TAHUN 2026, AKHIR ZAMAN KOLOBENDU, TSUNAMI & GEMPA MEGATRUST, GUNUNG-GUNUNG MELETUS

Tahun 2026 adalah tahun penutup zaman kolobendu dan masuk era zaman kolosuba. Tetapi kekuatan alam akan melakukan pembersihan. Ibarat alam sedang melaksanakan pelukatan, yakni membersihkan jiwa raga, membersihkan lahir batin setiap insan. Kekuatan semesta Membongkar kebobrokan pejabat dan pengelola negara. Serta menghancurkan tempat persembunyian kaum bromocorah yang sudah sangat keterlaluan memporak-porandakan tiang penyangga atau soko guru NKRI.

Tahun 2026

  • Banjir dan tanah longsor
  • Siklon tropis
  • Puting beliung
  • Gempa megatrust
  • Tsunami besar
  • Gunung-gunung meletus

Para pemirsa YouTube SuryaKKS dan pembaca blog Sabdalangit yang budiman. Di bagian akhir tulisan ini saya akan memberikan tata cara melakukan mitigasi bencana secara spiritual. Jangan sampai terlewatkan karena akan sangat berguna untuk menciptakan peluang besar memperoleh keselamatan untukdiri i Anda dan keluarga serta orang-orang terdekat.

Potensi gempa megatrust berada di zona subduksi selatan Pulau Jawa, yang terdapat tumbukan antara lempeng indoaustralia yang terus mengungkit ke arah utara di bawah lempeng Eurasia di bawah Pulau Jawa. Pelepasan energi tektonik berpotensi menimbulkan gempa dengan magnitudo lebih dari 8 dan tsunami hingga 29 meter bukanlah ramalan, melainkan potensi nyata yang bisa terjadi kapan saja. Dan informasi seperti ini jangan dipahami untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menjaga keselamatan dengan cara membangun sikap waspada dan siaga bencana. Itu jauh lebih berguna daripada Anda menolak, denial, dan lengah, lalu tanpa kesiapsiagaan tiba-tiba bumi berguncang keras  menghancurkan infrastuktur, disusul gelombang laut menjulang tinggi, menerjang dataran rendah dan menenggelamkan semuanya.

Menurut apa yang disampaikan para leluhur agung di Bumi Mataram, simulasi kejadian itu sudah tertunda selama 100 tahun dan suatu saat memang harus terjadi untuk menata sistem keseimbangan alam. Informasi leluhur ini sangat selaras dengan apa yang disampaikan oleh BMKG bahwa pelepasan energi lempeng megatrust mempunyai ritme waktu yang hampir sama, mempunyai pattern atau pola-pola yang sama dan bisa dibaca kapan puncaknya periode gempa terjadi. Lempeng megatrust selatan Jawa masih dalam keadaan senyap hingga saat ini. Sementara itu lempeng megatrust di wilayah lain telah melepaskan energinya berupa gempa besar dengan magnitudo di atas 8. Itu artinya, megatrust selatan Jawa saat ini di dalam kesenyapan terus mengakumulasi dan menyimpan energi tektonik yang sangat besar dan sewaktu-waktu bisa melepaskan energi menjadi gempa bumi megatrust dan dapat memicu gelombang tsunami setinggi 10 hingga 29 meter.

Jika tidak ada upaya dikombinasi jalan spiritual tradisional dan simulasi mitigasi bencana yang dilakukan secara intensif, dampak bencana alam beresiko menimbulkan korban hingga ratusan ribu jiwa.

Saya sangat khawatir pelepasan Energi Megatrust selatan Jawa dapat  menimbulkan efek karambol. Runtuhnya dinding palung laut selatan Pacitan hingga Jatim, dan palung laut selatan Sukabumi hingga Ujung Kulon tentu akan menimbulkan tekanan air laut yang sangat dahsyat.

Jika BMKG pernah mengkalkulasi potensi tsunami setinggi 29 M dalam hitungan watu 20 menit itu bukan hal mustahil. Itu potensi nyata. Lepasnya megatrust selatan Jawa, yang saat ini berada dalam diam, sewaktu-waktu dapat melepaskan energinya tanpa tanda-tanda yang bisa dibaca dengan jelas.

Tumbukan atau subduksi Lempeng megatrust indoasutralia dengan megatrust eurasia, akan melepaskan energi sangat dashyat dan memiliki daya mendorong terhadap bantalan Pulau Jawa. Bisa saja bantalan Pulau Jawa bergeser beberapa meter ke arah utara. Pergerakan lempeng megatrust Indoaustralia ke arah utara dan mendorong bantalan Pulau Jawa berupa lempeng eurasia, tentu dapat mendesak magma di dalam perut bumi. Jika hal ini benar-benar terjadi maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan trigger effect berupa letusan gunung api. Seperti kita ketahui di Pulau Jawa terdapat beberapa gunung berapi yang sangat aktif dan sangat potensial letusannya. Sebut saja. Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah, Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur, Gunung Anak Krakatau di selat Sunda. Ketiganya tidak mustahil akan meletus karena desakan magma akibat gempa megatrust selatan Pulau Jawa.

Read the rest of this entry

INILAH ISI REVISI RUU TNI MENJADI UU

YANG SIH MANA PASAL YANG DIDEMO ?

Revisi UU TNI telah disahkan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna. Ada 3 pasal penting dalam perubahan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI tersebut. RUU TNI yang dibahas pemerintah bersama DPR ini mengubah beberapa pasal mengenai tugas dan kewenangan pokok TNI, termasuk usia pensiun hingga keterlibatan TNI aktif dalam kementerian/lembaga. Pasal 7, Tambahan Tugas Operasi Militer Selain Perang. Read the rest of this entry

TUMPENG KABEGJAN (KEBERUNTUNGAN)

ILMU JAWA KUNO : TUMPENG KEBERUNTUNGAN

Para pemirsa YT SuryaKKS dan pembaca blog Sabdalangit WordPress yang budiman di mana pun Anda berada, kali ini saya akan memperkenalkan satu lagi ilmu tradisional Jawa kuno yang mempunyai daya kekuatan menakjubkan untuk membantu seseorang yang selalu gagal mewujudkan harapan yang sudah ada di depan mata. Saya yakin setiap orang sepanjang hidupnya pernah mengalami, dan kejadian seperti itu lumrah dialami oleh siapa saja. Namun persoalannya menjadi berbeda jika Anda merasa sering mengalami nasib seperti itu dengan intensitas relatif tinggi. Bahkan Anda sering memperjuangkan suatu proses untuk mewujudkan target dan harapan, namun endingnya selalu buruk atau tidak beruntung. Pekerjaan bagus, project yang sangat menjanjikan diperjuangkan mati-matian, tampak keberhasilan  sudah di depan mata, namun tiba-tiba lepas begitu saja. Gagal total. Harapan itu bukannya dapat diwujudkan namun sebaliknya berakhir dengan sangat menyakitkan, tidak sesuai apa yang diharapkan.

Jika Anda termasuk orang-orang yang bernasib seperti itu, sebaiknya lanjutkan menyimak video ini dan jangan di-skip supaya tidak gagal paham kemudian banyak mengajukan pertanyaan, padahal apa yang ditanyakan sebenarnya sudah ada di dalam penjelasan video ini.

Read the rest of this entry

PELUKATAN SENDANG KAWIDODAREN & RUWAT CUKUR KUNCUNG GELUNG DESEMBER 2024

PELUKATAN SENDANG KAWIDODAREN & RUWAT CUKUR KUNCUNG GELUNG DESEMBER 2024

Salam sejahtera, Salam Kebajikan, Om Swatyastu, Namo Buddhaya, Salam, Salom, Rahayu-Rahayu

Para pemirsa Youtube SuryaKKS dan pembaca blog sabdalangit.wordpress.com yang budiman, setelah sekian tahun kami vakum dalam penyelenggaraan program pelatihan kegiatan spiritual, kini kami hadir kembali sebagai penyelenggara program pelatihan spiritual langsung di bawah manajemen Ki Sabdalangit. Kami hadir kembali setelah melihat banyaknya permintaan dari para pemirsa untuk diadakan lagi program pelatihan kegiatan spiritual yang meliputi berbagai program seperti pelatihan meditasi, olah nafas, pelukatan, ruwatan, dan salah satu program kegiatan utama kami adalah Spiritual Odyssey. Semoga kehadiran kami kembali dalam program pelatihan spiritual ini dapat memberikan manfaat besar kepada siapapun yang nantinya mendapat kesempatan bergabung.

Tahun Berat Mengawali Zaman Baru

Untuk merespon situasi dan kondisi saat ini, program ini sangat signifikan dilaksanakan kembali setelah melihat dan mencermati situasi kondisi saat ini, di mana dunia sedang dilanda berbagai permasalahan besar dan rumit yang sedikit banyak telah mengimbas ke situasi kondisi dalam negeri. Bahkan sejak awal 2023 beberapa leluhur agung Nusantara di antaranya Ki Ageng pemanahan (orang tua Kanjeng Panembahan Senopati) dan Ki Ageng Kebo Kanigoro, Ki Ageng mangir Wonoboyo dan lainnya, memberikan peringatan bahwa kita semua akan menghadapi situasi kondisi sangat berat pada tahun 2024. Dan tahun 2024 sekaligus merupakan fase dimulainya zaman baru dengan mekanisme seleksi alam yang sangat ketat.

Untuk membantu saudara-saudara yang saat ini merasa dalam kondisi sulit, merasa sering mengalami kesialan, sering mengalami kegagalan, menghadapi situasi dan kondisi kurang baik. Saudara-saudara yang ingin lepas dari berbagai kesulitan dan penderitaan. Yang merasa ada yang menutup pintu rejeki dan keberuntungannya. Yang merasa di bawah ancaman dan dalam situasi penuh marabahaya.

Atau bagi Anda yang merasa usahanya mengalami kemandegan, stagnan, sulit berkembang, tidak puas dengan hasil yang ditargetkan, merasa usaha dan pekerjaan Anda diganggu oleh kompetitor dengan cara tidak sehat. 

Kami berniat membantu memberikan solusi untuk mengatasi semua keadaan buruk dengan jalan alternatif,  yang sesuai dengan pengalaman kami. Terutama melalui jalan spiritual Jawa, sesuai petunjuk para leluhur agung. Dengan melaksanakan upacara pelukatan dengan tujuan untuk membersihkan diri dari pengaruh energi buruk, yang tidak disengaja maupun yang disengaja oleh orang lain yang bertujuan untuk mencelakai atau mengalahkan dalam sebuah persaingan bisnis tidak sehat.  Pelukatan  juga bermanfaat membersihkan energi negatif yang berasal dari  guna-guna, santet, tenung, sengkala penutup rejeki, sengkala penebar kesialan dan sejenisnya.

Upacara dan Ritual

  1. Konsultasi & Tanya Jawab

Sebelum acara Pelukatan dilakukan, kami sediakan waktu khusus bagi para peserta yang ingin berkonsultasi secara khusus mengenai permasalahan keluarga, masalah pekerjaan dll. Sehingga saat pelukatan dapat dilakukan tindakan yang diperlukan guna memberikan solusi terbaik dan maksimal. 

  1. Upacara Pelukatan

Lokasi pelaksanaan di Sendang Kawidodaren dan Sendang Kadewan yang masih berada di kawasan puncak Kahyangan Suroloyo di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Tujuan Upacara dan ritual ini untuk pembersihan diri lahir batin dari energi negatif. Dan memperoleh energi positif yang berasal dari entitas Widodari. Upacara dan ritual ini sesuai petunjuk langsung dari Eyang Dewi Luhita, entitas widodari  yang menurunkan trah Raja-raja Mangkunegaran, serta akan dinaungi secara langsung oleh entitas widodari Eyang Dewi Wulan Ndadari.

  1. Upacara Ruwatan

Ada beberapa cara untuk melaksanakan ruwatan dari yang paling besar dengan melaksanakan pagelaran wayang kulit, dan cara yang sederhana namun mempunyai efektivitas yang signifikan, dan menjadi salah satu tradisi penting sesuai pakem Kraton Mataram sejak awal abad 15. Yakni upacara ruwat Cukur Kuncung Gelung memotong sedikit rambut di bagian ubun-ubun dan bagian tengkuk sebagai ritual untuk membuang sebel sial dan mendatangkan keberuntungan. Cukur kuncung gelung dilakukan oleh sesepuh yang mempunyai weton Senin Pon, sebagai salah satu syarat utama pelaksana ruwatan agar mendapatkan hasil maksimal. Potongan rambut setelah diritual kemudian di larung.

  1. Chakra Cleansing & Empowerment Meditation

Sebagai bentuk apresiasi kami kepada saudara-saudara semua, kami persembahkan pelatihan dan penangan khusus untuk pembersihan dan pemberdayaan energi chakra. Setiap chakra mempunyai fungsinya masing-masing, yang akan kami jelaskan secara detil. Pemberdayaan energi chakra sangat berguna untuk meningkatkan semua potensi diri yang bersifat positif dan dapat membersihkan  semua kecenderungan negatif yang dapat menghalangi karier,  kesuksesan, dan datangnya keberuntungan.

Fasilitas yang kami sediakan selama pelaksanaan acara :

  1. Seluruh uborampe dan perlengkapan sesaji yang diperlukan untuk upacara dan ritual
  2. Transportasi PP dari Jogjakarta menuju lokasi Sendang kawidodaren
  3. Cafe break
  4. Makan siang

Perlengkapan yang disiapkan sendiri oleh para peserta :

  1. Pakaian basahan berupa kain batik/jarit/kamen, pakaian ganti dan handuk
  2. Obat-obatan dan minyak angin yang mungkin diperlukan peserta
  3. Peserta dianjurkan membawa pakaian hangat seperlunya

SKEMA ACARA

Peserta berada di titik kumpul atau basecamp, akan dipandu oleh tim kami.
1. Ruang konsultasi 2 jam
2. Perjalanan Jogjakarta – lokasi ditempuh kurang lebih 1.5 jam.
3. Pelaksanaan upacara dan ritual pelukatan berlangsung sekitar 2 jam.
4. Cafeebreak dan makan siang kurang lebih 1 jam
5. Latihan meditasi, olah nafas, chakra empowerment durasi 2 jam
5. Perjalanan kembali ke Jogja kurang lebih 1.5 jam

Total waktu pelaksanaan kurang lebih 8-10 Jam

RUNDOWN

Jam 07.30-08.30 kopi pagi dan berkumpul di basecamp
Jam 08.00-09.00 ruang konsultasi
Jam 09.00-10.30 perjalanan Jogja – lokasi
Jam 11.00-13.00 pelaksanaan upacara dan ritual
Jam 12.30-13.00 makan siang & ruang konsultasi
Jam 13.30-15.00 latihan meditasi dan olah nafas
Jam 15.30-17.00 coffee closing ceremony
Jam 17.00-18.30 perjalanan kembali ke Jogja

SILAHKAN PILIH TANGGAL AGENDA :

  1. Minggu Wage 08 Desember 2024
  2. Minggu Legi 15 Desember 2024
  3. Sabtu Pahing 21 Desember 2024

Demi kenyamanan dan intensitas penanganan serta pelayanan,  setiap pelaksanaan peserta kami batasi maksimal 17 orang. Pendaftaran ditutup pada H-1 dari pelaksanaan.

Untuk info pendaftaran silahkan menghubungi kontak person di bawah ini :

Admin SuryaKKS Mas Gilang +62 812-1135-0707

Bagi para calon peserta silahkan mengisi form pendaftaran melalui link berikut ini https://bit.ly/daftar_lukat3

ZAMAN KALATIDHA, KALABENDU, KALASUBA : Sekarang Kita Ada Di Zaman Mana ?

ZAMAN BARU KEBANGKITAN JATI DIRI BANGSA

Wahyaning arda rubeda | ki pujangga amengeti | mesu cipta mati raga | medar warananing gaib | ananira sakalir | ruweding sarwa tumuwuh | wiwaling kang warana | dadi badaling Hyang Widi | amedarken pari-bawaning bawana.

PARA pembaca yang budiman di seluruh Nusantara bahkan di manapun saudara berada. Sebentar lagi siklus zaman Kalabendu yang dimulai sejak 1997 akan berakhir, setidaknya nanti bersamaan dengan berakhirnya fase Suro Semeleh pada jelang bulan Suro tahun 2025 nanti. Yang jatuh pada hari Kamis Wage tanggal 26 Juni 2025, atau :

 1 Suro 1958 tahun Je,
Lambang langkir,
Wuku Medangkungan
Paringkelan atau sadwara maulu,
Sangawara atau padangon dadi,
Kamarakam nuju pati,
Kurup Salasiyah,
Windu Sancaya,
Pranatamangsa Kasa,
Hastawara atau padewan Uma,
Saptawara atau pancasuda Tunggak semi,
Paarasan aras kembang

Serat Jokolodang Pupuh Sinom

Wong alim-alim pulasan | njaba putih njero kuning | ngulama mangsah maksiat | madat madon minum main | kaji-kaji ambataning | dulban kethu putih mamprung | wadon nir wadorina | prabaweng salaka rukmi | kabeh-kabeh mung marono tingalira.

Read the rest of this entry