Akhir-akhir ini Indonesia sedang banyak diributkan oleh dua berita HOTTT!!!
Dua berita ini hampir setiap hari menghiasi berita-berita di televisi. Pertama tentang kasus Nasrudin-Antasari yang ampe sekarang masih perlu dipertanyakan
kebenarannya dan bahkan masih ??? tanda tanya… dan berita
akhir-akhir ini tentang pilpres kita. Padahal pilpres ini kan baru akan
dilaksanakan bulan Juli nanti tapppiiiii…. kasrak-kusruk, isu simpang-siur,
bahkan berita up to date nya udah rame sejak bulan Mei ini.
Sehubungan dengan berita-berita tentang pilpres ini, sebenernya apa
seh masalah yg diributkan oleh mereka, yang notabene mereka adalah
para petinggi partai-partai yg masuk dalam 10 peringkat teratas pada
pemilihan caleg kemarin, yang katanya sudah dapat dikatakan sebagai
aspirasi rakyat Indonesia.
Nah.. berita-berita seputar partai-partai yang terlibat inilah yang
memenuhi berita-berita top line news akhir-akhir ini…. Mulai dari
tentang para petinggi partai yg ingin jadi presiden …. Entah tentang
partai-partai yg berkoalisi… tentang pembubaran koalisi Entah yang
disebabkan oleh keputusan partai secara sepihak atau pun keputusan
yang diambil karena perbedaan pendapat yang terkadang-kadang
menurut saya tidak mendasar… TRUZZ… tentang kursi-kursi di DPR
sono… Sampai tentang putus-sambung nya hubungan politikssss….
( jadi inget lagu PUTUS-SAMBUNG: putus-sambung putus-sambung
putus-sambung sekarang putus besok nyambung lagi…. kalo laku hari ini
yah putus aja… wkwkwkwkwk…. )
Seharusnya ribut-ribut seperti ini gak perlu lah… kagak ada hikmahnya.
Yang ada rakyat jadi makin bingung and kagak ngerti… dan mulai
bertanya-tanya: beginikah reformasi yang sebenarnya? Apakah ini
benar-benar reformasi? Kenapa partai-partai yang ada harus sebegini
buanyakkk? Apa sih sebenarnya yang diingin kan para pengurus
partai-partai ini? Kalau bisa, pasti semua partai ingin mencalonkan
capres atau cawapres mereka. Ini benar-benar telah membuat seluruh
rakyat Indonesia makin bingung… Mengapa bisa begitu? Sebenarnya
figure seperti apa sih yang sebenarnya diinginkan oleh rakyat Indonesia?
makin buanyakkk… partai malah makin ribet makin pusing…