MARAKNYA KASUS BANK CENTURY

Posted in Uncategorized on January 14, 2010 by sivea

Kasus Bank Century berkembang menjadi isu politik karena yang membuat kebijakan tersebut adalah sejumlah pejabat pemerintah, sehingga kebijakan itu menjadi kebijakan publik. Kebijakan publik yang diartikan sebagai kebijakan pemerintah adalah salah satu objek terpenting dalam politik sehingga bergulirnya kasus Bank Century menjadi isu politik adalah suatu hal yang wajar. Isu tersebut adalah isu politik sehingga tidak perlu ada tuduhan politisasi isu kasus Bank Century karena kasus itu telah menjadi isu politik dengan sendirinya. Meskipun nantinya kasus Bank Century tidak terbukti merupakan pelanggaran hukum, kasus ini tetap saja merupakan kasus politik karena keputusan yang diambil oleh para pejabat keuangan dan perbankan adalah isu kebijakan publik. Dan semua pejabat terkait tidak terbukti melanggar hukum, tetapi citra politik mereka telah rusak yang memerlukan waktu panjang untuk merehabilitasinya.
Aroma politik dari kasus Bank Century menjadi sangat kental karena yang dipersoalkan adalah uang rakyat dalam jumlah yang sangat besar. Kasus Bank Century ini dengan segera membentuk opini publik di dalam masyarakat bahwa ada sejumlah tokoh penting di republik ini yang memanfaatkan dana talangan tersebut untuk kepentingan politik mereka.

Opini publik yang berkembang di dalam masyarakat sudah menjurus ke arah tuduhan bersalah sehingga pejabat-pejabat terkait harus diganti. Pemerintah seharusnya tidak melakukan serangan balik dengan mengatakan tuduhan terebut sebagai fitnah atau bertujuan menjatuhkan pemerintah. Tuduhan balik ini jelas tidak membantu dalam menenangkan masyarakat.
Tuduhan tersebut malah seperti menyiramkan bensin ke api yang menyala. Pemerintah dan kader-kader Partai Demokrat tidak perlu menunjukkan kemarahan atau sikap bermusuhan dengan adanya tuduhan seperti itu. Sumpah juga tidak diperlukan karena kelihatannya sumpah yang dilakukan secara sendirian di depan publik telah mengalami inflasi dan menjadi bahan tertawaan. Justru yang seharusnya disampaikan adalah dukungan terhadap pengusutan perkara Bank Century secepatnya, tidak hanya di Pansus Hak Angket Bank Century DPR, tetapi juga di KPK. Tentu saja bantahan terhadap tuduhan tetap perlu dilakukan. Namun bantahan harus didukung sejumlah fakta. Kritik tidak boleh dijawab dengan tuduhan apa pun terhadap para pengkritik seperti ingin mendongkel atau ditunggangi. Serangan balik terhadap pengkritik yang tidak didasarkan atas fakta selalu tidak menguntungkan pihak yang melakukan serangan balik. Tentu saja yang diinginkan oleh rakyat adalah terjaganya stabilitas politik meskipun terjadi pertentangan pendapat di antara tokoh-tokoh politik.

GLOBAL WARMING YANG SEMAKIN NYATA

Posted in Uncategorized on January 14, 2010 by sivea

Selama 50 tahun terakhir ini temperatur rata-rata di Bumi telah naik secara cepat. Penyebab utama naiknya temperatur Bumi adalah akibat efek rumah kaca yang menurut sebagian ahli disebabkan oleh meningkatnya kandungan gas Karbon Dioksida (CO2) dan partikel polutan lainnya di atmosfer Bumi. Diibaratkan selimut, gas-gas tersebut akan menghalangi energi panas yang dipantulkan kembali oleh Bumi ke ruang angkasa. pemanasan global sedang dan terus akan terjadi, demikian juga dengan efek rumah kaca. Mencairnya es yang terbentuk sejak jaman es pun terus berlangsung karena memang temperatur bumi mengalami perubahan dari semenjak es itu dahulu terbentuk, permukaan laut pun terus mengalami kenaikan (yang dikenal dengan istilah sea level rise). Siklus seperti itu terus terjadi dan takkan terhindarkan. Sebagian pakar menyatakan bahwa fenomena itu masih merupakan suatu kewajaran yang memang harus terjadi dan tak perlu ditakutkan, sementara itu pakar yang lain -seperti yang telah saya tuliskan di atas- menyatakan bahwa dalam kurun waktu 50 tahun terakhir ini “kecepatan” dari fenomena ini meningkat dan berada pada level yang “sangat mengkhawatirkan”, artinya jika “masa mengkhawatirkan” ini tidak segera diredam, maka ke depannya peradaban manusia akan mengalami masalah yang serius.
Jadi memang tak ada salahnya untuk membuat suatu aksi yang positif. Setidaknya, dengan mengurangi emisi CO2 dan mengurangi pemakaian bahan bakar fosil serta mencoba alternatif energi ramah lingkungan dan terbarukan, akan menjadikan Bumi sedikit bersih dari polutan yang telah membuat manusia sesak nafas dan teracuni paru-parunya. Apalagi untuk Indonesia yang saat ini berada pada tingkat polusi yang katanya sudah agak membahayakan bagi kesehatan penduduknya.
Selama ini, ancaman pemanasan global menjadi isu yang menarik banyak orang. Sayang, meski bahayanya efek tersebut sering dikumandangkan, kepedulian orang masih kurang. Kecintaan terhadap kelestarian alam menjadi hal yang “mahal”. Bahkan, membuang sampah-sebuah tindakan yang dianggap sepele-ternyata juga sulit dilaksanakan. Kebanyakan ketidakpedulian tersebut mungkin diakibatkan karena ketidakpahaman mengenai bahaya yang mengancam. Padahal, jelas-jelas bahaya seperti banjira kibat efek pemanasan global terus memakan korban.
Dan ternyata, pemanasan global telah membuat salju abadi di Kutub Utara terancam. Sebab, untuk pertama kali dalam sejarah, wilayah kutub utara mungkin tanpa es pada musim panas tahun ini. Hal tersebut dikemukakan oleh David Barber, peneliti dari Universitas Manitoba, yang tengah melakukan ekspedisi dengan kapal pemecah es Kanada, CCGS Amundsen. Pendapat Barber didukung pengamatan langsung dan citra satelit. Data menunjukkan, sebagian besar es di Kutub Utara merupakan lapisan muda yang berusia kurang dari setahun. Lapisan tersebut terbentuk sepanjang musim dingin. Karena itu, jika panas menghadang, es tersebut akan segera mencair. Es muda memang berisiko mencair lebih tinggi dari es abadi yang terbentuk sejak bertahun-tahun. Kenaikan suhu juga berisiko mencairkan lapisan es yang lebih tebal meskipun ada peluang bertahan pada musim panas tahun ini. Perkiraan ini lebih cepat daripada prediksi selama ini. Pada model iklim sebelumnya, kawasan es Arktik diprediksi baru bebas es untuk pertama kalinya pada tahun 2013-2030. Hal tersebut menunjukkan ancaman pemanasan global datang lebih cepat.

EKSISTENSI SOSIOLOGI DI MASYARAKAT

Posted in Uncategorized on January 14, 2010 by sivea

Menumbuhkan Rasa Kesetiakawanan Sosial
Di zaman modern seperti sekarang ini, manusia jadi cenderung lebih bersikap individualistis, egoistis dan apatis. Maka gak heran kalau manusia modern seperti ini lebih mementingkan kepuasan, kejayaan, kesenangan dan keuntungan pribadinya dari pada harus memperhatikan kepentingan orang lain. Segala bentuk penyimpangan prilaku juga sering dilakukan, seperti maraknya tindak kejahatan dan pembunuhan, pencabulan, pemerkosaan, perampokan dan berbagai tindak penganiayaan lainnya sering dilakukan antar sesama manusia. Bahkan tindak kejahatan manusia tersebut telah meningkat ke taraf yang lebih brutal dan sadis, tanpa memperdulikan lagi nilai-nilai kemanusiaan. Sehingga semakin menegaskan kepada kita bahwa semakin tak bermoralnya lagi prilaku manusia zaman sekarang. Rasa tenggang rasa, ramah-tamah, saling mengasihi, saling membantu meringankan beban penderitaan orang lain demi mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, kini seolah tak pernah lagi menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat kita. Sikap-sikap luhur itu seolah telah berganti menjadi rasa saling membenci, saling memaki, saling menghujat, saling memukul, saling menikam, hingga tidak mengenal lagi tali persaudaraan antara sesama manusia, sesama umat dan sesama bangsa Indonesia. Inilah realitas kehidupan yang sekarang terjadi di negara kita. Semakin maju arus perkembangan zaman, ternyata semakin maju pula gelombang kehancuran yang menerjang. Di sinilah pemahaman kita tentang sebuah kehidupan harus segera diluruskan. Manusia cenderung hanya memikirkan kepentingannya sendiri. Begitu kerdilnya kita dalam memahami sebuah kehidupan. Bukankah hidup akan lebih indah bila kita bisa hidup saling berdampingan dan berusaha saling membantu dan saling meringankan beban saudara-sudara kita yang kini hidup dalam kemiskinan. Dalam kondisi yang semakin memprihatinkan seperti sekarang ini, rasanya perlu kembali memaknai sikap-sikap kesetiakawanan sosial dalam bentuk kepedulian pada sesama, adanya sikap tenggang rasa, rela berkorban, penuh tanggung jawab dan mau untuk saling bekerja sama dan merasa senasib sepenanggungan. Sehingga nilai-nilai luhur budaya bangsa yang dulu pernah tertanam di dada kita kembali dapat diterapkan dan diwujudkan dalam kehidupan masyarakat di negara kita ini.
Negara kita memang sedang mengalami krisis kepemimpinan. Siapa pun yang menjadi presiden di negara kita, kalau di hati setiap orang tidak memiliki rasa kepedulian sosial terhadap nasib orang-orang miskin yang terpinggirkan, mungkin hasilnya akan sama saja. Bukan kemakmuran dan kesejahteraan suatu negara harus dimulai dari individu-individu yang hidup dalam masyarakatnya. Pemerintah hanyalah sebagai organ negara yang sering diselewengkan fungsinya. Pemerintah juga bukan lagi alat yang dapat dijadikan sebagai tongkat untuk membawa kita pada kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita mau bercermin pada diri sendiri, baru kita melihat keadaan di sekeliling kita. Apakah kita punya rasa kepedulian sosial untuk mau membantu kesusahan orang lain, walau dengan sedikit kemampuan yang kita miliki. Bukankah tangan yang di atas lebih mulia dari tangan yang di bawah. Semoga kita mau membuka mata dan hati yang kita miliki untuk mau memberikan sumbangan yang berarti buat negara yang kita cintai ini, demi menumbuhkan kembali rasa kesetiakawanan sosial yang dulu sempat kita miliki.
Semoga semua itu tidak hanya sekadar mimpi, karena masih banyak waktu untuk kita perbaiki, demi mewujudkan negara yang damai, maju, sejahtera dan selalu menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, seperti yang selama ini kita harapkan.

BUNUH DIRI PADA MAHASISWA TERNYATA LEBIH UMUM

Posted in Uncategorized on January 14, 2010 by sivea

Kasus bunuh diri sering menghiasi media masa kita. Bunuh diri atau percobaan bunuh diri karena himpitan faktor sosio-ekonomi menjadi berita yang sering kita dengar atau lihat. ScienceDaily (Ag. 19, 2008). Lebih dari setengah populasi mahasiswa berjumlah 26.000 dari 70 perguruan tinggi Amerika Serikat yang menyelesaikan survei mengenai pengalaman bunuh diri, telah melaporkan bahwa mereka pernah memikirkan untuk bunuh diri, paling tidak sekali dalam hidup mereka. Lebih jauh, 15 persen dari mahasiswa yang disurvei telah memikirkan secara serius untuk bunuh diri, dan lebih dari 5 persen pernah melakukan percobaan bunuh diri paling tidak sekali dalam hidup mereka.
Dalam sebuah presentasi pada Konvensi tahunan asosiasi psikologi amerika ke 116, psikologis David J Drum dan asisten autor dari Universitas Texas di Austin melaporkan penemuan mereka, yang diambil dari survei berbasis web yang dilakukan oleh konsorsium riset nasional bimbingan penyuluhan pada perguruan tinggi. Survei tersebut dilakukan pada musim semi tahun 2006 dan telah berhasil dikumpulkan berbagai pemikiran dan tingkah laku yang berkaitan dengan bunuh diri diantara mahasiswa. Survei tersebut direview oleh direktur bimbingan penyuluhan kampus yang berpartisipasi, juga oleh dua orang pakar psikologi bunuh diri. Enam persen dari mahasiswa S1 dan 4 persen dari mahasiswa S2 dilaporkan secara serius mempertimbangkan bunuh diri dalam rentang waktu 12 bulan sebelum menjawab survei. Oleh karena itu, para peneliti menemukan, bahwa pada perguruan tinggi dengan rata-rata mahasiswa S1 berjumlah 18.000, sebanyak 1.080 mahasiswa akan secara serius memikirkan untuk bunuh diri paling tidak sekali dalam setahun. Sekitar dua pertiga dari mereka yang memikirkan untuk bunuh diri akan melakukannya lebih dari sekali dalam periode 12 bulan. Mayoritas mahasiswa menjelaskan episode tipikal pemikiran bunuh diri sebagai sesuatu yang intens dan singkat, dengan lebih dari setengah episode tersebut hanya berlangsung sehari atau lebih sebentar. Peneliti menemukan, bahwa untuk berbagai alasan, lebih dari setengah mahasiswa yang mengalami krisis bunuh diri tidak mencari pertolongan profesional atau memberitahu siapapun mengenai pemikiran mereka.
Dari survei tersebut, pengarang menemukan bahwa pemikiran bunuh diri sering terjadi karena depresi, masalah makan, atau pelecehan. Mereka juga menemukan bahwa bergantung secara penuh pada model perawatan yang ada, dimana mengidentifikasi dan menolong mahasiswa yang sedang dalam krisis, ternyata tidak cukup untuk mengatasi perilaku bunuh diri pada mahasiswa. Dengan berfokus pada pemikiran bunuh diri dan perilaku sebagai masalah, daripada memperhatikan hanya mahasiswa yang berada dalam krisis, intervensi dapat diberikan pada banyak titik, demikian kata mereka. Lebih jauh, informasi dari survei dapat menolong untuk mencocokkan mahasiswa yang sedang dalam risiko atau yang telah memngalami pemikiran bunuh diri dan perilaku terkait dengan perawatan yang cocok. Hal ini akan mengurangi kemungkinan mereka mengubah pemikiran tersebut kepada tindakan percobaan, demikian kata mereka.
Dengan meningkatnya stres pada mahasiswa dan berkurangnya sumber daya untuk mengatasi konsekuensi tersebut, pencegahan bunuh diri memerlukan berbagai seksi dari personel kampus-adiminstrator, pemimpin mahasiswa, penasihat, dosen, mahasiswa, dan konselor-tidak hanya melibatkan mahasiswa tersebut dan beberapa psikolog saja. ‘Ini akan mengurangi presentasi dari mahasiswa yang terlibat pada pemikiran bunuh diri, atau yang akan melakukan tindakan untuk itu’, demikian kata Drum.

MARAKNYA ARTIS TERJUN KE DUNIA PILITIK

Posted in Uncategorized on January 9, 2010 by sivea

Akhir-akhir ini banyak artis yang terjun ke dunia politik, dan para artis di Indonesia berbondong-bondong alih profesi menjadi politikus maupun caleg di negeri Indonesia ini. Hal seperti ini pantas di pertanyakan alasan mereka mengambil keputusan memilih terjun ke dunia politik, apakah mereka sudah merasa tergusur oleh para pendatang baru untuk tampil di layar kaca. Atau mereka memanfaatkan aji mumpung ketenarannya. Atau mereka memang layak dan pantas secara kualitas untuk memimpin negeri Indonesia ini. Atau bahkan mereka sendiri yang di manfaatkan oleh suatu partai politik untuk meraih suara terbanyak karena memandang figur keartisannya. Semua masih tanda tanya dan sangat patut dipertanyakan untuk membuktikannya.
Saya pesimis melihat para artis sekarang ini menjadi pemimpin yang berhasil membawa negeri Indonesia ini keluar dari “keterpurukan” yang berkepanjangan, dan bisa di lihat dari para artis sebelumnya yang sudah terlebih dulu terjun ke dunia politik. Apakah ada kontribusi ataupun kinerja mereka yang patut di ingat oleh kita. Apakah ada perubahan-perubahan yang sudah mereka lakukan selama ini untuk seluruh rakyat Indonesia. Saya pikir mereka sama seperti pemimpin-pemimpin yang lain dari kalangan di luar artis. Sama-sama diberikan akal dan pikiran dan sama-sama makan nasi, hanya bakat dan ketenarannya yang membedakannya. Di khawatirkan dari para artis ini adalah bilamana bakat actingnya itu di bawa ke dunia nyata, dunia politik dan dunia penuh intrik ini. Akan seperti apa sandiwaranya di depan sidang-sidang tapi bukan di depan camera rumah produksi film.Yang lebih menegangkan lagi, kehidupan artis itu sendiri sangat gelamour dan terkesan berfoya-foya dalam kehidupannya, mungkin memang tidak semua artis seperti itu tapi dari pertimbangan-pertimbangan inilah di harapkan kita bisa lebih bijak memilih calon figur yg pantas untuk menjadi wakil rakyat atau menjadi pemimpin di negeri Indonesia ini. Jangan hanya di lihat dari ketenarannya, wajahnya, dan karen idola semata, tapi ini sudah menyangkut seluruh rakyat Indonesia yg membutuhkan bukti nyata perubahan bangsa ini menjadi negara yg benar-benar sesuai dengan harapan kita, makmur, adil dan sejahtera.
Mudah-mudahan dengan adanya fenomena ini akan ada sedikit cahaya untuk suatu perubahan, ada sedikit warna politik di negeri Indonesia ini dan ada harapan baru yg lebih baik dari kepemimpinan artis-artis itu. Dalam kegelapan akan selalu ada setitik cahaya utk menerangi jalan, menuju kehidupan yang lebih baik untuk seluruh rakyat Indonesia. Kita sudah bosan dengan janji-janji manis para calon pemimpin saat mereka berkampanye namun tidak pernah terealisasi, kita sudah lelah dengan arah yg tidak pernah jelas akan kemana Negeri ini di bawa, Saatnya untuk lebih dewasa lagi bagi para calon koruptor dan politikus di Indonesia, jangan lagi permainkan hati seluruh rakyat Indonesia.
Semoga ini adalah awal kebangkitan bangsa Indonesia tercinta.AMINNNNNN……………..

pusing nyari tugas

Posted in Uncategorized on January 6, 2010 by sivea

haduuhhhhhh tuga numpuk banyak banget,,,,,pe bingung mau ngerjain na,,,fyuhhh…

jangan menyerah

Posted in Uncategorized on December 31, 2009 by sivea

aku senang, aku bahagia,ada kamu di sampingku……huummmm

Hello world!

Posted in Uncategorized on December 31, 2009 by sivea

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Design a site like this with WordPress.com
Get started