Semoga.. Ya, Semoga Engkau Meridhai..

Semoga Engkau ridha, ya Allah..

Maafkan hamba-Mu yang faqir ini..

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Relationship will..

Relationship will only work if both parties give their all…
Satu hubungan hanya akan berhasil jika kedua pihak bekerja sama kerasnya….sama passionnya…sama tujuannya. Ini kufu dalam bentuk lain.
Saya adalah seseorang yang ‘give it all, or nothing at all’…

Tidak setengah-setengah jika sudah bicara tentang komitmen….hatta in one way or another i might be in what some would say, in a disadvantage position’…

I would rather bow out of a relationship, jika pihak sebelah sana nampak setengah-setengah. (Naha, jadi sangat mirip Tita Putri, hahaha)

Bagi kalian yang dalam proses menuju ke sana, take this advise from me. ‘When your heart is already there, fight for it. Give your best. If at one point you feel that the journey is going nowhere, then, dear friends, severe the unused hand, and move forward. Be cruel to yourself because the longer it takes, the deeper the wound’.

And that, of course keep on playing it according to the rule of the game… No offside or stabbing one’s back…if you get what I mean.

 * diambil dari status Teh Maimon Herawati
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Serumah Keluarga

Serumah Keluarga

Tiada terlihat lebih indah, bagi dua hati yang saling mencinta, yang semisal nikah.

Tiada terdengar lebih tuah, bagi dua pribadi yang menikah, yang semisal berkah.

Tiada terbaca lebih menjaga, bagi dua jiwa yang berkah, yang semisal sakinah.

Tiada teraba lebih membara, bagi dua sosok yang sakinah, yang semisal mawaddah.

Tiada terasa lebih surga, bagi dua sosok yang mawaddah, yang semisal rahmah.

Maka, di lapis-lapis keberkahan, rumah tangga surgawi itu menumbuhkan putra-putri berbakti yang mengenal Rabbnya, mentauhidkan Ilahnya, memesrai kebersamaan dengan-Nya, menikmati ketaatan pada-Nya, bersumsumkan akhlaq mulia, dan bersendikan adab jelita.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Hal Yang Lebih Membahagiakanku

Hal yang lebih membahagiakanku adalah melihatmu kembali di sini, bersamaku.. Tak perlu kau hiraukan pencapaianmu yang tertunda karena sakit. Asal engkau sehat, anakku.. Itu lebih dari cukup. ~_~

Jum’at bersyukur, 20 Februari 2015

*untuk seseorang yang baru pulih dari sakit

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Semangat Ziyadah!!! ^O^

Allaahumaj’alnii min ahlil-qur’aan..

Alhamdulillaah.. bulan Januari ini ada yang membuatku tersadar.. tersadar oleh apa yaa.. Mm.. sepertinya oleh kata-kata Ustadz Riyadh beberapa waktu lalu yang mengatakan: sebelum usia 30 tahun, kita harus sudah selesai menghafal al-qur’an. Karena setelah usia 30 tahun, kekuatan fisik kita semakin terbatas. Dalam perjalanan 30 juz itu, mestinya terukur. Seingatku demikian. Jleb!!!

Kalimat itu begitu terngiang-ngiang dalam benakku berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan. Waktu-waktu lampau yang sama sekali tidak ada progressnya. Astagfirullah hal ‘adziim.. Maafkan, hamba, Ya Rabb.. T_T

Lalu, aku pun mulai berhitung dengan waktu. Tepatnya di pertengahan bulan Januari ini. Terutama juga karena akhir bulan Januari adalah waktu bertambahnya usia. Yang tentunya semakin dekat dengan kematian dan semakin berkurang jatah usia di dunia. Terlebih, waktu menuju 30 juz di usia sebelum 30 tahun, tinggal beberapa saat lagi. Kurang lebih satu tahun. Itupun sudah terkurangi dengan jadwal ngajar yang padat, jadwal pribadi, asasi, dan lain-lain. Akhirnya aku minta izin untuk tidak banyak kegiatan di luar ngajar. Aku minta izin meninggalkan rapat-rapat. meninggalkan upacara, pramuka, dan hal-hal yang saat ini tidak berhubungan langsung dengan ziyadah, muraja’ah, tilawah, dan qiyam. Selain itu, aku masih bisa menjalaninya, insyaa Allaah. Aku hanya berpikir untuk fokus menyelesaikan hafalan, supaya tidak dzalim pada diri sendiri, pada Musyrif-Musyrifah, Ustadz-Ustadzah yang telah mewakafkan waktu, tenaga, pikirannya untuk membimbing dan mengantarkan kami semua menuju 30 juz. Dan yang paling mendasar adalah pada apa yang telah aku azzamkan pada Allah.

Oh, Allaah..

Bantu hamba..

Kini, usia hamba sudah 29 tahun lewat tiga hari.

Aku harus semakin progresif, produktif, dan pro aktif.

Semangaaaaaat!!!!!! ^O^

Yaa Rabb, yassir wa laa tu-assir.. Aamiin.. Allaahumma aamiin..

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Allahlah..

“Allahlah yang akan membuka pintu yang engkau kira tidak diciptakan dengan kunci, saking putus asanya dirimu.”

 – Imam dan khatib Masjid Saad bin Zaid, Riyadh. 10/12/2014 (viatwitulama)

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Road to April

Bismillaah… Ini sudah bulan Januari. Beberapa bulan lagi menuju bulan April. April yang harus diusahakan dengan mujahadah yang berlipat ganda..

Ya Rabb… bimbinglah hamba…

Tsabbitnii wa tsaqqilnii.. Allaahumma Aamiin…

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Beri Hamba Petunjuk-Mu, Ya Rabb..

Allaahumma innii as-alukal-hudaa wat-tuqaa wal-‘afaafa wal-ginaa’..

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Tahukah kamu?

Tahukah kamu? Aku paling tidak suka dengan keadaan ini. Keadaan yang membuat aku selalu berpikir ulang untuk berada di sini kembali. Keadaan yang sudah kuprediksi akan begini jadinya. Keadaan yang teramat sangat sulit untuk bersikap adil dan bijaksana. Hanya amarah dan amarah yang jadi tuannya. Aaaaaarggggggh!!!

Tahukah kamu? Aku sudah menunggu ini sejak lama. Berhari-hari kunanti waktu yang tepat untuk mengatakannya. Akan tetapi. ketika kesempatan waktu itu datang… meleDAKlah semua. Memuntahkan seluruh ganjalan dalam dada. Menyuarakan ketidakadilan yang beda tipis dengan kebencian. Menghentakkan suara jiwa yang lama terpendam. Tumpah ruah tak beraturan. Berserakan. Jatuh berkeping-keping. Mungkin seperti kepingan hati ini dan hatinya, dan hatinya, dan hatinya, dan hatinya. Terserak tak tentu arah. Menciptakan gelombang energi negatif yang teramat besar… yang suatu saat nanti bisa meledak kembali. DuuuuuuaaaaaRRRRR!!!

Tahukah kamu? Energi-energi negatif itu terlanjur sudah bermunculan. Pasti ada dampaknya. Baik buruknya. Pahit manisnya. Dan kupikir, pasti lebih banyak pahitnya. Tentunya berkepanjangan. Ahhh, semua sudah terjadi. Kini akhirnya hanya bisa meratapi. menyesali diri, dan memperbaiki diri.

Tahukah kamu? Rasanya aku hanya ingin menyalahkan dia, dia, dia, dan dia. Aaaah.. egois benar aku ini. Bukan, bukan aku tak bersalah juga dalam hal ini. Mungkin justru aku yang berperan besar berbuat kesalahan. Hanya saja, kalau kesalahan ini tak kulakukan… Aku akan kembali menyalahkan dia, dia, dia, dan dia. Aku akan selalu bertanya-tanya dalam hati tanpa tahu jawabannya. YA!!! Yang kubutuhkan sebenarnya hanya jawaban. Jawaban atas pertanyaanku selama ini.

Tahukah kamu? Mungkin sifatku yang keras kepala, pemarah, atau pemberontaklah yang menyebabkanku melakukan kesalahan ini. Aku sungguh menyesal, teramat menyesal telah melakukannya. Namun, setelah kurenungkan kembali… ternyata aku mendapat hikmah dari kesalahan yang telah kulakukan ini. Aku mendapatkan jawaban-jawaban dari berbagai pertanyaan yang sangat tidak mengenakkan hati. Yang selama ini membuatku seolah terkunci tak bisa berbuat apa-apa. Hanya mendengar sesuatu yang menyakitkan, sedang aku tak kunjung mengambil peran. Aaaah… apakah mungkin ini karena aku yang sok dewasa, sok menjadi orangtua, sok pintar, sok mengatur… tapi hasilnya? Nol besar.

Yak, cukup. cukup sampai di sini saja. Aku sudah mendapatkan jawabannya. Sekarang saatnya lagi menata diri lagi, banyak bertaubat, segera berbenah, terus memperbaiki diri, berbuat baik lagi, dan lagi… dan kembali hijrah. Oh, Allah!!! Hold my hand, my heart, my mind, my soul…!

*Maafkan aku, semua….

Yaa Rabb…. ampunilah hamba-Mu ini….

Allaahummagfirlii Yaa Gafar….

Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wa in lam tagfirlanaa wa tarhamnaa lanaakunannaa minal-khasiriin…

Rabbigfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii…

Astagfirullah hal ‘adziim… Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil-‘aliyyil-‘adziim…

Rabbanaa laa tuzig quluubanaa ba’da idzhadaitanaa wa hablanaa min ladunka rahmah.. innaka antal-wahhab…

Yaa Hayyu Yaa Qayyuum birahmatika astagits…

Allaahummaa rahmataka arjuu falaa takilnii ilaa nafsin tharfata ‘ainin wa ashlihlii sya’ni kullahu.. Laa ilaaha illa anta…

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Sepotong Do’a

Allaahummanshur al-ikhwaananaa al-mujaahidiinaa fii Filistiin,, Suriah,, Mishr,, fii kulli makaan,, fii kulli zamaan…

 

Allaahummagfirlahum warhamhum wa ‘aafihim wa’fu ‘anhum wa akrim nuzulahum wa wasi’ madkhalahum…

 

Allaahumma aamiin…

T.T

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.

Design a site like this with WordPress.com
Get started