Apples In The Wonderland.. ” My Black Valentine”
Kubisikkan puisi dalam tidurmu
Kuingin mendekapmu kuingin kau tahu
Kau cinta yang terindah dihidupku,
Seorang yang bergitu Berarti untukku
Mawar hitam diatas piano yang berdebu
Serenada yang terputus, kisah ini kuakhiri
Maaf atas cinta yang tak selesai
Unlivin’ to get the last turn
Of my live, goodbye…
Reff:
You are my black valentine
Just like a black rose growin’ in my ind
So like a candle on the table
Oh i miss you, yes i miss you so
You are my black valentine
You are the best love ever in my life
So like a candle on the table
Oh i miss you…
Dekatmu, jalan hidupmu
Kutakut kau terjatuh, kutakut kau tak mengerti
Kaulah cinta yang terindah dihidupku
Ku menyentuhmu tatap lalu di taman hatiku
Dan aku percaya kau kan bahagia bersamanya
Kau kan melupakan namaku
Seperti musim yang tlah berlalu
Maaf atas cinta yang tak selesai
Unlivin’ to get the last turn
Of my live, goodbye..goodbye…
Sebelum bernama PADI, band ini dulu bernama SODA. Mereka tampil pertama kali di sebuah acara kampus di Fakultas Hukum Unair Oktober 1996. Barulah pada tanggal 8 April 1997 mereka mengganti nama band-nya dengan nama PADI. Nama ini dilontarkan pertama kali oleh Yoyok, sang drummer. Selain karena filosofinya semakin berisi semakin merunduk, ibarat makanan pokok mereka menginginkan band ini bisa dinikmati oleh semua orang. Mulai dari tukang becak, anak kecil, hingga para eskesuktif berdasi. Meski nama PADI sering dianggap “kampungan”, karena dianggap makanan orang susah. Tapi PADI punya makna sangat membumi, di mata mereka PADI juga merupakan lambang kesejahteraan.










