dan teman-teman, saat ini saya berada di daerah selatan khatulistiwa: Surabaya. Jadi sesuai dengan teori guru saya tadi (yang saya ingat ^.^ ) saya mengalami musim penghujan. begini penampakan daerahnya:
dan tadi pagi setelah mendung dan gerimis sekian lama, muncullah hujan angin yang kuenceng seperti badai. hujan itu alhamdulillahnya menambah volume air di kolam, sungai dan kali-kali ITS. jadi sudah dapat dipastikan, banyak ikan yang bisa ditemui di kali-kali kecil ITS, gag hanya di sungai atopun di kolam. sehingga, teman-teman saya (mas kamal, ayik, febri, ali, mahmud, citra, wendi, dan pacarnya ali) mulai mencari ikan-ikan di kali depan jurusan, yang rencananya untuk memenuhi penduduk kolam taman jurusan.
karena terlihat seru, saya jadi nimbrung. dan setelah beberapa saat dengan selingan istirahat sebentar, kami berhasil menangkap ikan sepat dan patin total lebih dari 30 ekor..fantastis bukan!!! (CATATAN: kami menangkapnya di kali dengan lebar kurang dari 1 meter dengan kedalaman 30-50 cm!!). nah di sela-sela penangkapan itu dengan bumbu euforia semangat menggebu-gebu, ada celetukan dari mahmud: "tenang, kekayaan indonesia masih ada!!"
saya langsung tertegun.. indonesia memang negara kaya akan sumber daya hayati dengan lingkungan yang kondusif awalnya. namun sekarang, dengan topik maraknya pembangunan dan kebiasaan manusia yang tidak beradab lingkungan dan ancaman pemanasan global, sepertinya saya jadi sangsi dengan keberadaan "kekayaan indonesia" itu.. tapi, dari keadaan seperti tadi dan celetukan teman saya itu, meyakinkan kembali bahwa indonesia merupakan negara yang masih kaya (walau banyak berkurang kaya dari dahulunya) dan akan bertambah kaya jika orang-orangnya lebih bijak dan beradab dalam beraktifitas.
jadi teringat lagunya koes plus: kolam susu
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
dua hal kecil yang masih sering disepelekan, padahal sangat penting: "buanglah samapah pada tempatnya!" dan "pergunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang!"
semoga bisa menjadi inspirasi :)





.jpeg)

