Design Thinking? When?

So when is it the best time to consider applying design thinking?:
If you feel you’ve tried everything and nothing has worked.
If you feel you missed your target.
If you struggle to scale.
If you have a hard time standing out in the crowd.

“Don’t find customers for your products, find products for your customers”. Seth Godin

Mesjid Kubah 99 Makassar

Berdiri megah di salah satu lokasi prima Center Point of Indonesia, Tanjung Bunga, Makassar Sulawesi Selatan, sebuah mesjid dengan konsep klasik, modern sekaligus futuristik. 

Masjid 99 Kubah (مسجد القبة ٩٩) atau yang lebih dikenal dengan Masjid Asmaulhusna (مسجد اسماء الحسنى), dibangun pada tahun 2017 dan diresmikan pada tahun 2022, diarsitekturi oleh Ridwan Kamil yang bekerjasama dengan arsitek lokal Muhammad Mursif. 

Penulis di depan Mesjid 99 Kubah (Asmaul Husna)

Dinamakan 99 kubah, karena pada setiap kubah terdapat setiap nama agung dan sifat Allah SWT. Saya sempat mencari dimana tulisan itu berada, ternyata ada di dalam mesid, di langit-langit untuk setiap kaki kubahnya.

Bagian dalam kubah masjid

Tak diragukan lagi jika pembangunan biaya mesjid yang menjadi ikon dan termasuk ke dalam 10 mesjid unik di Indonesia, selain mesjid Raya Sumatera Barat, Masjid Raya Nurul Bilad Lombok, Mesjid Darul Amin Palangkaraya, Mesjid Muahammad Cheng Ho Surabaya, Mesjid Agung Banten Serang, Mesjid Menara Kudus, Masjid Al Irsyad KBP, Masjid An Nur Pekanbaru, dan Mesjid Istiqlal. Setidaknya itu yang tertulis pada laman Indonesia Travel.

Perjalanan yang sungguh menyenangkan, berkunjung ke setiap mesjid memberikan rasa yang berbeda untuk setiap kalinya. Terima kasih, Makassar. 

Mercusuar Willem III, Pulo Aceh

Sore ini, berkesempatan mengunjungi salah satu titik di area paling barat nusantara.

Sebagai pulau yang berada di pertemuan dua laut, yaitu Selat Malaka dan Samudera Hindia, Pulo Aceh memiliki salah satu titik strategis dalam dunia navigasi perairan.

Berdiri kokoh sebuah bangunan bersejarah di Kampung Meulingge, Pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar, sebuah Mercusuar dengan nama Mercusuar Willem’s Toren III.

Penulis di depan mercusuar Willem III

Gaya arsitektur Belanda begitu kuat melekat pada bangunan yang dibangun lebih dari 100 tahun silam, tepatnya 1875. Berada di kawasan hutan dengan luas sekitar 20 hektar. Berbentuk silinder dengan tinggi 85 meter dan ketebalan dinding 1 meter, bangunan ini tetap kokoh menjulang walau sudah beberapa kali dihantam badai dan gempa. Nama mercusuar ini diambil dari nama raja Belanda, menguasai Luksemburg (1817-1890), yakni Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk. Berdiri kokoh

Mercusuar Willem III Menghadap Samudera

Tertulis dalam Onze Vestiging in Atjeh, yang ditulis Mayor Jenderal G.F.W Borel. Tertulis bahwa bangunan ini dibangun oleh ratusan orang yang diangkut dari Ambon dan juga ratusan warga lokal yang dipaksa ikut terlibat dalam pembangunan mercusuar yang hanya ada 3 di dunia ini. Satu mercusuar berada di Belanda, dan kini sudah dijadikan museum dan satunya lagi berada di kepulauan Karibia.

Dikutip dari situs https://dishub.acehprov.go.id/sejarah-willems-toren-monumen-navigasi-yang-memberi-arti-keselamatan-pelayaran/ bahwa saat Willem memerintah, beliau banyak berperan dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur di wilayah Hindia Belanda, termasuk Pulo Aceh.

Bangunan ini dulunya dibangun sebagai tahapan persiapan untuk menjadikan Sabang sebagai salah satu Pelabuhan transit di Selat Malaka. Seandainya saja terwujud, mungkin kawasan ini akan ramai selayaknya Singapura hari ini.

Sun Tzu, the art of war

Buku lawas, klasik, tapi bener-bener mencengangkan.

BREED #162

Halo, teman-teman BREED!

Mau tahu cara menjadi ahli strategi yang cerdas dan tangguh? Mau belajar ilmu perang yang bisa membantu kita menghadapi tantangan dan persaingan di dunia modern? Mau mengetahui rahasia-rahasia yang terkandung di dalam buku klasik yang sudah berusia lebih dari dua ribu tahun?

Yuk, ikuti bedah buku The Art of War oleh Sun Tzu!

Buku ini adalah buku militer yang ditulis oleh jenderal dan filsuf Cina yang legendaris. Buku ini mengajarkan kita berbagai prinsip dan taktik untuk memenangkan perang dengan kecerdikan, strategi, dan tipu daya. Buku ini juga menyajikan contoh-contoh dari sejarah dan masa kini tentang bagaimana The Art of War bisa diterapkan di berbagai situasi, seperti bisnis, olahraga, dan media sosial.

Masa sih sampai mau melewatkan acaranya?

Yuk, simpan di kalender kegiatan rekan-rekan pada:

Rabu, 4 Oktober 2023 pukul 19.30 WIB.

Langsung bergabung live ke sini: http://bit.ly/-BREED

Follow IG @breedbookreview.

Grup BREED di Telegram: https://s.id/BREED

Saluran BREED di YouTube dapat ditemukan di sini: https://www.youtube.com/@breedbookreview

Situs web BREED dapat ditemukan di sini: https://sites.google.com/view/breedclub/

Thick Face, Black Heart

BREED #159

Halo, teman-teman BREED!

Mau tahu apa itu wajah tebal, hati hitam, filosofi sukses yang berasal dari tradisi kuno Asia? Mau belajar bagaimana mengatasi rasa malu dan bersikap lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan hidup? Mau memahami mengapa etika dan moralitas tidak selalu menjadi faktor penentu keberhasilan dalam bisnis dan karier?

Yuk, ikuti bedah buku Thick Face, Black Heart: The Asian Path to Thriving, Winning and Succeeding oleh Chin-Ning Chu!

Buku ini adalah buku motivasi yang ditulis oleh Chin-Ning Chu, seorang konsultan bisnis dan pengarang bestseller internasional. Buku ini mengajarkan kita bagaimana mengembangkan wajah tebal dan hati hitam, dua sifat yang diperlukan untuk mencapai sukses. Wajah tebal adalah kemampuan untuk tidak peduli dengan penilaian orang lain, sementara hati hitam adalah kemampuan untuk tidak terikat oleh batasan moral.

Buku ini juga akan memberikan kita contoh-contoh nyata dari tokoh-tokoh sukses yang menerapkan filosofi wajah tebal dan hati hitam, seperti Sun Tzu, Mahatma Gandhi, Mao Zedong, dan Steve Jobs. Buku ini akan membantu kita mengubah pola pikir dan perilaku kita agar lebih berani, mandiri, dan efektif.

Masa sih bisa sampai mau ketinggalan acaranya?

Yuk, simpan di kalender kegiatan rekan-rekan pada:

Rabu, 13 September 2023 pukul 19.30 WIB.

Langsung bergabung live ke sini: http://bit.ly/-BREED

Follow IG @breedbookreview.

Grup BREED di Telegram: https://s.id/BREED

Saluran BREED di YouTube dapat ditemukan di sini: https://www.youtube.com/@breedbookreview

Situs web BREED dapat ditemukan di sini: https://sites.google.com/view/breedclub/

Design Thinking for Business Growth

BREED #156

Salam, rekan BREED!

Apakah Anda ingin tahu bagaimana merancang dan meningkatkan skala model bisnis dan ekosistem yang inovatif? Bagaimana Anda dapat berkolaborasi dengan perusahaan lain di luar batas industri yang biasa? Bagaimana Anda dapat memanfaatkan momentum dan kecepatan untuk memfasilitasi inovasi?

Buku yang sangat menarik dan bermanfaat untuk dibahas minggu ini adalah Design Thinking for Business Growth: How to Design and Scale Business Models and Business Ecosystems oleh Michael Lewrick!

Buku “Design Thinking for Business Growth” menawarkan Anda panduan praktis untuk merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan ekosistem bisnis. Dalam buku ini, Michael Lewrick, seorang ahli design thinking, memberikan model prosedural yang komprehensif untuk proses desain ekosistem bisnis. Dia juga menyajikan metode dan alat desain yang paling kritis yang Anda butuhkan untuk membuat ekosistem bisnis Anda sukses.

Buku ini lebih dari sekadar buku; ini adalah peta jalan untuk perjalanan desain Anda. Dengan menggabungkan teori dan praktik yang terkini dengan studi kasus dan contoh dari perusahaan dengan inisiatif ekosistem bisnis yang berhasil, Design Thinking for Business Growth akan membantu Anda menemukan cara baru untuk menciptakan produk dan layanan yang luar biasa.

Sepanjang Design Thinking for Business Growth, Lewrick akan mengajarkan Anda untuk mengembangkan pola pikir desain untuk pertumbuhan bisnis, termasuk penggunaan “lensa desain” dan pemanfaatan momentum dan kecepatan untuk memfasilitasi inovasi. Menemukan model bisnis dan ekosistem yang tepat juga akan meningkatkan daya saing Anda, memperkuat hubungan Anda, meningkatkan nilai Anda, dan yang terpenting, mempersiapkan Anda untuk masa depan.

Buku ini dibagi menjadi empat bagian utama: Ekosistem Strategi, Ekosistem Desain, Ekosistem Implementasi, dan Contoh Desain Berpikir untuk Pertumbuhan Bisnis. Setiap bagian berisi bab-bab yang menjelaskan langkah-langkah, metode, alat, dan tip yang relevan untuk setiap tahap proses desain ekosistem bisnis. Setiap bab juga berisi latihan praktis untuk membantu Anda memahami dan menerapkan ide-ide yang dibahas dalam buku.

Peter Drucker mengatakan bahwa “cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah menciptakannya.” Buku ini memberikan pengetahuan dan inspirasi untuk membantu kita menciptakan masa depan yang lebih baik dengan desain berpikir.

Anda ingin tahu lebih banyak? Jangan lewatkan acaranya!

Simpan di kalender kegiatan rekan-rekan pada:

Rabu, 23 Agustus 2023 pukul 19.30 WIB.

Langsung bergabung live ke sini: http://bit.ly/-BREED

Follow IG @breedbookreview.

Grup BREED di Telegram: https://s.id/BREED

Saluran BREED di YouTube dapat ditemukan di sini: https://www.youtube.com/@breedbookreview

Situs web BREED dapat ditemukan di sini: https://sites.google.com/view/breedclub/

Tentang Imajinasi

Hari ini, jalan berdua sama si sulung. Berbicara tentang banyak hal, seneng sekali mendengar dia cerita tentang apapun yang ada di kepalanya. Semoga usaha untuk tetap dekat dengan anak selalu diberkahi Allah dan mendapatkan hasil yang sesuai.

Cerita tentang pilihan hidup yang selama ini ditempuh, tentang memutuskan a, b, dan segala macamnya. Tentang memilih lokasi tinggal, kendaraan untuk transportasi, dan lain sebagainya. Dia curhat, pengen beli innova atau fortuner yang matanya sipit. Dia berkeinginan untuk punya sedan yang bisa dimodif, menurutnya line up keluaran toyota itu banyak banget line up yang bisa dioprek dan diacak-acak.

Walau hanya obrolan ringan, tapi saya bahagia mendengarnya, dia mampu berimajinasi. Itu yang paling penting.

Sekarang, giliran bapanya yang berimajinasi, pengen punya innova yang irit, hahaha.