Di bulan ini setiap tahunnya, yang spesial adalah hari kelahiran saya. Seperti biasa, tidak ada perayaan khusus. Sudah 26 tahun atau baru 26 tahun? Tergantung dari perspektif mana melihatnya. Tapi intinya, makin tua, harus makin dewasa.
Sebelum hari lahir saya itu, tanggal 9 lalu memang dijadwalkan untuk pengumuman nilai akhir kelulusan program S2 saya. Saya lulus, alhamdulillah. Berhak menyandang gelar M.Sc. alias master of science. Yang tidak disangka, saya bukan sekadar lulus, tapi lulus dengan predikat “distinction”. Sejenis cum laude lah.
Gak sangka, karena hitung-hitungan kasar yang pernah saya lakukan sebelumnya memang diprediksi nilai saya gak akan lewat batas minimal buat distinction. Rupanya, dalam hitungan itu saya melupakan bobot kredit tiap mata kuliah. Belum lagi, nilai tesis S2 saya ternyata lumayan tinggi. Ditambah bobot tesis yang mencapai 60 kredit sendiri atau setara dengan sepertiga bagian dari seluruh kredit kuliah S2 saya, membuat rerata keseluruhan jadi sangat terkatrol. Akhirnya, distinction. (lebih…)