Kerahkan pasukan untuk berperang, itulah satu-satunya kewajiban para penguasa untuk merespon pembantaian Gaza. Jika tidak, mereka benar-benar telah menghianati Allah, Rasul, dan Kaum mukminin. – Hizbut Tahrir –
Assalamu’alaikum..
28 Desember 2008, Yahudi membombardir jalur Gaza secara brutal secara terus menerus. Warga Gaza menyikapi hal ini (senang hati) dengan kepahlawanan, mati syahid, dan luka-luka. Sementara para pemimpin muslim, menetapkan “larangan bergerak” karena akan dianggap yang “bukan-bukan“. Dimana rasa peduli kita terhadap sesama?
Wahai Kaum Muslim..
Waspadalah, jangan sampai para penguasa lalim itu mengelabui kita, sehingga kita cepat PUAS hanya dengan melakukan longmarch, pawai, demonstrasi, dan pengamanan yang mereka berikan. Semuanya itu sekali-kali tidak menghalangi kebenaran sedikit pun!
Lalu anda, para tentara, apakah anda tidak merindukan salah satu dari 2 kebaikan..?? Kemenangan atau mati syahid. bagamana mungkin pembunuhan dilakukan terhadap saudara-saudara anda, sementara anda tetap diam? Apakah para penguasa telah menjual agamanya dengan dunia?
Sesungguhnya kami menyeru anda untuk meraih kemuliaan dunia dan akhirat, pertolongan dari Allah, dan kemenangan yang dekat, atau Surga seluas langit dan bumi yang disiapkan bagi orang-orang yang bertakwa.
Begitulah caranya menolong warga Gaza. Begitulah seharusnya respon terhadap pembantaian Gaza. Begitulah seharusnya menghancurkan blokade dari mereka. Begitulah Allah melegakan hati orang-orang mukmin.
Jazakallah khairan..
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Recent Comments