Well that’s excatly what happened to me,
Jadi setelah 5 hari di Kyoto,Jepang, dengan suhu yang hampir tiap hari 10-15 derajat di musim gugur ini aku ngerasa kok cincin di jari manis ku agak longgar, oh mungkin karena kebanyakan jalan kaki jadinya badan udah mulai agak kurusan, oh oke cincin dipindah ke jari tengah aja yang pas.
Dan,,,.besok paginya dimana suhu lagi rendah rendahnya di 7-10 derajat, kok tiba tiba cincin nya semakin kencang dan tidak bisa dilepas, dicoba cuci tangan pake sabun udah, direndem di air anget sudah dan sudahnya malah makin menyusut di jari cincinnya , akhirnya dicoba dengan direndam pakai air dingin , tapi hasilnya nihil.
Sambil menahan sakit pak su coba ambil inisiatif ambil benang, dililit ke jari dan ditarik benangnya tadi,, subhanallah rasanya sakitt bgt, jari sudah berubah keunguan, rasanya hampir nyerah pingin banget e dokter atau ke damkar sini,
Tapi syukur alhamdulillah dapat info deket kampus pak suami di sekitaran Kyoto University daerah yoshida ada Toko perhiasan , tepat di sebrang namanya Iwasaki Jewellry, dan pasnya dia gak hanya menjual perhiasan tapi juga custom dan remodel perhiasan , disitu aku ngerasa terharu

lokasi disamping pizza
Sampai di toko ini, kami naik ke lantai 2 , dan disambut sama bapak bapak tua yang ramah meskipun gak bisa berbahasa inggris bapak ini dengan senang hati melayani kami (secara kami pelanggan pertama), bapak ini terus menerus berbicara bahasa jepang sambil melihat kondisi tanganku dan cincinku,
mau tidak mau karena kondisi jari tengahku semakin membengkak akhirnya cinci dipathkan dalam sekali gunting. sebenarnya bisa saja cincin tidak dipatahkan namun karena kondisi jari ku sudah bengkak jadi harus dipatahkan
anyway aku sangat berterimakasih dengan bapak tua ini, secara kalau di berita di indonesia kan harus ke damkar, lah disini bingung harus gimana prosedurnya, syukurnya di toko ini waktu tindakannya cepat dan bayarnya pun termasuk murah cuman 1000 yen,

Sekian drama cincin yang menyusut di Jepang, semoga tidak ada drama drama lainnya, amiin
terimakasih untuk yang sudah membaca.















