Posted by: itsriffa | September 21, 2015

Hello!

Hello!

It has been a while since the last time I posted here. I had been busy with work and life and some other priorities. No that I didn’t miss writing here tho. Sure I did but…I was planning to do something better on my blog. This year, I have been traveling a lot since I am now a jobless :(, but I am happy. Some friends invited me to come to their places so, why not. Therefore, I have been to some new places in Indonesia and Asia! Unbelievable!

I am kinda proud of myself tho that I took the risk of between being careful with my money (remember, I am a jobless) and traveling. But traveling is so tempting. I just couldn’t help it. So I am being more careful with money hahaha. I also met someone on December 2014 and surprisingly we are in a relationship now. Another thing that keep me busy, hahaha. We did travel together in Indonesia and he always motivated and inspired me. He was the one to throw the idea of why don’t I write a travel blog? Since I have traveled a lot, which means I also have lots of  experiences that I can share to another travelers. I also have my own traveling signatures 😉

Are you getting curious now? hahahaha. Quick, check my travel blog out here. I just get it started so don’t miss it. There will be a lot more to come. And, as sharing is caring, caring is following! :*

See you all at www.wonderfulost.com!

just sharing, no fighting

just sharing, no fighting

Posted by: itsriffa | April 29, 2014

WHAT IS HELL?

“What is hell? I maintain that it is the suffering of being unable to love”
#fyodordostoyevsky #brotherkaramazov

Posted by: itsriffa | April 28, 2014

MEN

i thought I knew men too well. But there are things about them I still don’t understand #quoteoftheday

Posted by: itsriffa | April 23, 2014

The Idiot

“I am a fool with a heart but no brains, and you are a fool with brains but no heart; and we’re both unhappy, and we both suffer.”
― Fyodor Dostoyevsky

dostoevsky

Posted by: itsriffa | April 23, 2014

I AM NOT THE SAME

I am a different person. I have changed. I am not the same anymore.

I have been through a quite a long way and process last few months. I am not the same person anymore.

The pain chnaged me, and so did the amusement. Both of them have changed me.

They changed me for a better and worse. Having talk about the pain, it was too bitter too mention.

It was too painful to bear. It even still hurts to remember.

Nevertheless, some changes make me happy. Some changes have really changed me to a better life. Some changes have opened my mind and honestly i like them!

I was a person who didnt like watching movies. In fact, watching movies made me sleepy and fall asleep. I didnt like to be drifted away in the plot and at the end of the movie i would still have a movie-hangover.

 

Posted by: itsriffa | January 13, 2014

EMPTY

I feel nothing more than just empty. I dont have you, i couldnt win your heart, but i dont love you anymore, either

I think im sick of you.
Sick of yourself and your nonsense.
Sick of you and everything about you.
Sick of you and everybody around you.

I am not very happy either.
You cant leave me alone.
Alright, i am following your game.
But there is no joy, nor pleasure.
Empty, is all i feel for you

Posted by: itsriffa | December 26, 2013

This Ain’t A Love Song

I should have seen it coming when the roses died,
Should have seen the end of summer in your eyes,
I should have listened when you say good night,
You really meant goodbye…

Posted by: itsriffa | November 28, 2013

MEMAKSA

Dalam situasi tertentu dimana aku menghadapi kenyataan yang tidak bisa aku terima, aku cenderung memaksakannnya agar sesuai dengan harapan yang aku inginkan. Misalnya saat aku SMP, ketika ada ketidakpuasan saat meminta sepatu baru pada orangtuaku, aku terkadang membuat ulah agar orangtuaku menuruti keinginanku.

Ketika aku lebih dewasa, lebih banyak hal yang terjadi padaku. Tidak semua hal tersebut memuaskan hati. Terkadang malah menyakitkan. Misalnya saja patah hati. Ketika hati aku masih sangat mencintai seorang lelaki, yang dicintai malah menemukan dan berpaling pada wanita lain. Sungguh mengerikan rasa sakitnya itu. Sedemikiannyalah rasa sakit tersebut sehingga timbul keinginan untuk mati saja. Aku merasa tidak berarti, dunia telah begitu kejam, rasanya seperti tenggelam dalam pusaran air gelap. Aku  kehilangan pijakan. Kehilangan kontrol diri. Aku bukanlah dirikusendiri yang kukenal. Aku hidup bagaikan zombie.

Maka, terlintaslah pikiran pikiran asing yang membuatku ingin mengembalikan dia. Agar dia kembali menyayangi aku, memperhatikan aku. Aku berpikir, mungkin aku akan berpura pura sakit saja. Atau aku mengancam untuk bunuh diri. Ihhhh…sungguh aneh pikiran pikiran yang bisa muncul saat sedang terluka. Bahkan timbul pikiran dimana dia harus mati saja. Sehingga aku puas!

Tapi…apakah itu akhir dari segalanya? Apakah dia yang menentukan arah hidupku? Apakah aku serendah itu untuk dapat melakukan semua pikiran tersebut? Aku memang sedang resah. Aku sakit hati. Aku stress. Maka…aku berpikir kembali.

Aku adalah jenis orang yang selalu menempatkan diri pada situasi yang akan kulakukan terhadap orang lain. Misalnya, aku tidak suka dimarahi, maka aku tidak mau memarahi orang. Aku tidak suka kata kata kasar, maka aku berkata kata baik terhadap orang. Dan, jelaslah aku juga tidak suka dipaksa paksa. Maka…muncul pencerahan dalam diriku.

Sakit hatiku memang tidak bisa dikurangi. Sakit hatiku sangatlah parah. Tapi aku berjanji tidak akan melakukan hal hal bodoh yang akan aku sesali nanti. Untuk apa membuat dia memperhatikan aku lagi tapi tidak ada cinta lagi buatku. Dia hanya akan mengasihani aku. Dan derajatku jauh lebih tinggi daripada hanya dikasihani.

Aku putuskan untuk merelakan dia pergi. Dia tidak tahu bahwa dia telah kehilangan seseorang yang begitu sayang, cinta, dan memperhatikannya. Dia telah khilaf. Tapi itu bukan urusanku lagi. Yang menjadi urusanku adalah menyusun rencanaku sendiri untuk masa depan. Toh ini bukan pertama kali. Dan aku sudah cukup dewasa untuk menerima hal buruk. Semoga aku menjadi lebih bahagia segera 🙂

Posted by: itsriffa | November 27, 2013

KESEMPATAN KEDUA UNTUKMU

Butuh segenap kekuatan jiwa dan ragaku untuk memaafkanmu. Dan aku memaafkanmu. Setelah dustamu dan khianatmu, aku masih saja sayang kamu. Tapi…akan sampai kapan aku memberimu kesempatan? Akankah kamu mengkhianatiku lagi. Sayang, kamu harus tahu betapa sakitnya perasaanku mengetahui perselingkuhanmu. Tapi aku menghargai kejujuranmu. Walaupun kamu tidak akan bercerita kalau aku tidak bertanya. Walaupun dengan segala upaya aku mencoba tenang. Walaupun jiwaragaku terluka akan kenyataan.  Tapi luka tetaplah luka. Pedih dan menyakitkan.

Jikalaupun akhirnya kamu memilih dia, tidak mengapa. Aku telah belajar rela dari saat aku mengetahuinya. Aku bisa apa? Memaksa adalah tidak baik. Aku serahkan segalanya sama kamu untuk diputuskan. Tidak lama waktunya. Karena aku juga akan sibuk untuk menata ulang hidupku sendiri. Jadi, hingga saatnya aku benar benar muak dan murka, aku harap kamu menggunakan kesempatan kedua dengan bijaksana.

Posted by: itsriffa | November 26, 2013

WHAT YOU SHOULD KNOW

Now I’m done believe in you

You don’t know what I’m feeling

I am done waiting for you

I am more than you have given to me   

 

You should have known that I tried

To understand the situation

To be patient

And finally to save the situation

 

It all just went worse and worse

I found out that I have been doing this all alone

One way

And no respond

 

This hurts

And I still love you

But if you won’t listen

I shall be gone

 

Older Posts »

Categories

Design a site like this with WordPress.com
Get started