Bercerita tentang anak-anak kita memang tidak akan ada habisnya. Apalagi cerita-cerita yang lucu dan menggelikan. Dan pada suatu hari, saat kami sekeluarga berlibur ke Bandung. Dalam perjalanan, kami berada dalam satu travel dengan seorang anak perempuan yang lucu. Usianya mungkin sekitar 4 atau 5 tahunan. Dia bersama ayahnya saat itu. Anak perempuan ini bernama Love, begitu panggil ayahnya kepadanya. Dan kebanyakan anak perempuan pada umumnya. Love sangat ceriwis dan enerjik. Gaya bicaranya sangat cepat, apalagi saat dia berbicara dalam bahasa inggris. Dan tak di sangka. Di tengah percakapannya dengan ayahnya, tiba-tiba dia melantunkan sebuah lagu dangdut. Aku tidak tahu apa judulnya, namun aku sangat familiar mendengar lagu tersebut. Aku dan Vincent yang duduk tepat di depan mereka hanya bisa tersenyum geli.
Itu sekilas tentang kelucuan anak-anak. Dan ternyata ketika kami berkumpul dengan sahabat-sahabat kami di Bandung, tak lepas juga kami bercerita tentang dunia anak-anak. Saat itu kami dalam perjalanan ke Lembang. Entah awalnya dari mana, obrolan kami saat itu adalah tentang maraknya anak-anak sekarang menirukan atau menyanyikan lagu-lagu dangdut. Termasuk anak-anak kami yang duduk di bangku belakang. Kami orang tuanya tersenyum dan tertawa geli. Sangat seru memang. Dan salah satu lagu yang mereka nyanyikan juga sama dengan lagu yang Love nyanyikan.
Ketika kami sudah pulang kembali ke rumah sahabat kami. Sore hari atau sudah keesokan harinya aku lupa, aku mendekati bidadari kecilku yang sedang duduk manis di ruang tamu. Iseng aku melantunkan sebuah lagu seru tersebut.
‘Sakitnya tu di sini di dalam hatiku.. sakitnya tu di sini di dalam hatiku.. sakit.. sakit ‘ sambil tanganku menunjuk dadaku dan tersenyum pada Seline. Aku tidak menyangka melihat reaksi Seline. Dia tidak hanya tersenyum melainkan tertawa terkekeh-kekeh. Aku mencoba mengulang lagu tersebut dan reaksi Seline tetap sama, tertawa terkekeh-kekeh. Hahaha… Sangat ajaib.
Mungkinkah saat itu Seline memahami obrolan kami orang tuanya tentang lagu dangdut yang sedang hit? Entahlah…
Sampai sekarang kalau aku sedang latah menyanyikan lagu itu, Seline akan tertawa sambil menyanyi. Walaupun lirik yang dia mampu nyanyikan adalah ‘sakit.. sakit..’ hehehe…
Apa yang terjadi pada Seline hanya contoh kecil dari sikap meniru pada anak-anak. Anak-anak kecil sangat cerdas dalam menangkap apa yang mereka lihat dan mereka dengar. Maka memang sebaiknya, kita sebagai orang tua harus lebih cermat memilih, apa yang lebih positif kita perlihatkan dan kita perdengarkan pada anak-anak kita.






