Words cannot say how I love you, mom
And just how much I owe,
Please know that I’ll always be there for you too,
In the high times and low…
I Love U Mom…
•Desember 21, 2013 • 2 KomentarKe Mana Sisa Uangnya?
•Desember 12, 2013 • 7 Komentar
Saat iseng membuka arsip-arsip lama, eh ternyata menemukan soal cerita yang berkaitan dengan materi matematika. Kuposting saja soal ini, siapa tahu ada yang bisa memecahkan permasalahannya, sehingga terjadi pembahasan dalam diskusi yang menarik.
Nah, selamat berpusing-pusing memikirkan jawaban soal di bawah ini:.
Ada 1 ekor sapi harganya Rp 7.500.000,00 dan ada 3 pemuda yang mau membeli sapi tersebut… Berarti masing-masing orang mengumpulkan @ Rp 2.500.000,00, sehingga terkumpul uang Rp 7.500.000,00 sesuai harga jual.
Nah… uang itu lalu diberikan kepada seorang calo sejumlah Rp 7.500.000,00. Namun, calo itu ternyata memberikan uang kepada pedagang sapi sejumlah Rp 7.000.000,00 (dipotong Rp 500.000,00).
Lalu, uang Rp 500.000,00 itu dibagikan kepada 3 pemuda tadi @ Rp 100.000,00. Jadi, masih sisa uang Rp 200.000,00 untuk keuntungan si calo.
Nah, di sinilah permasalahannya…
Berarti masing-masing pemuda mendapat uang kembalian Rp 100.000,00 ya, kan? Atau dengan kata lain, uang yang dikumpulkan oleh masing-masing pemuda Rp 2.500.000,00 – Rp 100.000,00 = Rp 2.400.000,00.
Berarti masing-masing pemuda harus membayar @ Rp 2.400.000,00 .
Dengan perhitungan matematikanya : 3 X Rp 2.400.000,00 = Rp 7.200.000,00.
Jadi, keseluruhan uang yang terkumpul:
Rp 7.200.000,00 (uang 3 pemuda) + Rp 200.000,00 (uang untuk calo) = Rp 7.400.000,00.
Pertanyaannya: Ke mana sisa uang yang Rp 100.000,00?
My Father, My Inspiration… My Teacher…
•November 25, 2013 • 5 Komentar
Menjadi seorang guru adalah cita citaku sejak kecil. Masih teringat, ketika dulu di SD sering kali ditanya “Cita-cita kamu apa?” dengan cepat aku menjawab “Guru!” Waktu itu, aku tidak tau kenapa aku ingin menjadi guru. Aku hanya melihat bapak yang juga guru, begitu sabar menemani kami (putrip-putrinya) belajar, begitu ceria saat bersama murid-muridnya. Sepertinya sangat menyenangkan! Dan lagi, setiap tahun bertemu murid-murid baru, rasanya begitu dinamis. Mungkin karena hal-hal sederhana itulah yang membuatku ingin menjadi guru, selalu melihat Bapak yang tulus mengajar dengan kesederhanaan dan keikhlasan.
Sampai tiba waktunya memilih PTN melalui jalur PMDK, dengan mantap aku memilih IKIP Negeri Semarang (sekarang UNNES) dan memilih Jurusan Pendidikan Matematika. Alhamdulillah, berkat doa dari bapak ibu akhirnya harapan untuk masuk Pendidikan Matematika IKIP Negeri Semarang tercapai dan selesai tepat waktu.
25 November 2013
Selamat Hari Guru…
Semua karena Cinta…
•November 10, 2013 • 4 Komentar
Minggu kemarin murid-muridku Kelas XII melaksanakan Try Out Ujian Nasional perdana. Seperti biasa pada tahun-tahun sebelumnya, try out pertama pasti dilaksanakan ketika materi pelajaran belum semua diberikan dan belum semua materi kelas X dan XI selesai diulang. Bisa dibayangkan bagaimana pusingnya mereka (murid-muridku) pada saat mengerjakan. 😀
Untuk itu, seperti biasa pula aku hanya bisa membantu mereka lewat sebuah oret-oretan pembahasan soal-soal untuk mereka fotokopi dan menjadi teman belajar mereka menjelang try out matematika dilaksanakan. Alhamdulillah oret-oretan itu sedikit bermanfaat bagi sedikit (pula) muridku. 😀 Tak apa… Karena untuk try out pertama memang aku tidak berani menargetkan nilai yang bagus. Asalkan ada beberapa siswa yang bisa mendapatkan nilai di atas minimal aku sudah cukup bahagia.
Kebahagiaanku sebenarnya bukan di masalah nilai yang bagus saja, tetapi aku sangat bahagia ketika mendapati mereka begitu antusias mengerjakan soal-soal. Banyaknya sms yang masuk untuk menanyakan beberapa materi cukup mengartikan mereka tengah bersemangat belajar matematika.
Alhamdulillah, Usahaku menebar cinta matematika sedikit berhasil. Tetaplah bersemangat muridku… karena kesuksesan memang butuh perjuangan 🙂
Aku Ingin
•Oktober 3, 2013 • 6 KomentarPuisi Lina (1)
•Februari 4, 2013 • 13 KomentarTERLALU
Empat Rabu berlalu
Kembali ku terpaku
di sudut ruang segi lima tak beraturan itu
Empat Rabu selalu
Tak juga ada kamu kamu
Terrrrrlalu!!
AKANKAH
Bulan,
Selalu nampak indah dari kejauhan
Akankah indah saat dalam pelukan?
Bintang,
Cahayamu berkelip laksana intan
Akankah terus berkelip saat fajar menggantikan?
ANDAI
Dingin ini,
menuntunku sembunyi dalam hangat mimpimu
Lelah ini,
melemparku tenggelam dalam pelukmu
Kantuk ini,
menjerumuskanku dalam dunia tidurmu
Boleh Dicoba…
•November 10, 2012 • 4 KomentarQuiz Mading Nasyatuna edisi November 2012
Pak Arif mempunyai sebidang tanah seperti pada gambar di samping. Ia bermaksud untuk membagikan sebidang tanah tersebut kepada 4 orang anaknya dengan ukuran yang sama luas dan bentuk yang sama.
Bagaimanakah cara membagi sebidang tanah tersebut menjadi 4 bagian yang sama luas dan sama bentuknya? serta berapa luas tanah yang diterima oleh masing-masing anak?
Magic Nine
•Juli 31, 2011 • 6 Komentar
Angka sembilan merupakan angka tertinggi dalam matematika. Ingat…hanya ada angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. Sebagai angka yang nilainya paling besar, sembilan dianggap sebagian orang sebagai angka “hoki”. Diharapkan dengan mempunyai angka sembilan sebagai bagian dari nomor HP, Plat mabil atau motor, nomor rumah dll maka akan memperoleh rejeki yang besar atau tertinggi juga.
Tetapi, taukah anda bahwa angka sembilan mempunyai keistimewaan terutama dengan operasi perkalian? Baca Selengkapnya, Klik Disini
Panjang Jari Tangan Tentukan Kecerdasan?
•Juni 28, 2011 • 4 Komentar
Menentukan seseorang cerdas atau tidak tanpa menguji kemampuan otaknya, memang tidak mudah. Apalagi jika hanya mengandalkan tampilan fisik, seringnya kita mendapatkan fakta yang berseberangan. Seseorang dengan tampilan fisik menarik tidak berkolerasi positif dengan kemampuan otak yang cerdas. Demikian pula sebaliknya. Meski demikian, berdasarka hasil penelitian, ada bagian tubuh manusia yang digunakan untuk mengungkapkan kecerdasan seseorang. Baca Selengkapnya, Klik Disini









Jejak Sahabat