WELCOME !!!
DON’T BE SILENT READERS – PLAGIATOR – ALWAYS GIVE COMMENT AFTER READ
You’re My Beautiful Fairy
Title : You’re My Beautiful Fairy
Author : Chika Vanilla (치카 바닐라)
Editor : Chika Vanilla (치카 바닐라)
Rating : PG+15
Genre : Romance , Life ,DL.L
Leght : One-Shoot
Main Cast :
- · Choi Minho [SHINee]
- · Park Ji Yeon [T-Ara]
Other Cast :
- · Lee Ji Eun [IU]
- · Kim Tae Hee [Park Tae Hee]
- · Kim Kibum [SHINee]
- · Park Yoochun [Yoochun]
- · Choi Siwon [Super Junior]
- · Im Yoona [Girls Generations]
- · Lee Taemin [SHINee]·
- . Choi Sully [F(x)]
Warning : OOC, OOS, Miss Typo, GAJE, ANEH, CONFUSED
Disclemair : Semua cast milik Tuhan, OrTu mereka, SMEnt, dan Fans-Fans mereka. Jadi saya di sini Cuma pinjam mereka buat bikin nie FF.
Summary :Kau adalah peri ku yang cantik walaupun kau bukan peri asli.
^ᴥ^
Chika Vanilla : Annyeong
Hehehe… editanya pasti jelek banget-kan ? itu karena aku ngk bisa nge-Edit foto. Yah dari pada ngk ada poster FF-nya, yah GPP-lah nyoba-nyoba nge-Edit.
Wou…keh, kali ini aku membawa-kan sebuah FF One-shoot yang tentunya akan sangat singkat, padat, dan jelas^^.
Tapi habis baca harus RCL ya (Read, Commant, and Like).
Siders and Plagiats GO AWAY !!!
^ᴥ^
^ᴥ^
^ᴥ^
^ᴥ^
Author POV
“HA…HA…HA” suara ketawa yang sangat meng-gelegar di sebuah ruangan kerja.
“Yak!, Choi Minho hentikan kelitikan-mu itu!” teriak seorang Yeoja.
“Anni!, sebelum kau mencium-ku Park Ji Yeon!” Manja Minho sambil mengerucut-kan bibir-nya yang memberi tanda pada Ji Yeon ‘Kiss Me Chagia~’.
“Yak!, kau ini Mesum sekali!” kesal Ji Yeon sambil mendorong Minho agar jarak mereka tidak err Terlalu dekat.
“Biar-kan !, yang penting dapat Kissu dari Kau Ji Yeon-ah~” Goda Minho lagi.
“Anniyo dan Tidak AKAN” ucap Ji Yeon dengan menekan kata ‘Akan’.
“Kiss Me~”
“Anni”
“Kiss Me~”
“Anniyo Oppa!”
“Kiss~” Rayu Minho.
Dengan pasrah dan lapang dada (?) Ji Yeon pun akhirnya dengan kesal dan gaya-nya yang masih di bilang me-ngambek dengan per-lahan mencium bibir Minho.
‘CUP~’
“Nah, gitu kek dari tadi” ejek Minho.
Ji Yeon terus saja berkomat-kamit tidak jelas karena masih marah dengan Minho yang meminta pada-nya untuk err Mencium Minho-nya.
“masih marah?” Tanya Minho.
“Anni!, Gwechana!” Kesal Ji Yeon sambil mengerucutkan bibir-nya yang imut, kecil nan manis itu.
Melihat Ji Yeon yang mengerucut-kan bibi-nya pertanda ia Kesal plus Ngambek. Tiba-tiba muncul-lah akal Minho lalu Minho ter-senyum Evil.
“Park Ji Yeon!” Panggil Minho.
“ne” balas Ji Yeon dengan lesu dan kembali lagi mengerucutkan bibir-nya.
“kenapa kau se-dari tadi mengerucut-kan bibir mu, kau mau ku cium lagi?” Goda Minho lagi dan Lagi.
Se-ketika itu Ji Yeon Blusing dan dengan sigap dan cepat (?) Ji Yeon mem-bungkam mulut-nya dan meng-geleng-gelengkan kepala-nya pertanda tak ingin lagi.
“arrayo, lalu kapan kau pulang?” Tanya Minho.
Aigo, ter-nyata se-dari tadi Ji Yeon sedang berada di ruangan kerja Minho.
“emang-nya ini jam ber-apa oppa?” Tanya Ji Yeon balik tidak lupa dengan setting-an wajah Innoncent-nya.
“Aigo, ter-nyata dari tadi kau tidak melihat jam” Minho Menggeleng-geleng kan kepalanya.
“Anniyo, Wae?”
“ sekarang ini jam 7 sore. Apakah kau tak ingin pulang Ji Yeon?” Tanya Minho.
“ah, jam 7 keunde aku akan pulang sekarang. Oppa yang antar ya?” Rayu Ji Yeon dengan Puppy Eyes-nya.
“Ne, kajja”
Author POV end
Ji Yeon POV
“Gomawo-yo oppa” ucap ku sambil mem-bungkuk 90ᵒ.
“Ne, Cheonman my Beautiful Fairy” balas Minho sambil me-lambaikan tangan-nya kepada Ji Yeon.
“hati-hati Oppa!” teriak Ji Yeon.
“Ne, Arrasho!” balas Minho.
Setelah ke-pergian Minho Oppa aku mem-buka pintu pagar rumah-ku dan masuk ke-dalam rumah dengan di sambut oleh para pelayan rumah-ku ser-ta Appa dan Eomma-ku yang sedang menyeruput teh dan kopi serta camilan biscuit.
“AnnyeongHaseyo… Eomma dan Appa” sapa ku.
“annyeong” balas Eomma dan Appa.
“ah, ternyata anak Eomma telah pulang dari kencan-nya ya?” goda Eomma ku sambil men-celupkan biscuit-nya dan memakanya.
Yak!, Di Rumah di Goda sama Eomma di kantor Di Goda sama Minho oppa Aigo…
“Yak! Eomma!” bentak-ku dengan nada me-ngambek.
“Ji Yeon!. Appa punya rencana” katanya Appa-ku Yoochun
Moragoyo ? Rencana Aigo… Apa lagi nih -,-.
“Reancanya apa Appa ?” Tanya-ku pura-pura *KEPO*.
“Rencana-nya Appa akan Menikahi-mu segera dengan Namja Mu itu Choi Minho” kata aAppa dengan tegas dan Jelas.
“Morago ? . Jinjja yo Appa?. Appa serius?” saking semangat-nya tanpa sengaja aku meng-gebrak meja tempat di mana tempat Kopi Appa dan Teh Eomma serta Biscuit ter-taruh di atas meja itu.
“aigo, Ji Yeon-ah tak usah sampai ber-semangat seperti itu… entar Eomma jantung-an jadi-nya” ucap Eomma-ku Tae Hee sambil mengelus-elus dada-nya karena ter-kaget atas aksi Ji Yeon,
“Mian, jadi appa serius?” Tanya ku ulang dengan nada yang tenang.
“Ne, appa bukan serius lagi tapi Appa udah Duarius”
“Emangnya appa sudah ngo-mong dengan keluarga-nya Minho oppa?” Tanya ku lagi deh.
“sudah dong,makanya Appa beri-tau kamu”
“jinjja ?! YEAH!” ucap-ku jingkrak-jingkrak.
“Ji Yeon-ah, ini sudah malam lebih baik kau makan, mandi lalu tidur. Ingat besok kau harus mene-mani Eomma di Butiq nanti.”
“Ne”
Ji Yeon POV end
Minho POV
Saat aku membuka pintu rumah-ku Aigo… Appa Eomma tumben sekali mereka datang atau yang biasa di bilang pulang ke rumah biasanya mereka sibuk kerja-kerja saja.
“Annyeong” sapa ku dengan nada Malas.
“Annyeong.” Balas Eomma dan Appa.
Morago ?, tumben di balas dengan per-kata-an biasa-nya cuman dengan senyuman.
“Minho-ah, duduk lah kami akan member tahukan sesautu yang sangat penting untuk-mu” pinta Appa-ku Siwon.
“duduk-lah” kata Eomma-ku Yoona.
“Memang-nya ada Apa ?”
“Appa ingin menikahi-mu dengan Yeoja-mu Park Ji Yeon” kata Appa.
Moragoyo ?!, park Ji Yeon ?… bagaimana appa bisa tau ? ah sudah-lah yang penting dapat menikahi my Ji Yeon.
“Jinjjayo ? Jeongmallyo ? Appa ? Eomma ?”
“Ne”
Minho POV end
Author POV
>SKIP PERNIKAHAN<
“Aigo, Eomma otthoke ?” ucap seorang yeoja gugup.
“Ji Yeon-ah, kenapa kau tak bisa diam hah? Diam sebentar dulu, Eomma mau memasangkan mahkota kecil mu dulu” Tae Hee memasang-kan aksesoris kecil mahkota pada Ji Yeon.
“Ne”
“ok, anak Eomma Cantik deh” Kata Tae Hee sambil menyolek dagu Ji Yeon.
“Eomma…” Ji Yeon Blushing.
Tiba-Tiba masuk-lah seorang pria paruh baya yang ternyata adalah Appanya Ji Yeon.
“Ayo, Yeon pernikahan-mu sudah mau di-mulai” kata Appa.
“Ne, appa tunggu sebentar aku mau mengatur nafas ku agar Rileks soalnya aku gugup”
Ji Yeon meng-hirup dan Meng-hembuskan nafas-nya dengan per-lahan.
“Keunde, appa aku siap. Kajja!”
Lalu Ji Yeon dan Appa-nya keluar dari ruang pengantin perempuan dan berjalan menuju altar pernikahan Ji Yeon dan Minho.
Dari ujung sana terlihat lah Minho dengan pakaian formal-nya ber-diri dengan gagah di dekat meja pendeta.
“Minho, jaga anak-ku baik-baik ne?” Nasehat tuan. Park kepada Menantu laki-lakinya.
“ne, Chagia~ kajja”
“Ne, oppa”
>PENGUCAPAN JANJI SUCI PERNIKAHAN<
Hya, ini-lah saat yang paling di tunggu-tunggu oleh para tamu undangan serta Kedua pasangan Sejoli ini.
“Choi Minho, Apakah kau bersedia mendampingi Park Ji Yeon sebagai napyeonya hingga ajal menjemput kalian ?, serta kepala keluarga dan ayah yang baik bagi anak-anak mu?” ucap sang bapak pendeta.
“Ne, saya bersedia menjadi Napyeon seorang Park Ji Yeon hingga ajal menjeput serta menjadi kepala keluarga dan ayah yang baik bagi anak-anak” balas Minho dengan yakin dan tegas.
“Park Ji Yeon, Apakah kau bersedia menjadi Anae dari seorang Choi Minho hingga ajal menjemput. Juga menjadi ibu yang baik bagi rumah tangga dan anak-anak mu?” kata-kata yang panjang terlontar dari seorang pendeta.
“Ne, tentu saja saya bersedia menjadi Anae dari seorang Choi Minho hingga ajal menjemput juga menjadi ibu yang baik bagi rumah tangga dan anak-anak saya” ucap Ji Yeon terdengar sangat tulus dan ditambah dengan senyuman manis.
“Kalau begitu saya sah kan kalian berdua menjadi sepasang suami-istri. Sebagai lambing-nya kalian harus memasang cin-cin pernikahan kalian berdua secara bergantian”
Lalu Minho mengambil salah satu Cin-cin dari kotak berwarna merah marun dengan bentuk jantung yang di pegang oleh bapak pendeta dan memasang-kan-nya kepada Ji Yeon.
Setelah itu Ji Yeon memasang Cin-Cin kepada Minho.
Setelah acara masang-memasang cin-cin tiba-tiba para Tamu undangan pada ber-teriak.
‘KISSU…KISSU…KISSU’
‘aigo, masa kissue di depan umum’ kesal Ji Yeon dalam hati.
Lalu tanpa sepengetahuan Ji Yeon Minho melingkar-kan tangan-nya ke pinggang Ji Yeon meskipun begitu Ji Yeon masih saja belum ber-kutik karena ke-asyikan mikirin ‘masalah kissue di depan umum’.
“CUP~”
Ji Yeon ter-lonjak kaget karena Minho tiba-tiba nyium dia *ya jelas eonni kaget karena eonni ke-enakan mikir*.
Ji Yeon men-dorong pelan tubuh Minho.
“Saranghae my beautiful fairy” ucap Minho.
“ih oppa suka sekali manggil aku itu”
“Karena kau begitu cantik seperti peri Ji Yeon” bisik Minho.
“oppa…”
“saranghae Ji Yeon”
“Nado oppa”
>SKIP<
“Aigo, Hyung akhirnya kau menikah juga setelah ber-lama-lama pacaran dengan Ji Yeon” kata Taemin.
“Oppa dan Eonnie selamat ya~ atas pernikahan kalian” kata Sully sambil memeluk kedua kakak-nya itu.
“ne, Gomawo” balas Ji Yeon dan Minho.
“JI YEON!” teriak seorang Yeoja.
“Ji Eun! “ Balas Ji Yeon.
“aigo, Ji Yeon-ah Chukkae ne?” kta Yeoja tadi yang ternyata Ji Eun.
“Ne”
“Minho-ah, aigo ternyata kau sudah menikah. Chukkae, aku saja sebagai hyung-mu belum menikah” kata Key yang Tiba-Tiba Nongol.(?)
“ne, hyung” balas Minho.
“maka-nya cepat-cepat nikah” celetuk Ji Yeon.
“Ne, benar itu” kata Sully mewakili semuanya (?).
Key dan Ji Eun blushing.
“haha..haha…ha…”
Semua ter-tawa akibat Key dan Ji Eun yang belum menikah >.<
ᵗᴴᵌᵌᵑᵭ
Chika Vanilla : nah… bagaimana kah FF-nya ? mianhae ne ? aku baru nge-post hehe^^
RCL
^^

