(Tulisan ini diinspirasi dari AHNA)
Bismillahirrahmanirrahim… Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang…
Hari ini (21/01/2011) aku pengen curhat 2 hal ya Alloh (karena sebaik-baiknya tempat curhat adalah Engkau). Pertama adalah curhat yang menurutku KURANG BAIK :
Jujur, semester terberat yang pernah aku jalani adalah semester 5 ini. SKS gede-gede. Jadi kalo bagus ya syukur, kalo jeblok ya wassalam (tapi juga musti bersyukur).
Sebenernya legowo, ikhlas nerima keadaan n mencoba ngambil hikmah dari ini semua. Tapi herannya, kalo liat FB malah bikin sakit hati, Ya Alloh. Banyak temen2 yang lebih “bisa” berjuang ketimbang aku. Kesannya tegar, padahal meratapi nasib alias pasrah (halah..). Bener2 banyak banget pelajaran yang aku ambil dari semester ini. Semoga bisa jadi pembelajaran di semester depan dan lebih ati2 lagi.
1. Terlalu banyak amanah
Bukan menyesal dikasih amanah, tapi ya memang ternyata kemampuanku segitu. Multitasking yang aku lakuin berkali2 ternyata ya cuman sampe segini aja. Di Kesma, ya segitu aja alias sekedar rutinitas rapat. Grader MBD, keteteran sama tugas kuliah jadi sering nunda ngoreksi tugas 58 mhs. Asprak Alpro1, LP mesti yang paling terakhir ngupdate nilai. Pimpro RBPL lebih parah lagi. Cuman bisa dapet nilai sampe B (ckckck.. pimpro apa aku ini T.T). Proyek, masih awang2 nunggu penutupan (launching).
Tapi aku sadar, dengan gini aku semester depan bisa ngukur kemampuanku sampe mana. Dan tanggungjawabku otomatis nambah, yaitu gimana caranya semester depan bisa LEBIH BAIK dari semester ini.
Best Quote : “Orang yang amanah bukan diukur dari banyak atau tidaknya amanah yang dikasih. Tetapi setidaknya dari banyak amanah itu kita belajar menjadi insan yang lebih bertanggungjawab dalam menjaga amanah yang diberikan”.
2. Sering nunda pekerjaan
Ini juga yang nyebabin aku keteteran di semester 5. Suka nunda amanah. Padahal sama sekali ndak ada niatan buat menyepelekan, tapi emang aku yang susah memanajemen aktivitasku sendiri. Mana yang diprioritaskan, mana yang masih bisa ditunda, juga sering rancu.
Setiap orang punya waktu yang sama, 24jam dalam sehari. Tetapi dengan amanah banyak, BUKAN berarti menjadi alasan untuk menunda amanah yang lain. Sekali lagi, manajemen PRIORITAS itu penting! Semoga semester depan ndak akan terulang lagi.
Best Quote : “Selesaikan pekerjaan satu, barulah menyelesaikan amanah yang lain.”
Kedua, adalah curhatku yang BAIK (sebagai obat curhatan yang pertama) :
Setelah mencoba meratapi nasib tadi, tiba2 HP berdering ada telpon dari orang jurusan. “Ren, aku ono perlu iki, kowe nang kampus ae ya..” (tau kan logat sapa tuh??). Tanpa pikir panjang, jam 2an langsung cabut ke kampus. Kirain karena janjian awal, ternyata beda lagi. Ya Alloh, tak disangka, kesedihanku berhari-hari bisa dihapus setelah bicara dengan beliau di ruangannya.
“Tolong dibuatkan proposal untuk penelitianku.” Spontan, Alhamdulillah, ada yang nawari kerjaan lagi. Dikala proyek abis, butuh duit, beasiswa ketinggalan deadline, dll, ternyata rezeki dateng lagi. Sekarang saatnya mencoba memperbaiki amanah yang sempat keteteran di semester 5, dan insyaAlloh ndak akan terulang lagi.
Best Quote : “Yakinlah, kalo Alloh selalu menyiapkan hadiah lain untuk orang2 yang selalu bersyukur”.

