang baik dan buruk, baru-baru ini ada kabar kalau masyarakat sukabumi memprotes ayu untuk mencalonkan diri menjadi wakil bupati. mereka menganggap ayu bukan warga asli sukabumi jadi kemungkinan dia tidak mengenal seluk-beluk daerah tersebut dan karena profesi atau julukan ayu sebagai artis Bom sex zaman dulu. nahkan masyarakat kita mulai jeli cari pemimpinnya. saya rasa ayu ashari perlu berpikir kembali deh soal pencalonannya ini. pertimbangkan apa dia benar-benar bisa dan mampu menjadi pemimpin yang baik sedangkan rumah tangganya saja berkali-kali mengalami perceraian. kalau memimpin keluarganya atau  membina keluarga aja gak bisa apa dia bisa memimpin beribu-ribu orang?. kalau perlu pemerintah memberikan undang-undang yang tegas aja menngenai persiapan seseorang untuk menjadi pelayan publik, jika perlu dites aja ha..ha… biar sama kayak CPNS kan imbang to?pelayan masyarakat juga harus punya kecerdasan. ini hnya sekedar saran saja……….

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Laman

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai