Menjamurnya bisnis Market Place di Indonesia tidak terbendung lagi. Banyak sekali pilihan masyarakat untuk berbelanja lewat media online. Ada Bukalapak, Tokopedia, Lazada, blibli, jd.id, Mataharimall dan lain-lain. Masyarakat dimudahkan, dimanjakan, diuntungkan dengan sistem ini. Tapi apakah kalian sudah tahu konsekuensi resiko, celah keamanan dan mengetahui apa yang harus dilakukan jika pesanan kamu belum sampai juga. Pada kali ini gw akan bahas contoh apa yang terjadi sama gw dan pesanan gw yang sampai detik ini belum sampai setelah melakukan order di Tok*ped*a dengan nama oknum seller Baskami Sport+ Fashion
Kronologis:

Sekilas profilenya baik, reputasi, produk yang sudah terjual bahkan difavoritkan. Baik, dengan profile seperti itu tidak ada keraguan saya memesan order dari seller tersebut. Gw order insole sepatu.

Produk yang dipesan
Gw pun melalukan konfirmasi ketersediaan barang, ukuran, dan warna, seperti chat di bawah ini:

Konfirmasi pesanan

masih konfirmasi pesanan

Order, 23 Desember 2017

Seller : “Segera kita proses”. Ndasmu!

Sama sekali tak berbalas
23 Desember 2017 – 3 Januari 2018, sama sekali belum ada respon.

Seller memasukkan no resi palsu, yang entah ke siapa barang tersebut di kirim. Alamatnya ke Purwakarta. Kalo niatnya baik pasti ngga akan melakukan ini. Yaudah dari sini niatnya kelihatan.

Complain yang sama
Ternyata ga cuma gw aja yang kena jebakan (text kolom atas), dan br*ngseknya toko ini masih terima order di masa fase aksi tipu-tipunya.
Setelah ada komentar di kolom diskusi dari salahsatu korban yang sama, oknum penjual ini megedit lapak ini dengan status “stok produk kosong”. Entah dimana otaknya, kalo kosong kok beberapa menit yang lalu masih terima order.

Stok produk kosong (?)
Jelas sudah, seller tidak punya niat baik. Transaksi gw sih ga seberapa nominalnya, hanya saja menurut gw ini meresahkan masyarakat yang sudah kadung percaya sama seller atau sistem Market place itu sendiri. Emang susah cari uang halal jaman now, tapi semua ada etikanya.
Analisa gw tanpa bermaksud suudzon, modusnya adalah :
bilang order ada -> konsumen order -> kirim resi palsu -> chat ga dibales -> barang diterima ga tau ke siapa > terima duit dari sistem Market place.
Solusi:
Gw coba cari-cari di gugel mengenai cara complain di T*k*ped*a. Pertama masuk ke menu Pusat resolusi, Pilih barang pesanan yang di complain, deskripsi kronologisnya apa, alasan complainnya apa, dan upload bukti-bukti yang kamu punya. Setelah itu kita menunggu respon penjual. Berhubung penjualnya kita tahu tidak beritikad baik. Jadi gw harus menunggu 3×24 jam agar solusi dari T*k*ped*a

Pusat Resolusi

Aturan dari Marketplace.
Waktu yang diberikan t*k*ped*a sudah habis. Kemudian muncul “tombol bantuan” di sebelah kiri tombol “batalkan complain”. Yang Mana tombol tersebut sudah saya klik. Dan muncul text chat dari tokped seperti gambar di bawah ini.

“Bantuan admin”
Barusan gw dapet email dr tokped.
Konfirmasi pihak Market place
Dannnn……
Akhirnya tepat pada jam 13.00 (yang dijanjikan) uang gw pun kembali sejmlah yang tertera di invoice alias FULL. Saya apresiasi pihak market placenya 🙂

Refund
CASE CLOSED
Dengan dikembalikannya uang gw, maka selesai juga permasalahan ini. 23 Desember 2017 – 7 Januari 2017. Kesimpulannya pihak market place dapat membantu, meskipun terbilang cukup lama buat gw pribadi. Yaitu 3×24 jam untuk menunggu konfirmasi penjual. Dan 1×24 jam untuk waktu analisa pihak marketplace. Ini sebenernya bukannya gw getol mau uang gw balik, tapi mau tau aja segimana secure transaksi lewat online dan ini pengalaman pertama kali gw si penjual ga bales chat sama sekali setelah order, masukin nomor resi palsu.
Bagi teman2 yang punya pengalaman yang sama bisa tulis dan berbagi pengalamannya di sini.