“kita tetap saudaraan tapi tidak adek kakak lagi”
aku terdiam!
sebuah pesan singkat yang kuterima sungguh membuatku nyaris meneteskan air mata untuk hal yang sebenarnya sudah ku duga sebelumnya.
ekspektasi berlebihan terhadap arti sebuah persaudaraan sering kali membuatku terluka saat aku harus kehilangan atau hanya sekedar menjauh. Rasa memiliki yang tidak seharusnya ada menggerogoti sampai kedasar hatiku saat harus menerima kenyataan bahwa memang suatu saat persaudaraan haruslah saling melupakan. dan sadarku bahwa bukan ukhuwah ini yang salah,tapi imanku yang compang camping.








