agen of change
May 20, 2007
kata agen of change adalah kata yang mengandung makna tinggi bagi saya karena menurut saya kata itu hanya diperuntukkan kepada mahasiswa,dalam artian hanya kepada mereka yang sudah menjadi maha di bidang pendidikan yang sudah tidak lagi di katakan sebagai siswa.
di dunia kampus mahasiswa mempunyai peran sebagai aktor,seorang aktor yang memainkan perannya untuk melakukan perubahan di lingkungan masyarakat,di dunia kampus mahasiswa menuntut ilmu dan belajar untuk dirinya dan orang lain,selain belajar mahasiswa juga memiliki tugas penting yaitu mengapdi bagi masyarakat, mengapdi disini mahasiswa merangkul dan mengajak masyarakat untuk berbuat sesuatu hal yang baru dan menciptakan pola pikir yang kritis terhadap masyarakat tersebut,pengapdian terhadap masyarakat tersebut harus dilakukan bagi setiap insan mahasiswa karena mahasiswa adalah sebagai alat yang akan membantu masyarakat dari hempitan sistem yang di buat oleh pemerintah dan sebagai alat untuk meruntuhkan tembok kebodohan dan kebuntuan di dalam lingkungan masyarakat.
jika memang itu adalah tugas dari mahasiswa mengapa masih ada jerit tangis dari masyarakat yang tidak mendapatkan hak yang seharusnya di dapatkan oleh mereka,dimana letak kesalahan itu..apakah mahasiswanya yang tidak memahami arti dari tugasnya atau mentalitas dari mahasiswa tersebut yang sudah rusak karena terkontaminasi oleh gaya hidup hedonis.walahhhualam.tanyakan kepada hatimu jika kau seorang mahasiswa.
sekarang ini apakah kita menyadari yang terjadi di lingkungan atau kita hanya bersikap diam,tetap stagnan dan menyaksikan saja kejadian tersebut,jeratan tali yang menjepit dan melingkar di leher masyarakat apa akan kita diamkan atau kita lepaskan…tanyakan pada hatimu
untuk melakukan suatu perubahan harus ada kata sepakat dengan hati nuranimu,perjanjian tersebut berpungsi untuk kita lera menerima konsekkuensi yang akan kita dapatkan nantinya ex.kematian..,apakah kalian siap untuk mati karena membela masyarakat.
ceritaku
May 20, 2007
ass…
ini adalah kisah dari seorang pemuda yang tergolong hidup berkecukupan dan mewah dan dia berstatus sebagai seorang mahasiswa aktif di salah satu kampus jogjakarta.
malam menjelang subuh ivam ramses baru saja kembali dari party yang di adakan oleh teman perkumpulannya,dalam keadaan setengah sadar ivam mendorong masuk kendaraan roda duanya ke dalam garasi tempat menyimpan kendaraan,setelah selesai merapikan susunan kendaraan dia berjalan menuju tangga dan berencana untuk cepat tidur dan istirahat,karena dia ingin menenangkan tubuh yang semalaman begadang dan bergoyang
sampai di dalam kamar ivam membuka pintu kamar yang terbuat dari kayu jati dan berwarna merah pekat yang melambangkan keberanian,ivam masuk ke dalam kamar dan merebahkan badan di atas tempat tidur,memejamkan mata sambil menghayalkan seorang wanita cantik untuk menghantar lelapnya sampai sore nanti.
setengah perjalanan hayalnya terdengar bunyi hiruk pikuk yang bersumber dari luar dan bunyi itu sangat mengusik telinga si raja tidur tersebut,dalam hati ivam berkata”aduh suara siapa ini,mengganggu saja”dengan penasaran raja tidur mencoba untuk mengangkat badan walaupun terasa berat untuk di angkat,dia melihat ke arah jalan dan menemukan apa yang menjadi penyebab terganggunya lelap sang raja tidur,sambil menutup mata dia berteriak seperti seorang pahlawan yang ingin melawan para penjajah negeri ini waktu dulu,ivam berkata ” woi diam kalian semua,ngak tau gw baru mau tidur,capek nih”setelah merasa lega dan puas lalu ivam melanjutkan khayalannya yang sempat terhenti karena ada manusia lain yang memainkan perannya di lingkungan itu.
tidak lama kemudian suara itu terdengar lagi malah sekarang semakin keras dan berisik dan keadaan itu sangat membuat ivam ramses merasa tidak nyaman di dalam kerajaannya,dari sudut jendela istananya dia berteriak sambil mengacungkan jari tengah untuk setiap orang yang mengganggu khayalannya,di dalam hati dia mengumpat bahwa jika kalian ingin tidak saya caci maki maka kalian harus menghargai orang yang ingin tidur dengan tenang.
suara berisik tersebut berasal dari orang-orang disekeliling rumah ivam ramses dan mereka memulai harinya dengan kerja keras dan tekad yang kuat unuk menghadapi kejamnya kehidupan” yang kuat dia yang bertahan” dan karena kegiatan tersebut semakin banyak yang melakukan tidak heran kita bahwa semakin kuat suara yang di hasilkan
dengan merasa telah beberapa kali ivam mengatakan untuk tenang dan merasa dia berada pada posisi yang benar,maka ivam mengumpulkan sedikit tenaga dan melipat lengan baju dan dia berencana untuk turun menghadapi para pembuat keonaran dan para pengganggu ketenangan tidurnya,sesampainya di bawah dia mengucapkan kata-kata sakti yang tidak pernah di ajarkan di bangku sekolahan dan di bangku kuliah,serentak orang-orang yang mendengar terdiam dan suasana menjadi hening,hampa seperti tidak ada penghuni di wilayah itu,setelah puas mencaci maki lalu ivam kembali menuju kerajaannya dan berniat untuk melanjutkan khayalannya yang sempat terhenti oleh peristiwa tersebut.
setelah ivam pergi dan mulai menghilang dari pandangan orang-orang tersebut berkumpul dan membicarakan peristiwa yang baru saja terjadi itu”dimana salah kita,kita hanya coba mencari nafkah untuk memenuhi tuntutan kehidupan” lalu mereka melanjutkan aktifitas yang sempat terhenti karena diskusi itu,tapi sekarang tidak mengeluarkan bunyi yang cukup keras,sebab jika bunyi tersebut masih mengganggu khayalan dari raja tidur,dan dia marah besar maka mereka akan mendapatkan masalah karena orang tua dari raja tidur adalah penguasa kampung tersebut.
sesampai di kamar ivam menenangkan diri dan merebahkan badan sambil melihat ke atas,menghisap sebatang rokok malboro dengan maksud merayakan kemenangannya atas penyerangan yang dilakukannya terhadap orang-orang kecil tersebut,didalam hati raja tidur mengatakan bahwa ” wah enak menjadi penguasa kita bisa mengatur dan berbuat seenaknya saja terhadap mereka” rokok telah habis dan badanpun mulai lelah,ivam coba untuk berkompromi dengan tubuhnya karena telah beraktifitas semalaman.
ketenanganpun membawa ivam kedalam kenyamanan dan ivam tertidur dengan lelap…
pertanyaan…???
1. apakah semua mahasiswa seperti ivam ramses
2. apakah cerita ini pernah kita alami atau kita sebagai pelakunya
3. apakah mencari nafkah itu adalah suatu kesalahan
/// silahkan untuk di jawab di dalam hati kita…
salam dariku…
hello dunia yang buta
May 20, 2007
salam sayang buat lo semua…!!!
1. KEKALAHAN MANUSIA!!!
pagi itu adalah pagi yang sangat cerah,matahari dengan gagah dan tegap muncul dari ufuk timur dan dengan perlahan-lahan datang menghampiri kita “manusia” dan para sahabat lama “tumbuhan”, cahayanya memberi kehidupan bagi seluruh mahkluk yang ada di bumi dan cahayanya menerangi langkah setiap orang yang ingin bertindak lebih dari pada hari kemarin.
pagi itu dimulainya kisah seorang pemuda setengah baya yang berprofesi sebagai mahasiswa dengan jurusan psikologi,sebut saja pemuda itu dengan nama ivam ramses,nama yang cukup keren untuk zaman sekarang ini,unik dan enak untuk didengarkan,ivam bangun dari tidurnya yang nyenyak, kemudian dia berjalan menuju jendela dan memandang ke luar,dia menyaksikan orang-orang melakukan aktifitas mereka seperti biasa,mereka melakukan kegiatan yang sama setiap hari tampa ada rasa bosan yang muncul dari dalam diri mereka,mereka melakukan hal tersebut untuk melanjutkan kehidupan yang memang harus dilanjutkan,bagi mereka itu adalah baik dan berguna untuk dirinya masing-masing,tampa menyadari bahwa mereka telah menjadi manusia-manusia mekanik yang di kendalikan oleh “kebutuhan” akan melanjutkan sisa kehidupan.
di dalam menjalani kehidupan memang benar ada beberapa kebutuhan yang akan kita penuhi seperti kebutuhan “makan,minum” ini adalah kebutuhan paling urgen bagi manusia untuk keseimbangan fisiologisnya,asupan nutrisi harus di peroleh oleh tubuh kita yang lemah ini untuk dapat tetap menjalani sisa kehidupan dan jika salah satu dari kebutuhan tersebut tidak terpenuhi maka ketahanan tubuh manusia akan turun dan penyakit akan gampang untuk menghampiri manusia yang lemah ini.
demi untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia rela untuk berbuat apa saja,walaupun usaha tersebut dilakukan dengan cara yang sedikit menguras tenaga dan pikiran.
example :
1. seorang tukang bangunan akan bekerja dengan keras menggunakan tenaganya untuk mendapat sesuap nasi dan segelas minuman
2. seorang pejabat akan bekerja dan berfikir dengan keras untuk memenuhi kebutuhannya
3. seorang pengemis akan bekerja dengan keras di bawah terik matahari demi memenuhi kebutuhanya
di dalam hayal heningnya ivam sudah terlampau jauh untuk berfikir di pinggir jendela,sekonyong-konyong dia tersentak dengan bunyi suara keras yang datang menghampiri gendang telinga,suara itu membuat kaget seluruh urat tubuhnya dan dia langsung menuju asal dari suara tersebut,ternyata suara itu berasal dari jalan raya yang ada di depan kos-kosan ivam ramses,peristiwa yang jarang terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini di sekitar tempata tinggal ivam,suara itu adalah suara tabrakan mobil dengan seorang pengemis jalanan,mobil mewah yang melaju dengan cepat di jalan raya itu tidak dapat mengendalikan lagi kecepatanya untuk menghindari seorang pengemis yang mencoba berjudi dengan kehidupan demi memenuhi kebutuhan yang dimilikinya.
sungguh malang nasip pengemis itu,pagi yang dimulai dengan harapan dan niat yang besar untuk mendapatkan beberapa lembar uang kertas malahan menjadi pagi yang tidak diinginkan oleh seluruh manusia di dunia ini,rasa sakit yang diderita oleh pengemis itu bisa dirasakan oleh setiap orang yang berada di sekitar kejadian itu,suara teriakkan dan tangis yang berasal dari dalam diri pengemis itu merobek batin dari orang-orang yang berada di sekitar.
ivam menyaksikan pengemis itu tergetak di tengah jalan raya yang bercucuran darah dari kamar kos-kosannya dan ivam menyaksikan dengan mata kepalanya mobil mewah itu lari dengan cepat untuk menghindari tanggung jawab atas perbuatan yang tidak terpuji”mobil itu lari untuk memenuhi kebutuhannya untuk menghilangkan rasa takut dari jeratan hukum”.
tidak lama kemudian air hujan turun dan membasahi sekujur tubuh si pengemis dan air bercampur dengan darah yang mengenangi jalanan pagi itu,seakan alampun turut berduka atas kematian manusia paruh baya yang pekerjaan mengais belas kasihan dari orang lain,orang-orang di sekitar yang menyaksikan kejadian itu hanya dapat mengelus dada dan tidak dapat berbuat banyak karena mereka terikat dengan kebutuhan yang harus mereka penuhi yang sama dengan kebutuhan pengemis tersebut,tidak lama kemudian suara yang tidak asing mulai terdengar dari kejauhan dan semakin mendekat dan semakin keras,warna lampunya yang warna-warni dan cat mobil berwarna putih datang dengan membawa sejumlah orang berhati mulia,mereka mulai turun dengan membawa tandu yang sudah tersimpan di mobil semenjak tiga hari yang lalu.
petugas dengan memakai baju putih dan sepatu hitam turun dari mobil langsung menuju mayat yang tergeletak di atas jalan,di saat mengangkat tubuh yang terkulai mati itu,orang-orang yang ada di dekat sana hanya dapat menyaksikan dua pahlawan berhati mulia sedang mengotong tubuh korban tindak kriminal yang tidak bertanggung jawab dan mereka hanya dapat berdoa bagi mantan pengemis itu untuk dapat diterima dengan layak di sisi ALLLAH SWT sang penguasa jagat raya
kepalan tangan ivam menghamtam dinding yang terbuat dari beton,hatinya panas,darah menggelegak,wajahnya jadi merah,keadaan ini tidak pernah di alami oleh ivam sebelumnya,kejadian ini membuka cakrawala ivam untuk melakukan tindakan,otak di paksa untuk berfikir dan menghasilkan sebuah karya pikiran yang bermanfaat untuk orang lain,banyak sudah ide yang terlintas di dalam benak,banyak sudah kata yang terungkap tapi tidak satupun yang dapat terlaksanakn olehnya dan itu terbukti dari ivam masih tetap berada pada posisi semula,iya hanya tetap berdiri di dalam kamarnya dan tidak berbuat apa-apa,karena niat yang di miliki oleh ivam ramses tersebut hanya mimpi orang-orang yang ingin melakukan perubahan dan stagnansi ivam itu di sebabkan oleh kebutuhannya yang mendesak dia untuk cepat-cepat pergi ke kampus karena sudah telat,jam sudah menunjukan pukul delapan lewat lima menit.
seperti kambing gembala yang di cambuk oleh tuannya ivam bergegas menuju kamar mandi untuk segera memenuhi kubutuhannya agar tampak bersih dan segar pergi kuliah,ivam berpacu dengan waktu yang enggan untuk menunggu manusia,waktu tidak akan pernah memberi sedikit tenggang rasa kepadanya,jika dia tidak tepat maka ivam tertinggal jauh di belakang dan dia kehilangan banyak informasi.
dengan keadaan hati yang gelisah ivam melangkahkan kakinya untuk memenuhi kebutuhannya,pikiran masih tertuju pada kisah mantan pengemis,pertanyaan mulai memenuhi kepala,hati mulai gundah,keraguan mulai muncul,ivam mulai tidak percaya dengan orang di sekelilingnya,dia membanyangkan dirnya yang menjadi si pengemis iru mati tertabrak mobil dan tidak di tolong orang, sungguh nasib yang tidak beruntung.
sebenarnya apa yang salah dalam hidup ini,lingkungan atau orang yang di dalam lingkungan itu “APA YANG TELAH HILANG DARI DALAM DIRI KITA SELAMA INI”apa yang telah kita lupakan sehingga kehidupan menjadi kering dan tidak menyenangkan,sepertinya cinta dan persaudaraan sudah tidak menjadi hakekat lagi di dalam diri masing-masing individu,semua itu hilang di telan roda kebutuhan manusia,kebutuhan menjadi panutan dan acuan dalam kehidupan,kebutuhan menjadi tolak ukur dalam menjalani hidup,kita berhubungan berdasarkan kebutuhan yang kita memiliki”APA BENAR SEPERTI ITU HIDUP INI” WAAAHHHHHHH…
atap fakultas sudah kelihatan dan ivampun sampai di kampus,berjalan dengan kepala tertunduk kebawah dan hati gelisah ivam masuk ke dalam kelas dan langsung menuju kursi kesayanganya yang berada di sudut kanan paling belakang,dari belakang dia melihat banyak manusia-manusia mekanik yang ingin memenuhi kebutuhannya,dia dapat melihat dengan jelas apa yang ada di dalam benak masing-masing orang yang ada di dalam itu,di dalam kepala masing-masing orang yang ada di dalam ruangan itu hanyalah seputar kebutuhan,dan dia dari sudut kursi paling belakang dapat dengan jelas melihat kelemahan,ketidakberdayaan dan bahkan kekalahan manusia dalam menjalani kehidupannya.
sebagai seorang manusia ivam merasa malu dengan dirinya sendiri karena orang-orang zaman sekarang mengaku hidup di era yang semuanya serba canggih dan maju di dalam bidang teknologi,ternyata pandangan itu bertolak belakang pada kenyataanya maju di bidang ilmu pendidikan dan mengalami dekadensi dalam sosial,rasa tolong menolong yang dulu di junjung tinggi dan sangat di banggakan oleh masyarakat kita sekarang sudah hilang lenyap di giling roda Kebutuhan ( ego),tersentak sadar dan kaget ivam mendapatkan pelajaran besar pagi itu, buah pikirnya menghancurkan tembok benteng yang selama ini dia jaga,dengan tertunduk malu dan terpaku pagi itu ivam memahami satu hal bahwa di dunia ini manusia hanya dapat kalah oleh dirinya sendiri.
2. KETERPURUKAN
setelah mata kuliah selesai,ivam sengaja menunggu dosen dan teman-temannya keluar terlebih dahulu dari ruang kelas itu,terlintas di dalam benaknya tentang keterpurukkan manusia,sebenarnya mereka sudah menyadari kelemahan masing-masing dari setiap individu tetapi mereka tidak mampu untuk berbuat banyak mengatasi apa yang mengikat mereka selama ini,untuk hal ini kita terlalu lemah dan tidak berdaya,di hadapan kebutuhan sendiri kita menjadi seorang pengecut.